Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image

Koran Jakarta | July 27 2016

Scroll to top

Top

follow us

Nasional

Sejumlah Menteri Telah Dipanggil Presiden

Rabu 27/7/2016 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font

Publik sangat menanti kemampuan Presiden dalam melakukan reshuffle Kabinet Kerja.
Wapres JK dampingi Presiden temui sejumlah menteri di Istana Kepresidenan.

JAKARTA. – Pertanda bakal ada pergantian menteri di Kabinet Kerja terus muncul sepanjang Selasa (26/7).

Selain Wakil Presiden Jusuf Kalla yang dikabarkan ditelepon langsung Presiden Joko Widodo untuk segera ke Jakarta dari Makassar, sejumlah menteri juga disebutsebut dipanggil mendadak ke Istana Kepresidenen.

Diperoleh informasi, saat Jusuf Kalla telah bersama Presiden Jokowi, beberapa jam kemudian sejumlah menteri terlihat bergantian menuju Istana. Menteri yang datang di antaranya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Yuddy Chrisnandi, Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Sofjan Djalil.

Selanjutnya ada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, Menteri Perindustrian (Menperin), Saleh Husin hingga Menko Polhukam, Luhut Pandjaitan.

Namun, sejumlah menteri yang menemui presiden itu banyak yang bungkam. Selain itu, tidak seperti biasa, mereka masuk lewat pintu samping di Wisma Negara bukan lewat belakang atau pintu sebelah Istana Negara. Menpan Yuddy Chrisnandi, misalnya, saat ditanya mengenai pemanggilan oleh Presiden Jokowi hanya menjawab santai.

“Dipanggil biasa saja, besok (hari ini) kan ada rapat paripurna,” katanya sembari berjalan masuk lewat pintu masuk Istana Negara. Namun, usai dipanggil Presiden, raut wajah Yuddy tampak kebingungan. Politisi Hanura ini bahkan seperti tidak biasa ke Istana.

“Saya mau nyari (mobil dinas) dulu,” katanya. Hal berbeda ditunjukkan Mendag Thomas Lembong. Menteri yang selalu berpenampilan rambut klimis ini masih sempat menebar senyum dan langsung masuk lewat pintu samping Istana Negara.

Sementara menteri lain yang masuk lewat Wisma Negara memilih tidak memberikan pernyataan.

Saat itu penjagaan dari Paspampres juga lumayan ketat. Tidak hanya menteri kabinet yang mendatangi Istana di sela-sela ramainya isu reshuffle kabinet, terlihat juga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nuwawea, menyambangi Istana. Namun, Andi menampik kedatangannya untuk bertemu Presiden Jokowi.

Menanggapi kegiatan mendadak Presiden Jokowi tersebut, pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, mengatakan hal itu tidak lazim.

“Sebab, kalau hanya mau sidang paripurna kabinet kenapa harus mendadak, kan sudah jauh-jauh hari diberitahukan Mensesneg. Boleh jadi, menteri yang dipanggil mendadak presiden itu bagian dari evaluasi kinerja atau memang akan ada reshuffle,” katanya.

Hendri menambahkan, publik saat ini sangat menanti kemampuan Jokowi dalam melakukan reshuffle.

Publik juga ingin melihat leadership Presiden dalam reshuffle, selain itu publik juga ingin melihat apakah menteri-menteri yang akan masuk mengisi kabinet, adalah pilihan murni Presiden atau tidak.

“ Jadi, publik ingin melihat, bagaimana kemampuan Jokowi dalam memilih menteri-menterinya. Tentu dengan catatan reshuffle memang akan dilakukan,” kata Hendri.

Pengarahan Presiden

Sebelumnya, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Johan Budi, menyatakan hari ini, Rabu (27/7), merupakan jadwal Presiden Jokowi memberikan pengarahan kepada seluruh menteri kabinet kerja dalam sidang paripurna kabinet.

“Topiknya pengarahan presiden. Bentuk pengarahan seperti apa saya tidak tahu,” kata Johan. Johan menjelaskan bahwa setiap sidang paripurna seluruh menteri memang diminta mendengarkan pemaparan presiden.

“Maksud paripurna (sidang paripurna) adalah mendengar pengarahan presiden. Wajib didengar oleh menteri kabinet kerja,” ujar Johan.

“Sidang paripurna kali ini tidak seperti yang biasa dilakukan setiap awal bulannya,” imbuhnya. Saat disinggung apakah setelah pengarahan presiden akan berujung perombakan kabinet, Johan menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden.

Namun, sepengetahuan dia, saat rapat paripurna digelar tidak ada yang istimewa selain pengarahan. “Sepanjang yang saya tahu, tidak ada yang istimewa. Pengarahan ke menteri-mentri kabinet kerja kan biasa,” jelas Johan. fdl/ags/AR-2

Kejagung Beritahukan Beberapa Kedubes

Rabu 27/7/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA. – Kejaksaan Agung (Kejagung) telah memberitahukan kepada beberapa kedutaan besar terkait dengan rencana eksekusi mati terhadap terpidana mati yang berkewarganegaraan asing.

Namun, Kejagung tidak merinici kedutaan besar mana saja yang telah diberitahukan. “Sudah, sudah dilakukan notifikasi, itu dalam … Selengkapnya

Indonesia akan Selalu Hadapi Ketidakpastian Global

Rabu 27/7/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA. – Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro, mengungkapkan Indonesia harus selalu siap menghadapi kondisi saat pasar global selalu bergerak volatil akibat dari pelemahan ekonomi yang terjadi dimana-mana, bahkan hampir di semua negara yang ekonominya tergolong besar.

Menurut Bambang, keluarnya Inggris … Selengkapnya

Istri Santoso Buang Senjata Suaminya di Hutan

Selasa 26/7/2016 | 06:58
A   A   A   Pengaturan Font

Akibat kelelahan saat melarikan diri, istri almarhum Santoso, Jumiatun, membuang senjata milik suaminya di hutan Poso, Sulawesi Tengah.

PALU – Istri almarhum Santoso, pimpinan kelompok sipil bersenjata di Poso, Sulawesi Tengah, Jumiatin alias Umi Delima terpaksa membuang senjata suaminya dalam … Selengkapnya

mondial

Tiongkok-Filipina Akan Berdialog Soal LTS

Rabu 27/7/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 VIENTIANE – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), John Kerry, menyatakan dukungannya kepada pemerintah Tiongkok untuk menggelar perundingan bilateral dengan Filipina guna membicarakan sengketa Laut Tiongkok Selatan (LTS). Sampai sekarang, Beijing masih belum mau menerima putusan Permanent Court of Arbitration (PCA) di Den Haag yang menyebut Tiongkok tak punya dasar hukum untuk mengklaim Kepulauan Spratly dan pulau-pulau lainnya di LTS 

“Para menteri luar negeri ini mengatakan waktunya telah tiba untuk meredakan ketegangan dan kembali ke membuka lembaran baru. Kami semua sepakat dengan itu. Tidak ada boleh ada negara yang terlibat sengketa melakukan tindakan provokatif dan tidak boleh ada yang mengambil upaya yang bisa menaikkan ketegangan,” kata Menlu Kerry dalam ASEAN Ministerial Meeting (AMM) yang ke-49 di Vientiane, Laos, Selasa (26/7).

Dalam pertemuan tersebut, Menlu Tiongkok, Wang Yi, meminta Menlu Kerry agar memberikan dukungan kepada Beijing guna terselenggaranya pembicaraan bilateral antara pemerintah Tiongkok dan Filipina di sela-sela penyelenggaraan AMM. 

Permintaan itu disambut positif oleh Menlu Kerry yang mengatakan akan mendesak Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, agar membuka pintu dialog dan bernegosiasi dengan Tiongkok saat kedua negara berjumpa di Manila pada Rabu (27/7) ini. “Kita memastikan untuk menyelesaikan masalah ini lewat jalan diplomasi dan koridor hukum,” kata Kerry.

ASEAN dan Tiongkok saat ini sudah sepakat untuk mengembalikan sengketa LTS ke jalan yang benar dengan menyelesaikannya lewat perundingan secara langsung dengan pihak-pihak yang bersengketa. Beijing berharap, AS mau mengambil langkah dengan cara mendukung perundingan bilateral antara Tiongkok dan Filipina serta mendukung usaha Tiongkok serta ASEAN dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan. 

Menanggapi sikap Beijing, yang memohon dukungan AS tersebut, Menteri Luar Negeri Filipina, Perfecto Yasay, mengatakan sengketa LTS bukan melibatkan Tiongkok dan AS, melainkan Beijing dan Manila. 

Pernyataan Bersama

Sementara itu, Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, mengungkapkan kebahagiaanya karena AMM bisa berakhir mulus dengan dengan komunike bersama yang juga memuat pandangan bersama ASEAN terhadap perkembangan situasi di LTS. Kesamaan pandangan ini menjadi bukti bahwa di saat sulit ASEAN tetap dapat bersatu untuk menjaga kepentingan bersama.

Di tengah perhatian dunia kepada ASEAN dan terhadap situasi keamanan di Asia Tenggara, komunike bersama juga menegaskan komitmen negara-negara ASEAN untuk menjaga perdamaian, keamanan dan stabilitas di kawasan, termasuk di LTS. Dalam kaitan ini komunike bersama juga menegaskan komitmen anggota ASEAN untuk sepenuhnya menghormati proses hukum dan diplomatik, sesuai dengan hukum internasional termasuk UNCLOS 1982 dalam menyelesaikan tumpang tindih klaim atas teritori darat maupun laut, baik antara negara ASEAN maupun dengan negara diluar ASEAN. uci/Rtr/I-1

Pengadilan Tiongkok Adili Mantan Wagub Sichuan

Rabu 27/7/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 BEIJING – Pihak pengadilan Tiongkok akan segera mengadili mantan Wakil Gubernur Sichuan dengan tuduhan telah melakukan tindak pidana korupsi. “Li Chengyun akan diajukan ke meja hijau karena dugaan menerima suap dan penyalahgunaan wewenang,” demikian dilaporkan institusi untuk urusan pemberantasan korupsi … Selengkapnya

RI-Mesir Kerja Sama Penyebaran Paham Islam Moderat

Rabu 27/7/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 KAIRO – Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, bersama Duta Besar RI untuk Republik Arab Mesir, Helmi Fauzy, berkunjung ke Kementerian Wakaf Mesir, Mochtar Gomaa, awal pekan ini. Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai macam hal terutama berkaitan dengan keseriusan Mesir … Selengkapnya

Bencana Alam di Tiongkok Sebabkan 800 Orang Tewas

Rabu 27/7/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

BEIJING – Kantor berita Xinhua mewartakan bahwa bencana alam yang terjadi pada 2016 hingga Juni lalu telah mengakibatkan lebih dari 800 orang tewas. “Angka korban jiwa akibat bencana ini merupakan yang terburuk jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2011,” … Selengkapnya

ekonomi

Batas Atas Defisit Tak Dinaikkan

Rabu 27/7/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Pemerintah tidak mengusulkan kenaikan ketetapan batas atas defisit anggaran sebesar tiga persen meskipun realisasi penerimaan di luar dugaan sangat rendah.

Jakarta – Pemerintah optimistis defisit anggaran tak akan melampaui batas yang ditetapkan undang-undang (UU) sebesar tiga persen meskipun realisasi penerimaan sepanjang tahun ini masih sangat rendah. Karenanya, pemerintah menegaskan untuk tidak mengubah ketetapan batas atas defisit anggaran.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan hingga saat ini belum ada pembicaraan dengan parlemen untuk merevisi UU Keuangan Negara maupun menerbitkan Perppu agar batas defisit anggaran dapat dinaikkan menjadi di atas tiga persen terhadap Produk Domestik Bruto.

“Tidak ada. Bisikan apapun juga tidak ada,” kata Bambang dalam acara sosialisasi amnesti pajak dan perkembangan ekonomi terkini di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan Kementerian Keuangan juga tidak pernah melontarkan wacana untuk melonggarakan defisit anggaran. Sebab, batas defisit anggaran tiga persen terhadap PDB, menurut Bambang, dapat dipenuhi oleh pemerintah, meskipun saat ini pendapatan negara belum sesuai target.

“Buat apa (defisit) dilebarin, saya tidak ingin dilebarin. Aman kok,” ujar dia.

Seperti diketahui, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016 berada dalam kondisi defisit 230,7 triliun rupiah atau 1,83 persen terhadap PDB karena tingginya realisasi belanja dan rendahnya penerimaan perpajakan. Target defisit dalam APBN Perubahan 2016 sebesar 2,35 persen atau 296,7 triliun rupiah.

Dua alasan defisit membesar adalah karena realisasi belanja negara lebih tinggi 113 triliun rupiah dan penerimaan negara lebih rendah 33 triliun rupiah dari periode sama tahun lalu.

Pendapatan negara pada semester I-2016 mencapai 634,7 triliun rupiah atau 35,5 persen dari target 1.786,2 triliun rupiah serta belanja negara 865,4 triliun rupiah atau 41,5 persen dari pagu 1.984,1 triliun rupiah. Tahun lalu, defisit anggaran hingga akhir semester I-2015 hanya sebesar 84,3 triliun rupiah atau 0,73 persen terhadap PDB.

Di kesempatan terpisah, Menko Perekonomian Darmin Nasution menekankan defisit anggaran sebaiknya tetap sesuai UU Keuangan Negara agar pemerintah tidak berutang secara berlebihan.

Darmin menuturkan bahwa pengelolaan defisit anggaran harus dilakukan secara hatihati, meskipun saat ini pemerintah sedang gencar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur.

Efisiensi Belanja

Untuk menjaga defisit anggaran sesuai target, Juru Bicara Kementerian Keuangan Luky Alfirman mengatakan efisiensi belanja pemerintah dapat menjadi salah satu cara. “Efisiensi belanja berbeda dengan budget cut, karena kita tetap melaksanakan proyeknya, tapi harganya lebih murah karena ada negosiasi,” kata Luky di Jakarta.

Luky mengatakan upaya itu bisa dilakukan apabila realisasi penerimaan tidak bisa mencapai potensinya dan kemungkinan membahayakan defisit anggaran yang pada semester I-2016 telah mencapai 1,83 persen terhadap PDB.

Laba Bank Mandiri Tertekan Kenaikan NPL

Rabu 27/7/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta – Bank Mandiri mencatatkan penurunan laba bersih sepanjang semester pertama tahun ini sebesar 28,7 persen dibandingkan periode sama tahun lalu (yoy). Peningkatan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) dinilai menjadi salah satu faktor penurunan capaian laba bersih … Selengkapnya

BTN Emisi Obligasi Rp3 Triliun

Rabu 27/7/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

BTN menawarkan berbagai macam produk yang menarik sebagai sarana investasi jangka pendek, menengah dan panjang.

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau Bank BTN akan menerbitkan obligasi melalui penawaran umum Obligasi Berkelanjutan II Tahap II tahun 2016. … Selengkapnya

Obligasi Reliance Securities “Oversubscribed”

Rabu 27/7/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – PT Reliance Securities Tbk (RELI) mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) dalam penawaran Obligasi IV/2016.

Presiden Direktur Reliance Securities, Jurgan Usman, mengatakan penawaran yang masuk melampaui rencana penerbitan semula sebesar 65 miliar rupiah “Obligasi ini untuk pembiayaan kembali (refinancing) … Selengkapnya

rona

Bersih Sungai Ciliwung di Hari Sungai Nasional

Rabu 27/7/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Dalam rangka memperingati Hari Sungai Nasional yang jatuh pada 27 Juli ini, Korindo menggelar kegiatan Aksi Bersih Ciliwung, di Jembatan Sempur Bogor. Sekitar 200 karyawan Korindo Group dan PT Aspex Kumbong, anak perusahaan Korindo Group melakukan aksi membersihkan sampah-sampah yang tersebar di sungai Ciliwung. Aksi ini digelar untuk membuat Sungai Ciliwung bersih dan bebas dari sampah, agar lingkungan sekitar bersih dan sehat.

Robert Seung, CEO Korindo Group mengatakan itu merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Pihaknya telah melakukan aksi bersih sungai Ciliwung sejak 2014 lalu. Menurut Robert, membersihkan sungai sangatlah penting, apalagi untuk Sungai Ciliwung, agar menjaga kualitas air yang bersih bagi lingkungan sekitar. “Sungai Ciliwung memang kondisi sungainya kotor dan dipenuhi sampah-sampah. Sehingga ada keinginan dari kami untuk membersihkan sungai Ciliwung supaya airnya bersih,” ujar Robert di sela-sela kegiatan pembersihan sungai Ciliwung, Bogor, baru-baru ini.

Aksi membersihkan sungai merupakan kegiatan yang sangat positif. Robert menilai, Sungai Ciliwung harus menjadi sungai yang bersih agar masyarakat mendapat manfaat yang baik dari kebersihan sungai. Pihaknya mendorong masyarakat untuk lebih peduli dengan kebersihan sungai. Sebab dengan sungai yang airnya bersih, masyarakat dapat mengambil manfaat yang banyak sekali. “Kita ingin masyarakat semakin terdorong untuk lebih peduli terhadap lingkungan, termasuk kebersihan air sungai, dan tidak membuang sampah di sungai,” sebut Robert.

Sementara itu, Direktur Korindo Group, Geun Hyo An mengatakan, ke depannya, pihaknya tidak hanya menggelar aksi bersih Sungai Ciliwung saja, namun juga sungai-sungai lainnya yang ada di Indonesia. Tak hanya peduli kebersihan sungai, namun pihaknya juga akan menggelar kegiatan positif lain seperti membangun rumah sakit, sekolah, dan lainnya. yzd/S-2

Jessica Iskandar Masih Takut Cari Pasangan Hidup

Rabu 27/7/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Belum lama ini, Jessica Iskandar merayakan ulang tahun kedua El Barack Alexander, buah hatinya yang didapat dari mantan pasangannya Ludwig Franz Willibald. Presenter dan aktris cantik ini pun merayakannya di Paris, Prancis, 21 Juli 2016 lalu.

“Waktu itu aku ngerayain … Selengkapnya

Widyawati Syukuri Nikmat Sehat

Rabu 27/7/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Artis senior Widyawati belum lama ini telah memasuki usia 66 tahun. Aktris senior istri dari almarhum Sophan Sophian ini mengaku bahagia, di usianya kini ia masih diberi karunia kesehatan dan kebugaran. Bahkan, ia masih kerap eksis di dunia hiburan.

“Yang … Selengkapnya

Es Teler dan Bakso ala Tanjung Anom Surabaya

Rabu 27/7/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Seperti kota-kota di Indonesia, Surabaya juga punya cita rasa kuliner yang beragam. Tidak saja banyak variasi makanan, rasa yang ditawarkan para juru masak di kota Surabaya, sangat enak, lezat, dan sensasional di lidah.

Salah satu wilayah kuliner di Surabaya adalah … Selengkapnya

megapolitan

Pengelolaan Bantar Gebang Ditentukan Usai Masa Transisi

Rabu 27/7/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI baru akan ditentukan usai masa transisi.

“Sekarang ini kan masih masa transisi, serah terima dari pihak pengelola sebelumnya kepada Pemprov DKI. Setelah selesai masa transisi itu, baru kami tentukan pengelolaannya,” kata Djarot di Jakarta, Selasa (26/7).

Mantan Wali Kota Blitar itu pun berharap masa transisi dapat rampung dalam waktu enam bulan kedepan. Setelah selesai masa transisi, menurut dia, baru akan ditentukan sistem pengelolaan sekaligus teknologi yang akan digunakan.

“Mengenai sistem pengelolaan dan teknologi yang digunakan serta hal-hal lain yang menyangkut peningkatan kualitas pengolahan sampah di TPST Bantar Gebang akan ditentukan setelah masa transisi rampung,” ujar Djarot.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Isnawa Adji menuturkan pihaknya telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada dua pengelola TPST Bantar Gebang, yakni PT Godang Tua Jaya (GTJ) dan PT Navigat Organic Energy Indonesia (NOEI).

Surat pemberitahuan tersebut, sambung dia, adalah mengenai pengakhiran perjanjian peningkatan sarana dan prasarana pengelolaan dan pengoperasian tempat pengelolaan dan pengoperasian TPST Bantar Gebang di Kota Bekasi kepada PT GTJ dan PT NOEI pada 19 Juli 2016.

“Pokok surat pemberitahuan itu adalah memberitahukan bahwa GTJ dan NOEI telah gagal memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam perjanjian, seperti yang telah diperingatkan dalam surat peringatan pertama, surat peringatan kedua dan surat peringatan ketiga,” tutur Isnawa.

Dalam kesempatan ini, Wakil Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Ali Maulana Hakim, menargetkan untuk memperkerjakan mantan pekerja PT Godang Tua Jaya untuk mengelola sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang per Agustus 2016.

Ali menjelaskan jika kontrak kerja antara para pekerja dengan PT Godang Jaya Tua berakhir maka pihak DKI dapat melakukan kontrak kerja dengan para pekerja itu untuk merekrut mereka menjadi petugas harian lepas Pemerintah DKI. nis/Ant/P-5

Pembangunan SMPN 164 Jakarta Mangkrak

Rabu 27/7/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Lembaga Negara Pengawasan Pelayanan Publik, Ombudsman RI meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, merampungkan pembangunan gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 164 Jakarta, Jalan Dharma Putra No 10, Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pasalnya pembangunan gedung sekolah … Selengkapnya

Ivan Haz Dituntut 2 Tahun

Rabu 27/7/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Fanny Safriansyah (Ivan Haz), terdakwa kasus kekerasan terhadap Pembantu Rumah Tangga (PRT), dituntut dua tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wahyu, pada persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat “Menjatuhkan pidana kepada Fanny Safriansyah alias Ivan Haz dengan … Selengkapnya

KAI Terapkan “Boarding Pass” di Stasiun Pasar Senen

Rabu 27/7/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Guna menghindari pemalsuan tiket, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop I Jakarta  menerapkan sistem check in dan boarding pass di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. Sistem check in dan boarding pass dianggap berhasil dilakukan di Stasiun Gambir yang sudah … Selengkapnya

olahraga

Divock Origi Siap Rebut Posisi

Rabu 27/7/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Striker Divock Origi tidak takut dengan persaingan untuk mendapatkan posisi di Liverpool dan mengatakan dia siap berjuang untuk tempat di tim pertama setelah klub memboyong sejumlah pemain selama pra musim.

Origi, yang awalnya berjuang untuk masuk ke starting line-up, tampil mengesankan musim lalu dengan mencetak 10 gol dalam 33 penampilan. Tapi performanya terganggu oleh cedera pergelangan kaki yang dideritanya pada bulan April.

“Kami berada di klub besar dan itu adalah salah satu tantangan berada di klub besar – itu adalah apa yang mendorong kami untuk mencapai hal yang lebih tinggi,” ujar pemain berusia 21 tahun itu di situs klub (www.liverpoolfc.com).

Pelatih Liverpool Juergen Klopp telah menambahkan tujuh pemain, termasuk gelandang Marko Grujic dan Giorginio Wijnaldum, serta Sadio Mane, untuk skuadnya musim ini.

“Kami harus saling mendorong satu sama lain dan saling mendukung sehingga kami bisa mencapai tujuan kami.. Itu alasan saya datang ke Liverpool, untuk mendapatkan tantangan,” sambung Origi.

“Kami semua memiliki kualitas tapi kami harus bersatu bersama-sama dan menunjukkan kami bisa melakukan hal-hal besar bersama-sama,” tandasnya.

Liverpool, yang menempati posisi kedelapan pada klasemen akhir Liga Inggris musim lalu, akan memulai musim baru mereka dengan perjalanan ke Arsenal pada 13 Agustus. ben/ Rtr/S-1

Allardyce Bertekad Bangkitkan “The Three Lions”

Rabu 27/7/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

LONDON – Pelatih baru Sam Allardyce berbicara tentang potensi lebih yang dimiliki tim nasional Inggris itu harus menjadi kenyataan saat mereka menatap ke depan untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2018.

Tampil pada konferensi pers pertamanya sejak dinobatkan sebagai … Selengkapnya

Renang dan Atletik Jadi Lumbung Emas di ASG

Rabu 27/7/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

CHIANG MAI – Cabang atletik dan renang menjadi lumbung emas kontingan Indonesia pada ASEAN School Games (ASG) yang digelar di Chiang Mai, Thailand. Hingga hari ketiga, Indonesia berada di peringkat kedua klasemen perolehan medali lewat tujuh emas, 17 perak, dan … Selengkapnya

Zidane Ditantang Emery

Rabu 27/7/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Dua pelatih muda yang sama-sama menorehkan prestasi di Eropa, akan saling berhadapan di ajang pra musim.

OHIO – Dua tim papan atas dunia, Real Madrid dan Paris St Germain akan saling menguji kekuatan dalam turnamen pra musim International Champions Cup … Selengkapnya

kupas

Pemerintah Masih Menimbang Sistem Pemilu 2019

Selasa 26/7/2016 | 02:02
A   A   A   Pengaturan Font

Pemerintah dan DPR, berencana bakal menyatukan Undang-Undang tentang Pemilu. Regulasi yang bakal disatukan adalah UU tentang pemilihan legislatif, pemilihan presiden, dan UU tentang Penyelenggara Pemilu. Nantinya, jika sudah disatukan dalam sebuah UU, regulasi tersebut bakal diberi nama UU Penyelenggaraan Pemilu.

Pemerintah sendiri jadi insiator atau pengusul penyatuan UU tersebut. Tugas menyusun naskah pun ada di tangan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri.

Dan, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo telah menugaskan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum untuk membentuk tim penyusun naskah. Draf naskah sendiri kabarnya sudah disusun.

Bahkan, secepatnya diserahkan ke Istana. Selain isu tentang sistem proporsional tertutup yang digulirkan, isu lain yang mulai disuarakan partai adalah isu tentang ambang batas partai atau parliamentary treshold.

Partai Nasional Demokrat adalah salah satu partai yang sudah mulai menggulirkan wacana tentang treshold tersebut.

Partai pimpinan Surya Paloh itu mengusulkan agar ambang batas partai ditetapkan sebesar 7 persen. Usulan itu pun langsung dapat reaksi dari partai lain. Partai Amanat Nasional (PAN) misalnya lewat Ketua Umumnya, Zulkifli Hasan, langsung menolaknya.

Untuk mengetahui sikap pemerintah terkait isu-isu yang bakal masuk dalam penyatuan UU pemilu, Koran Jakarta, berkesempatan mewawancarai Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Berikut petikan wawancara Koran Jakarta dengan Mendagri, Tjahjo Kumolo.

Revisi UU tentang pemilu belum juga dibahas. Tapi, partai sudah mulai bersuara. Partai Nasdem misalnya mengusulkan agar ambang batas ditetapkan 7 persen. Sikap pemerintah sendiri?

Ya, ambang batas parpol untuk menempatkan wakil di parlemen pada pemilu 2014 itu kan sudah ditetapkan 3,5 persen. Kemarin memang Nasdem usul jadi 7 persen.

Pemerintah sendiri setuju tetap atau dinaikan?

Saya kira seluruh aspirasi partai politik dan DPR akan kami tampung dulu. Karena pemerintah hanya akan menyanpaikan draft alternatif. Nanti kita akan bahas dengan DPR. Kan yang memutuskan UU itu adalah pemerintah dengan DPR.

Terkait revisi UU Pemilu, juga mencuat wacana dikembalikannya sistem proporsional tertutup. Menurut pemerintah, lebih baik tertutup atau terbuka?

Seluruh usulan baik, tapi kan menyamakan semua usulan misalnya proporsional tertutup ada baiknya, terbuka, ada baiknya tertutup.

Nah, Nasdem bilang gabungan. PAN juga bilang gitu. Sehingga kedaulatan rakyat dan parpol terjaga. Berartikan selektiflah, rekrutmen mencari anggota DPR yang baik kan dari partai.

Untuk usulan treshold, posisi pemerintah sendiri bagaimana?

Belum diputuskan nanti ada mau rapat.

Pemerintah lebih condong ke opsi tertutup atau terbuka?

Masih mau dirapatkan kabinet. Kan keputusan pemerintah satu, enggak bisa kami sendiri.

Tapi ada yang menganggap jika dikembalikan ke sistem proporsional tertutup justru membuka peluang menguatnya oligarki di tubuh partai. Menurut Anda bagaimana?

Saya kira, semakin modern kan harus makin transparan. Kita kembalikan ke parpollah rekruitmennya.

Harus ada psikotes, harus tahu rekam jejaknya. Sama kayak menjadi polisi dan tentara. Jangan mentang-mentang punya duit langsung DPR, kan repot kalau begitu.

Kenyataannya sekarang begitu?

Kan masing-masing partai politik punya kebijakan sendiri-sendiri Kembali ke ambang batas partai atau treshold.

Sepertinya akan naik?

Belum tahu, belum diputuskan lewat kabinet.

Kalau naik misalnya, pertimbangannya apa harus naik?

Ya tunggulah. Harus rapat kabinet. Enggak bisa ngomong sendiri saya. Isu lainnya adalah pemilu nanti juga akan ada perubahan soal mekanisme atau metode pemungutan suara.

Nah, nanti akan menggunakan sistem contreng atau coblos?

Tunggulah nanti ya.

Soal e-voting, akan masuk dalam draf?

Ya, itu masuk. Nah, sekarang soal yang mungkin agak sensitif bagi partai.

Nanti, partai baru langsung bisa mencalonkan calon presiden dan wakilnya, atau bagaimana?

Wah, tunggu saja nanti. Saya tak mau berkomentar dulu soal itu.  agus supriyatna/AR-3

Eksekusi Mati Domain Penegak Hukum, Presiden Tidak Ikut Campur

Senin 25/7/2016 | 02:02
A   A   A   Pengaturan Font

Mahkamah Agung (MA) telah menolak upaya Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Freddy Budiman, gembong narkoba yang telah divonis mati oleh pengadilan tingkat pertama.

Tak lama berselang, Merry Utama, kurir narkoba 1,1 heroin yang juga divonis mati di pengadilan tingkat pertama … Selengkapnya

“Kami Temukan Adanya Indikasi Persekongkolan”

Sabtu 23/7/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Dua produsen sepeda motor ternama, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YMMI) dan PT Astra Honda Motor (AHM), diduga kuat melakukan praktik monopoli penjualan sepeda motor skuter matik 110-125 cc.

Dugaan ini dilayangkan oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), lembaga yang … Selengkapnya

“Kalau Ibu Mega yang Meminta, Saya Enggak Bisa Jawab”

Jumat 22/7/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Dalam berbagai hasil survei terkait elektabilitas calon Gubernur DKI Jakarta, nama Basuki Tjahaja Purnama atau biasa dipanggil Ahok, masih yang tertinggi. Peluang Ahok yang berstatus petahana tersebut cukup besar untuk memenangi pemilihan 2017.

Beberapa nama memang sudah muncul sebagai calon … Selengkapnya

berita lain

Desain Cantik di Lahan Panjang dan Sempit

Senin 25/7/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Agar tercipta desain dan penataan ruangan yang sedap dipandang, pemilik rumah harus menyesuaikan dengan bentuk lahan. Penataan untuk rumah dengan lahan kotak akan berbeda dengan penataan rumah berbentuk memanjang.

Tantangan dalam mengatur dan menata furnitur di ruangan persegi panjang adalah … Selengkapnya

Laptop Tertipis Segmen Premium

Selasa 26/7/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Semakin kecilnya komponen memungkinkan perangkat semakin tipis ringan. Produsen komputer HP kini merilis ke pasar model laptop tertipis untuk segmen pasar kelas atas.

Dengan layar 13 inci beresolusi full HD laptop ini memililiki ketebalan hanya 10.4 mm, atau mengalahkan MacBook … Selengkapnya

Mobil Konsep dan Baru di GIIAS 2016

Rabu 27/7/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 yang akan dihelat pada 11-21 Agustus, Mitsibishi akan menampilkan mobil konsep.

Mobil konsep yang bakal dihadirkan kali ini berasal dari segmen Small Crossover MPV. Mobil konsep ini memadukan ketangguhan sebuah SUV … Selengkapnya