Koran Jakarta | August 26 2019
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Lepaskan RI dari Ketidakberdayaan Hadapi Gelombang Resesi Dunia

Senin 26/8/2019 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
>> Pilih pejabat yang bisa bilang, “Biar AS-Tiongkok sakit, kita tetap sehat.” >> Jangan sampai kembali terima racun IMF, utang swasta ditanggung...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Dana Abadi Riset Masih Perlu Ditingkatkan

Senin 26/8/2019 | 06:49
A   A   A   Pengaturan Font
Pendanaan menjadi tantangan untuk kontinuitas pengembangan riset dan inovasi dalam mendukung daya saing bangsa.

 

JAKARTA – Besaran dana abadi riset yang dianggarkan pemerintah sebesar 999 miliar rupiah 2019 masih perlu ting­katkan agar benar-benar mem­berikan dukungan dana yang kuat bagi pengembangan riset dan inovasi. Dengan besarnya dana abadi riset diharapkan pengembangan penelitian dan inovasi riset bisa berkelanjutan.

“Besarnya dana abadi riset itu ada harapan sedikit untuk membuat keberlanjutan,” kata Direktur Bussiness Innovation Center (BIC), Kristanto Santo­sa, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Ia mengatakan pendana­an menjadi tantangan untuk kontinuitas pengembangan riset dan inovasi dalam men­dukung daya saing bangsa In­donesia. “Alangkah bagusnya kalau pemerintah memicu, terus swastanya tergiur ikut berinvestasi, swasta sifat angg­arannya berkelanjutan sampai dapat untung,” tuturnya.

Kristanto menyebutkan pe­ngembangan inovasi mem­butuhkan keberlanjutan dan kepastian pendanaan. Inovasi bahkan membutuhkan berta­hun-tahun pendanaan untuk dapat memberikan hasil yang menguntungkan, sementara skema pendanaan sering kali sepotong-potong dalam hi­tungan satu atau dua tahun.

“Pendanaan yang sepotong-sepotong itu masalah besar, karena tidak ada jaminan. Mi­salnya, saya punya ide bagus kemudian mau jalan tahun de­pan tidak dapat anggaran lagi, saya harus puasa (melanjutkan penelitian dan pengembang­an) dulu. Proses inovasi tidak bisa berhenti di situ, ini ke­lemahan dalam sisi pendana­an,” papar dia.

Sebelumnya, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidik­an Tinggi (Kemristekdikti) dan berbagai pemangku kepen­tingan mendorong penguatan pendanaan inovasi nasional dan pembiayaan penelitian dan pengembangan lewat dana abadi.

Direktur Sistem Inovasi Kemristekdikti, Ophirtus Sumule, mengatakan alokasi dana abadi riset yang dimulai pada 2019 akan memperkuat pendanaan untuk mendorong hasil riset menjadi inovasi yang masuk industri.

Pengalokasian dana abadi untuk inovasi dapat dikelola dengan mengacu, misalnya de­ngan pola kerangka pengguna­an dana untuk pengembangan sumber daya manusia, yakni LPDP dengan menggunakan lembaga independen.

Simposium Cendikia

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti (SDID) Ke­menterian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ke­menristekdikti), Anandho Wi­janarko, saat menutup Sim­posium Cendikia Kelas Dunia (SCKD) di Jakarta, akhir pekan lalu mengatakan SCKD me­rupakan “jembatan” bagi pe­neliti pemula untuk bermitra dengan peneliti luar negeri.

“Kami berharap dengan SCKD terus berlanjut, karena ini merupakan jembatan bagi peneliti pemula untuk bermi­tra dengan peneliti luar negeri,” ujar Anandho.

Menurut dia, jejaring yang dimiliki para diaspora sangat diperlukan untuk membantu peneliti muda dalam mengem­bangkan karirnya. Oleh karena itu, pihaknya akan mengupaya­kan agar pelaksanaan SCKD te­rus berlanjut setiap tahunnya. Tahun ini merupakan tahun keempat pelaksanaan SCKD.

“Kami berharap para pe­neliti muda di Tanah Air bisa menjalin komunikasi yang baik dengan para senior di luar ne­geri,” tandasnya.

Ketua Akademi Ilmuwan Muda Indonesia, Alan Koro­pitan mengatakan, pihaknya berupaya untuk membuat ba­sis data siswa-siswa berbakat untuk menjadi peneliti, yang kemudian akan disekolahkan ke luar negeri.

“Dari hasil SCKD 2018 lalu, kolaborasi antara ilmuwan diaspora Indonesia dengan ilmuwan dalam negeri telah menghasilkan 25 jurnal yang sedang dikaji, 30 jurnal yang sudah didaftarkan, 18 jurnal manuskrip, 35 jurnal yang sudah diterima, 28 prosiding, 90 jurnal yang sudah publikasi,dan 18 konferensi hingga kursus pen­dek di universitas terbaik dunia,” ungkapnya. ruf/Ant/E-3

Tampilkan Semua

ICBD Mesti Fokus Bidik Pasar Ekspor Produk UKM

Senin 26/8/2019 | 06:47
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – International Council for Small Business (ICSB) Indonesia harus fokus membidik pasar ekspor pro­duk usaha kecil dan mene­ngah (UKM) Tanah Air. Sebab, jaringan pemasaran ICSB itu ada di seluruh dunia. Permintaan...
Selengkapnya

Pengembangan Obat Tradisional Mesti Didorong

Senin 26/8/2019 | 06:45
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Pemerintah te­rus mendorong industri obat tradisional untuk melahirkan produk-produk dengan ni­lai jual dan daya saing tinggi. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mem­bentuk Satuan Tugas (Satgas)...
Selengkapnya

Kepala BKKBN Usulkan Kespro Masuk Kurikulum Pendidikan

Senin 26/8/2019 | 06:42
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Kepala Badan Kependu­dukan dan Keluarga Berencana Nasio­nal (BKKBN), Hasto Wardoyo, meng­usulkan agar pembelajaran kesehatan reproduksi (kespro) masuk dalam kurikulum pendidikan nasional. Pen­didikan kespro...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Peta Digital Data Kependudukan RI Diakui Dunia

Senin 26/8/2019 | 06:33
A   A   A   Pengaturan Font
Data kependudukan Indonesia kini sudah tersaji secara elektronik dan sangat rinci memuat data sampai tingkat pedesaan.

 

JAKARTA – Hasil inovasi Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri) kembali meraih penghargaan bergengsi tingkat dunia. Geographic Information System (GIS) atau peta interaktif data kependudukan yang dibuat Ditjen Dukcapil meraih juara pertama dalam lomba Map Gallery International.

Direktur Jenderal Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh, mengungkapkan hal itu di Jakarta, Minggu (25/8). Menurut Zudan pada hari Kamis (22/8), ia mewakili Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menerima penghargaan map gallery kategori People’s Choice pada acara ESRI Indonesia User Conference (EIUC). “Ini penghargaan kelas dunia,” katanya.

Perlombaan map gallery itu sendiri kata Zudan, sudah rutin digelar. Penyelenggaranya adalah ESRI International atau Environmental Systems Research Institute. Pemenang lomba ini diumumkan pada acara ESRI User Conference di San Diego Amerika Serikat. “Pemenang Map Gallery International ini secara resmi diumumkan pada saat acara penutupan konferensi Jumat, 12 Juli 2019,” katanya.

Lomba map gallery tahun 2019 lanjut Zudan, diikuti oleh 1.606 peserta dari seluruh dunia, termasuk Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang diwakili Ditjen Dukcapil Kemendagri. Dalam lomba kali ini, Ditjen Dukcapil menyodorkan peta tematik yang berjudul ‘Ratio of Availability of Education Facilities In City of Indonesia on 2018’.

“Alhamdulillah meraih juara pertama dengan perolehan suara sebanyak 1.080 melalui proses voting. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Jack Dangermond seorang visioner teknologi terkemuka serta Presiden dan Pendiri perusahaan raksasa pemetaan global ESRI,” ujarnya.

Prestasi ini adalah penghargaan kali kedua dari ESRI, setelah Dukcapil meraihnya pertama kali pada 22 Nopember 2016 untuk sistem informasi manajemen berbasis GIS.

EIUC merupakan perhelatan analisis geospasial terbesar nasional yang diharapkan mampu menjadi magnet bagi komunitas geospasial yang sedang berkembang di tanah air serta berperan aktif menyoroti bagaimana analitik geospasial mampu menjadi penggerak Making Indonesia 4.0 di masa kini dan nanti.

Geographic Information System (GIS) sendiri adalah penyajian peta data penduduk sampai tingkat desa berbasis kewilayahan. ags/AR-3

Tampilkan Semua

Jambore Kebangsaan

Senin 26/8/2019 | 06:32
A   A   A   Pengaturan Font
Wapres terpilih Ma’ruf Amin (kiri) berbincang dengan Ketua Bidang Kepemudaan PBNU Sardani Abdurahman pada Penutupan Jambore Kebangsaan di Kasemen, Serang, Banten, Minggu (25/8). Pada forum yang diikuti para aktivis kebangsaan dari...
Selengkapnya

Negara Mesti Hadir Satukan Rakyat

Senin 26/8/2019 | 06:26
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Kehadiran negara sangat diperlukan untuk menyatukan masyarakat, umat, dan berbagai kepentingan yang berbeda-beda. Apalagi, kecenderungan sekarang ini banyak hoaks atau berita bohong yang mengikis rasa kebangsaan sehingga...
Selengkapnya

KPU Desak DPR Revisi UU Pilkada

Jumat 23/8/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2020, aturan Undangundangnya harus mendukung. Sehingga tidak menimbulkan persoalan di lapangan nanti.   JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendesak DPR RI untuk segera melakukan revisi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Mondial

Inggris Kirimkan Lagi Kapal Perang ke Teluk

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

LONDON – Angkatan Laut Kerajaan Inggris pada Sabtu (24/8) mengumumkan akan mengirimkan kapal perang la­gi ke perairan Teluk Persia ditengah ketegangan yang sema­kin meningkat kawasan itu. Dengan pengumuman itu ber­arti AL Inggris telah menempatkan 3 kapal perang ke Teluk.

“Dimana pun sinyal krisis di dunia, Inggris akan berpi­hak untuk melindungi kebebasan bernavigasi saat dibutuh­kan,” kata Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace.

Inggris sebelumnya telah mengirimkan HMS Kent untuk menggantikan kapal fregat HMS Montrose yang melakukan perbaikan di pelabuhan Bahrain. Saat ini London akan me­merintahkan kapal perusak HMS Defender yang sebelum­nya ditempatkan di Pasifik.

London sempat memicu kemarahan Teheran setelah pa­sukan marinir Inggris menahan tanker Grace 1 saat berada di Gibraltar pada 4 Juli lalu karena diduga mengangkut mi­nyak ke Suriah, yang berarti melanggar sanksi Uni Eropa. Iran membalasnya pada 20 Juli dengan menyita tanker ber­bendera Inggris, Stena Impero, saat berlayar di Selat Hor­muz. Saat ini pemerintah Inggris mengeluarkan peringat­an bahaya untuk setiap kapalnya yang berlayar di perairan Iran.  AFP/I-1

Tampilkan Semua

Raja Malaysia Berkunjung ke Indonesia

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
KUALA LUMPUR - Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Ag­ong XVI Al-Sultan Abdullah Al-Mustafa Billah Shah Ibni Al­marhum Sultan Haji Ahmad Shah Al-Musta’in Billah, meng­adakan lawatan ke Indonesia pada 26-29 Agustus 2019....
Selengkapnya

Warga Rohingya Peringati Hari Pembantaian di Pengungsian

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
KUTUPALONG – Sekitar 200 ribu warga Rohingya pada Minggu (25/8) menggelar aksi pawai damai di kamp-kamp pengungsian di Bangladesh, untuk memperingati hari pem­bantaian yang dilakukan militer Myanmar dua tahun lalu. “Saya...
Selengkapnya

Kapal Tiongkok dan Vietnam Saling Berhadapan

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
HANOI - Sebuah kapal sur­vei Tiongkok pada Sabtu (24/8) memperluas kegiatan mereka ke wilayah yang lebih dekat ke garis pantai Vietnam, demiki­an hasil data pelacakan kapal, meski Amerika Serikat (AS) dan Australia sudah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

Seminar BPD

Senin 26/8/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

BJB Siap Implementasikan QRIS

Senin 26/8/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
DENPASAR – Bank BJB siap mengimplementasikan layanan kode respons cepat atau Quick Response Code (QR Code) pada sejumlah transaksi pembayaran. Langkah itu sebagai bagian untuk melaksanakan ketentuan Bank Indonesia (BI), terkait...
Selengkapnya

Komisi yang Ditarik Bank Lebih Besar Ketimbang “Fintech”

Senin 26/8/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sempat melontarkan sindirian mengenai tingginya komisi (fee) yang dipungut perbankan sebagai lembaga persepsi untuk setoran penerimaan negara, dibanding komisi yang diminta...
Selengkapnya

Bank Seharusnya Turunkan Bunga Kredit

Senin 26/8/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan suku bunga kredit perbankan seharusnya lebih cepat turun setelah Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) hingga 50...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Tumbuhkan Terus Minat Riset Generasi Milenial

Senin 29/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Terkenal sebagai daerah yang kerap menelor­kan inovasi kebijakan dan pariwisata, baru-baru ini Kabupaten Banyuwangi dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional XVIII, yang digelar Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Perhelatan ilmiah bertema Generasi Sains Milenial Peng­gerak Kemandirian Ekonomi Daerah itu diikuti oleh sekitar 1.000 pelajar serta guru dari 32 provinsi se-Indonesia.

Dalam kesempatan itu, para pelajar mendapat bimbingan langsung dari sejumlah peneliti LIPI lewat berbagai kompetensi keilmuan. LIPI menilai berbagai tata kelola pemerintahan yang dilaksana­kan di Kabupaten Banyuwangi, dapat menjadi inspirasi bagi para peneliti serta pelajar.

Menjadi inspirasi untuk mewujudkan bagaimana jajaran birokrat bergerak cepat dan selaras, bekerja menjadi satu tim tanpa ada sekat yang sangat birokratis. Dengan demikian, penyelenggaraan Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional XVIII di Banyuwangi dapat menjadi inspirasi baru bagi pelajar untuk semakin menggemari ilmu pengeta­huan, termasuk di dalamnya kegiatan penelitian.

Kegiatan ini bertujuan me­ningkatkan minat dan kemam­puan remaja di bidang ilmu pengetahuan dan penelitian serta membimbing remaja me­laksanakan penelitian ilmiah yang terkait dengan lingkungan sekitarnya. Di Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional XVIII ini juga diselenggarakan keg­iatan workshop guru bagi guru pembimbing. Setiap sekolah mendaftarkan tiga siswa dan satu guru pembimbing sebagai peserta.

Peserta diutamakan dari sekolah yang belum pernah berpartisipasi dalam Perkema­han Ilmiah Remaja Nasional. Peserta Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional dalam dua tahun terakhir (2017–2018) tidak dapat mendaftar di Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional XVIII Banyuwangi kali ini. Selama penyeleng­garaan, panitia menanggung akomodasi dan konsumsi.

Untuk mengetahui apa saja yang dilakukan dalam kegiatan tersebut dan harapan yang bisa dipetik dari kegiatan Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional XVIII tersebut, wartawan Koran Jakarta, Selocahyo, berkesempatan mewawancarai Bupati Banyu­wangi, Abdullah Azwar Anas, di Banyuwnagi, baru-baru ini. Berikut petikan selengkapnya.

Apa tujuan dari Perkema­han Ilmiah Remaja Nasional XVIII ini?

Ajang Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional XVIII akan memacu minat dan kemam­puan remaja di bidang riset dan ilmu pengetahuan (iptek). Remaja akan terbiasa berpikir kritis dan mencoba menemu­kan solusi dari masalah yang ada di sekitarnya.

Selama melakukan kegiatan, para pelajar juga berinteraksi dengan warga sekitar, mengamati kondisi alam dan sosial masyarakat di lokasi tersebut. Dari situ, kami harapkan tumbuh ide penelitian dari peserta untuk kemudian dijadikan paper di akhir kegiatan.

Seperti apa bentuk keg­iatan Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional XVIII?

Kami berterima kasih kepada LIPI yang telah menunjuk Banyuwangi sebagai tuan ru­mah. Se­lama satu minggu, para pelajar se-Indonesia ini diajak melakukan riset lapangan di berbagai tempat di Banyuwangi dengan cara yang menyenangkan sehingga dunia riset tak lagi dinilai selalu membosankan.

Para pelajar melakukan eksperimen bidang ilmu penge­tahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, dan ilmu teknik di sejum­lah lokasi di Banyuwangi. Eks­perimen dilakukan, antara lain di lokasi konservasi terumbu karang di Bangsring Underwa­ter, Agro Wisata Tamansuruh, Pusat Kopi Gombengsari, Desa Adat Osing Kemiren, dan Mal Pelayanan Publik.

Apa alasan pemilihan lokasi tersebut?

Lokasi tersebut kami pilih agar tumbuh paradigma bahwa riset bisa berangkat dari hal sederhana yang ada di sekitar kita serta bisa dilakukan secara menarik seperti di tempat wisata. Ratusan inovasi yang kami geber selama ini tak lain berangkat dari problem yang kami hadapi.

Masalah yang ada dianalisis, lalu dicari solusinya, yang akhirnya menghasil­kan inovasi. Seperti itu pula keg­iatan riset ilmiah yang lahir dari dorongan mencari solusi atas problem di sekitar kita.

Mengapa tertarik mendu­kung kegiatan ini?

Dana untuk penelitian di Indonesia pada tahun 2018 diperkirakan sekitar 10,23 miliar dollar Amerika Serikat (AS) atau 0,91 persen dari produk domestik bruto (PDB). Angka itu menjadikan Indonesia se­bagai negara berperingkat 28 terbesar terkait dana riset dari 116 negara.

Riset ini bisa dibilang kunci segala hal. Hal ini didorong pemerintah pusat dengan te­rus menaikkan dana riset. Se­moga dari ajang Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional XVIII di Banyuwangi ini bisa lahir generasi sains milenial yang di masa depan menjadi peneliti andal Indonesia.

Bagaimana dengan upaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sendiri dalam mendorong riset?

Stimulus untuk mendorong anak muda menggeluti dunia ilmu pengetahuan dan teknologi akan terus dilakukan Pemkab Banyuwangi ke depan. Stimulus tersebut, di antara­nya dengan memberi beasiswa mahasiswa, hibah penelitian dengan berbagai kampus, hibah penelitian untuk mahasiswa, terutama pada tema yang mem­bantu pertanian dan UMKM Banyuwangi, serta riset terapan pertanian seperti untuk lahan uji coba, dan uji varietas. N-3

Tampilkan Semua

Kawasan Transmigran di Kubu Raya Jadi Percontohan

Senin 15/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT) mendorong perubahan paradigma baru terkait pengembangan transmi­grasi bidang ekonomi, sosial budaya, mental spiritual, kelembagaan, dan pengelo­laan sumber daya alam...
Selengkapnya

Pemkab Terus Menekan Angka Kemiskinan di Rembang

Senin 8/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kabupaten Rembang me­miliki potensi yang luar biasa, baik sumber daya alam maupun manusia. Jika dikelola secara maksimal, ma­syarakat Kabupaten Rembang sudah dapat sejahtera. Ber­dasarkan data 2016, angka ke­miskinan...
Selengkapnya

Cegah Sampah dari Rumah Masuk ke Sungai Citarum

Senin 1/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Citarum merupakan sungai terpanjang di Jawa Barat (Jabar) yang mengaliri area irigasi untuk pertanian seluas 420.000 hek­tare. Citarum mengaliri 12 wi­layah administrasi kabupaten/kota dan merupakan sumber air untuk kebutuhan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Melepas Peserta Jalan Sehat

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Mendesak, Revitalisasi Rusunami

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Perum Perumnas berkomitmen mewujudkan program sejuta rumah yang dicanangkan pemerintah dengan membangun sejumlah proyek apartemen ataupun rusunami. Proyek ini melalui pembangunan proyek baru maupun revitalisasi proyek lama . Tahun ini,...
Selengkapnya

BUMN Perumahan Sasar Generasi Milenial

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Perum Perumnas (Perumnas) terus berupaya menjadi pengembang terbesar yang membangun hunian untuk rakyat. Komitmen Perumnas ini dibuktikan dengan terus membangun proyekproyek baru yang berkualitas. Melalui program 45HIAP, Perumnas...
Selengkapnya

Perluas KPR Komunitas di Daerah

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Banyak komunitas yang tidak bankable namun feasible minta bantuan untuk dibiayai pembangunan rumahnya. Program sejuta rumah terus mendapat dukungan perbankan. Bank BTN menjadi bank yang paling serius mewujudkan program ini. Yakni agar...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Mitratel Dukung Transformasi Telkom Melalui Lini Bisnis IoT

Kamis 22/8/2019 | 16:00
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta (22/08) - Mitratel, entitas anak usaha Telkom Indonesia yang bergerak di bidang infrastruktur telekomunikasi, menggelar event Internet of Things (IoT) “IoT Conference Mitratel 2019” pada Kamis (22/08) di Telkom Landmark Tower Lantai 6. Mitratel berharap event tersebut dapat mendukung langkah transformasi Telkom menjadi perusahaan telekomunikasi digital melalui lini bisnis IoT. Selain itu IoT Conference Mitratel 2019 diharapkan bisa menghubungkan berbagai pihak terkait IoT, baik customer, partner, regulator, pemilik bisnis teknologi, dan elemen pendukung lainnya. IoT sendiri sudah banyak diterapkan di berbagai sektor yang berperan besar dalam perkembangan industry 4.0.

Direktur Utama Mitratel Herlan Wijanarko mengatakan bahwa bisnis IoT adalah salah satu tren teknologi strategis yang diperkirakan akan terus berkembang. “Kita harus memastikan pemilik teknologi, regulasi, serta ekosistem IoT dapat bekerjasama untuk menjadikan bisnis IoT sebagai salah satu portfolio product yang memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat,” ujar Herlan.

Transformasi bisnis lain yang dilakukan Mitratel saat ini adalah penyediaan infrastruktur seperti penanganan  kabel serat k optic , jasa power plant serta jasa pemeliharaan di mana untuk bisnis serat optik dan jasa pemeliharaan  sekarang sudah dilakukan, sedangkan untuk power plant masih dilakukan penjajakan." Untuk itu,dibutuhkan sinergi dan kolaborasi," kata dia.

Untuk menunjukan hal tersebut, IoT Conference Mitratel 2019 menghadirkan pembicara yang merupakan pakar teknologi berbasis IoT mulai dari Kepala Badan Pengkajian & Penerapan Teknologi Hammam Riza, EVP Media & Digital Telkom Indonesia Joddy Hernady, Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Dr Ir Suhono Harso Supangkat, M.Eng, dan Direktur Bisnis Mitratel Rakhmad Tunggal  Afifuddin. 

Dengan tema IoT Lives Easier, Lives Better, Herlan yakin selain mampu mendapatkan banyak pemahaman dari pakarnya langsung, kehadiran para pelaku bisnis di ekosistem IoT bisa membawa banyak kerja sama baru bagi peserta event. "Dengan hadirnya pelaku bisnis, customer, regulator, sampai inovatornya, mereka bisa langsung berkolaborasi untuk menghasilkan portofolio berbasis IoT. Dengan begitu IoT Conference Mitratel 2019 bisa menjadi titik start bagi kemajuan industri teknologi berbasis IoT," tutup Herlan. Untuk mempercepat hal ini,kegiatan seperti ini akan dilakukan secara rutin dah berkala dengan target audiens berbeda-beda."Untuk event kali ini kami undang juga pemerintahan daerah," kata dia.

Tampilkan Semua

Penyerahan Hadiah

Kamis 22/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Tokopedia Menjadi Super Ecosystem

Kamis 22/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Status Tokopedia kini tidak lagi hanya sekedar platform e-dagang berupa marketplace. Seperti halnya Go-Jek, platform yang berdiri sejak 2009 ini telah berusaha menjelma menjasi super app atau aplikasi super, dimana Tokopedia menyebutnya...
Selengkapnya

Operator Tawarkan Cicilan Paket Data

Kamis 22/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Bagi sebagian masyarakat, terutama para pelajar yang belum memiliki penghasilan, pembelian paket data internet bulanan merupakan sebuah kesulitan. Hal ini karena uang saku mereka diperolah dalam tempo harian dan mingguan, sedangkan paket...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Jelang ISSOM

Rabu 21/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Inovasi Teknologi Kendaraan Niaga

Rabu 21/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Inovasi teknologi dilakukan bukan hanya pada kendaraan penumpang saja. Kendaraan komersial juga mengalami beberapa inovasi teknologi untuk mendukung pengangkutan barang ataupun penumpang. Merek kendaraan Komersial asal Jepang, UD...
Selengkapnya

Tampilan Baru Motor “Sport” Vixion

Rabu 21/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Yamaha menawarkan desain stripping dan warna baru pada motor sport andalannya All Vixion dan All New Vixion R. Perubahan ini diharapkan dapat menampung aspirasi dari anak muda sebagai sebagai konsumennya. Sebanyak 5 warna baru beserta...
Selengkapnya

Potret Kendaraan Masa Depan

Rabu 21/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Bagaimana potret mobil masa depan? Gambarannya bisa dilihat dari mobil konsep. Di waktu mendatang mobil akan dipenuh dengan Teknologi Informasi dan mesin yang ramah yang ramah lingkungan. Mobil konsep merupakan purwarupa mobil yang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

Timnas U-18 Uji Coba Lawan Iran

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Seteah istirahat beberapa pe­can, tim nasional sepakbola Indonesia U-18 akan memulai pemusatan latihan pada 29 Agustus 2019 mendatang. Pemusatan lati­han tersebut sebagai persiapan untuk laga uji coba melawan Iran yang akan digelar pada 4 dan 7 September 2019 mendatang.

Pelatih timnas U-18 mengatakan, pihak­nya akan memanggil pulang Amiruddin Ba­gus Kahfi yang saat ini tengah berlatih ber­sama Timnas senior.

Fakhri mengatakan Bagus hanya akan berlatih bersama Timnas senior sampai tanggal 26 Agustus mendatang. Nantinya, pemain 17 tahun itu mendapat kesempatan beristirahat selama tiga hari sebelum kem­bali ke Timnas U-19.

“Kemarin saya sudah bicara dengan Sek­jen PSSI dan asisten pelatih Simon McMen­emy, Yeyen Tumena, bahwa program kami tanggal 29 kan ada TC (training centre) un­tuk menghadapi Iran.”

“Artinya Bagus hanya ikut sampai tanggal 26 saja bersama tim senior. Sepanjang dia te­tap bisa mengikuti program kami tidak akan menganggu,” katanya.

“Tentu saja nanti akan ada recovery-re­covery yang akan ia (Bagus) lakukan. Kalau misalnya sampai tanggal 26 dia ada waktu tiga hari untuk recovery untuk ikut kem­bali berlatih bersama saya tanggal 29 nanti,” sambung Fakhri.

Lebih lanjut, Fakhri menegaskan Bagus tidak lantas diistimewakan di Timnas Indo­nesia U-18, meski kepercayaan dari Simon McMenemy.

Fakhri mengatakan Bagus harus ber­juang dan membuktikan diri begitu kem­bali bergabung dengan Timnas U-18 yang bersiap untuk mengikuti kualifikasi Piala Asia U-19. “Ketika dia kembali ke Timnas Indonesia U-18 dia harus tetap tunjukan kemampuan terbaik dan bisa bersaing lagi dengan teman-teman yang lain,” tegas Fakhri. S-1

Tampilkan Semua

Awal Bagus Napoli dan Juventus

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
MILAN – Kapten Juventus Gior­gio Chiellini mencetak gol pertama musim ini saat klub juara bertahan Serie A itu memulai upaya meraih gelar kesembilan berturut-turut dengan kemenangan 1-0 atas Par­ma, Minggu (25/8) dini hari...
Selengkapnya

Palace Kejutkan MU

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
MANCHESTER – Gol se­saat jelang laga usai yang di­cetak bek Patrick van Aanholt memberi Crystal Palace keme­nangan 2-1 yang mengesankan atas Manchester United di Old Trafford, Minggu (25/8) dini hari WIB. Van Aanholt...
Selengkapnya

Madrid Ditahan Valladolid

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
MADRID – Gareth Bale dan James Rodriguez menjadi stater bersama untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun. Tapi Real Madrid gagal meraih kemenangan setelah Real Valladolid menyamakan kedudukan sesaat jelang laga usai, Minggu...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Kenali Manfaat Hak Merek, Hak Cipta, dan Hak Paten

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan:

Bu Rossa, bisnis yang saya rintis sejak setahun lalu mulai berkembang. Saya memasarkan produk kuliner home made de­ngan merek sendiri. Sahabat saya mengingatkan untuk mengurus hak merek dan hak ciptanya. Mohon advisnya Bu.

Jawaban:

Dalam berbisnis, banyak hal harus diatur. Tak hanya soal manajemen produksi, tapi lebih penting, yakni pengakuan hak perusahaan.

Agar semua hal yang dihasilkan perusahaan diakui dengan baik, diperlukan per­olehan hak merek, hak cipta, dan hak paten.

Ketiga hak tersebut mampu menjamin kredibilitas per­usahaan. Secara rinci, berikut inilah berbagai peran penting­nya menurut Swara Tunaiku!

Jaminan Perlindungan Hukum

Perlindungan hukum sangat penting bagi suatu per­usahaan. Sebagai pengusaha, Anda harus mendaftarkan perusahaan untuk menda­patkan pengakuan hukum me­ngenai merek, daya cipta, dan penemuan.

Dengan perolehan hak me­rek, semua brand perusahaan dapat diakui secara sah oleh hukum. Daya cipta perusahaan juga berkekuatan hukum de­ngan adanya hak cipta. Semua penemuan dalam hal ide, pro­duk, dan inovasi lainnya bisa dipatenkan melalui hak paten. Semua hak tersebut mampu menjamin adanya perlindung­an hukum untuk perusahaan.

Menambah Kepercayaan Konsumen

Dengan adanya hak merek, hak cipta, dan hak paten, Anda akan mendapatkan keper­cayaan konsumen. Mengapa? Merek dan daya cipta dari per­usahaan Anda sudah sah dan diakui secara hukum berdasar­kan syarat dan ketentuan yang berlaku melalui hak merek dan hak cipta.

Bahkan, dimilikinya hak paten membuktikan bahwa semua penemuan dari perusa­haan sudah dipatenkan atau disahkan hanya dimiliki oleh perusahaan tersebut dan tidak ada yang lain. Dengan demi­kian, penemuan perusahaan terbukti orisinal dan dijamin tidak ada pihak lain yang ber­hak mengklaim atau meniru­nya. Pada akhirnya, konsumen percaya pada dedikasi perusa­haan.

Memberikan Keuntungan Tambahan

Mendaftarkan perusahaan untuk mendapatkan keti­ga hak tersebut merupakan suatu keharusan demi masa depan yang baik. Pengakuan berupa hak-hak tersebut akan mendatangkan passive income dalam bisnis. Orang lain yang memakai hasil karya Anda harus pula membayar royalti atau lisensi dari produk yang diciptakan dan harus menda­patkan izin dari perusahaan.

Sebagai Aset Perusahaan

Kabar baik berikutnya adalah bahwa hak merek, hak cipta, dan hak paten perusa­haan bisa menjadi aset yang tidak berwujud bagi perusa­haan. Hak merek yang sudah didaftarkan mampu menun­jang keperluan branding perusahaan untuk menarik para investor yang nantinya akan membantu permodalan keuangan. Dengan demikian, hak merek ini sangat berharga untuk kemajuan bisnis.

Hak cipta yang melindungi segala bentuk ide dan hasil karya perusahaan juga menjadi aset penting bagi pengakuan penemuan perusahaan. Tidak ada perusahaan lain yang bisa mengakuinya, kecuali dengan lisensi atas hasil karya yang diproses melalui perjanjian dengan perusahaan pemilik. Hak paten juga sangat berkeku­atan hukum dan menjadi aset penting dalam pengukuhan penemuan.

Mengurangi Plagiarisme

Plagiarisme sangat merugi­kan berbagai pihak. Dalam bisnis, tindakan plagiarisme sangat meresahkan dan mengancam. Dengan adanya pengakuan dan pengesah­an hak merek, hak cipta, dan hak paten, semua pihak akan mengakuinya. Jadi, tindakan plagiarisme bisa dikurangi karena semua penemuan perusahaan sudah dilindungi hukum. Undang-undang akan melindungi bisnis.

Menghindari Eksploitasi Karya

Eksploitasi karya juga bisa terjadi jika tidak adanya per­lindungan atas penemuan per­usahaan. Tindakan klaim dan plagiarisme bisa terjadi. Mela­lui pendaftaran hak merek, hak cipta, dan hak paten, pihak lain tidak akan berani melakukan klaim ataupun plagiarisme un­tuk keperluan komersial atau yang disebut dengan tindakan eksploitasi.

Mengurangi Kompetitor

Kompetitor tidak selalu merupakan hal baik dan bisa menghambat jalannya bisnis. Dengan mendaftarkan ketiga hak tersebut, pertumbuhan kompetitor bisnis serupa bisa dikurangi karena pebisnis lainnya akan terjerat hukum apabila menggunakan merek, produk, dan penemuan yang sama dengan perusahaan Anda.

Memperluas Jangkauan Bisnis

Jangkauan bisnis semakin luas dengan mengantongi ketiga hak tersebut. Pengem­bangan bisnis dapat dilaku­kan lebih mudah karena semua pihak percaya akan kemampuan perusahaan. Kredibilitas perusahaan tidak akan diragukan lagi.

Mengingat pentingnya pengakuan hak-hak tersebut, suatu perusahaan harus mengupayakan perolehannya. Setelah perusahaan mendaf­tarkan dan memperoleh hak ini, berbagai peluang yang ada dapat dimanfaatkan demi kemajuan perusahaan dan pemenuhan kebutuhan kon­sumen secara layak. Dengan pengakuan ketiga hak merek, hak cipta, dan hak paten, kon­sumen menjadi yakin.

Tampilkan Semua

Panduan “Parenting” 10 Tahun Pertama Anak

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Judul : Apa yang Dilakukan Orang Tua HebatPenulis : Erica Reischer, PhDPenerbit : Gramedia Widiasarana IndonesiaCetakan : 2019Tebal : 192 halamanISBN : 978-602-051-687-5 Sepuluh tahun pertama menjadi tantangan tersendiri orang tua dalam...
Selengkapnya

Greenland dan Ambisi Trump

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Politik luar negeri (polugri) sebuah negeri seharusnya dijalankan berdasarkan kepentingan nasional nega­ra tersebut. Tetapi tidak dapat dimungkiri, latar bela­kang, karakter, dan kepentingan pribadi seorang pemimpin terkadang...
Selengkapnya

Mendorong Kinerja Sawit

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
oleh jojo Minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan produk turunannya masih menjadi primadona pe­nyangga ekspor nonmigas. Sayang, kinerja ekonomi komo­ditas perkebunan tersebut merosot belakangan. Ekspor CPO berpotensi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Olahan Buah, Menu Diet yang Baik

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Menikmati buah segar sangat baik bagi tubuh karena bembantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Mengonsumsi buah menjadi hal yang mutlak dan penting bagi manusia. Tubuh membutuhkan asupan buah agar mendapatkan suntikan nutrisi yang cukup. Dengan mengonsumsi buah yang cukup, maka tubuh bisa selalu bugar.

Salah satu buah yang cukup penting bagi tibuh adalah alpukat. Buah ini adalah sumber lemak sehat, yang membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Buah hijau legit ini juga tinggi kadar vitamin dan mineralnya untuk menyokong kesehatan tubuh secara umum.

Bahkan alpukat juga sangat baik dimasukkan ke dalam menu diet karena membuat kenyang lebih lama. Untungnya, alpukat merupakan jenis buah yang dapat diolah menjadi banyak jenis sajian makanan, agar Anda tidak cepat bosan.s

Walaupun sudah enak dikonsumsi mentah-mentah, alpukat bisa dimasak dan bahkan menjadi pengganti mentega untuk setiap kue.

Selain itu, alpukat termasuk jenis buah yang punya banyak penggemar karena segudang manfaatnya.

Alpukat tak hanya mengandung berbagai vitamin dan mineral, tapi juga mengandung protein tinggi dan rendah lemak. Ini membuat alpukat bisa disisipkan ke dalam menu makanmu dengan mudah.

Sebelum mengolah alpukat sebagai makanan yang lezat, perlu tips untuk menegetahui buah alpukat yang segar. Tips yang pertama adalah dengan melihat dari warna kulitnya. Langkah ini merupakan yang termudah.

Semakin hijau warna kulit alpukat, berarti semakin muda usianya. Pilihlah alpukat yang berwarna ungu cerah dan mengkilap. Bukan buah yang berwarna ungu kusam dan buahnya terlihat sudah lembek, karena tandanya sudah terlalu matang.

Mungkin ada yang suka langsung membelah alpukat tanpa melihat ciri-cirinya terlebih dahulu untuk mengetahui alpukat ini sudah matang atau belum.

Janganlah sekali-kali melakukannya lagi, karena jika kulit alpukat sudah dikupas saat belum matang, maka buah tersebut akan terganggu siklusnya. Sehingga, bisa saja alpukat yang telah dikupas tadi jadi tidak matang-matang.

Alpukat memang harus dipetik dari pohon ketika belum matang. Proses pematangannya terjadi setelah dipetik. Makanya, pasti lebih sering menemukan alpukat berwarna hijau terang di pasaran daripada yang sudah berwarna ungu.

Jika berencana untuk langsung memakan alpukatnya, belilah yang warna ungu kehitaman (ungu gelap). Namun, jika Anda berniat menyimpannya dulu, belilah yang warna hijau.

Hasil gambar untuk avocado

Langkah kedua dalam tips memilih buah alpukat adalah dengan meraba tekstur buah.

Alpukat yang sudah matang akan terasa empuk. Cara menekan buah alpukat yang benar bukan menggunakan satu jari, tapi menggunakan seluruh telapak tangan. Hal ini untuk menghemat waktu memeriksa seluruh permukaan alpukat dan menjaga agar alpukat tidak rusak.

Lalu lihatlah bagian tangkai alpukat. Jika masih tersisa bagian batang tangkai, petik saja. Lubang yang ditinggalkan batang tangkai akan memperlihatkan warna yang berbeda tergantung tingkat kematangan buah.

Jika lubang itu berwrna hijau, maka alpukat telah matang sempurna. Jika berwarna cokelat muda, berarti alpukat belum matang. Sedangkan jika lubangnya berwarna cokelat gelap atau hitam, maka alpukat sudah terlalu matang.

Tips memilih buah alpukat yang selanjutnya adalah dilihat dari dagingnya. Buah alpukat yang matang dagingnya lembut dan bersih seperti ini.

Jika sudah banyak serat berwarna hitam, berarti alpukatnya sudah terlalu tua (kematangan). Melihat dari biji merupakan cara tradisional yang biasa digunakan untuk memilih alpukat yang bagus.

Biji buah akan mudah terlepas jika alpukatnya sudah matang. Cukup menggoyangkan buah alpukat untuk mengetahui kualitas alpukat. Jika bijinya goyang apalagi jatuh, maka buah tersebut sudah layak konsumsi.

Alpukat merupakan buah yang tidak bisa matang di pohon, sehingga buah ini harus dipetik dari pohon dan disimpan sampai matang.

Nah, untuk mematangkan alpukat dengan cepat, bisa menggunakan kantong kain alpukat seperti gambar di atas. Atau tinggal masukkan alpukat ke kantung kertas seperti yang suka Anda dapatkan dari kedai kopi atau fast food.

Jika hanya ingin memakan separuh dari alpukat, maka harus menyimpannya dengan benar. Jika tidak, alpukat akan mudah kering dan busuk.

Cara menyimpannya adalah, siapkan kotak kedap udara, lalu masukkan potongan bawang bombai ke dalamnya. Jika menyimpan alpukat utuh yang belum dikupas, maka Anda bisa menyimpannya begitu saja di dalam lemari es. yun/E-6

Alpukat Sumber Vitamin dan Mineral yang Melimpah

Alpukat sudah sering disinggung oleh banyak pihak sebagai salah satu buah untuk menjaga kesehatan. Hal ini wajar saja mengingat manfaat alpukat yang begitu banyak, dari hampir 20 vitamin dan mineral yang terkandung di dalamnya.

Kandungan alpukat atau avokad yang sejauh ini telah diketahui adalah kalium, magnesium, lutein, karbohidrat, protein, dan folat. Aneka vitamin seperti vitamin A, B, C, E, dan K juga terdapat dalam buah yang biasa dijadikan minuman jus ini.

Kelebihan lainnya adalah rendah akan kandungan gula, namun kaya akan lemak dan serat. Walaupun buah ini tinggi lemak, namun tetap aman bila dikonsumsi secara tidak berlebihan, karena lemak yang dikandungnya adalah lemak baik, yaitu lemak tak jenuh tunggal.

Baik untuk menjaga berat badan dan kesehatan jantung. Orang dewasa yang mengonsumsi alpukat kemungkinan memiliki kesehatan yang lebih baik dibandingkan yang tidak mengonsumsinya.

Mereka yang mengonsumsi buah ini biasanya memiliki pola makan yang juga sehat, seperti rajin makan sayuran dan diet rendah gula.

Hal ini berpengaruh kepada kestabilan berat badan, lingkar pinggang, dan indeks massa tubuh.

Konsumsi alpukat juga baik bagi sistem metabolisme tubuh, sehingga mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan diabetes.

Mengonsumsi alpukat dianggap baik untuk tubuh karena kandungan lemak baik dalam buah ini melimpah.

Menurut penelitian, konsumsi alpukat disertai pola makan sehat dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), sehingga dapat membantu menjaga kesehatan jantung.

Hal ini tidak mengherankan mengingat kandungan lemak dalam alpukat berbentuk lemak tak jenuh tunggal. Yang harus digarisbawahi adalah jangan mengonsumsi buah ini secara berlebihan.

Buah alpukat yang diekstrak dengan minyak kedelai atau biasa disebut dengan Avocado Soybean Unsaponifiables (ASU) kemungkinan memiliki manfaat bagi penderita osteoarthritis.

Produk tersebut diklaim mampu mengurangi rasa sakit dan secara umum berdampak baik bagi penderita osteoarthritis.

Karena kaya akan folat, buah ini dianggap baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Folat sangat berperan dalam melindungi ibu hamil, khususnya membantu perbaikan sel tubuh selama kehamilan.

Para ahli menemukan fakta bahwa ekstrak alpukat yang tinggi antioksidan mampu menghambat pertumbuhan sel kanker, seperti pada kanker prostat dan kanker mulut.

Namun, penelitian ini kebanyakan terbatas pada penelitian di laboratorium, dan belum banyak penelitian yang menguji efek alpukat secara klinis dalam mengurangi risiko kanker.

Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam alpukat diprediksi baik untuk menjaga kesehatan mata. Kedua zat tersebut bertindak sebagai antioksidan yang mampu mengurangi kerusakan mata, seperti katarak, dan meminimalkan risiko terjadinya degenerasi makula terkait pertambahan usia.

Mengingat manfaat alpukat yang mungkin sangat penting bagi tubuh seperti sudah disebutkan di atas, maka jangan remehkan kemampuan buah ini.

Upayakan untuk mengonsumsinya dengan dosis tidak berlebihan dan lakukan secara teratur untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal. yun/berbagai sumber/E-6

Roti Lembut Alpukat

Bahan :

- 1 buah alpukat

- 1 buah pisang

- 30 ml perasan air jeruk (jeruk manis)

- 2 sdm madu

- 50 ml yogurt plain

- Es batu secukupnya

Cara membuat:

- Blender semua bahan smoothies kecuali es batu hingga halus.

- Setelah halus, masukan es batu dan putar lagi blender Anda.

- Jika es batu sudah hancur tercampur rata dengan bahan smoothies, smoothies siap dihidangkan selagi dingin. 

Mi Racik Alpukat

Hasil gambar untuk avocado tofu pasta

Bahan :

- 560 gr mi basah

- 2 sdm minyak wijen

- 2 sdm minyak sayur

- 2 sdm jahe (jahe yang sudah dikupas dan dicincang kecil-kecil)

- 4 siung bawang putih (dicacah kecil-kecil)

- 2 sdm saus tiram

- 2 buah alpukat (kupas, lalu potong dadu)

- 2 sdm kecap asin

- 1 buah bawang bombay di potong-potong

Cara membuat:

- Panaskan minyak sayur dan minyak wijen di atas wajan anti lengket. Kemudian, tumis jahe dan bawang putih namun jangan sampai berwarna terlalu kecoklatan agar tidak gosong.

- Setelah itu, langsung masukan mi, bawang bombay, alpukat, saus tiram, kecap asin ke dalam wajan.

- Aduk-aduk sebentar hingga semua tercampur rata

- Jika Anda suka, Anda dapat memberikan bawang daun atau seledri sebelum mi disajikan.

- Sajikan hangat.

Keripik alpukat

Hasil gambar untuk avocado chips

Bahan :

- Minyak sayur untuk menggoreng secukupnya

- 2 butir telur ayam

- 1 cangkir tepung roti (bisa kurang atau lebih menyesuaikan dengan ukuran alpukat)

- 65 gram terigu (bisa kurang atau lebih menyesuaikan dengan ukuran alpukat)

- 2 buah alpukat (dikupas, lalu dipotong-potong dengan bentuk memanjang seperti stik)

- garam secukupnya

Bahan saus:

- 100 gram mayonaise

- 100 gram plain yogurt

- Mentega secukupnya

- Garam secukupnya

- Lada secukupnya

Cara membuat:

- Dalam wadah terpisah, siapkan tepung terigu, tepung roti, dan telur yang sudah di kocok untuk baluran.

- Taburi stik alpukat dengan garam dan lada secukupnya, tergantung selera Anda.

- Baluri potongan alpukat dengan tepung terigu sampai menutupi semua bagiannya. Tepuk-tepuk alpukat di pinggir mangkuk sebelum dipindahkan ke mangkuk berikutnya agar tepung tidak terlalu tebal.

- Celupkan alpukat yang sudah dibaluri dengan tepung terigu ke dalam mangkuk yang berisi telur. Bolak-balik alpukat hingga seluruh bagiannya tertutupi telur. Sebaiknya pada tahap ini gunakan garpu untuk mengaduk agar tidak banyak telur yang terbawa ketika dipindahkan ke tahap selanjutnya.

- Masukan alpukat yang sudah dibaluri dengan telur ke mangkuk yang berisikan tepung roti. Tekan dengan lembut alpukat agar menempel dengan tepung roti menggunakan jari Anda.

- Siapkan minyak panas di wajan untuk menggoreng. Masukan alpukat yang sudah dibaluri hingga tepung roti ke dalam minyak panas. Goreng hingga berwarna kuning kecoklatan. Jangan lupa, langsung tiriskan alpukat yang baru diangkat.

Pembuatan saus:

- Campurkan mayonaise, mentega, yogurt hingga rata. Lalu tambahkan garam dan lada secukupnya sesuai selera. Untuk mendapatkan tekstur yang tidak terlalu cair, Anda bisa mendinginkan nya terlebih dahulu di kulkas agar tekstur lebih mengental selama 1 jam.

- Setelah semua siap, hidangkan alpukat dan sausnya bersamaan.

Sandwich Alpukat

Bahan-bahannya:

- 2 lembar roti gandum

- ½ buah alpukat

- 2 buah ceri

- Garam dan lada secukupnya

- Margarin

Cara membuat:

- Hancurkan alpukat hingga halus.

- Panggang kedua lembar roti di atas teflon panas yang sudah di beri margarin. Angkat ketika kedua sisinya mulai berwarna kecoklatan.

- Letakan alpukat yang sudah dihancurkan di atas roti.

- Tambahkan potongan ceri di atasnya, taburan lada, dan garam secukupnya. Letakan 1 lembar roti yang tersisa untuk menutup di atas alpukat. 

Tampilkan Semua

Ewan McGregor Kembali Jadi Obi-Wan di "Star Wars"

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Ewan McGregor kem­bali memerankan Master Jedi Obi- Wan Kenobi di serial "Star Wars" yang bakal tayang di platform streaming Disney+. Ewan mengumum­kannya di hadapan para pencinta "Star Wars" yang berkumpul di D23 Expo dari Walt...
Selengkapnya

Perkakas Canggih Permudah Pekerjaan Rumah

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Di era yang serba canggih, semua terasa serba didigitalkan, bahkan untuk alat perkakas sekalipun, yang umumnya memang memiliki bentuk kokoh dan fungsi monoton. Tidak dipungkiri, jika perkakas dikategorikan sebagai alat yang...
Selengkapnya

Tren Kecantikan Tak Pernah Padam

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dunia kecantikan tak pernah padam. Nyaris, saban saat selalu ada ragam inovasi dan terobosan-terobosan baru diperkenalkan dalam bidang perawatan dan kecantikan. Salah satunya, PT Synergy WorldWide Indonesia yang meluncurkan dua produk...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Pemkab Bekasi Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

BEKASI -Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat bersama DPRD Kabupaten Bekasi sepakat menolak revisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagak­erjaan.

“Kami telah mengirim secara resmi surat penolakan itu ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia,” kata Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar di Cikarang, Minggu (25/8).

Dijelaskan, penolakan revisi UU Ketenagakerjaan dilaku­kan dengan melayangkan surat Bupati Bekasi Nomor 560/3/6/Disnaker mengenai penyampaian aspirasi penolakan tentang revisi UU yang ditujukan kepada Ketua DPR RI.

Sementara pihaknya juga melakukan hal serupa yakni berkirim surat dengan Nomor 170/1158-DPRD yang isinya juga mengenai penyampaian aspirasi terkait penolakan re­visi UU Nomor 13 Tahun 2003.

Sunandar mengaku surat penyampaian aspirasi eksekutif dan legislatif Kabupaten Bekasi itu dikeluarkan setelah para buruh melakukan unjuk rasa dan beraudiensi kepada ke­duanya.

“Kami sangat mendukung apa yang diperjuangakan oleh buruh, jadi Kabupaten Bekasi menolak revisi,” katanya.

Dia menjelaskan pemerintah daerah dan legislatif se­pakat mendukung perjuangan buruh di Bekasi karena se­mua yang diperjuangkan mereka untuk kepentingan rakyat.

“Apalagi draf revisi yang beredar terdapat soal pengha­pusan pesangon buruh ataupun pekerja, penetapan pekerja waktu tidak tertentu atau kontrak,” kata dia.  Ant/p-5

Tampilkan Semua

Warga Jakarta Kompak Kerja Bakti Punguti Sampah

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Ribuan warga Jakarta di berbagai wilayah serempak menggelar aksi pungut sampah di 55 titik, Minggu (25/8). “Kegiatan ini dilakukan serentak hampir di seluruh Ja­karta. Bahkan untuk memperbesar gaung positifnya,...
Selengkapnya

Menengok Kampung Terang di Gang Hijau

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Terletak di Jalan Tali, Jakarta Barat, kampung terang di Gang Hijau RW 09 Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, menjadi daya tarik masyarakat untuk berswafoto. Betapa tidak, aspal di gang dan tembok rumah warga dilukis ornamen...
Selengkapnya

Kendaraan Listrik Solusi Atasi Polusi Udara Ibu Kota

Senin 26/8/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Kendaraan listrik salah satu solusi mengatasi po­lusi udara, seperti yang terjadi di ibukota Jakarta. “Berbicara mengenai ma­salah lingkungan, mobil listrik ini menjadi suatu keniscayaan bagi Indonesia....
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

Menteri Kabinet Kerja II Harus Dapat Mengakselerasi Program Jokowi

Senin 26/8/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengungkapkan bahwa dirinya telah selesai menyusun daftar menteri dan kementerian yang akan menunjang kinerjanya bersama Ma’ruf Amin dalam kepemimpinan lima tahun ke depan.

 

Sejumlah isyarat telah ia lontarkan, seperti kompo­sisi 55 persen pos menteri untuk profesional nonkader partai politik dan 45 persen untuk profesional dari kader partai poli­tik, jatah menteri untuk kalangan milenial, serta penambahan dua kementerian baru.

Untuk mengupas hal tersebut lebih lanjut, Koran Jakarta mewawa­ncarai Kepala Pusat Penelitian Poli­tik Lembaga Ilmu Pengetahuan In­donesia (LIPI), Firman Noor, melalui sambungan telepon, Minggu (25/8). Berikut hasil pembahasannya.

Apa yang harus dipertimbangkan Presiden Jokowi dalam menyusun kabinet periode keduanya?

Di sini kan memang ada banyak elemen yang harus dipertimbang­kan. Pertama adalah kebutuhan kabinet untuk lebih melaksanakan akselerasi terhadap program-pro­gram Jokowi yang telah dicanangkan jauh sebelum dia jadi presiden. Ada beberapa program atau ide yang be­lum terealisasi. Saya kira, ini harus menjadi pertimbangkan Presiden. Kemudian, yang kedua tentunya hak politik di mana beberapa partai penting penyokong Jokowi nampak­nya minta diperhatikan kembali.

Saya kira, dalam persoalan ini Jokowi tidak bisa mengabaikan begitu saja, meskipun sebetulnya ini kabinet dia yang terakhir, yang di sisi lain beliau punya kebebasan untuk menentukan sendiri kabi­netnya, karena tidak terikat pada kepentingan politik setelahnya.

Namun, tentu saja dia butuh kesinambungan dan kekuatan internal yang bisa menjamin terlaksananya program-program kerja, yang tentu saja kekuatan poli­tik dari partai pendukung tidak bisa diabaikan. Kemu­dian, ada kebutuhan dari Jokowi sendiri untuk terlihat lebih mengakomodir kepentingan dari kalangan milenial yang dia janjikan posisi.

Bagaimana pendapat Anda terkait komposisi menteri 55:45?

Terlepas dari itu, porsi besar 55 persen untuk profesional bukan kader partai politik, bukan barang baru juga, presiden pada jilid kedua memang lebih menemperhatikan kalangan profesional. Tinggal nanti kita lihat akselerasi programnya. Mudah-mudahan saja pilihan itu dapat merealisasikan apa yang menjadi kepentingan kita sebagai warga negara.

Lalu, yang harus diperhatikan dalam menyusun kabinet?

Yang terpenting sebetul­nya bagaimana dia bisa menyusun komposisi kabinet yang mampu memperbaiki eko­nomi kita yang saat ini belum menun­jukkan tanda-tanda kenaikan yang signifikan. Oleh karena itu, yang dinanti juga apakah kabinet dari sisi ekonomi ini dapat menciptakan akselerasi program. Saya dengar memang banyak orang lama yang dipertahankan. Pertanyaannya, apakah bijak masih menggunakan orang lama di kabinetnya yang dari sisi ekonomi belum menunjukkan performa yang baik.

Dari sisi ekonomi sendiri, Jokowi ingin membangun Kementerian Digital dan Ekonomi

Kreatif serta Kementerian In­vestasi, bagaimana pendapat Anda?

Itu hak prerogratif Presiden, meskipun memang bisa efektif dan efisien untuk bisa menjawab tan­tangan zaman, atau hanya sekadar nama untuk dilebur lagi. Saya kira apakah memang itu perlu dima­sukkan dalam nomenklatur atau tidak, harus dicarikan alasan sebaik mungkin. Tetapi, yang penting bu­kan hanya nama, tetapi kinerjanya.

Tadi Bapak mempertanyakan keberadaan menteri lama, bisa dijelaskan lebih lanjut?

Saya sebetulnya mempertanyakan kinerja mereka, orang-orang lama, apakah nanti terpilih lagi atau tidak. Tapi memang dari sisi ekonomi, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Khawatirnya adalah kalau tidak ada penyegaran, darah baru, tidak ada terobosan-terobosan yang baru dalam menjawab permasalahan ekonomi saat ini.

Berarti, rencana Jokowi mem­berikan posisi menteri untuk kalangan muda, dapat menjawab tantangan tersebut?

Ya, menteri yang muda, bukan menteri muda. Ya, pada inti­nya, semua menteri harus dapat berjalan dengan cepat. Janji-janji kampanye sudah terlalu banyak dan semua harus direalisasikan. trisno juliantoro/AR-3

Tampilkan Semua

Kebijakan Ganjil-Genap Tak Signifikan Kurangi Polusi Udara

Sabtu 24/8/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah mengumumkan perluasan ganjil-genap di DKI Jakarta. Ada tambahan 16 rute baru yang dibatasi untuk kendaraan pribadi roda empat.   Perluasan sistem pembatasan kendaraan bermotor ini merupakan salah...
Selengkapnya

Proses Amendemen UUD 1945 Masih Panjang dan Tidak Sederhana

Jumat 23/8/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 2014-2019 secara resmi telah memberikan rekomendasi kepada MPR periode berikutnya untuk amendemen terbatas UUD 1945. Amendemen untuk membahas sistem perencanaan pembangunan nasional model...
Selengkapnya

Perlu Kajian Komprehensif sebelum Melakukan Amendemen

Senin 19/8/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
PDI Perjuangan dan sejumlah parpol pendukung Presiden Joko Widodo mengusulkan dilakukannya amendemen terbatas terhadap UUD 1945. Mereka ingin mengembalikan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai lembaga tertinggi negara. Sebagai...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Kebijakan Ganjil-Genap Tak Signifikan Kurangi Polusi Udara

Sabtu 24/8/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah mengumumkan perluasan ganjil-genap di DKI Jakarta. Ada tambahan 16 rute baru yang dibatasi untuk kendaraan pribadi roda empat.

 

Perluasan sistem pembatasan kendaraan bermotor ini merupakan salah satu dari tujuh instruksi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam Instruksi Gubernur Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara. Untuk mengetahui apakah aturan tersebut benar-benar efektif dengan melakukan pembatasan kendaran pribadi roda empat, Koran Jakarta mewawancarai Pengamat Transportasi dari Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno, melalui sambungan telepon. Berikut petikannya.

Pembatasan kendaraan di DKI Jakarta apakah berdampak terhadap kualitas udara?

Saya berpendapat bahwa kebijakan ganjil-genap tersebut sebenarnya jika dititikberatkan dengan membatasi kendaraan pribadi roda empat maka tidak akan memberikan dampak signifikan dalam usaha mengurangi polusi udara serta kemacetan di Ibu Kota. Menurut saya, pembatasan populasi sepeda motor bisa menjadi satu solusi ampuh dalam menghadapi masalah-masalah tersebut.

Apa yang menjadi dasar pendapat tersebut?

Dengan populasi sepeda motor yang cukup besar, sudah barang tentu menjadi penyebab terbesar polusi udara, pemborosan energi, kemacetan, kesemrawutan, dan meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas.

Adakah datanya?

Saat ini ada sebanyak 24.897.391 unit kendaraan bermotor di DKI Jakarta dan 75 persen di antaranya adalah sepeda motor. Rata-rata pertumbuhan sepeda motor di Ibu Kota dalam rentang waktu 2010– 2015 adalah sebesar 9,7–11 persen per tahun. Angka ini bahkan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan mobil yang sebesar 7,9–8,8 persen per tahun.

Bukannya aturan pembatasan motor roda dua telah dibatalkan oleh MA?

Itu dia yang saya sayangin, keputusan MA (Mahkamah Agung) yang mengabulkan gugatan warga terhadap Peraturan Gubernur Nomor 195 Tahun 2014 tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor yang diubah dengan Peraturan Gubernur Nomor 141 Tahun 2015 yang dinilai melanggar hak asasi manusia (HAM). Pergub tersebut melarang sepeda motor melintasi kawasan Jalan MH Thamrin, dari Bundaran HI hingga Bundaran Air Mancur Monas dan Jalan Medan Merdeka Barat dari pukul 6 pagi hingga pukul 11 malam.

Bagaimana Anda melihatnya?

Jika dinalar dengan baik, apakah membiarkan mobilitas sepeda motor yang jelas berkontribusi pada peningkatan angka kecelakaan, ketidaktertiban berlalu lintas, polusi udara, kemacetan juga tidak dianggap melanggar hak asasi manusia juga.

Jadi menurut Anda?

Iya, pembatasan mobilitas sepeda motor bukan melanggar hak asasi manusia, akan tetapi dengan populasinya yang besar dan banyak dampak negatif yang ditimbulkannya memang harus dibatasi. Asal tersedia layanan transportasi umum dapat melayani seluruh wilayah pemukiman di Jabodetabek.

Harapan Anda?

Saya mengimbau pemerintah untuk menambah rute transportasi umum dan menjamin kenyamanan serta kemananan bagi para penggunanya. Dengan begitu, para pengguna kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, akan beralih menggunakan moda transportasi publik, salah satunya Jak Lingko yang dinilai masih sepi pengguna.

Oh ya, kemarin Kemenhub juga berkeinginan membebaskan angkutan online saat ganjil-genap?

Itu dia, saya menilai bahwa rencana Kemenhub (Kementerian Perhubungan) tersebut kurang bijak. Karena bukan tidak mungkin semua pemilik mobil nantinya mendaftarkan diri ikut taksi online. Percuma daerah buat program kebijakan transportasi. m zaki alatas/AR-3

Tampilkan Semua

Al Busyra Basnur : Indonesia Terus Pacu Ekspor ke Ethiopia

Sabtu 24/8/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Penyelenggaraan Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue di Bali pada 21-22 Agustus 2019 menghasilkan kesepakatan bisnis senilai 822 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau sekitar 12,3 triliun rupiah antara Indonesia dan negara-negara...
Selengkapnya

Diet Khusus Melindungi dari Infeksi Bakteri

Sabtu 24/8/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Para peneliti telah menemukan hubungan penting antara asupan seng (Zn) pada makanan dengan perlindungan terhadap Streptococcus pneumoniae, penyebab utama bakteri pneumonia. Secara global, diperkirakan hampir dua miliar orang menderita...
Selengkapnya

Membuat “GPS” di Dalam Tubuh

Sabtu 24/8/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Peneliti menggunakan teknologi nirkabel untuk mendeteksi detak jantung, pernapasan, dan gerakan. Sistem nirkabel ini diharapkan mampu menjadi perangkat “penanda” di masa depan. Dengan alat ini, dokter dapat mengunakan sensor...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta