Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image

Koran Jakarta | September 29 2016

Scroll to top

Top

follow us

Nasional

Peluang Kerja TKI Formal Perlu Diperbanyak

Kamis 29/9/2016 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) memperkuat kerja sama untuk membuka peluang kerja yang lebih luas lagi bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) formal.

Langkah ini dilakukan untuk mengatasi over supply tenaga kerja formal asal Indonesia yang mendaftar bekerja di Korsel.

“Kuota TKI yang diberikan pemerintah Korsel 2016 adalah sejumlah 4.400 orang. Sedangkan pencari kerja dalam daftar lamaran ditetapkan sejumlah 6.800 orang.

Rinciannya terdiri dari sektor manufaktur 5.900 orang dan perikanan 900 orang,” kata Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri saat menerima Duta Besar Korsel untuk Indonesia, Taeyoung Cho, di Jakarta, Rabu (28/9).

Untuk itu, Hanif telah mengintruksikan kepada Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) agar berupaya mengatasi masalah over supply tersebut. Caranya, dengan membuka kembali sektor perikanan yang sejak setahun lalu ditutup/moratorium.

Di sisi lain, pihak Korsel menyatakan TKI untuk sektor perikanan masih diperlukan.

Lebih Produktif

Hanif berharap agar skilled workers atau TKI formal mendapatkan peluang kerja lebih besar di Korsel.

Agar hal tersebut segera terealisasi, kerja sama kedua negara di bidang ketenagakerjaan harus diupayakan lebih intens dan produktif dengan melibatkan pemangku kepentigan terkait dari masing-masing pemerintah.

“Saya ingin kinerja kita lebih baik di masa mendatang agar kerja sama yang telah terbangun antara Indonesia – Korsel dapat lebih harmonis lagi.

Kami berharap kuota TKI skilled workers dapat terus ditingkatkan dan perlindungan serta kesejahteraan TKI di Korsel dapat terus membaik,” kata Hanif.

Kementerian Ketenagakerjaan, tambah Hanif, terus mengupayakan peningkatan perlindungan dan kesejahteraan TKI yang berada di Korsel.

Upaya yang dilakukan salah satunya adalah dengan membangun komunikasi yang intensif antarpemerintah.

“Pemerintah Indonesia terus melakukan komunikasi intensif terkait seluruh isu ketenagakerjaan dengan pemerintah Korsel, terutama dalam hal peningkatan perlindungan dan kesejahteraan TKI di Korsel agar terus meningkat,” ujar Hanif.

Masih terkait soal perlindungan terhadap TKI di Korsel, sebelumnya usulan Joint Working Group (JWG) dari pemerintah Indonesia telah diaktifkan oleh pemerintah Korsel.

Diharapkan JWG menjadi media komunikasi untuk mengevaluasi kerja sama Indonesia dengan Korsel di bidang penempatan TKI melalui skema Employment Permit System (EPS).

Melalui skema sistem izin kerja EPS ini, TKI yang bekerja di Korsel memperoleh perlakuan dan hak yang sama sebagaimana tenaga kerja Korsel sesuai dengan UU Ketenagakerjaan Korsel saat ini. cit/N-3

P asukan Berkuda Pun Terlibat Sambut Tamu Negara

Kamis 29/9/2016 | 06:27
A   A   A   Pengaturan Font

Banyak yang belum tahu bahwa di jajaran TNI AD memiliki satuan pasukan berkuda. Ya, Detasemen Kavaleri Berkuda (Denkavkud) merupakan satuan operasional di bawah pusat kesenjataan Kavaleri Kodiklat TNI AD. Denkavkud ini satu-satunya kavaleri milik TNI AD yang berada di Indonesia.

Selengkapnya

Dimas Kanjeng Dilaporkan Tipu Tiga Orang

Kamis 29/9/2016 | 06:21
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Kemampuan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng Probolinggo, untuk melipatgandakan uang, menjadi bahan kajian yang menarik bagi Mabes Polri untuk diselidiki. Ada tiga laporan dugaan penipuan pelipatgandaan uang, yang dilaporkan korban Dimas Kanjeng ke Mabes Polri … Selengkapnya

Indonesia Bebas Wilayah Kumuh Pada 2019

Kamis 29/9/2016 | 06:20
A   A   A   Pengaturan Font

SEMARANG – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan Indonesia pada 2019 menjadi wilayah yang bebas kumuh.

Tingkat kekumuhan di Jawa Tengah (Jateng) masih tinggi, menyumbang 10 persen wilayah kumuh se-Indonesia.

“Kami mengetahui data ini dari pusat, … Selengkapnya

mondial

Obama Bersedih, Selamat Jalan Shimon Peres

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Yerusalem- Mantan Perdana Menteri Israel, Shimon Peres, 93 tahun, tutup usia di ibukota Tel Aviv, Yerusalem, Rabu (28/9). Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, sangat berduka atas kepergian Peres.

“Sebuah sinar telah pergi, tetapi harapan yang diberikan sinar tersebut pada kita akan terus menyala selamanya,” kata Obama, Rabu .

Peres meninggal dunia setelah dua pekan dirawat di rumah sakit karena terserang stroke. Dia menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit Tel Hashomer, yang berlokasi tak jauh dari pusat kota Tel Aviv.

Kepergian Peres meninggalkan banyak kenangan. Dia dikenal sebagai sosok yang tidak pernah lelah mengkampanyekan perdamaian bagi Timur Tengah. Usahanya yang pantang mundur membuatnya berhasil mendapatkan penghargaan Nobel bidang perdamaian pada 1994. 

“Ada segelintir orang di dunia ini yang mengubah sejarah kemanusiaan, bukan hanya melalui peran mereka dalam peristiwa-peristiwa kemanusiaan, tetapi karena mereka memperluas imajinasi moral kita dan mendesak kita untuk melakukan lebih banyak bagi kemanusiaan. Teman saya, Shimon adalah salah satu orang yang sedikit itu,” kata Obama, dalam sebuah keterangan tertulis.

Pemberitaan sejumlah media di Israel menyebutkan, Obama berencana menghadiri acara pemakaman Peres, yang dijadualkan dilakukan pada Jumat (1/10). Detail prosesi acara pemakaman tidak akan dipublikasikan ke publik.

Selain Obama, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, juga berduka cita atas kepergian Peres ke haribaan Tuhan. Melalui keterangan tertulis, Netanyahu mengungkapkan kesedihannya secara pribadi atas meninggalnya tokoh yang paling dicintai masyrakat Israel. 

Pada Rabu (28/9) pukul 10.00 pagi, seluruh anggota kabinet pemerintah Israel menggelar pertemuan khusus dan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa-jasa Peres. Kabar resmi kematian Peres disampaikan oleh putera Peres, Chemi Peres dan menantunya, Rafi Walden di rumah sakit tempat Peres di rawat selama dua pekan terakhir dalam masa hidupnya. uci/rtr/AR-3

Bursa Calon Sekjen Menghangat

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Bursa calon Sekjen PBB mengerucut, Georgieva akan berhadapan dengan mantan Perdana Menteri Portugal, Antonio Guterres. Sekarang ini, posisi Guterres paling dijagokan.

 SOFIA– Menyusul masa jabatan Ban Ki-moon sebagai Sekjen PBB akan segera selesai pada akhir 2016, pemerintah Bulgaria pada Rabu … Selengkapnya

Presiden Venezuela Ingin Perbaiki Hubungan dengan AS

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 CARACAS – Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, pada Selasa (27/9) berharap ingin memperbaiki hubungan bilateral dengan Amerika Serikat (AS). Hal itu diungkapkan Maduro sehari setelah bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, di Cartagena, yang menyaksikan penandatanganan kesepakatan damai antara … Selengkapnya

Jeffrey DeLaurentis, Calon Dubes AS untuk Kuba

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, pada Selasa (27/9) menominasikan seorang diplomat karir, Jeffrey DeLaurentis, sebagai Duta Besar AS untuk Kuba yang pertama setelah lebih dari 5 dekade hubungan bilateral kedua negara terputus.

Menurut Reuters, penunjukkan DeLaurentis sebagai … Selengkapnya

ekonomi

Amnesti Diyakini Tak Bebani Rakyat

Kamis 29/9/2016 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font

Serikat buruh menilai program amnesti pajak tidak adil karena menciderai rasa keadilan rakyat.

Jakarta – Pemerintah meyakini program pengampunan pajak atau tax amnesty tidak membebani rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan untuk menyikapi penilaian bahwa amnesti pajak telah menciderai rasa keadilan masyarakat, wajib pajak (WP) dari kalangan menengah bawah yang selama ini patuh.

“Tapi tax amnesty itu memang hak semua masyarakat, bukan kewajiban,” kata Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Ken Dwijugiasteadi dalam sidang judicial review terhadap Undang-Undang Amnesti Pajak di Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta, Rabu (28/9).

Ken menjelaskan, meskipun WP mempunyai rumah dan mobil yang dibeli dari uang penghasilanya selama bekerja, mereka tidak ada keharusan mengikuti program amnesty pajak. Sebab, mereka sebenarnya telah membayar pajak yang dibayarkan oleh instansi tempatnya bekerja.

“Jangan dibilang karyawan itu tidak bayar pajak,” kata Ken. Namun, lanjutnya, apabila WP lupa membayar pajak, itu tidak bisa serta disebut sebagai pengemplang pajak. Menurut dia, ada dua cara penyelesaian kasus tersebut, yakni pembetulan surat pemberitahuan (SPT) pajak atau melalui amnesti pajak.

Seperti diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang judicial review terhadap UU Amnesti Pajak yang digugat Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Sidang kali ini menghadirkan Dirjen Pajak Kemenkeum, Ken. Sidang itu ditutup dan dilanjutkan pekan depan dengan agenda mendengarkan saksi ahli dari pemerintah. KSPI melayangkan gugatan terhadap UU Amnesti Pajak.

Pada sidang ketiga kali ini, buruh menghadirkan dua saksi ahli, yakni pakar perpajakan Sasmita dan akademisi dari Universitas Bung Karno, Salamudin Daeng. Sekjen KSPI, Muhammad Rusdi mengatakan, pihaknya menggugat UU Amnesti Pajak lantaran dinilai cacat secara substansi.

Serikat buruh menduga ada konspirasi antara pemerintah dan DPR yang melahirkan UU Amnesti Pajak. Rusdi menambahkan, lewat UU ini, pemerintah sebenarnya mengampuni para pengemplang pajak. Karenanya, kata Rusdi, ini sangat bertentangan dengan peta jalan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang menyusun program penindakan tahun ini.

“Pemerintah terlalu cepat memutuskan UU Amnesti Pajak. Ada apa ini? Giliran buruh yang patuh bayar pajak tidak diapresiasi, malah memberikan upah murah. Sedangkan, para pengemplang pajak dianggap pahlawan dengan diberikan pengampunan,” ujar dia.

Tebusan Meningkat
Usai bersidang, Ken mengaku gembira karena uang tebusan tax amnesty terus naik signifikan meskipun masih jauh dari target. Dalam sehari saja, Selasa (27/9), uang tebusan mencapai 11 triliun rupiah. Dengan demikian, uang tebusan dari tax amnesty sudah mencapai 73 triliun rupiah. ahm/E-10

Perlu Terobosan Efektif

Kamis 29/9/2016 | 06:20
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Seluruh elemen di daerah mulai dari Pemerintah Daerah, industri keuangan daerah dan instansi terkait lainnya perlu berkolaborasi untuk mencari terobosan dalam membuka akses keuangan yang lebih efektif.

Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi angka kemiskinan dan ketimpangan pendapatan … Selengkapnya

Sinergi Hotel BUMN untuk Persiapan “Holding”

Kamis 29/9/2016 | 06:20
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Konsolidasi seluruh hotel yang dimiliki Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ke dalam sinergi Hotel Indonesia Group (HIG) dipersiapkan untuk menjadi induk usaha (holding company) perhotelan. Saat ini proses standarisasi antarhotel sedang dibentuk untuk menuju arah tersebut.

Menteri … Selengkapnya

Saat Tepat Lakukan “Relisting”

Kamis 29/9/2016 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font

Saat ini merupakan waktu yang tepat bagi perusahaan untuk relisting karena bisa mendapatkan sumber pendanaan yang murah dan market juga sedang bagus.

JAKARTA – Beberapa perusahaan yang sudah tidak asing dengan pasar modal dikabarkan akan melakukan pencatatan saham kembali atau … Selengkapnya

rona

Biosensor Mikroba untuk Mendeteksi Toksisitas Air

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Sebuah biosensor berbasis kertas yang ditutup dengan bakteri telah dirancang oleh para ilmuan untuk mendeteksi toksisitas air.

Sebuah perangkat sensor telah dikembangkan untuk meneliti kandangan dan zat tertentu dalam air. Sensor ini bekerja dengan mendeteksi keberadaan toksin dalam air dengan menggunakan parameter perubahan warna.

The Bioassay yang dikembangkan oleh para ilmuan di Universitat Autonoma de Barcelona, Spanyol ini menjadi perangkat biosensor sederhana berbasis kertas yang dapat bekerja untuk mendeteksi adanya kontaminasi zat toksin, baik di perairan alami maupun pada limbah industri dan limbah perkotaan.

Sebuah biosensor berbasis kertas yang ditutup dengan bakteri telah dirancang oleh para ilmuan untuk mendeteksi toksisitas air. Temuan biosensor ini merupakan sebuah alat biologi yang inovatif dan murah yang dapat dengan mudah digunakan oleh masyarakat di daerah-daerah miskin atau di negara-negara berkembang dengan sanitasi lingkungan air yang buruk.

Dikutip dari Science Daily, para peneliti dari Environmental Microbiology Group dari departemen mikrologi dan genetika di UAB telah berhasil mengembangkan sebuah biosensor yang murah dan terjangkau untuk memantau kualitas air di masyarakat. Teknologi biosessor yang dikembangkan ini berbasis kertas yang ditutupi atau dilapisi dengan bakteri dan bekerja untuk mendeteksi toksisitas air.

bigstock-water-purity-test-liquid-in-l-49206746-compressed

Deteksi ada tidaknya kontaminan zat beracun dalam air merupakan elemen penting dari sebuah analisis dan pengendalian kualitas air. Kondisi ini, merupakan sesuatu yang sangat diperlukan dalam perkembangan dunia saat ini dimana urban dan industri semakin berkembang.

Teknik analisis kimia merupakan utilitas yang besar dalam menentukan zat-zat tertentu, tetapi terbatas bila digunakan untuk menganalisis sampel kompleks yang dapat berisi beberapa kontaminan. Dalam hal ini, penggunaan biosensor yang tepat, di mana mereka mengukur sampel efek terhadap elemen biologis, seperti enzim atau protein, atau pada parameter penting dari suatu organisme indikator.

“Inovasi yang disediakan oleh sensor kami didasarkan pada penggunaan matriks kertas penyerap dengan bakteri yang terperangkap di dalamnya dengan tujuan melakukan langkah-langkah kolorimetri toksisitas,” jelas Ferran Pujol, peneliti pada UAB yang melakukan penelitian. Penelitiannya ini sendiri merupakan bagian dari tesis PhD-nya. Dalam riset karya ini, Pujol menggunakan sel bakteri Escherichia coli (E. coli) yang ia gunakan sebagai bakteri Model dalam sensor yang ia kembangkan.

Laporan risetnya ini sendiri diterbitkan baru-baru ini dalamAnalytica Chimica Acta. Pujol dan timnya mengklaim bahwa teknik deteksi yang mereka usulkan ini merupakan salah satu metode deteksi kualitas air yang cepat dan sangat sederhana serta mudah untuk diaplikasikan oleh masyarakat.

Secara prinsip, menurut Pujol biosensor berbasis kertas yang ia kembangkan ini memiliki mekanisme yang hampir mirip dengan “kertas strip” yang selama ini digunakan untuk mengukur pH dalam air. Menurutnya, sampel yang dianalisis ditambahkan ke matriks bersama-sama dengan ferrocyanide pewarna, yang berkisar dari kuning ke transparan ketika menghirup mikroorganisme.

Masih menurut Pujol, kertas biosensor ini akan berubah warna sesuai dengan intensitas metabolisme sel bakteri yang ada dalam sampel. Kondisinya akan berbanding terbalik dengan toksisitas sampel.

Jika perubahan warna semakin kuat maka kontaminasi toksin yang terdeteksi semakin sedikit. Perubahan ini sendiri dapat diukur dengan teknik optik, dengan menganalisis gambar atau dengan mata telanjang sekalipun.

The bioassay, yang sudah dipatenkan oleh para peneliti ini, mendeteksi kontaminan yang dapat menjadi racun bagi mikroorganisme setelah 15 sampai 30 menit dari saat kontak dengan sel-sel terjadi (waktu yang dibutuhkan untuk melakukan tes), seperti logam berat atau hidrokarbon seperti minyak bumi atau benzena. Teknik ini dapat diterapkan baik perairan alami dan air limbah perkotaan dan industri.

Menggunakan bahan seperti kertas dan tanpa perlu alat yang kompleks membuat biosensor ini menjadi salah satu teknik sederhana dan murah yang dapat digunakan untuk mendeteksi toksisitas dalam konteks enonomi yang terbatas atau di negara-negara berkembang.  nik/berbagai sumber/E-6

Tes Sederhana untuk Air Bersih

Kontaminasi toksin pada air membuat air menjadi tercemar dan mengundang banyak penyakit. Antara lain diare. Penyakit diare merupakan penyebab utama kedua kematian pada anak di bawah lima tahun dan membunuh sebanyak 1,5 juta anak di seluruh dunia setiap tahun. Berbagai teknologi untuk mendeteksi kualitas airpun bayak dikembangkan. Baik yang sifatnya sederhana maupun teknologi tingkat tinggi.

Pada prinsipnya, air layak diminum adalah air yang “bersih” dan “sehat”. Jika dikonsumsi, air ini tidak akan menimbulkan penyakit, baik langsung maupun dikemudian hari. Air ini memenuhi standar kualitas baik fisik, kimiawi, termasuk bebas dari unsur toksititas; bakteriologi maupun radio aktifitas. Untuk menguji kualitas air, seperti kekeruhan, berwarna dan berbau dapat langsung dideteksi dengan panca indera. Namun air yang terlihat jernih dan tidak berbau belum tentu aman untuk digunakan sebagai air minum.

Analisis kualitas air sebenarnya dapat dilakukan di laboratorium untuk mendapatkan data yang lengkap. Namun pemeriksaan yang sederhana juga bisa dilakukan. Salah satunya dengan menggunakan teh yang dicampur dengan air yang akan diuji.

influent_raw_wastewater_note_grey_colour_in_glass_jar_3232393634

Jika terjadi perubahan warna, muncul lendir dan lapisan seperti minyak pada permukaan setelah diendapkan, maka kualitas air tersebut tidak bagus. Semakin cepat perubahan yang terjadi pada air teh menunjukkan semakin tinggi kandungan kimiawi dalam air tersebut.

Bila perubahan yang terjadi lambat atau baru berubah setelah pengamatan satu malam, kandungan kimiawi dalam air cenderung lebih sedikit. Namun, air tersebut tetap tidak baik untuk dikonsumsi.

Biasanya air yang mengandung tingkat kesadahan dan kandungan logam tinggi dapat terlihat bila air teh berubah menjadi hitam, ungu atau biru. Bila air tetap berwarna seperti air teh, maka secara kimia kualitas air itu baik.   nik/berbagai sumber/E-6

 

Anggun Raih ‘Keys of the City Award’ di Italia

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Anggun menerima penghargaan bergengsi Keys of the City Award di kota Florence, Italia, baru-baru ini. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Walikota Florence, Dario Nardella. Penghargaan Keys of the City Award ini dianugerahkan kepada sosok pribadi menarik, dan tamu kehormatan yang … Selengkapnya

Mewaspadai Ragam Penyakit yang Intai si Kurus

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Selama ini, anggapan bahwa tubuh gemuk lebih rentan terhadap penyakit, ternyata tidak selamanya benar. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa orang-orang yang bertubuh kurus juga rentan terhadap beberapa penyakit.

Penelitian terbaru dari Prancis mengungkap seseorang bertubuh kurus juga berisiko kanker usus besar … Selengkapnya

Marion Cotillard Didukung Suami Soal Isu Penyebab Jolie-Pitt Cerai

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Aktris Prancis Marion Cotillard dituding menjadi orang yang berkaitan dengan perceraian pasangan Angelina Jolie dan Brad Pitt Cotillard dan Pitt bermain dalam film tentang Perang Dunia II Allied, yang beberapa waktu lalu baru saja diluncurkan trailernya.

Cotillard telah membantah tuduhan … Selengkapnya

megapolitan

Cari Bibit Unggul Pesepakbola dari Rusun

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perumahan dan Gedung DKI kembali menyelenggarakan Jakarta Rusun Festival. Perhelatan ini merupakan ajang sepakbola anak-anak yang tinggal di rumah susun (rusun). Namun, tahun ini akan digelar bersama kompetisi seni.

“Kami punya komitmen yang kuat untuk memajukan warga rusun. Jika tahun lalu ada rusun cup atau hanya pertandingan sepak bola antar rusun saja, sekarang digabungkan dengan seni,” ujar Kepala Dinas Perumahan dan Gedung DKI, Arifin, di Jakarta Pusat, Rabu (28/9).

Menurutnya, melalui event Jakarta Rusun Festival, pihaknya berupaya memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak kecil yang tinggal di rusun. Terlebih, anak-anak itu dijanjikan hadiah pergi ke Spanyol untuk bertemu dengan pesepakbola ternama.

“Mereka antusias sekali ketika ada pertandingan sepak bola kemarin. Sekarang pun sama, ada 400 anak-anak yang sudah mendaftar pertandingan sepak bola dan ada 800 anak untuk ikut serta kegiatan seni,” katanya.

Melihat antusiasme anak-anak rusun, kata Arifin, Dinas Perumahan dan Gedung DKI menyiapkan beberapa fasilitas olah raga sebagai tempat berlatih anak-anak itu. Namun, fasilitas ini hanya baru tersedia di beberapa rusun saja.

“Beberapa tempat sudah kita siapkan lapangan sepak bola. bola voli, futsal, RPTRA, dan lainnya. Mudah-mudahan ke depan lebih banyak lagi fasilitas untuk anak-anak rusun dari sponsor,” tegasnya. 

Sementara itu, Ketua Umum Jakarta Rusun Festival, David Wiranata mengatakan, perhelatan Jakarta Rusun Festival itu merupakan langkah untuk membangun manusia Indonesia seutuhnya. Dia menginginkan, anak-anak rusun tidak dipandang sebelah mata. Melalui even tersebut, anak-anak rusun digenjot agar bisa berprestasi lebih baik untuk mengharumkan nama bangsa. 

Jakarta Rusun Festival akan digelar pada 1-23 Oktober 2016 di 22 rusun di Jakarta. Tahun lalu, even ini bernama Rusun cup dan berhasil membawa 12 anak rusun ke Barcelona dan Madrid di Spanyol. Anak-anak itu berkesempatan melihat langsung latihan para pesepakbola dunia, bahkan langsung bertanding dengaj club junior inter espana di Madrid.

Pesepakbola Persija, Ramdani Lestaluhu menyambut baik kegiatan Jakarta Rusun Festival tersebut. Menurutnya, ajang pencarian bakat di bidang sepakbola harus dimulai sejak dini. Dia mengatakan, tidak sedikit pesepakbola berprestasi datang dari anak-anak yang dianggap terpinggirkan.

“Adanya kegiatan ini membuat anak-anak rusun mempunyai harapan lebih. Kalau kita lihat, PSSI sebagai badan pembina sepakbola di tanah air, jarang memfokuskan pembinaan pada anak-anak usia muda. Padahal anak usia muda ini banyak yang memiliki potensi mumpuni di bidang olahraga,” katanya. pin/P-5

Warga Dihimbau Hindari Istana dan Gedung MPR/DPR

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Petugas Polda Metro Jaya mengimbau para pengendara agar menghindari jalur yang menjadi lokasi aksi demo buruh karena diprediksi akan terjadi kepadatan lalu lintas Kamis (29/9)

“Agar tidak terjadi kepadatan arus lalu lintas hindari ruas jalan yang menjadi lokasi … Selengkapnya

PLN Disjaya Tambah Unit Stasiun Penyedia Listrik Umum

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jakarta Raya kembali menyediakan Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) Beji Lintar yang tersebar di wilayah DKI Jakarta. Sejak peresmiannya pada bulan Agustus lalu, SPLU Beji Lintar kini sudah bertambah menjadi 209 unit.

Selengkapnya

Kawasan Bundaran HI akan Direvitalisasi

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta akan merevitalisasi total kolam Bundaran Hotel Indonesia (HI). Gedung-gedung di sekitar kawasan itu akan dilibatkan dalam revitalisasi melalui program corporate social responsibility (CSR).

Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Djafar Muchlisin … Selengkapnya

olahraga

Taklukkan DKI, Jateng Pertahankan Emas Bola Basket Putri

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

BANDUNG – Tim putri Jawa Tengah (Jateng) berhasil mempertahankan medali emas cabang olah raga bola basket Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat. Pada partai final di GOR C-Tra Arena, Jalan Cikutra, Kota Bandung, Rabu (28/9), Jateng sukses menaklukkan DKI Jakarta dengan skor 52-46.

Pelatih tim basket putri Jateng Xaverius Wiwid mengatakan, kemenangan di partai puncak merupakan buah dari bermain sabar anak-anak asuhnya. “Sejak kuarter pertama skor pertandingan ketat. Kami memang banyak leading poin, tapi sempat juga mau kesusul anak-anak DKI Jakarta. Saya menginstruksikan kepada kapten Yuni dan anak-anak untuk bermain sabar,” papar Wiwid seusai pertandingan.

Menurut dia, medali emas pada PON XIX/ 2016 Jabar ini sangat patut disyukuri. Terlebih, tim yang sekarang diasuhnya sudah dipersiapkan sejak tahun 2012, tepatnya setelah meraih medali emas di PON Riau 2012. Dalam membangun tim tersebut, Yuni menjadi salah seorang yang kembali dipilih dari dua pemain yang membela Jateng pada PON empat tahun yang lalu.

Hal senada juga disampaikan kapten tim Yuni. “Ini adalah kemenangan yang sangat berharga bagi saya dan tim. Saya bisa mengulang sukses dan kembali meraih medali emas. Kami mengikuti semua instruksi pelatih untuk bermain sabar,” ujarnya.

Di hadapan ribuan penonton yang memadati GOR C-Tra Arena, sejak kwarter pertama kedua tim menyerang silih berganti. Defense yang sama kuat membuat perolehan angka tidak banyak dibukukan kedua tim. Memasuki kuarter kedua, tempo permainan semakin meningkat. Jateng mengambil inisiatif melakukan permainan ofensif secara terbuka. Namun, DKI Jakarta pun tak kalah melakukan strategi yang efektif bahkan unggul pada kuarter kedua dengan skor 25-27. Pada kuarter ke-3, poin demi poin yang dibukukan kedua tim semakin ketat. Sedikitnya tiga kali skor sama kuat, yaitu 32-32, 34-34, dan 36-36.  DKI Jakarta kembali unggul di akhir kuarter ketiga, 37-38.

Pemain Jateng Mariam mengawali poin di kuarter keempat dengan lemparan 3 angkanya. Di sisa 2,45 menit kwarter krusial ini, Jateng hanya unggul 2 poin saja, 46-44. Pelatih Jateng meminta time out dan memberikan instruksi. Alhasil, Jateng kembali menguasai jalannya pertandingan hingga menyudahinya dengan skor akhir, 52-46.

“Saat kami meminta time out kedudukan selisih dua poin saja. Kembali saya tekankan kepada Yuni dan kawan-kawan untuk bermain sabar. Kami di final berhadapan dengan tim kuat, tapi kami bisa memenangkan pertandingan dan menyumbang medali emas untuk Jateng,” tandas Wiwid. tgh/S-2

Tim Voli Putri Jabar Pertahankan Emas

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

BANDUNG – Tim bola voli putri Jawa Barat berhasil mempertahankan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 setelah menang 3-0 (25-16, 25-17, 25-21) atas Jawa Timur pada final di GOR Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (28/9).

Pertemuan keduanya di … Selengkapnya

“El Real” Kembali Tertahan

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Real Madrid harus puas dengan hasil imbang untuk kali ketiga setelah bermain imbang melawan Borussia Dortmund.

DORTMUND – Pemain Borussia Dortmund Andre Schuerrle masuk dari bangku cadangan untuk mencetak gol di menit-menit akhir saat klub asal Jerman itu meraih hasil … Selengkapnya

Sam Allardyce Dipecat Tim Nasional Inggris

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

LONDON – Sam Allardyce dipecat sebagai pelatih tim nasional Inggris pada Selasa (27/9) waktu setempat setelah berperilaku “tidak pantas”. Allardyce terjebak oleh salah satu jurnalis yang menyamar sebagai pengusaha asal Asia. Mereka memancing pria berusia 61 tahun itu untuk memuluskan … Selengkapnya

kupas

“Saya Akan Ambil Sikap Tegas Terhadap Jaksa yang Nakal”

Kamis 29/9/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Korps kejaksaan kerap diterpa persoalan internal, khususnya perilaku para jaksa yang tak sesuai harapan alias para jaksa yang nakal. Para jaksa nakal berusaha memanfaatkan pengaruh dan jabatannya untuk kepentingan pribadi.

Para jaksa nakal yang terungkap, lalu ditangkap, masih juga belum membuat jera jaksa nakal lainnya. Para jaksa nakal itu menjadi pekerjaan rumah Jaksa Agung untuk membereskan dan membinannya, termasuk membahasnya dengan mitra kerja di Komisi III DPR. Apalagi, saat ini KPK tengah menangani jaksa Farizal yang menjadi tersangka dan ditahan terkait suap, jaksajaksa lainnya.

Untuk membahas masalah ini, Koran Jakarta mewawancarai Jaksa Agung HM Prasetyo, usai rapat kerja dengan Komisi III DPR, Senin (26/9) lalu, berikut petikannya.

Apa yang dibahas di dalam rapat pertemuan dengan Komisi III DPR?

Baru saja tadi kami membahas terkait program dan apa saja yang sudah dikerjakan oleh lembaga saya yakni Kejaksaan Agung.

Lalu bagaimana terkait jaksa yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan atau OTT oleh KPK belum lama ini?

Memang hal tersebut tadi ditanyakan dan memang saya akui hal tersebut sudah saya dengar karena kemarin Ketua KPK sempat berkomunikasi dengan Saya dan meminta maaf seusai melakukan OTT lalu menjatuhkan status tersangka kepada bawahan Saya.

Menyikapi hal tersebut, bilamana KPK memiliki bukti dan fakta yang cukup atas perbuatan menyimpang jaksa itu, tentu semua pihak harus bisa memahaminya.

Mengetahui kejadian tersebut apakah ada tindakan dari Kejaksaan Agung sendiri?

Menyikapi hal itu Saya telah meminta izin Ketua KPK Pak Agus Raharjo untuk melakukan pemeriksan internal Kejaksaan Agung terhadap Jaksa tersebut melalui Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) untuk memeriksanya. Jadi bukannya mau melakukan intervensi bagaimana pun kami harus melakukan sesuai dengan tugas kami.

Bagaimana pandangan Anda akan hal tersebut?

Saya mengaku miris akan terjadi hal tersebut, lagi dan lagi Jaksa tersandung kasus suap dan makelar kasus. Namun tentunya saya harus berani ambil sikap tegas terkait masalah seperti itu.

Kembali lagi ada Jaksa yang terlibat suap, apakah tidak ada upaya untuk melakukan pemberantasan dalam hal ini?

Begini, Saya akui bahwa Kejaksaan memang belum sepenuhnya bersih, selain itu melakukan pertemuan pembersihan seperti ini tentunya tidak mudah. Namun bagaimana pun kami tetap serta terus berusaha agar lembaga ini bersih dan bebas dari hal yang tercela.

Lalu apa kendala Kejaksaan Agung dalam penegakan hukum, selain sisi Internal?

Kejaksaan Agung dalam menegakkan hukum ada sedikit menemukan kendala , pertama dinamika peraturan perundangan di mana paling menonjol adalah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memperluas objek praperadilan, penetapan tersangka, penyitaan dan penggeledahan.

Akhirnya sejak saat itu kecendrungan setelah penetapan tersangka mereka serta-merta melakukan praperadilan. Kemudian putusan MK yang boleh melakukan berkali kali. Ini menjadi potensi timbulnya ketidakpastian hukum.

Lalu bagaimana pandangan Anda terkait dengan tidak bisanya alat penyadap dan video dijadikan alat bukti dalam suatu perkara oleh MK?

Terkait hal tersebut Saya mengaku kecewa dengan putusan MK yang menyebut rekaman elektronik tidak bisa dijadikan alat bukti kalau tidak diminta oleh para penegak hukum.

Dikabulkannya gugatan tentang keabsahan dari informasi elektronik atau dokumen dalam bentuk rekaman dan sebagainya dimana dinyatakan di sana bahwa bukti rekaman baru dinyatakan sah kalau diminta resmi oleh jaksa, polisi atau penegak hukum lainnya. Ini akan menimbulkan implikasi kesulitan bagi pemutus hukum.

Begitu pun dengan rekaman CCTV itu tidak bisa dipergunakan untuk jadi alat bukti sah karena atau kalau tidak diminta oleh penegakan hukum.

Padahal sudah jelas alat elektronik tersebut sangat membantu memberi petunjuk yang sangat bermanfaat untuk proses penegakkan hukum.

Terkait dengan hal tersebut , apakah hal ini yang membuat kasus Mirna sulit untuk diungkapkan?

Itu berbeda dalam kasus dugaan pembunuhan Mirna yang menggunakan racun sianida ini seharusnya lebih mudah dibuktikan kebenarannya ketimbang kasus Munir yang sampai saat ini belum diketahui siapa dalangnya. Sejauh ini kami masih berkutat dengan petunjuk. Jadi tunggu saja proses akhir perkara ini.

“Kami Menyayangkan Tindakan Anarkis, Harusnya Diupayakan Musyawarah”

Rabu 28/9/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Pelomik tentang klaim siapa yang sah mengaku sebagai hak waris kerajaan Gowa, berujung rusuh. Wakil dari keluarga kerajaan Gowa, memprotes keras kebijakan yang ditempuh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo, yang mengeluarkan Perda tentang Lembaga Adat Daerah. Apalagi dalam … Selengkapnya

Ketersediaan Blanko “e-KTP” Tergantung pada Anggaran

Selasa 27/9/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh, mengeluhkan ‘ditahannya’ anggaran sebesar 300 miliar rupiah lebih oleh Kementerian Keuangan. Anggaran sebesar itu tadinya akan dialokasikan untuk pengadaan blanko dan perawatan peralatan.

Soal blanko e-KTP sendiri, sempat … Selengkapnya

Banjir dan Longsor Akibat Ulah Manusia

Senin 26/9/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Indonesia berduka lagi. Banjir bandang disertai longsor menerjang Garut. Korban pun berjatuhan. Sebanyak 30 orang lebih meninggal. Ratusan luka-luka. Dan, ratusan rumah juga rusak.

Bencana banjir bandang, jelas bukan ‘takdir’ Tuhan. Tapi, terkait erat dengan perbuatan yang dilakukan manusia. Banjir … Selengkapnya

berita lain

Menuju Kota Pintar Berbasis Digital

Senin 26/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

BSD City akhir akhir ini kerap menjadi tuan rumah sejumlah event di bidang IT (Information Technology) bertaraf national dan internasional. Ini menunjukkan komitmen kuat Sinar Mas Land mengembangkan hunian berkonsep smart city.

Perubahan pola kehidupan penghuni BSD City kian mengarah … Selengkapnya

Adu Kuat Ponsel Menengah Anti “Lowbatt”

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Lenovo Vibe 1 Turbo, Oppo R7 Plus, dan Huawei P8max yang memiliki kekuatan pada baterai sebentar lagi akan memiliki pesaing baru. LG telah mengumumkan bakal hadirnya LG X Power ke pasar Tanah Air bulan Oktober nanti.

Dengan terai sebesar 4,100 … Selengkapnya

Menjaga Eksistensi “City Car”

Rabu 28/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Segmen city car yang terus tergusur mencoba bertahan dengan sejumlah strategi. Beberapa pabrikan melakukan perubahan minor. Bahkan ada yang memperkuat eksistensinya sebagai mobil khusus untuk perempuan.

Sejak hadirnya varian yang LCGC (low cost green car), pasar city car seperti terjun … Selengkapnya