Koran Jakarta | September 21 2018
No Comments

Integrasi Mal dan Ruang Pameran

Integrasi Mal dan Ruang Pameran

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Meski arena exhibition baru sudah banyak dibangun, permintaan ruang pameran tetap besar di masa mendatang.

Geliat kegiatan ekonomi di Jakarta dan kota-kota besar di Indonesia, terus mendorong pertumbuhan bisnis penyewaan gedung pameran (exhibition), khususya pameran indoor. Bisnis jasa penyediaan gedung exhibition maupun convention center nampaknya belum saatnya mengalami kejenuhan, bahkan jika melihat pesatnya pertumbuhan perusahaan event organizer yang semakin menjamur, properti gedung exhibition saat ini semakin mentereng.

“Permintaan penyewaan gedung exhibition semakin meningkat, ini semata karena didorong semaikin banyaknya pameran-pameran skala besar nasional yang digelar di Jakarta, fenomenan ini membuat perusahaan properti tertarik membangun gedung-gedung serbaguna berkapasitas besar,” kata pengamat properti Ali Tranhanda, belum lama ini.

Meski gedung-gedung dengan fasilitas hall besar sudah tersebar banyak di Jakarta dan sekitarnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melesat satu dekade terakhir ikut mendongkrak penyelenggaraan pameran-pameran ekonomi di ibu kota. Ke depan, jika tren positif kinerja ekonomi terus membaik, gedung-gedung exhibition di Jabodetabek tidak akan mampu memenuhi permintaan penyelenggara iven besar. Menurutnya, meski arena exhibition baru sudah banyak dibangun, permintaan ruang pameran tetap besar di masa mendatang.

“Ekonomi indonesia hampir menyamai Tiongkok. Di Cina dalam satu hari ada puluhan pameranpameran besar yang dihelat dalam satu kota,” ujarnya. Kebutuhan space pameran yang semakin besar, sementara pertambahan gedung pameran tidak terlalu signifikan, membuat investasi gedung pertemuan sangat menjanjikan.

Padahal, di Jakarta saja, gedung-gedung penyelenggara acara skala besar tersebut sudah banyak tersebar di beberapa titik di Ibu Kota dan sekitarnya. Sebagai catatan, arenaarena pameran internasional yang sudah eksis di Jabodetabek antara lain JIE Expo Kemayoran, JCC Senayan, Balai Sarbini, Sentul Convention Center, dan Gedung Smesco. ini belum termasuk arena-arena pameran yang skalanya lebih kecil lainya di Jakarta dan kota sekitarnya.

Melihat prospek apik ini, beberapa pengembang proyek properti besar akan memperbesar bisnis dan fasilitas exhibition. Beberapa proyek properti telah masif digarap di Jabodetabek, sudah menyertakan fasilitas gedung exhibition dengan kapasitas sedang hingga skala besar untuk pameran sebagai fasilitas integrasinya.

Salah satu yang suksesmembangun proyek kondominium dengan integrasi fasilitas exhibition hall adalah Grup Ciputra. Pengembang milik taipan Ciputra ini konsisten mengembangkan gedung pameran di kawasan kota mandiri yang dibangunnya.

Salah satunya proyek suksesnya adalah Ciputra Worl Jakarta yang dibangun di jantung kota Jakarta. Pengembang besar lain, Agung Podomoro Grup juga sukses dengan meluncurkan Grand Madison Exhibition untuk menjaring iven pameran skala internasional.

Menyoal persaingan antar pengelola gedung, meski sudah banyak pengembang modal besar yang mulai menyasar segemen bisnis exhibition, perusahaan penyedia arena pameran tetap optimis meraup untung dari bisnis tersebut. Bagi pengembang besar, investasi gedung pameran sangat menguntungkan dalam jangka panjang di luar lini bisnis utamanya di sektor hunian, perkantoran, dan pusat perbelanjaan. Ada juga Sinar Mas land sedang membangun exhibition hall raksasa yang berlokasi di Kota Bumi Serpong Damai (BSD).

Di lahan milik anak usaha Sinar Mas Group ini, gedung exhibition ini telah menjadi gedung pameran terbesar yang ada di Indonesia. Pameran otomotif berskala internasioan, Yakni Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) telah rutin digelar di arena ini. Luasnya bangunan yang mencapai 100 hektar ini melampaui arena pameran terbesar di Indonesia saat ini, JIE Expo yang mempunyai luas lahan bangunan indoor dan outdoor sekitar 80 hektar.

Dengan konsep greater Jakarta, pameran-pameran besar akan bergeser ke tempat exhibition di luar Jakarta. Pengembang akan menawarkan lokasi pameran dengan gedung raksasa yang lebih besar, serta areal pendukung seperti parkir yang jauh lebih luas. yun/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment