Kapal Nelayan Diterjang Ombak di Digoel, 4 ABK Meninggal dan 9 Hilang | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 12 2019
No Comments
Cuaca Ektrem

Kapal Nelayan Diterjang Ombak di Digoel, 4 ABK Meninggal dan 9 Hilang

Kapal Nelayan Diterjang Ombak di Digoel, 4 ABK Meninggal dan 9 Hilang

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

MERAUKE - Kapal Mo­tor Nelayan (KMN) Lang 01 berkapasitas 71 GT tenggelam di muara sungai Digoel, Papua. Akibatnya, 4 anak buah kapal (ABK) meninggal dunia dan 9 lainnya hilang. Juru bicara Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Me­rauke, Darmawan, dalam keterangan tertulisnya ,Minggu (27/1) menjelaskan, musibah itu dilaporkan Edi Bau selaku perwakilan agen kapal pada Sabtu (26/1).

Berdasarkan keterangan Edi, kapal yang mengang­kut 13 ABK itu tenggelam di muara sungai Digoel setelah mendapat terjangan ombak yang cukup tinggi pada Kamis (24/1). “Kapal dengan kapasi­tas 71 GT itu di awaki 13 orang ABK yang semuanya menjadi korban,” kata Darmawan.

Akibat musibah itu, 4 ABK ditemukan meninggal dunia, termasuk nakhoda kapal, dan 9 lainnya hilang.Satu korban meninggal dunia ditemukan pertama kali oleh KMN Sem­purna 03 yang saat itu berada di lokasi kejadian pada Jumat (25/1) sekitar pukul 22.00 WIT. Keesokan harinya, Sabtu (26/1), tiga korban kembali ditemukan.

“Keempat korban ditemu­kan tidak jauh dari lokasi ke­jadian,” ujar Darmawan.

Sementara itu, tiga nelayan Bintan, Kepulauan Riau, yang sedang melaut tenggelam di antara perairan Pulau Nikoi dan Batu Malang Buru, Bin­tan. Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) Kelas A Tanjungpinang Budi Cahyadi mengatakan tenggelamnya kapal yang ditumpangi tiga nelayan tersebut diduga awal akibat dihantam gelombang tinggi.

“Saat ini, tinggi gelombang di perairan Bintan mencapai 2 meteran dan dugaan kami pe­nyebabnya hal itu,” jelas Budi.

Di Perairan Bengkalis, Riau, Minggu (27/1) dini hari, sebuah kapal pengangkut se­men tenggelam. Sebanyak tiga orang penumpang dilaporkan hilang. “Penumpang seluruh­nya ada 10 orang. Tujuh orang sudah berhasil dievakuasi dengan selamat,” kata Humas Basarnas Pekanbaru Kukuh Widodo.

Kukuh mengatakan, kapal tersebut tenggelam akibat di­hantam gelombang setinggi 4 meter. Ant/P-4

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment