Koran Jakarta | April 19 2019
No Comments

Industri Tekstil Terdampak Depresiasi Rupiah

Industri Tekstil Terdampak Depresiasi Rupiah

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

BANDUNG – Pelaku usaha tekstil di Majalaya Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar) mengeluhkan semakin mahalnya harga bahan baku akibat dampak depresiasi rupiah terhadap dollar AS. Keluhan itu disampaikan kepada Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat berkunjung ke UPT Tekstil Majalaya, Kabupaten Bandung, Selasa (18/9).

Ketua Komunitas Pangsa Pasar Tekstil dan Produksi Tekstil (TPT) Majalaya Aep Hendar mengatakan sudah banyak pelaku industri di Majalaya dan sekitarnya yang menurunkan produksi karena mahalnya harga bahan baku. “Sekarang mahal. Bahan baku benang tenun, suku cadang, dan biaya produksi lainnya yang tentunya berimbas pada harga jual produk,” jelasnya seperti disampaikan dalam siaran pers Humas Pemprov Jabar, Rabu (19/9).

Dia mengakui kenaikan harga jual tidak sebanding dengan lonjakan harga bahan baku. Namun, jika kenaikan harga jual disesuaikan dengan ongkos produksi, maka dikhawatirkan akan ditinggalkan konsumen. 

 

tgh/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment