Indonesia Peringkat ke-61 untuk kemahiran Berbahsa Inggris dalam EF EPI Edisi ke-9/2019 | Koran Jakarta
Koran Jakarta | January 27 2020
No Comments

Indonesia Peringkat ke-61 untuk kemahiran Berbahsa Inggris dalam EF EPI Edisi ke-9/2019

Indonesia Peringkat ke-61 untuk kemahiran Berbahsa Inggris  dalam EF EPI Edisi ke-9/2019
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta, 11 Desember 2019 – EF Education First merilis laporan hasil penelitian EF English Proficiency Index ( EX EPI ) edisi ke-9/2019 atau kajian yang mengukur tingkat kemahiran berbahasa inggris orang dewasa dari 100 negara dan wilayah di dunia. Laporan ini disusun berdasarkan analisa data dari hasil tes bahasa inggris yang dilakukan oleh 2,3 juta peserta yang berpartisipasi melalui tes online EF Standard English Test (EFSET).

EF Standard English Test ( EF SET) adalah tes bahasa inggris adatif yang didesain oleh para ahli untuk mengetahui kemampuan bahasa inggris sebagaimana tes-tes lainnya seperti TOEIC,TOEFL atau IELTS.

Semua konten tes pada EF SET telah diuji sebelumnya pada ratusan ribu pelajar internasional selama bertahun – tahun, di semua tingkat Common European Framework Of Reference for languages (CEFR), Panduan yang digunakan untuk menjelaskan pencapaian pelajar bahasa asing yang dikembangkan, disetujui oleh dewan eropa dan diakui sebagai standar internasional.

Laporan EF EPI edisi ke-9/2019 menunjukkan rata-rata skor kecakapan bahasa inggris di seluruh dunia tetap stabil. Ada empat Negara yang mengalami penurunan signifikan atau naik lebih dari dua poin dan ada lebih banyak Negara yang kini masuk ke dalam tingkat kecakapan ‘sangat tinggi’ dibandingkan tahun sebelumnya.

Dr. Minh Tran, Executive Director of Academic Affairs & Partnership EF Educarion First memaparkan beberapa temuan EF EPI edisi ke-9 diantaranya, “ secara umum, jumlah peserta yang mengikuti EF standard English Test (EFSET) tahun ini naik 77 % dibandingkan tahun lalu, ada delapan Negara partisipan baru yakni Bahrain,pantai gading,Kenya,Kirgizstan,maladewa,Nepal,Paraguay, dan Sudan, serta hubungan antara kecakapan bahasa inggris, keterlibatan internasional dan konektivitas global,” ungkap minh.

Indonesia menduduki peringkat ke-61 dengan penurunan skor dari 51.58 pada tahun 2018 menjadiu 50.06 di tahun ini, dibawah nilai rata-rata kecakapan bahasa inggris kawasan asia (53.00) atau peringkat ke 5 dibawah Negara ASEAN, sementara itu, pengingkatan skor kemampuan bahasa inggris signifikan terjadi di beberapa wilayah indonesiaseperti Yogyakarta yang mengungguli 23 provinsi lainnya di Indonesia.

Sesuai dengan misi EF Education First, yaitu membuka dunia melalui pendidikan , EF EPI menjadi salah satu upaya EF untuk turut berkontrbusi dalam mengingkatkan kecapakan bahasa inggris diberbagai Negara. Upaya EF lainnya melalui program sosialisasi EF SET yang akan diimplementasikan melai awal tahun 2020 di sekolah-sekolah menegah atas dan kejuruan Indonesia.

Dalam beberapa decade terakhir, Asia telah menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi global, dipelopori oleh para pemimpin yang membangun hubungan internasional dan mendirikan perusahaan-perusahaan multinasional. Hal ini juga diiringi dengan adanya transisi dalam industry di era revolusi industri keempat yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga mendorong kebutuhan akan sumber daya manusia (SDM) berkualitas, salah satunya memiliki kemampuan bahasa inggris yang lebih baik.

 

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment