Koran Jakarta | July 17 2018
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Ketimpangan di Perdesaan Naik, Perkuat Sektor Pertanian

Selasa 17/7/2018 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
>>Selama ekonomi nasional tak berpihak pada pertanian, perdesaan sulit berkembang. >>Kinerja pertumbuhan ekonomi harus lebih berkualitas guna mengatasi...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Ketimpangan di Perdesaan Naik, Perkuat Sektor Pertanian

Selasa 17/7/2018 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font

>>Selama ekonomi nasional tak berpihak pada pertanian, perdesaan sulit berkembang.

>>Kinerja pertumbuhan ekonomi harus lebih berkualitas guna mengatasi ketimpangan.

 

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat ketimpangan di Indonesia yang diukur menggunakan rasio Gini pada Maret 2018 turun menjadi 0,389. Ini merupakan posisi terendah sejak September 2011.

Meskipun secara nasional rasio Gini menurun, tetapi berdasarkan jenis daerah belum merata. Sebab, rasio Gini di perdesaan justru meningkat dari 0,320 pada September 2017 menjadi 0,324 pada Maret 2018,

sedangkan di perkotaan rasio Gini turun dari 0,404 menjadi 0,401 pada periode yang sama. Menanggapi hal itu, peneliti Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) UGM, Sukamdi, mengemukakan penurunan rasio Gini nasional tidak paralel dengan indeks Gini antarwilayah, desa dan kota.

“Karena ketimpangan desa dan kota sejatinya adalah ketimpangan antarsektor ekonomi, yakni kota dengan sektor perdagangan dan sektor pertanian desa yang sama sekali tidak berkembang bahkan terus menurun,” ungkap dia, ketika dihubungi, Senin (16/7).

Koefisien Gini atau rasio Gini berkisar antara nol hingga satu. Koefisien Gini bernilai nol menunjukkan adanya pemerataan pendapatan yang sempurna. Sedangkan semakin tidak merata distribusi pendapatan maka nilai rasio Gini makin mendekati satu.

Menurut Sukamdi, selama ekonomi nasional tidak berpihak pada pertanian yang basisnya adalah perdesaan maka tidak mungkin ekonomi desa akan meningkat.

Bahkan, desa akan terus menyumbang angka kemiskinan dan pengangguran. Kota pun tidak akan bisa menanggung beban urban karena desa tidak menawarkan apa-apa bagi pemuda desa.

“Jadi, membicarakan ketimpangan desa tidak akan pernah bisa dilepaskan dari kebijakan pertanian, keduanya satu paket,” tukas dia.

Sayangnya, imbuh dia, sektor pertanian selama ini dibiarkan merana dan jauh dari sentuhan komprehensif dari kebijakan pembangunan negara. Padahal, pertanian tidak akan berjalan sendiri tanpa kebijakan ekonomi dan industri secara luas.

Sedangkan Kepala BPS, Suhariyanto, menyatakan meningkatnya tingkat ketimpangan di perdesaan memberikan warning bahwa 40 persen masyarakat lapisan bawah harus diberi perhatian.

Menurut dia, kenaikan rasio Gini di perdesaan lantaran kenaikan pengeluaran per kapita kelompok bawah lebih cepat dibandingkan kelompok menengah. Namun, kenaikan tersebut masih lebih lambat dari kenaikan pengeluaran kelompok atas.

Suhariyanto mengingatkan ke depannya pemerintah perlu lebih memperhatikan kinerja pertumbuhan ekonomi agar lebih berkualitas, khususnya pertumbuhan ekonomi yang bisa meningkatkan sektor padat karya, industri, dan pertanian. “Karena ini bisa menciptakan lapangan kerja, sehingga bisa memberikan upah bagi mereka,” jelas dia, Senin.

Tidak Seimbang

Ekonom UMY, Ahmad Ma’ruf, mengatakan ketimpangan antarkelompok memang membaik. Namun, fenomena klasik desa versus kota yang tidak balance masih masih saja terjadi hingga kini.

Tak bisa dimungkiri, kata Ma’ruf, hal itu disebabkan urbanisasi. Apalagi, lapangan kerja di kota lebih menjanjikan ketimbang di desa. “Banyak bisnis di desa itu official-nya bukan di perdesaan, tapi di perkotaan.

Sehingga secara statistik perusahaan yang meskipun punya basis produksi di desa, tapi tercatat di perkotaan. Implikasinya ketimpangannya menjadi biasa atau terjadi deviasi,” jelas dia.

Ma’ruf menambahkan infrastruktur menjadi faktor yang paling berpengaruh dalam persoalan ketimpangan. Sebanyak 40 persen desa terletak di pantai yang menyisakan masalah.

“Istilah teman-teman itu near poor, dekat dengan kemiskinan. Anda bisa lihat problema kemiskinan di nelayan. Jadi itu, cara nerobosnya ya dengan aksesnya diperluas,” papar dia.

Terkait dengan efektivitas dana desa untuk menekan ketimpangan, Sukamdi menilai bahwa dana desa hanya menambah putaran dana di desa.

Namun, karena pertanian tidak berkembang uang yang ada kembali ke kota berupa pembelian barang-barang produksi kota yang didistribusikan sampai ke pelosok desa.

“Jadi, ada uangnya pun percuma kalau pertanian tidak bisa menghasilkan produk yang bisa dibeli. Produk desa tidak bisa bersaing dengan industri kota,” jelas Sukamdi. ahm/YK/WP

Tampilkan Semua

Kantor Pusat PLN Digeledah KPK

Selasa 17/7/2018 | 00:03
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Setelah sehari sebelumnya menggeledah rumah Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero), Sofyan Basir, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (16/7) mendatangani Kantor Pusat PLN di kawasan Kebayoran Baru,...
Selengkapnya

Penangkapan 197 Terduga Teroris Sesuai Prosedur

Selasa 17/7/2018 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font
Menko Polhukam Wiranto meyakini penahanan yang dilakukan kepada para terduga teroris manusiawi, tidak sewenang-wenang.   JAKARTA - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, mengatakan penangkapan...
Selengkapnya

KPU: Tidak Ada Perpanjangan Waktu Pendaftaran Bacaleg

Selasa 17/7/2018 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menegaskan tidak ada perpanjangan waktu pendaftaran bakal calon anggota legislatif (bacaleg) Pemilu Legislatif 2019. Komisioner KPU, Ilham Saputra, mengingatkan seluruh partai politik hadir dan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

PSI Jagokan Mahfud MD sebagai Cawapres Jokowi

Senin 16/7/2018 | 08:20
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) merilis hasil polling calon wakil presiden (cawapres) Jokowi untuk periode 2019-201, dengan nama Mahfud MD sebagai yang tertinggi dan dinilai paling pantas mendampingi Jokowi. PSI menganggap Mahfud MD sebagai titik temu terbaik saat ini. Ketua Umum PSI, Grace Natalie, menyatakan, bahwa Mahfud MD ini mungkin merupakan titik temu terbaik dalam mengatasi polemik siapa cawapres yang akan mendampingi Jokowi.

Karena Mahfud MD berasal dari kalangan profesional non-partai, sehingga kalaupun dipilih sebagai cawapres Jokowi, tidak ada partai khususnya partai koalisi Jokowi yang tersinggung atau merasa tak terwakili. “Kalau pak Mahfud, nanti tidak ada partai politik yang tersinggung atau merasa tak terwakili.

Tentu berbeda kalau cawapres diambil dari salah satu partai anggota koalisi,” ujar Grace di Kantor DPP PSI, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta, Minggu (15/7). Grace menggaris bawahi, karier Mahfud sangatlah lengkap. Pasalnya Mahfud pernah menduduki kursi di eksekutif sebagai menteri di Kabinet Presiden Abdurrahman Wahid, kemudian di legislatif sebagai anggota DPR dari PKB, dan di yudikatif sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi.

Namun meski begitu, pada akhirnya PSI akan mendukung siapa pun yang dipilih Jokowi untuk menjadi cawapres. “Kami harap Pak Mahfud akan memperkuat Pak Jokowi dalam soal kepastian hukum. Soal kepastian hukum juga banyak diharapkan para pelaku usaha, supaya peraturan kita tidak berubah-ubah terus,” ungkap Grace.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPP PSI Tsamara Amany, menambahkan, hasil polling ini memperlihatkan bahwa Mahfud banyak diidolakan. Termasuk oleh anak muda. Tsamara menganggap, jika Mahfud ini masih orisinal, _to the point_, tegas saat bicara, tidak mendadak bergaya milenial demi kepentingan elektoral.

“Anak muda suka dengan yang orisinal. Milenial itu bukan hanya soal gaya, tapi juga soal substansi. Dan Pak Mahfud memiliki substansi. Jadi hasil polling ini memperkuat hati kami,“ kata Tsamara. Adapun Hasil polling menunjukkan, 32 persen responden memilih Moh Mahfud MD sebagai cawapres, 14 persen memilih Sri Mulyani Indrawati, 14 persen lain memilih Luhut Binsar Pandjaitan, 10 persen memilih Susi Pudjiastuti, 6 persen memilih Moeldoko, dan 4 persen memilih Din Syamsuddin.

Selanjutnya, Rusdi Kirana, Said Aqil Siroj, dan Yahya Cholil Qoumas masing-masing dipilih 3 persen responden. Kemudian, Chairul Tanjung dan Airlangga Hartarto masing- masing mendapat dukungan dari 2 persen responden. rag/AR-3

Tampilkan Semua

Partai Berkarya Targetkan 80 Kursi

Senin 16/7/2018 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font
Partai Berkarya yang pada 2019 akan ikut dalam Pemilu legislatif, terus melakukan konsolidasi untuk menguasai kursi parlemen pusat. Jakarta – Sebagai salah satu partai baru dalam Pemilu Serentak 2019, Berkarya menargetkan, dapat...
Selengkapnya

Pandu Diskusi

Jumat 13/7/2018 | 08:40
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Oesman Sapta akan Menerima Gelar Doktor Kehormatan

Jumat 13/7/2018 | 08:40
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta (senator asal Kalimantan Barat) akan menerima gelar doktor kehormatan di bidang politik dan urusan publik dari Universitas Euclid. Euclid adalah organisasi antarpemerintah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
beriklan di koran jakarta
Mondial

Pertemuan Mahathir-Duterte

Selasa 17/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Inggris Bangun Pusat Peluncuran di Skotlandia

Selasa 17/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
LONDON – Inggris akhirnya memutuskan untuk ikut dalam perlombaan ke luar angkasa dengan membangun pusat lepuncuran di utara Skotlandia. Langkah ini untuk menandingi NASA dan European Space Agency (ESA). “Kami berencana untuk...
Selengkapnya

Tiongkok-UE Siap Kerja Sama

Selasa 17/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pemimpin UE dan Tiongkok bertemu untuk membahas perang dagang dan kerja sama melindungi tatanan sistem perdagangan global. Dua pihak sepakat menghadapi tantangan ekonomi global secara kolektif.   BEIJING – Tiongkok dan Uni...
Selengkapnya

Eks Menlu Inggris Kembali Jadi Kolumnis

Selasa 17/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
LONDON – Setelah pekan lalu menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Menteri Luar Negeri Inggris, Boris Johnson diwartakan telah kembali menggeluti karier lamanya sebagai kolumnis di koran Inggris yang berhaluan eurosentris, Daily...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

Pererat Nasabah

Selasa 17/7/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Forum Investasi

Selasa 17/7/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Sediakan KUR

Selasa 17/7/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

IHSG Diproyeksikan Alami Tekanan

Selasa 17/7/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan mengalami tekanan, karena pergerakan secara teknikal terlihat pulled back bearish trend line dan membentuk pola bullish harami dengan dead-cross indikator Stochastic pada...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Pemkab Batang Terus Pacu Pengurangan Kemiskinan

Senin 16/7/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang berke­inginan agar warganya semakin sejahtera dengan prioritas utama menurunkan angka kemiskinan. Mengen­taskan pengangguran dengan menciptakan 1.000 wirausaha baru. Sejumlah pelatihan wirausaha bagi masyarakat Batang terus dilakukan.

Pelatihan-pelatihan terus dilakukan dan berkelanjutan agar masyarakat mampu dan dapat berwirausaha. Se­lain memberikan pelatihan, memacu ekonomi dengan memberikan pembinaan dan menjembatani dalam mencari permodalan ke perbankan. Hal ini dilakukan agar semakin tumbuh berkembang UMKM di Batang. Apalagi dengan ada­nya kepedulian swasta yang mau bekerja sama.

Untuk mengetahui apa yang dilakukan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang agar warganya sejahtera, war­tawan Koran Jakarta, Henri Pelupessy, berkesempatan mewawancari Bupati Batang, Wihaji, di Batang, beberapa waktu lalu. Berikut petikan selengkapnya.

Apa yang dilakukan Pem­kab Batang agar masyarakat sejahtera?

Kami terus melakukan pelatihan-pelatihan wirau­saha, salah satunya dengan menggandeng pihak swasta. Dengan terciptanya sinergi antara pelaku usaha, pihak swasta atau minimarket, dan Pemkab Batang akan memberi dampak positif bagi berbagai pihak. Adanya hubungan sa­ling menguntungkan pedagang UMKM tradisional maupun toko modern, keduanya bisa berkembang bersama-sama, dan pastinya akan berkontri­busi positif pada perekono­mian bangsa.

Upaya apa yang dilakukan agar produk yang dihasilkan wirausaha baru diterima pasar?

Kami meminta agar para wirausaha selalu memuncul­kan ide kreatif dan inovasi agar produknya bisa diterima masyarakat, yang selalu meng­ikuti perkembangan zaman. Harus memiliki keinginan kuat, untuk inovasi dan kreatif untuk menjadikan usahanya terus berkembang. Kami mem­fasilitasi terkait perizinan jika pelaku UMKM di Kabupaten Batang ingin bergabung ber­sama toko modern. Kami siap membantu karena pengurusan perizinan sekarang gratis, silakan ajukan ke kami.

Selain pelatihan wirau­saha, upaya lain?

Memacu ekonomi dengan memberikan pembinaan dan menjembatani dalam mencari permodalan ke perbankan. Hal ini dilakukan agar semakin tumbuh berkembang UMKM di Kabupaten Batang. Apalagi dengan adanya kepedulian swasta yang mau bekerja sama.

Bagaimana agar dapat menurunkan angka kemis­kinan di Kabupaten Batang?

Upaya menurunkan angka kemiskinan menjadi prioritas. Angka kemiskinan saat ini tu­run menjadi di bawah 11 per­sen yakni 10,8 persen. Di ting­kat Jateng angka kemiskinan mencapai 13 persen. Menu­runkan angka kemiskinan nol koma tersebut tidak mudah, tetapi tetap dilakukan dengan mengentaskan pengangguran, menciptakan 1.000 wirausaha baru.

Bagaimana dengan in­vestasi di Kabupaten Batang?

Kami membuka keran investasi seluas-luasnya. Menggenjot kunjungan wisata dengan menggelar program Ayo Piknik Nang Batang 2018, sebelum menuju program Visit to Batang 2022. Batang memi­liki potensi wisata, mu­lai dari pantai, pe­gunungan, wisata alam, dan curug. Batang juga dikenal sebagai kabupaten seribu curug. Paling tidak ada delapan curug yang sudah dikembangkan.

Potensi investasi sejalan de­ngan pembangunan PLTU Ba­tang 2 x 10.000 MW yang diper­kirakan akan menyerap ribuan tenaga kerja. Ada pabrik kakao dan menyusul segera diopera­sionalkan Pelabuhan Niaga Batang. Pelabuhan Batang sudah diuji coba buat kapal tongkang yang mengangkut material pasir milik PT Waskita Karya guna pembangunan jalan tol. Alhamdulillah tidak ada hambatan.

Pemkab Batang juga me­luncurkan program E-Sakti?

Program E-Sakti yang dikenalkan pada Oktober 2017 ini untuk pemberian santunan bagi warga miskin yang me­ninggal. Setiap warga miskin yang meninggal, keluarganya mendapat santuan satu juta rupiah. Semua laporan ke­matian warga dilakukan secara real time, setiap detik bisa dipantau lewat online. Untuk program ini, kami menyediakan dana dua miliar rupiah pada 2017 dan sembilan mil­iar rupiah pada 2018.

Bisa diceritakan tentang kon­sep Transit Oriented De­velopment (TOD)?

Konsep TOD yang diajukan untuk me­ngurangi dampak tol, disetujui Presiden Jokowi. Konsep tersebut disetujui Presiden, bersamaan dengan 18 bupati se-Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten se-Indonesia (Apkasi) dipanggil Presiden Jokowi, di Istana Negara, belum lama ini.

Kebetulan kapasitas saya sebagai Wakil Sekretaris Apkasi, dan saya merupakan satu-satunya kepala daerah di Jateng yang ikut dipanggil. Saat berjumpa dengan Presiden, saya mengajukan konsep TOD guna mengurangi dampak tol dan disetujui Presiden.

Apa kelebihan dari konsep TOD?

Konsep ini dapat mening­katkan pertumbuhan ekonomi di Batang yang terdampak pembangunan jalan tol. Pada arus mudik dan balik Lebaran 2018, para penggerak ekonomi kreatif dan kuliner mengalami penurunan sekitar 60 persen. Sebab rata-rata pedagang yang berada di jalur pantura tidak laku, baik pedagang kecil maupun kelas menengah, ter­masuk rumah makan.

Penambahan exit tol yang diusulkan, ada di dua lokasi. Pertama, di Desa Pasekaran sebagai jalur wisata menuju Bandar dan Dieng, serta akses menuju Kabupaten Banjarne­gara dan Wonosobo. Kedua, di Desa Plelen dengan rest area di KM 398, yaitu di kawasan Pantai Celong, sekaligus untuk menyelamatkan kuliner di wi­layah Kecamatan Gringsing. Di wilayah ini banyak rumah ma­kan yang cukup besar. N-3

Tampilkan Semua

Memacu Pembangunan Wilayah Perbatasan di Kalbar

Senin 9/7/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dari 171 daerah yang menggelar pemi­lihan kepala daerah (Pilkada), pemerintah telah mengangkat 13 penjabat, dua pejabat sementara, dan empat pelaksana tugas gubernur. Untuk tingkat kabupaten dan kota, telah diangkat 109 penjabat...
Selengkapnya

KPU Jabar Harus Tangkal Gangguan Rekapiltulasi Suara

Senin 2/7/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pemilihan Kepala Dae­rah (Pilkada) Jawa Ba­rat (Jabar) 2018 sudah berlangsung 27 Juni lalu, serentak bersama ber­bagai wilayah lain di Indone­sia. Namun, tingkat kerawanan Pilkada Jabar tergolong tinggi karena ketatnya...
Selengkapnya

Surabaya Intensif Bina Kepribadian Anak-anak

Senin 25/6/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Anak adalah aset bagi masa depan suatu bangsa. Apa yang terjadi terhadap anak-anak akan me­mengaruhi masa depan negara itu ke depannya. Untuk itu, perlu upaya nyata melindungi dan memenuhi hak atas anak, hingga dapat tumbuh dan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Wajah Lama Isi Kepengurusan PJA

Senin 16/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA) belum lama ini menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Putri Duyung, Ancol. RUPS digelar pada Mei lalu. Dalam kesempatan itu dibahas sejumlah agenda rapat, salah satunya menyetujui perubahan susunan kepengurusan perseroan.

Namun, komposisi baru susunan organisasi PJA hasil RUPS mendapat sorotan sebagian pihak. Sebab, beberapa kursi strategis tampak masih didominasi muka lama, dan bahkan beberapa nama telah melewati masa usia dan periodesasi yang tidak diperbolehkan menurut peraturan pemerintah yang berlaku saat ini.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Ketua BP BUMD Provinsi DKI Jakarta, Yurianto akan mempelajari fakta tersebut dan berjanji untuk segera mengevaluasi.

“Ya kami baru mengetahui jika komposisi baru pengurus PT. PJA ternyata beberapa nama berseberangan dengan peraturan pemerintah.

“Tentu kami akan segera evaluasi dan rapatkan hal ini dengan Gubernur atas temuan ini,’’ jawab Yurianto, Sementara itu, Team Asesmen Gubernur dan Panitia Seleksi Direksi BUMD DKI Jakarta, Amien Subakti mengaku tidak tahu. “Okey nanti akan saya bicarakan dengan Pak Yuri (Yurianto-red),’’ jelas Amien Subakti, di Kantor Wakil Gubernur. yun/E-6

Tampilkan Semua

Perumahan Skala Kota Rilis Hunian “View” Danau

Senin 16/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City seluas 370 hektar, yang dikembangkan PT Modernland Realty Tbk. di Jl Raya Cakung-Cilincing, Jakarta Timur meluncurkan cluster baru bertajuk cluster Mahakam. Acara grand launching...
Selengkapnya

Teknik Jitu Bangun Rumah Secara Bertahap

Senin 16/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pengembangan rumah yang dibangun secara bertahap memungkinkan setiap orang membangun rumah sesuai skala prioritas, sehingga pembiayaan pembangunan pun tidak serta merta menjebol kantong. Kendala pendanaan biasanya menjadi faktor utama...
Selengkapnya

Bisnis Pembiayaan Properti

Jumat 13/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Direktur Bank Tabungan Negara (BTN), Budi Satria (tengah), menjadi pembicara pada acara seminar bertema “Prospek Bisnis Mortgage Setelah Relaksasi LTV” di Jakarta, Kamis (12/7). PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyambut...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Vendor Kembangkan Aplikasi Lelang “Online”

Selasa 17/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Selain harga yang lebih miring, lelang online menawarkan banyak pilihan jenis kendaraan, model, dan harga mobil yang bervariasi.

Sistem lelang kendaraan bekas online menawarkan kemudahan dan kecepatan. Pembeli bisa memperoleh harga termurah dengan banyak pilihan. Sedangkan bagi penjual dengan mudah mendapatkan pembeli dengan harga transparan. Membeli mobil dan motor secara lelang memiliki beberapa keunggulan. Pembeli misalnya bisa mendapatkan mobil lebih murah dibandingkan dari diler mobil bekas.

Penjual di sistem lelang yang umumnya pedagang mobil bekas biasanya akan memasang harga di bawah harga pasar. Selain harga yang lebih miring, lelang menawarkan banyak pilihan jenis kendaraan, model dan harga mobil yang bervariasi.

Pembeli dapat mencek sendiri, dan mengetahui tingkat kualitas mobil (grade) yang akan dibeli berada. Namun sayangnya fasilitas lelang kendaraan belum banyak diminati.

“Lelang alternatif untuk jual beli mobil bekas yang mulai diminati masyarakat, walau saat ini yang menggunakan lelang masih terbatas di kalangan tertentu,” ujar Chief Executive Officer PT. Digital Sarana Legoas Jacob Anthonius Margareta, di Bekasi. Legoas menawarkan sebagai balai lelang sistem e-auction pertama secara mudah dan cepat.

Lewat aplikasi dan website, konsumen dengan mudah mendapatkan informasi kendaraan dari mana saja. Bagi pemilik sistem ini menawarkan kecepatan proses penjualan dan transparansi proses. “Keuntungan membeli mobil dengan sistem E-Auction adalah kombinasi dari menghemat waktu, upaya serta ruang.

Selain itu, kemungkinan bagi pembeli untuk mendapatkan harga yang sesuai dengan kondisi barang dengan proses digital,” jelas Jacob. Legoas yang berasal dari kata kalimat “lego aset,” dirancang untuk memberikan kemudahan dalam proses dan juga kontrol monitoring yang ketat sehingga hasil-nya dipastikan yang terbaik. Pemilik barang dapat memantau seluruh seketika (realtime) dari hasil evaluasi hingga laporan lelang.

Pemiliki aset yang ingin melelang kendaraannya, melalui proses pemberian ID kendaraan dengan QR code. Selanjutnya dilakukan inspeksi dan foto sebagai evaluasi untuk menetapkan grade (A, B, atau C) dari setiap kendaraan yang ingin dilelang. Setelah hasil evaluasi didapat, Legoas akan mengajukan harga kepada pemilik aset dan meminta persetujuan untuk dapat segera dimasukkan dalam daftar barang lelang. “Pemilik aset tidak akan diketahui orangnya. Terkait harga akhirnya pemilik yang menentukkan,” ujar Jacob.

Untuk kemudahan dan transparansi sistem Legoas dilengkapi dengan 4 sistem pilar, yaitu INSYS (e inspection system), TACS (Total Auction services), dan AMS (Auction Management System). INSYS berguna dalam menilai asset yang dimiliki dengan tujuan mendapatkan harga market yang baik dan transparan.

TACS- total auction services, berupa sistem penyerahan, inspeksi, pelaksanaan lelang hingga asset tersebut terjual melalui lelang. TACS meliputi proses persiapan, INSYS, warehousing, dan logistik yang akan dikenakan biaya jika unit tidak terlelang.

Sedangkan fitur AMS berguna untuk pemilik asset yang memerlukan sistem untuk membantu menjual asetnya melalui sistem lelang, maka AMS menjadi solusi terbaik yang menghubungkan antara pemilik barang dan calon pembeli dengan proses yang transparan. “Legoas akan membantu proses persiapan dan pelaksanaan lelang sesuai dengan jadwal dan tempat yang diinginkan oleh pemilik aset,” papar Jacob.

Syarat peserta lelang cukup mudah, yaitu mengunduh aplikasi Legoas yang bisa ditemukan di Google Play- Store, atau dapat mendaftar di website resmi Legoas : www. legoas.co.id.

Calon peserta lelang cukup mendaftarkan diri sesuai dengan data yang diminta (Nama, No. KTP, Alamat, NPWP, dll) dan memilih membership yang diinginkan. Ada tiga paket token, yakni Paket Silver A dengan deposit 1 juta rupiah, Paker Silver B sebesar 5 juta rupiah dan Paket Platinum sebesar 30 juta rupiah.

Paket Silver A untuk pembelian sepeda motor, Paket Silver B untuk pembelian mobil, dan Paket Platinum untuk beberapa kali lelang. “Setelah mendaftar, calon peserta dapat memilih token yang ingin dibeli. Token inilah yang akan digunakan sebagai pengganti NPK (Nomor Peserta Lelang) pada saat biding nantinya,” terang Jacob.

Pemilik mobil dikenai biaya 2,5 persen, sedangkan pembeli aset dikenakan deposit mulai 1,5 juta rupiah, yang akan dikembalikan dengan cepat melalui sistem Legoas. Legoas akan mengambil deposit pemberli jika berhasil memenangkan lelang. Aktivitas lelang pertama Legoas baru dimulai Kamis (19/7/2018). Jacob menargetkan dapat melelang sekitar 30 mobil per satu kali lelang.

Untuk mendukung sistem online, Logoas memiliki infrastruktur dan fasilitas, lahan penyimpanan seluas 1 hektar (dalam ruangan maupun terbuka), dengan pengawasan CCTV, keamanan 24/7, wilayah pencucian, dokumentasi, penilaian unit, aula lelang, kantin, dan kios. hay/E-6

Tampilkan Semua

Pengguna Ponsel Abaikan Sistem Keamanan

Selasa 17/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Salah satu fitur keamanan pada perangkat bergerak seperti ponsel dan tablet adalah melindungi pengguna dari pencurian data. Namun meskipun ponsel menawarkan sistem keamanan baik dengan kata sandi, sidik jari, dan bahkan retina mata namun...
Selengkapnya

Teknologi layar OLED untuk Beragam Aplikasi

Selasa 17/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Produsen elektronik LG menawarkan panel layar OLED dengan dimensi ukruan antara 55-65 inci untuk penggunaan dalam bidang bisnis. Layar ini cocok untuk bermacam aplikasi seperti transportasi, keamanan, kesehatan dan lainnya terkait dengan...
Selengkapnya

Analitik Baru Teradata

Kamis 12/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
President Director of Teradata Indonesia, Erwin Sukiato (kiri) berbincang dengan Country Practice Director Industry Consulting, Data Science & BI Design, Think Big Analytics, Terrence Kong (tengah) dan Sales Director, National...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Produsen Mobil Benamkan Teknologi Asisten Pribadi

Rabu 11/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Line Corporation (Line) bersama Toyota mengumumkan diterapkannya asisten pribadi berbasis sistem kecerdasan buatan Clova. Dengen Smart Device Link (SDL) dari Toyota Motor Corporation nantinya akan menjadikan semua mobil Toyota memiliki keterhubungan dengan gawai penumpangnya.

Clova Auto terbaru memungkinkan penguna untuk memakai Clova saat berkendaraan dengan cara menghubungkannya dengan gawai di dalam mobil. Ini akan memungkinkan pengguna untuk tetap melakukan tugas sehari-hari dengan aman sambil berkendara.

Clova dapat membantu pengguna untuk mematikan lampu di rumah, memeriksa cuaca di tempat tujuan, mengirim, dan menerima pesan Line, membuat panggilan gratis Line, mendengarkan musik di Line Music, dan lainnya melalui perintah suara. Pengguna pun tidak perlu menghentikan kendaraan untuk mengakses smartphone.

“Clova juga akan terhubung ke tampilan, atau display, kendaraan serta tombol pengenal suara di roda kemudi agar memungkinkan pengguna mengoperasikan Clova dari jarah jauh dan tetap fokus pada berkendara,” demikian siaran pers Line.

Clova Auto akan pertama kali hadir di kendaraan Toyota dan akan tersedia bagi pengguna yang memilih kendaraan yang dilengkapi gawai yang kompatibel dengan Clova. Toyota akan meluncurkan kendaraan-kendaraan tersebut mulai dari musim dingin ini.

Kedepannya, Line akan mengembangkan dan mendukung berbagai fungsi dan layanan kendaraan menggunakan Clova Auto untuk memudahkan pengalaman berkendara. Line juga akan mendukung pengguna sebelum dan sesudah memasuki kendaraan Toyota.

‘Line My Car Account’ telah hadir di model terbaru Toyota Crown, New Sport Corolla, dan Prius PHV untuk memungkinkan pengguna berkomunikasi dengan kendaraan mereka melalui LINE, menyetel tujuan di alat sistem navigasi, memeriksa banyaknya bensin, dan lainnya. hay/E-6

Tampilkan Semua

Skutik Italia dengan Bodi “Carbon”

Rabu 11/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
PT Piaggio Indonesia meluncurkan edisi warna baru paling sporty dari Vespa Sprint yaitu Vespa Sprint Carbon. Dengan aura yang kini lebih tegas sekaligus unik, warna dan motif skutik ini untuk memberikan penyegaran tampilan pecinta...
Selengkapnya

SUV Mewah Tawarkan Kapasitas Mesin Kecil

Rabu 11/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mengandalkan mobil dengan kapasitas mesin lebih kecil, pabrikan mobil premium menawarkan harga yang lebih murah. Mobil super luxury turun harga? Tentu ini kabar terdengar mengejutkan. Namun, begitulah yang ditawarkan pabrikan Bentley....
Selengkapnya

Karya Anak Bangsa

Rabu 4/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moeldoko (kedua kiri) dan Wakil Ketua Umum HKTI Erwin L. Tobing (kedua kanan) menaiki alat angkut multiguna bernama Wintor Cartenz, hasil karya anak bangsa dari salah satu anak usaha PT...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

Atlet Asian Games Divaksin Influenza

Selasa 17/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Atlet-atlet Indonesia yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018 men­jalani proses vaksinasi influenza di Wisma Kemenpora Jakarta, Senin (16/7). Langkah itu dilakukan dengan tujuan untuk member­ikan kekebalan tubuh sebelum turun dalam kejuaraan empat tahunan tersebut.

Dari ratusan atlet yang direncanakan mendapatkan vaksin influenza, ada nama pebalap nasional Terry Yuda Kusuma. Salah satu pebalap muda Indonesia itu pada Asian Games 2018 Jakarta, 18 Agustus-2 September bakal turun lintasan track yang di antaranya pada nomor tim sprint.

Terkait dengan vaksin, peraih medali emas pada kejuaraan Asia junior 2017 di India itu mengaku sangat penting karena tidak ingin ada kendala kesehatan, apalagi kejuaraan yang sudah ditunggu-tunggu itu tinggal satu bulan. “Bagi saya vaksin sangat penting. Biar kondisi badan kita tetap terjaga hingga pelaksanaan Asian Games nanti,” kata Terry Yuda Kusuma saat dikonfirmasi.

Pebalap asal Boyolali, Jawa Tengah ini mengaku vaksin influenza yang baru saja di­lakukan merupakan yang kedua kalinya. Un­tuk yang pertama vaksin dilakukan menjelang bertanding di SEA Games 2017 Malaysia.

Pemberian vaksin influenza kepada atlet dan official ini dilakukan oleh Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora yang bekerja sama dengan Pusat pengem­bangan IPTEK dan Kesehatan Olahraga Na­sional (PP-ITKON).

“Vaksin diberikan untuk kekebalan tu­buh, khususnya untuk atlet dan pelatih ka­rena aktivitas mereka sangat tinggi. Mereka bisa kemana saja dan bertemu siapa saja. Ini adalah upaya kita supaya atlet tetap bugar dan tidak terpengaruh virus-virus ke dalam tubuhnya,” kata Deputi Bidang Peningkatan Prestasi, Kemenpora Mulyana.

Menurut dia, pemberian vaksin ini sangat penting. Meski penyakit tersebut terkesan sepele, influenza jika menyerang seorang atlet dipastikan bakal berpengaruh terhadap persiapan dan yang lebih berat lagi bisa ber­dampak pada prestasi.

Mulyana menjelaskan proses vaksinasi influenza ini dilakukan secara bertahap. Un­tuk tahap pertama dilakukan kepada seki­tar 100 atlet yang selama ini telah menjalani pemusatan latihan untuk menghadapi Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. ion/Ant/S-2

Tampilkan Semua

Djokovic Dekati Rekor Sampras

Selasa 17/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Novak Djokovic meraih gelar ke-13 ajang grand slam setelah menjuarai Wimbledon. Keberhasilan ini membuat Djokovic selangkah lagi menyamai rekor yang ditorehkan petenis legendaris, Pete Sampras.' LONDON - Mantan petenis nomor satu dunia,...
Selengkapnya

Bermasalah dengan Ban, Lorenzo Gagal Raih Podium

Selasa 17/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
HOHENSTEIN-ERNSTTHAL – Pembalap Ducati, Jorge Lorenzo gagal naik podium di MotoGP Jerman meski sempat memimpin jalannya balapan. Kegagalan ini diakui Loren­zo disebabkan karena masalah grip ban bela­kang motornya. Pada...
Selengkapnya

Tiga Atlet Dayung Pelatnas Dipulangkan

Selasa 17/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Tiga atlet dayung Sulawesi Sela­tan (Sulsel) dipulangkan dari pemusatan lati­han nasional (pelatnas) proyeksi Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, 18 Agustus hingga 2 September mendatang. Atlet pelatnas Asian...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Kepala Daerah Baru Jangan Korup

Selasa 17/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Oleh R Ferdian Andi R

 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah merampungkan penghitungan manual 171 daerah yang menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) pada 27 Juni 2018. Pilkada serentak terbanyak sepanjang sejarah pilihan langsung berjalan lancar. Maksudnya, tidak ada persoalan berarti yang muncul.

Meski menghadirkan kejutan seperti terpilihnya dua kandidat berstatus tersangka, yakni Syahri Mulyo di Pilkada Tulungagung dan Ahmad Mus di Pilkada Maluku. Keduanya adalah tersangka kasus korupsi yang ditangani KPK, sebelum pemilihan berlangsung.

Selain itu, sepekan setelah pelaksanaan pilkada serentak, KPK juga menangkap Gubernur Nangroe Aceh Darussalam, Irwandi Yusuf, serta Bupati Bener Meriah, Ahmadi. Kedua kepala daerah di Bumi Serambi Mekah itu merupakan produk pilkada serentak gelombang kedua tahun 2017.

Tiga peristiwa penting mulai pelaksanaan pilkada serentak, terpilihnya kepala daerah berstatus tersangka korupsi, serta dua kepala daerah hasil pilkada serentak dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK memberi pesan penting. Ini terutama sistem yang tidak kondusif dalam menciptakan pilkada sebagai ajang kontestasi orang-orang baik dan terpilih.

Di sisi lain, persoalan yang tak kalah serius tentang penyelenggara pemerintahan daerah yang justru kerap tersandung kasus korupsi dengan berbagai modus operandi. Di antaranya, suap proyek daerah, jual beli jabatan dan izin konsesi lingkungan. Ini termasuk kongkalingkong pembahasan anggaran antara legislatif dan eksekutif.

Sebanyak 171 kepala daerah hasil pilkada serentak tahun 2018 harus dipastikan selamat dari jeratan kasus korupsi. Harus ada pengawasan dari hulu hingga hilir agar hakikat penyelenggaraan demokrasi daerah yang bertujuan menyejahterakan rakyat dapat tercapai. Sukses kepala daerah dalam memimpin selama lima tahun, semestinya berjalan linier dengan tidak adanya praktik korupsi agar program kerja yang berorientasi kesejahteraan rakyat dapat terlaksana dengan baik.

Namun, sebaliknya, kegagalan kepala daerah memimpin salah satu penyebabnya lantaran tersandera berbagai kepentingan pragmatis berjangka pendek. Akibatnya, program menyejahterakan rakyat sulit terwujud. Kepastian kepala daerah agar dapat bekerja sesuai dengan kepentingan rakyat dimulai pada tahapan pencalonan hingga pilkada langsung. Di fase hulu inilah kunci hitam perjalanan kepemimpinan.

Maka, esensi pengaturan pelaksanaan pilkada terkait sumbangan sebagaimana tertuang dalam Pasal 74 ayat (5) UU No 10 tahun 2016 tentang batasan sumbangan sumbangan dari perseorangan maksimal 75 juta rupiah dan badan hukum swasta 750 juta rupiah, memiliki relevansinya. Aturan ini harus dibaca sebagai upaya memagari kandidat dari sandera pemilik modal.

Sayangnya, pelaporan soal sumbangan dan pengeluaran dan kampanye yang merujuk Peratuuan KPU No 5 Tahun 2017 di mana pasangan calon wajib melaporkan dana kampanye dan sumbangan kerap, kerap hanya dilihat sebagai kewajiban adminitratif.

Padahal, jika berbasis pada Peraturan KPU No 2 Tahun 2018, penyelenggara pemilu telah mengondisikan sedemikian rupa aturan pelaporan awal dana kampanye. Ada juga laporan penerima sumbangan dan kampanye. Dalam poin ini, integritas pasangan calon dalam menyampaikan laporan sumbangan dan belanja kampanye menjadi kunci.

Kemerdekaan kepala daerah dalam memimpin dari kepentingan apa pun menjadi penting untuk memastikan program kerja hanya demi kesejahteraan rakyat. Jika titik berangkat calon kepala daerah tidak dikotori kepentingan pemilik modal dan upaya balik modal, separuh langkah untuk menjadikan daerah lebih maju dan sejahtera telah dimulai dengan baik.

 

Taat Hukum

Sejumlah kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah berasal dari praktik kongkalinglong antara oknum lembaga legislatif dan eksekutif, termasuk di dalamnya kepala daerah. Maka, legislatif dan eksekutif saat membahas APBD harus taat hukum. Selain taat aturan, semua harus menjaga integritas. Komunikasi harmonis dua eksekutif dan legislatif dan unsur musyawarah pimpinan daerah juga bisa jadi alat penawar upaya koruptif dalam pembahasan anggaran daerah.

Langkah tersebut sejalan dengan kepemimpinan kepala daerah yang harus inovatif dalam pembangunan. Kepemimpinan inovatif ditandai partisipatoris dengan mengajak sebanyak-banyaknya warga terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program kerja.

Selain itu, untuk membentuk good governance merujuk UN-ESCAP (United Nation Ecocnomic Social Comission for Asia-Pasific), pemerintah daerah harus berorientasi konsensus dalam merumuskan setiap kebijakan publik. Mereka harus bertanggung jawab, transparan, responsif, efektif, efisien, adil, dan inklusif.

Di atas semua itu, pemimpin daerah harus menciptakan sistem antikorupsi. Ini dimulai dari pendopo gubernur/bupati/wali kota untuk membangun kultur antikorupsi. Praktik katabelece, setor upeti, serta nepotisme pemerintah daerah harus ditinggalkan. Sebaliknya, mereka harus mendorong meryt system bagi birokrasi.

Kultur antikorupsi dipadukan dengan peneguhan aturan main akan menghasilkan lingkungan pemerintahan daerah bersih. Penyelenggaraan pemerintahan dapat menghasilkan good governance. Ujung dari ikhtiar ini akan menyelematkan para kepala daerah dari jeratan korupsi.

Secara berkesinambungan, program kerja juga akan berjalan sesuai janji kampanye menjelang pilkada. Kepala daerah demikian akan dikenang sebagai pemimpin yang dicintai rakyat. Bukan sebaliknya, hiruk pikuk pilkada justru menghantarkan para kepala daerah dalam kehinaan korupsi.

 


Penulis Pengajar Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta

Tampilkan Semua

Noda DPR

Selasa 17/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Entah apalagi yang harus dikatakan saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali Operasi Tangkap Tangan (OTT) anggota dewan terhormat. Kali ini menimpa politikus perempuan dari Golkar, Eni Maulani Saragih. Wakil Ketua Komisi VIII...
Selengkapnya

Wesel Pos, Saksi Bisu Kerasnya Kehidupan Jakarta

Selasa 17/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Judul : Wesel Pos Pengarang : Ratih Kumala Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Jumlah : 100 halaman Cetakan : ke-1, Juni 2018 ISBN : 978-602-03-8711-6     Novel Wessel Pos menceritakan perjalanan tokoh Elisa meninggalkan...
Selengkapnya

Tips Menghadapi si Pasif dalam Tim

Senin 16/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pertanyaan : Bu Rossa, dalam tim kerja kami ada satu rekan yang pasif sekali. Kami semua ke­sal karena sudah berkali-kali memberinya kesempatan un­tuk memperbaiki diri tapi tak juga ada perubahan. Mohon advisnya Bu. Jawaban :...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Ratna Dilla Fokus Persiapan Menuju Pelaminan

Selasa 17/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Kabar bahagia nampaknya bakal datang dari penyanyi Ratna DilLa. Baru-baru ini, Ratna Dilla tertangkap basah tengah menggelar sesi foto prewedding dengan keka­sihnya yang bernama Firman. Sesi pemotretan dilakukan di Edensor Hills Villa, bilangan Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat.

Ternyata, Ratna Dilla tak menepis kabar ter­sebut. Ia mengakui memang sedang melakukan sesi foto prewedding. "Iya kita lagi lakukan foto prewed di Villa Edensor. Kebetulan lokasinya dekat rumah. Kita berdua juga sudah tunangan sejak bulan puasa kemarin kan. Jadi sekarang menuju persiapannya aja," ujar Ratna Dilla ke­pada awak media, di Jakarta, baru-baru ini.

Begitu pula halnya saat ditanyai langsung kepada Firman sang kekasih Ratna. Firman mengakui memang tengah persiapan menuju pelaminan. "Konsep fotonya itu saya sih meng­ikuti keinginan Ratna aja ya. Dia mau yang agak elegan, bergaya Eropa dengan ada kastil-kastil juga. Konsep pakaiannya juga mirip-mirip Little Missi atau Maria Mercedes gitu, karena dia ngefans kan. Jadi saya coba wujudkan aja," sambung Firman yang kala itu tengah berada di samping Ratna.

Untuk sesi foto itu, Ratna Dilla mempersiap­kan lima busana atau gaun rancangan Desainer Yudhistira, yang dipadukan dengan rancang­an RD Fashion miliknya sendiri. Ratna pun mengaku, ia mempersiapkan semuanya hanya dalam waktu tiga minggu saja. Ratna juga telah menyatakan keyakinannya untuk memilih Firman sebagai teman hidupnya. "Gimana ya, kalau saya sih Bismillah aja. Nggak mau pacar­an lama-lama, karena bisa ngundang fitnah. Jadi kita memang memutuskan untuk segera menikah," ungkap Ratna.

Sebelumnya, Ratna telah bertunangan dan telah mempertemukan keluarga besar masing-masing. "Sebelum saya memutuskan untuk yakin ingin menikah. Kita sudah bertemu ke­luarga, jadi harus saling mengenal biar nggak salah pilih lagi. Kali ini semua keluarganya dia saya sudah kenal," tambah pelantun tembang "Nyut Nyut" dan Hayang Kawin" ini.

Artis kelahiran Bogor, 9 Januari 1984 ini bercerita, ia mengenal Firman sejak awal ta­hun lalu saat keduanya berada di Bali. Setelah proses cerai dengan mantan suaminyas Herry Karyaning, Ratna pun mulai terbuka untuk mencari penggantinya. "Dia orangnya asik, buat aku happy dan senang bercanda. Memang sosok laki-laki yang seperti ini yang saya butuh, perhatian dan saya juga kan orangnya manja ya, jadi seneng aja diperhatiin," puji Ratna Dilla kepada kekasihnya itu. yzd/S-1

Tampilkan Semua

Elvira Devinamira Tampil Seksi di Film Terbarunya

Selasa 17/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Puteri Indonesia 2014, Elvira Devinamira kembali berakting tahun ini, untuk film berjudul “Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi”. Kali ini, Elvira ber­main di film bergenre drama komedi. Ia mengaku tertarik dengan jalan...
Selengkapnya

Teknologi Baru Membuat Miniatur Generator Listrik

Selasa 17/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tren bangunan ramah lingkungan telah meningkatkan popularitas pelapis jendela yang mampu menjaga suhu dalam ruangan. Tren ini juga dapat menurunkan biaya penggunaan perangkat pendingin dan penghangat ruangan. Metode ini menginspirasi...
Selengkapnya

Ikke Nurjanah Ajak Pegiat Musisi Dangdut Jaga Kekompakan

Selasa 17/7/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sebagai seorang penyanyi sekaligus Ketua Harian Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI), Ikke Nurjanah menyadari betul betapa pentingnya menjaga hubungan dan kekompakan para mu­sisi dangdut di Tanah Air. Dengan begitu,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
Megapolitan

Orangtua Harus Tahu Permasalahan Sekolah

Selasa 17/7/2018 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Orangtua murid dan guru adalah dua pendidik yang harus bersinergi dengan baik satu sama lain.

 

JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau langsung kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di hari pertama tahun ajaran baru di SDN 01/02 Kampung Melayu, Jakarta Timur, Senin (16/7). Dia berharap, setiap orang tua siswa bisa mengetahui permasalahan sekolah anaknya.

“Orangtua dan guru harus beritneraksi. Ingat kasus di Bali, seorang anak yang meninggal karena kekerasan. Jika saja kita interaksi dengan baik, kalau di rumah ada masalah, sekolah bisa tahu. Sebaliknya, sekolah ada masalah, orangtua cepat tahu,” ujar Anies di lokasi.

Selain masalah kekerasan, ungkapnya, beberapa permasalahan yang harus diwaspadai orangtua dan guru adalah masalah narkoba, pornografi, dan penyimpangan terkait pikiran, ideologi dan lain-lain. Orangtua dan Guru, ungkapnya, dua pendidik yang harus bersinergi dengan baik satu sama lain.

“Masalah itu ada banyak. Ketika orang tua dan sekolah berinteraksi, misalnya ada masalah dengan pornografi, sekolah bisa berkomunikasi dengan orang tua.

Ada masalah dengan narkoba, kasus-kasus, maka orang tua bisa cepat tahu. Tidak hanya soal kekerasan. Tapi rumus untuk menyelesaikan dan mencegah adalah saling komunikasi yang dekat antara orangtua dan guru,” ungkapnya.

 

Makanan Tambahan

Dengan adanya komunikasi yang baik, diharapkan bisa melakukan tindakan yang baik pula dengan cepat. Menurutnya, Pemerintah hanya bertugas untuk menyelenggarakan pendidikan, bukan hanya sekedar menyelenggarakan sekolah. Oleh karena itu, pihaknya ingin memastikan bahwa di DKI Jakarta, pendidikan itu berjalan dengan baik.

“Khusus di SDN Kampung Melayu 01 pagi ini kebetulan bersamaan dengan adanya program makanan tambahan anak sekolah.

Program ini, saat ini baru berlangsung di 48 sekolah di Jakarta. mudah-mudahan, kita bisa kembangkan di tahun depan, kita siap anggarannya,” tegasnya.

Dengan adanya program makanan tambahan, lanjutnya, anak-anak Jakarta diharapkan mendapat asupan gizi sehat, baik, dan secara kesehatan terbebas dari potensi penyakit dengan imunisasi.

Dengan kondisi fisik sehat dan kuat, dan asupan gizi yang baik, pertumbuhan intelektual anak-anak Jakarta diharapkan berkembang dengan baik dengan karakter yang matang.

“Secara intelektual tumbuh berkembang, secara karakter bisa matang. Karena pada akhirnya, warga kota ini intinya di keluarga. kalau keluarga, anak-anak bisa sekolah dengan baik, Insya Allah masa depan akan lebih baik,” cetusnya.

Diketahui, MPLS dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, mulai hari Senin hingga Rabu, tanggal 16 sampai dengan 18 Juli 2018, disesuaikan dengan jam belajar di sekolah masing-masing.

Berdasarkan Surat Edaran Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nomor 56/SE/2018 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah untuk Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2018/2019, selama MPLS berlangsung, peserta didik baru tidak mengenakan atribut atau aksesoris yang tidak pantas dan tidak mendidik.

Salah satu tujuan adanya MPLS adalah untuk mengenali potensi diri peserta didik baru; seperti membantu peserta didik baru mengenal, beradaptasi, dan menyatu dengan warga sekolah dan lingkungan sekolah, mengetahui dan memahami tata tertib sekolah, serta mengetahui hak, kewajiban dan tanggungjawabnya sebagai bagian dari warga sekolah dan warga DKI Jakarta

Bukan hanya itu MPLS juga bertujuan menumbuhkan motivasi, semangat dan cara belajar efektif sebagai peserta didik baru. 

 

pin/P-5

Tampilkan Semua

Baru Sembilan Bulan, OK OCE Lampaui Target

Selasa 17/7/2018 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Program One Kecamatan One Center Enterpreneurship (OK OCE) yang diselengarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencapai target. Program berhasil menyerap 42 ribu tenaga kerja . “.Jadi ini cukup efektif, selama...
Selengkapnya

KPU Kota Bogor Siapkan Lima Tim

Selasa 17/7/2018 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font
BOGOR- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor, Jawa Barat, menyiapkan lima tim yang akan melayani pendaftaran bakal calon anggota legislatif, Senin (16/7) “Jadwal pendaftaran partai politik semuanya ‘injury time’, KPU...
Selengkapnya

Gagal Capai Target, Uji Coba OK Otrip Diperpanjang

Selasa 17/7/2018 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Uji coba One Karcis One Trip (OK Otrip) diperpanjang sampai akhir Juli atau pertengahan Agustus 2018 . Layanan integrasi satu karcis untuk sekali perjalanan ini baru diikuti 166 armada dari 2609 armada yang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

Perang Melawan Narkoba adalah Perang Semesta

Senin 16/7/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Hasil survei Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia tahun 2017 menunjukkan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba mencapai angka 3.376.115 orang atau sebesar 1,77 persen dari total penduduk Indonesia usia produktif (10–59 tahun).

 

Sementara dari data yang dirilis United Nation Office on Drugs and Crime (UNODC) tahun 2017 menyebutkan bahwa sebanyak 76 persen kematian yang terjadi di dunia disebabkan oleh penyalahgunaan narkoba.

Untuk mengupas itu lebih lanjut, Koran Jakarta berkesempatan mewawancarai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto,

di sela-sela acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional yang digelar di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) di Lido, Bogor, kemarin. Berikut petikan wawancaranya.

Sejauh mana ancaman peredaran narkotika di Indonesia?

Kalau kita berbicara ancaman narkoba maka sejumlah kasus narkoba beberapa tahun ini mengejutkan kita semua. Banyaknya tangkapan-tangkapan yang semuanya ton-tonan.

Saya waktu diundang untuk membakar empat ton sabu di Cengkareng, harganya satu butir itu 500 ribu, isinya lima butir, satu butir itu lima bagian, jadi harganya 2,5 juta. Jadi, berplastik-plastik.

Saya tanya, itu satu gram bisa buat teler berapa orang? 50 orang teler oleh satu gram. Yang disita empat ton. Itu diitung-itung, 20 juta orang teler. Bayangkan, yang ketahuan segitu, apalagi yang tidak.

Jadi sudah darurat narkoba?

Presiden Jokowi betul mengatakan bahwa kita ini betul-betul darurat narkoba. Perang total narkoba memang untuk semua komponen masyarakat dan bangsa untuk bergerak secara aktif melawan kejahatan yang terorganisir ini.

Kejahatan narkotika merupakan kejahatan luar biasa yang harus diatasi secara serius dan luar biasa. Apabila tidak ditanggulangi maka dapat digunakan sebagai salah stau senjata dalam proxy war untuk melumpuhkan keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegera.

Bagaimana penanggulangan dan pemberantasannya?

Dalam menghadapi permasalahan narkoba diperlukan strategi yang khusus, yaitu keseimbangan pendekatan dengan aparat hukum dan kesehatan.

Pendekatan hukum bertujuan untuk memutus mata rantai pemasok narkoba.

Mulai pada produsen maupun jaringan pengedarnya dan pengguna, sedangkan pendekatan kesehatan bertujuan untuk memutus mata rantai para pengguna narkoba dengan sumber narkoba di mana itu berasal melalui pendekataan dan rehabilitasi.

Indonesia disebut negara yang rentan terhadap masuknya narkotika. Mengapa rentan?

Saya pernah dengan Mendagri mengumpulkan gubernur dan kita tanyakan kira-kira wilayah Indonesia yang area perbatasan itu? Kita nomor 2 terpanjang di dunia, sembilan ribu kilometer.

Saya menanyakan salah satu gubernur yang wilayahnya berbatasan yaitu gubernur Kalimantan Utara. Saya tanyakan apakah masih ada jalur tikus untuk hal semacam ini, apakah penyeludupan narkotika, terorisme, illegal fishing, human traficking, dan sebagainya.

Maka sebelum beliau menjawab, dalam pikiran saya kira-kira jalur tikus itu ada 50–100. Beliau menjawab dengan data yang ada, ada 1.400 jalur tikus satu provinsi.

Kalau yang sudah diselundupkan itu telah ton-tonan, ini isyarat apa?

Kalau lihat tangkapan-tangkapan, sitaan-sitaan kan luar biasa. Ton-tonan. Artinya yang belum ketangkep juga masih ton-tonan.

Oleh karena itu, mari kita bersama total melawan peredaran narkoba, karena kalau tidak total, tidak sama -sama kita menjadi tempat sampah di sini. Semua dibuang Indonesia.

Perbatasan pintu masuk narkoba?

Perbatasan kita luas, nomor dua setelah Kanada. Kita negara maritim, tempat masuk narkoba itu banyak sekali. Lewat perairan, daratan semua tempat masuk yang rentan sekali.

Kalau kita tidak bisa mengawasi tiap jengkal tanah kita, kita akan kewalahan. Kita harus total lawan narkoba. Pencegahan, penindakan maupun rehabilitasinya.

Pengamanan di perbatasan bagaimana?

Dilakukan semua komponen, TNI dilibatkan, polisi kita libatkan. Kita tidak pandang bulu. agus supriyatna/AR-3

Tampilkan Semua

Agar Kredit Tidak Mahal, Bank Dituntut Efisien

Jumat 13/7/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) awal bulan ini mengeluarkan kebijakan pelonggaran makroprudensial dalam bentuk ketentuan Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) Ratio dari fasilitas kredit/pembiayaan perumahan dengan...
Selengkapnya

Setelah Pilkada, Kita Tinggal Menyukseskan Pemilu Serentak 2019

Kamis 12/7/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Kontestasi pemilihan kepala daerah di 171 daerah dengan segala dinamikanya telah usai. Sebagian besar daerah sudah ditetapkan siapa pemenangnya setelah Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) menggelar rapat pleno. Secara umum, pesta demokrasi...
Selengkapnya

Setiap Sidang Sengketa Pilkada di MK, KPU Akan Selalu Hadir

Selasa 10/7/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan hasil akhir penetapan Pilkada serentak 2018 yang sudah dikirimkan KPU Kab/kota dari tanggal 4-6 Juli, dan KPU provinsi pada 7-9 Juli. Dari 154 kab/kota, masih ada 3 kabupaten seperti...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Terima Kasih Bola

Sabtu 14/7/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font

Hari ini dan besok, gegap gempita gairah Piala Dunia, atau pildun, atau nama resmi Bola Rusia 2018, akan berakhir. Masih menunggu empat tahun lagi untuk menemukan suasana “bolamania”, yang bisa jadi lebih meriah.

Tak berlebihan kita, atau saya, mengucapkan terima kasih kepada bola. Nama yang diucapkan kali ini ini sudah mewakili sebutan pildun, atau Russia, atau bola akbar.


Pertandingan bola kali ini melarutkan bagi pencinta bola dengan segala perhitungan, prediksinya, namun juga menyeret yang awam untuk terlibat. Minimal terlibat dalam bertaruh, atau dalam pembicaraan, disertai emosi dan kadang emosional.


Selain ganas dan telengasnya pertandingan, banyak kisah-kisah haru, kisah-kisah yang menyemangati, kisah yang bahkan lebih dikenang dan bermakna selain selisih gol dan sorak-sorai.

Misalnya kesebelasan Jepang—wakil dari Asia bersama Korsel dan Iran—yang mampu memasukkan dua gol ke Belgia. Walau akhirnya kalah, simpati penonton tersedot ke arahnya.

Bahkan lebih dari itu, para suporter di stadion membersihkan sampah-sampah yang berserakan. Sungguh suatu tindakan terpuji.

Terpuji diingatkan mana kala terjadi di negeri ini, kesebelasan yang kalah mengamuk, merusak stadion, atau kendaraan, atau tawuran di jalanan. Jepang kalah, tapi menang dalam menarik simpati dan telah memberi contoh baik.


Hal sebaliknya terjadi pada pemain paling mahal sedunia, Neymar Jr. Penampilannya yang atraktif, namanya yang sohor selangit, terhempas karena tingkah lakunya di lapangan.

Saat melakukan diving, pura-pura jatuh karena perbuatan lawan, dan berharap lawan dapat hukuman, justru dikecam. Direndahkan dengan sebutan, pemain termahal dengan permainan terburuk.

Sandiwara pura-pura kesakitan yang tak pantas dilakukan seorang bintang. Bahkan para komentator dunia, termasuk pelatih, bertanya-tanya: kenapa bisa ada kelakuan yang menjijikkan ini? Kenapa bisa ada aib yang memalukan?


Sulit dibayangkan, pemain dengan rambut kuning ala mi ini bisa berdiri tegak menghadapi kritik, cemooh, atau pandangan penonton terhadapnya.

Bayangan Neymar berguling-guling akan lebih-lebih melegenda. Seperti yang terlihat pada meme yang berbedar. Mungkin mirip melihat artis yang pernah melakukan adegan porno. Imaji itu akan terus menempel ke mana pun bayangan pergi.


Masih banyak kesegaran yang dimunculkan. Bahwa sebenarnya Asia tak terlalu tertinggal dalam pildun. Bahkan, kini bisa masuk babak final, yaitu Kroasia.

Humor yang melegakan, walau juga sindiran. Dan inilah makna sesungguhnya. Ada double punch, pukulan ganda pada satu peristiwa.

Sebagaimana sindiran negeri ini dihuni 250 juta lebih, tapi susah memiliki kesebelasan yang bisa dibanggakan. Kroasia hanya berpenduduk empat juta. Islandia bahkan hanya memiliki penduduk sekitar 300 sekian ribu. Sampai dengan kenapa Tiongkok, India, Amerika tak terwakili.


Banyak kisah, banyak cerita terungkap, termasuk keinginan negeri ini berbicara atau terlibat, atau hadir di sana. Kalau bukan kesebelasannya, cukuplah misalnya bolanya dulu, atau priwitan yang adalah buatan Indonesia.


Harapan tinggi, antara lain bisa digerakkan dari bola dan dirasakan di seluruh dunia. Terima kasih bola

Tampilkan Semua

Teknologi Mempercepat Pemurnian Air Limbah Nuklir

Sabtu 14/7/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dengan bantuan metode baru, air limbah dapat ditangani lebih cepat dari sebelumnya. Teknologi juga memiliki aspek positif terhadap lingkungan, yakni prosesnya yang meninggalkan limbah radio aktif yang kurang padat. Teknologi ini...
Selengkapnya

Diaz Faisal Malik Hendropriyono

Sabtu 14/7/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dalam sistem demokrasi, peran partai politik (Parpol) sangat besar menjadi penghubung yang strategis antara pemerintahan dan warga. Untuk itulah, para pimpinan Parpol bersama seluruh pengurus dan simpatisannya, harus peka dan tanggap pada...
Selengkapnya

Limbah Batubara untuk Beton Ramah Lingkungan

Sabtu 14/7/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pekerja konstruksi akan bisa menggunakan beton ramah lingkungan dalam proyek-proyek masa depan. Para peneliti di Washington State University berhasil menciptakan beton alternatif yang berkelanjutan dan ramah lingkungan jika dibandingkan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta