Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image

Koran Jakarta | May 27 2016

Scroll to top

Top

follow us

Nasional

KPI Tak Serius Evaluasi 10 Stasiun TV

Jumat 27/5/2016 | 10:54
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta – Para akademisi dan penggiat masyarakat sipil yang tergabung dalam Koalisi Nasional Reformasi Penyiaran (KNRP) meragukan kesungguhan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dalam melakukan Evaluasi Dengar Pendapat atau EDP terhadap 10 stasiun televisi terbesar di Indonesia. Evaluasi sendiri telah berlangsung pada 10 – 17 Mei 2016 di Jakarta.

“Sepuluh stasiun TV yang dievaluasi adalah ANTV, GlobalTV, Indosiar, MetroTV, MNCTV, RCTI, SCTV, TransTV, Trans7, dan TVOne. EDP ini adalah bagian dari proses perpanjangan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) sepuluh stasiun TV tersebut yang akan berakhir tahun ini,” kata Ade Armando, akademisi UI yang tergabung dalam KNRP di Jakarta, kemarin.

Ade menilai, KPI terlihat tidak sungguhsungguh menyelenggarakan EDP. Padahal EDP memiliki arti strategis, mengingat melalui forum ini KPI punya kewenangan untuk memberikan atau menolak rekomendasi perpanjangan IPP bagi stasiun TV yang tidak menyajikan muatan yang sejalan dengan kepentingan publik.

Bayu Wardana, pengurus Aliansi Jurnalis Independen Indonesia (AJI) yang juga anggota KNRP ikut menambahkan. Menurutnya, sebelum EDP, pada forum-forum publik beberapa komisioner KPI telah menyatakan pemberian rekomendasi IPP akan melandaskan pada catatan berbagai pelanggaran peraturan perundangan yang dilakukan setiap stasiun TV swasta. Terutama selama 10 tahun terakhir. Pelanggaran itu mulai dari persoalan isi siaran sampai dengan pelaksanaan Sistem Stasiun Jaringan (SSJ). “Sayangnya, EDP jauh dari evaluasi sistematis semacam itu,” kata Bayu.

Menurut Bayu , wakil KNRP yang merupakan gabungan dari 20 organisasi dan lebih dari 150 dosen serta penggiat masyarakat sipil, selalu hadir dalam setiap EDP sepuluh stasiun TV swasta tersebut. Dan, setelah mempelajari apa yang terjadi dalam EDP, KNRP menyimpulkan beberapa hal. “Pertama, EDP dilakukan sekadar untuk memenuhi persyaratan formalitas,” ujar Bayu. Bayu menilai, tidak terlihat ada upaya sungguh-sungguh dari KPI untuk menilai kinerja masing-masing stasiun TV. Dan, tak ada langkah serius KPU untuk meminta masingmasing stasiun TV mempertanggungjawabkan isi siaran mereka dalam konteks kepentingan publik.

Kedua, KPI juga tidak terlihat berusaha mensyaratkan komitmen masing-masing stasiun TV swasta menempatkan kepentingan publik dalam prioritas pertama sebagai persyaratan perpanjangan IPP. “Ketiga, KPI tidak menyertakan Evaluasi KPI atas kinerja isi siaran masingmasing stasiun TV selama 10 tahun dalam EDP,” katanya.

Padahal, kata Bayu, KPI memilki daftar pelanggaran masing-masing stasiun TV secara lengkap selama 10 tahun. Harusnya itu dapat dijadikan semacam ‘rapor’ untuk menilai stasiun TV. Rapor itu tidak dipaparkan secara sistematis dalam EDP. Keempat, KPI hampir-hampir tidak memaparkan masukan publik atau uji publik yang di awal tahun lalu diminta oleh lembaga tersebut untuk diajukan ke masyarakat.

Calon Pengurus Golkar Terkait Skandal

Jumat 27/5/2016 | 10:31
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Politisi Partai Golkar, Tantowi Yahya mengaku tidak mengetahui mengapa namanya bisa masuk ke dalam susunan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar. Dirinya juga tidak mengetahui alasan tim formatur memilih dirinya.

“Saya benar-benar tidak mengetahuinya, itu kan yang … Selengkapnya

Kepala Daerah Jangan Gaptek

Jumat 27/5/2016 | 09:54
A   A   A   Pengaturan Font

Dunia tengah berubah, juga Indonesia. Teknologi informasi memaksa kita untuk lebih sigap menghadapi perubahan dan harus lebih inovatif.

Jakarta – Kepala daerah jangan gagap teknologi atau gaptek. Tapi, kepala daerah harus melek teknologi. Di era digital, kemajuan teknologi tak bisa … Selengkapnya

Guru Harus Melek Informasi dan Teknologi

Jumat 27/5/2016 | 06:21
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Sebanyak 1.263 guru akan dilatih dalam program Guru Pembelajar. Program ini akan mendekatkan guru dengan sistem informasi dan teknologi internet untuk digunakan dalam proses pembelajaran di kelas.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Rasyid Baswedan meluncurkan program peningkatan kompetensi … Selengkapnya

mondial

Swedia Menuju 100 Persen Energi Terbarukan

Jumat 27/5/2016 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

STOCKHOLM. – Separuh dari pasokan energi di Swedia disumbang dari energi terbarukan. Hal ini sesui dengan janji Perdana Menteri Swedia.

John Fredrik Reinfeldt, yang pada 2015 mengumumkan akan menjadikan Swedia sebagai negara pertama di dunia yang tidak menggunakan bahan bakar minyak. Menuruta Eurostat and the Renewable Energy Directive, pada rentan waktu 2013- 2014, sebanyak 51,1 persen kebutuhan energi di seluruh Swedia berasal dari energi terbaruazkan.

Energi terbarukan yang dimaksud adalah energi yang pada umumnya merupakan sumberdaya nonfosil yang dapat diperbaharui dan apabila dikelola dengan baik tidak akan habis.

Jenis energi terbarukan meliputi panas bumi, mikrohidro, tenaga surya, tenaga gelombang, tenaga angin, dan biomasa. Saat ini, energi terbarukan di Swedia terbesar dibanding negara-negara Eropa lainnya.

Latvia berada diurutan kedua setelah Swedia sebagai negara yang paling tinggi mengusung energi hijau dengan nilai renewable energy share (RES) sebesar 37 persen.

Urutan berikutnya adalah Finlandia dengan RES sebesar 36,8 persen dan Austria dengan nilai RES 32,9 persen. Secara mengejutkan, Inggris menjadi negara keempat di Eropa yang paling rendah penggunaan energi terbarukannya dengan RES 5,7 persen.

Begitu pula dengan Luxembourg dengan nilai RES hanya 3,8 persen, diikuti dengan Malta dan Belanda. Irlandia pun masih rendah penggunaan energi terbarukannya, yaitu 8,2 persen. Pembangunan sumbersumber energi terbarukan di negara-negara Eropa mengalami peningkatan yang signifikan.

Hal itu dilakukan untuk mengurangi emisi karbon dan mendorong suplai keamanan. Pada tahun lalu, beberapa sumber tenaga angin di Denmark berhasil memasok 140 persen kebutuhan energi. Hal tersebut merupakan sebuah pencapaian gilang-gemilang yang menjadi upaya untuk menghentikan pemanasan global.

Sementara itu, pada Minggu (22/5) untuk pertama kali sumber-sumber energi bersih di Jerman mampu memenuhi kebutuhan di seluruh penjuru negara tersebut.

Adapun pada akhir pekan lalu, Portugal berhasil memecahkan rekor negara itu, yakni selama 4 hari berturut- turut menggunakan sumber-sumber energi bukan minyak.

Pada 2009, Uni Eropa (UE) menyusun sebuah target, yakni pada 2020 sumbersumber energi terbarukan ikut menopang kebutuhan energi di Portugal sebanyak 31 persen.

Sedangkan untuk Inggris, target yang dipatok hanya 15 persen. Hanya Swedia, Austria, Latvia dan Finlandia yang diharapkan pada 2020 memiliki RES paling tinggi. Rtr/uci/AR-2

WHO Soroti Koneksi Perubahan Iklim dengan Kesehatan

Jumat 27/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JENEWA – Hanya 15 persen negara di dunia telah menyusun rencana bagi perubahan iklim yang merujuk kepada kesehatan, kendati kebanyakan aspek mendesak dari perubahan iklim adalah dampaknya pada kesehatan. Hal itu diungkapkan seorang pejabat senior Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), saat sesi … Selengkapnya

Dubes RI untuk Inggris Serahkan Kredensial

Jumat 27/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

LONDON – Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Inggris, Rizal Sukma, didampingi Nyonya Hana A Satriyo, pada Kamis (26/5) menuju Istana Buckingham, London, untuk menyerahkan kredensial (surat-surat kepercayaan) kepada Ratu Inggris, Elizabeth II. Dijemput dengan kereta kencana, Dubes Rizal pergi … Selengkapnya

Tiongkok Bahas Isu Antikorupsi pada KTT G20

Jumat 27/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 BEIJING – Pihak Tiongkok diwartakan akan menjadikan kerja sama antikorupsi menjadi agenda utama saat menjadi tuan rumah konferensi tingkat tinggi G20 pada tahun ini. Hal ini dinyatakan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, pada Kamis (26/5).

Agenda antikorupsi digagas setelah … Selengkapnya

ekonomi

Minat Pemodal Serap Obligasi Tinggi

Jumat 27/5/2016 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font

Emisi obligasi pada tahun 2016 diperkirakan melebihi pencapaian 2015 sebesar 62,47 triliun rupiah.

JAKARTA – Minat pemodal untuk menyerap surat utang atau obligasi pemerintah dan korporasi pada tahun 2016 masih cukup tinggi. Hal ini disebabkan imbal hasil obligasi lumayan tinggi menyusul penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sebanyak 27,24 triliun rupiah, sementara obligasi jatuh tempo pada tahun 2016 sekitar 50 triliun rupiah. Analis pasar efek PT Danareksa Capital, Guntur Tri Hariyanto, mengatakan tingginya minat investor pada obligasi tidak lepas dari sentimen positif menurunnya tingkat bunga produk perbankan.

“Pasar obligasi domestik pada tahun ini akan semarak menyusul adanya potensi penurunan suku bunga,” ujar Guntur Tri seperti dikutip Antara di Jakarta, Kamis (26/5). Ia memproyeksikan bahwa emisi obligasi pada tahun 2016 ini akan melebihi pencapaian pada tahun 2015 lalu yang sebesar 62,47 triliun rupiah.

Berdasarkan data BEI, total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat di sepanjang tahun 2016 sebanyak 27,24 triliun rupiah, sementara obligasi jatuh tempo pada tahun 2016 sekitar 50 triliun rupiah. “Obligasi yang jatuh tempo itu berpotensi di-refinancing oleh penerbit,” ucapnya.

Selain itu, imbuh Guntur, adanya aturan mengenai kewajiban lembaga industri keuangan nonbank (IKNB) antara 20-50 persen untuk menempatkan investasi dalam bentuk surat berharga negara (SBN) akan berimbas positif ke obligasi korporasi, karena hal itu berpotensi membuat crowding out effect.

Kendati demikian, lanjut dia, pemodal juga diharapkan tetap berhati-hati mengingat perkembangan ekonomi global yang cukup mempengaruhi minat investasi. Perkembangan ekonomi global belakangan ini kembali pada kondisi yang tidak menentu.

“Diharapkan, dengan kebijakan bank sentral global terutama di negara maju yang memberlakukan suku bunga rendah bahkan negatif, membuka peluang bagi arus dana investasi masuk ke Indonesia,” ujarnya.

Jasa Marga “Refinancing”
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Mohammad Sofyan, mengatakan pihaknya sedang mengkaji penerbitan obligasi untuk me-refinancing pinjaman yang jatuh tempo pada tahun ini yang sekitar 1,4 triliun rupiah hingga 1,5 triliun rupiah. “Nantinya bisa melalui obligasi atau pendanaan jangka pendek.

Kita lihat kondisi pasarnya, kami juga masih memiliki sisa penawaran umum berkelanjutan (PUB) obligasi,” katanya. Dihubungi terpisah, Kepala Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, mengungkapkan BEI mencatat nilai emisi surat utang atau obligasi dan sukuk sejak awal tahun hingga Mei 2016 sebanyak 15 emisi dari 14 emiten sebesar 27,24 triliun rupiah.

“Jumlah itu bertambah seiring dengan dicatatnya obligasi yang diterbitkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk,” katanya. Dengan pencatatan obligasi BRI itu, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 279 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar 255,32 triliun rupaih dan 100 juta dolar AS, diterbitkan oleh 101 emiten.

Sementara Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 92 seri dengan nilai nominal 1.580,48 triliun rupiah dan 1.040 juta dolar AS dan lima efek beragun aset (EBA) senilai 2,07 triliun rupiah. yni/AR-2

Ekonomi Mampu Tumbuh Membaik

Jumat 27/5/2016 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font

Kuatnya bonus demografi dan kelas menengah serta komitmen pemerintah untuk menjaga defisit anggaran dapat mendukung pertumbuhan.

Jakarta – Sejumlah anggota DPR RI menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan dapat lebih optimistis dari target yang dicanangkan pemerintah. Selain dukungan kebijakan fiskal, … Selengkapnya

“Tax Amnesty” Dorong IHSG 5.500

Jumat 27/5/2016 | 06:15
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Kebijakan pengampunan pajak atau tax amensty dinanti oleh pelaku pasar efek. Diperkirakan, dengan disahkannya aturan tax amnesty akan membuat laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang ke level 5.500.

Ketua Asosiasi Analis … Selengkapnya

Emiten Infrastruktur akan “Rights Issue”

Jumat 27/5/2016 | 06:08
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Emiten bidang infrastruktur, PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK), berencana menerbitkan saham batu atau rights issue untuk memperkuat struktur permodalan dan finansial. Perseroan memiliki jangka waktu 12 bulan untuk merealisasikan rencana tersebut terhitung sejak disetujuinya rencana tersebut dalam … Selengkapnya

rona

DIFIX Rilis Single “EGO”

Jumat 27/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

DiFIX Band akhirnya bisa sedikit bernafas lega. Single yang bertajuk “Ego” telah resmi rilis oleh band rock yang digawangi oleh Didit (guitar, vocal), Firman (bass, vocal), Ican (drum), dan Raga (vocal) ini. Rencananya, tembang ‘Ego’ ini adalah satu dari lima lagu yang akan dirilis dalam bentuk mini album dari band yang berdiri pada 2013 lalu itu.

“Kita yakin dengan karya kita. Mudah-mudahan single awal ini bisa membuka peluang ke depan dan bisa memberi warna di musik kita,” kata Didit kepada wartawan, di bilangan Jakarta Selatan, baru-baru ini. Band rock asal Jakarta ini berharap tembang-tembang yang dilahirkan oleh mereka bisa diterima oleh pecinta musik Tanah Air. Saat ini, seluruh personel DiFIX tengah konsentrasi penuh pada proses penggarapan mini album mereka. Video klip single Ego pun telah selesai digarap. Uniknya, video klip mereka buat sendiri.

“Band ini mandiri. Kreatifitas dalam berkarya membuat kita bisa melakukan semuanya dengan sendiri, alat-alat pun mendukung untuk membuat sebuah karya yang hebat,” sahut Didit. Didit menambahkan, arti dari judul tembang Ego adalah keegoisan antara dua pasangan yang mengedepankan kemauan sendiri, sehingga menimbulkan rasa egois dalam diri keduanya.

Didit beserta personel lain yakin, tema-tema cinta dalam lagu masih tetap akan diminati oleh pecinta musik sampai kapanpun. Tema cinta pun bisa menjadi manis saat dibalut dengan genre pop rock yang kental.

DiFIX optimistis lagu-lagu mereka akan diterima pendengar musik, meski oleh penyuka genre selain pop rock seperti mereka. Terbentuk pertama kali pada tahun 2013 di Jakarta, DiFIX mulai bangkit kembali di awal tahun 2015 dengan para personil baru. Untuk genre musik, DiFIX membebaskan para pendengarnya memilih sendiri aliran apa yang mereka sukai. Namun untuk pribadi masing-masing personil, mereka lebih memilih untuk konsisten pada aliran musik pop rock.

Sesuai dengan nama DiFIX yang mereka pilih dari kata “Fix”, yang artinya sesuatu yang pasti dan tetap, seluruh personel ingin karier musik mereka itu nyata. Seluruh personel ingin selalu menjaga eksistensi mereka di blantika musik Tanah Air. Proses bermusik dari DiFIX ini pun lebih mengedepankan kebebasan para personil, yang tak mau ada batasan dalam membuat karya. Selalu menjaga kekompakan dan kompromi dari aturan yang berlaku sehingga mereka bisa saling menjaga hubungan keluarga satu sama lain. yzd/S-2

Rumah Adat Nusantara di Danau Dariza

Jumat 27/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Garut, kota kecil di sebelah Kota Bandung selalu menjadi pilihan alternatif bagi pelancong yang sudah bosan dengan suasana Bandung. Lokasinya yang bersebelahan, hanya perlu waktu dua jam untuk mencapainya, menjadikan kota yang berjuluk Swiss van Java itu selalu menarik minat.

Selengkapnya

Kolaborasi Residensi Seniman Indonesia-Prancis

Jumat 27/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Sejak 2004, Festival Seni Printemps Francais (Musim Semi Prancis) sudah digelar di Indonesia, dan menampilkan pertunjukkan berkualitas dari para seniman Prancis.

Festival yang digelar oleh Institut Francais Indonesia (IFI) ini juga mendorong berbagai bentuk kolaborasi residensi, dan konser bersama dengan … Selengkapnya

Ragam Hidangan Sate Khas Daerah

Jumat 27/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Sate sudah sangat populer di Indonesia, bahkan mungkin di dunia. Sate adalah makanan yang terbuat dari potongan daging kecil-kecil yang ditusuk sedemikian rupa dengan tusukan lidi tulang daun kelapa atau bambu kemudian dipanggang menggunakan bara arang kayu.

Sate disajikan dengan … Selengkapnya

megapolitan

Lapor Melalui Qlue Bentuk Tanggung Jawab RT/RW

Jumat 27/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan Ketua RT/RW harus memiliki tanggung jawab atas insentif yang mereka terima tiap bulan. Salah satu bentuk tanggung jawabnya adalah dengan melaporkan kondisi lingkungan melalui aplikasi Qlue. 

“Kamu kenapa jadi RT RW? Karena kamu kan punya hati mengurusi lingkungan,” kata Ahok di Balai Kota, Kamis (26/5).

Ahok ingin mereka melaporkan temuan mereka agar mengetahui mana yang belum berjalan baik.

Tiap bulannya, ketua RT mendapat insentif sebesar 975.000 rupiah dan ketua RW mendapat 1,2 juta rupiah. Menurut Ahok, mereka dipilih menjadi ketua RT dan RW karena dianggap memiliki hati untuk mengurusi lingkungannya.

Jika ada masalah di lingkungan itu, Ahok mewajibkan mereka lapor melalui Qlue sehingga dapat diketahui satuan kerja perangkat daerah (SKPD) mana yang tidak bekerja dengan baik.

“Kalau kamu enggak pengin berbuat ini, kamu jangan jadi (ketua) RT/RW. Ya sudah jadi RW relawan saja. Enggak pantas terima APBD,” kata Ahok.

Ia juga menduga, pihak yang menolak lapor di Qlue adalah oknum RT/RW yang biasa menjual lapak kepada pedagang kaki lima (PKL). Padahal, pengurus RT/RW tersebut dibentuk dan diberi insentif untuk melayani warga di lingkungannya.

“Saya belum cek nih RT/RW yang ngoceh. itu banyak enggak, penjualan PKL, kios dan lapak yang dia pungut. Saya temukan ada oknum RW lho yang bikinin lapak Rp 1,5 juta satu kios,” katanya.

Ahok mengungkapkan, nilai poin 10 ribu rupiah per laporan bisa menjadi pengganti, pulsa yang digunakan RT/RW saat melapor. Seharusnya langkah ini justru menjadi pemicu RT/RW bekerja lebih baik, karena RT/RW dinilai sebagai bagian dari lurah.

Efisien

Secara terpisah, Kepala Biro Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah DKI Jakarta, Bayu Megantara mengatakan, aplikasi Qlue yang digunakan RT dan RW dapat mengurangi anggaran penggunaan kertas. “Kami berupaya paperless. Kurangi pemakaian laporan,” ujarnya Bayu.

Dikatakan Bayu, sebelum adanya aplikasi Qlue itu, lurah yang ada di Ibukota selalu menggunakan kertas untuk membuat laporan yang dikirimkan setiap RT dan RW. Laporan itu sering membuat lurah kewalahan. 

“Dulu Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) RT/RW satu kelurahan bisa menghabiskan tiga rim kertas. Ini bikin lurah kesulitan,” ucapnya

Selain itu, ditambahkan Bayu, penerapan aplikasi Qlue sudah sesuai dengan landasan hukum positif karena diatur dalam SK Gubernur 903 Tahun 2016. nis/P-5

Rute Transjakarta Serpong-Senayan Beroperasi Pekan Depan

Jumat 27/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Penambahan rute Transjakarta menuju daerah mitra terus menjadi prioritas. Senin (30/5) mendatang, rencananya akan dioperasikan rute Transjakarta dari Sumarecon Mall Serpong, Tangerang. 

Nantinya, rute Transjakarta Serpong akan mengantarkan warga menuju Senayan dan Pasar Baru.

“Penambahan rute terus menjadi … Selengkapnya

Gerindra dan PDIP Sepakat Koalisi

Jumat 27/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Ahok mengapresiasi PDIP berkoalisi dengan Gerindra dalam Pilkada DKI 2017. 

 JAKARTA – Partai Gerindra dan PDIP memiliki pandangan yang sama tentang Pilkada DKI 2017. Nantinya, hasil pertemuan ini akan dilaporkan kepada DPP Gerindra dan DPP PDIP.

“Ada kesamaan dari segi … Selengkapnya

Pemprov Diminta Beri Subsidi Para Nelayan

Jumat 27/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta untuk memberikan subsisi kepada nelayan-nelayan di teluk Jakarta. Pasalnya, kondisi habitat di Teluk Jakarta sudah sangat tercemar yang mengharuskan nelayan melaut lebih jauh lagi. Terlebih, setelah adanya pulau reklamasi nanti.

“Maka kita … Selengkapnya

olahraga

Wujudkan Mimpi Generasi Emas

Jumat 27/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Tim nasional Polandia tercatat untuk ketiga kalinya tampil di Piala Eropa sejak 2008. Meski baru tiga kali berpartisipasi, mereka mampu menebar ancaman dengan pemain bintang yang dimiliki.

Meski dianggap sebagai musuh bebuyutan Jerman, prestasi tim nasional Polandia tak berkilau layaknya “Der Panzer”. Mereka bahkan belum pernah meraih gelar bergengsi di ajang Internasional. Dalam sejarahnya, Polandia jarang melahirkan pemain bintang, namun skuad yang mereka miliki saat ini diklaim sebagai generasi emas dan terbaik dalam sejarah. Salah satunya adalah Robert Lewandowski.

Tim nasional Polandia tercatat untuk ketiga kalinya tampil di Piala Eropa sejak 2008. Meski baru tiga kali berpartisipasi tim asuhan Adam Nawalka mampu memberikan kejutan dan menebar ancaman dengan pemain bintang yang dimiliki.

Polandia berhasil memberikan kejutan pada debutnya di Piala Eropa 2008 dengan berhasil memuncaki grup A babak kualifikasi dengan koleksi 28 poin. Saat itu Polandia berada di bawah asuhan pelatih berkebangsaan Belanda yang pernah sukses bersama Ajax Amsterdam dan Real Madrid, Leo Beenhakker.

Leo Beenhakker berhasil membawa Polandia lolos ke putaran final setelah menyingkirkan tim-tim seperti Serbia dan Belgia di babak kualifikasi. Sayangnya, Polandia gagal meneruskan tren positif di putaran final dan harus puas jadi juru kunci grup B.

Polandia ditemani tim debutan lainnya, Austria, tidak mampu berkutik di tangan Kroasia dan Jerman yang jadi juara grup dan runners up. Polandia kemudian ditunjuk sebagai tim tuan rumah pada Piala Eropa 2012 bersama Ukraina. Secara otomatis Polandia yang saat itu dilatih oleh Franciszek Smuda lolos ke putaran final tanpa perlu menjalani laga yang padat di babak kualifikasi. Sayangnya, Polandia yang tergabung di grup A gagal tampil bagus dan hanya menjadi juru kunci.

Perjalanan Polandia di Piala Eropa 2016 kali ini terbilang lancar. Polandia mampu lolos ke putaran final dengan status runner up grup D di babak kualifikasi. Tidak hanya itu, Polandia hanya menelan satu kekalahan selama kualifikasi, yakni takluk 1-3 dari Jerman. Secara kebetulan, kedua tim bertemu kembali di grup C Piala Eropa 2016.

Dengan memiliki pemain sekelas Jakub Blaszczykowski, Gregorz Krychowiak dan Robert Lewandowski, Nawalka berharap dapat memperbaiki prestasi di putaran final Piala Eropa dari dua edisi sebelumnya. “Saya menilai pemain dengan seksama, baik dari klub mereka dan penampilan di tim nasional, dan saya yakin bahwa ini adalah pilihan terbaik,” ucap Nawalka.

“Saya memilih pemain yang sudah saya kenal dengan sangat baik, para pemain yang saya percayai. Ada tantangan besar di depan kami dan saya yakin mereka siap untuk itu,” sambungnya.

Selain Lewandowksi, skuad asuhan Nawalka juga diisi oleh Lukasz Piszczek, Kamil Glik dan striker Ajax Amsterdam, Arkadiusz Milik, bersama dengan pemain belia Benfica, Pawel Dawidowicz, yang secara mengejutkan menembus tim pra Piala Eropa meski tak tampil sekalipun dengan Benfica musim ini.

Nawalka akan memangkas skuadnya menjadi 23 pemain pada akhir Mei, sebelum dua laga persahabatan melawan Belanda dan Lithuania. Polandia mengawali persaingan di Grup C dengan melawan Irlandia Utara di tanggal 12 Juni, sebelum menghadapi Jerman empat hari setelahnya dan Ukraina pada tanggal 21 Juni.  ben/S-1

Pemanasan Jelang Copa America

Jumat 27/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

BUEONOS AIRES – Tiga hari setelah tampil gemilang dengan memberikan assist untuk dua gol kemenangan Barcelona di final Copa del Rey atas Sevilla yang menjadi trofi ke-28 bagi klub Catalan itu, Lionel Messi siap untuk kompetisi lainnya. Messi harus langsung … Selengkapnya

Murray Harus Bersusah Payah

Jumat 27/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

PARIS – Petenis asal Inggris, Andy Murray kembali harus berusah payah untuk menginjakkan kakinya ke babak ketiga Grand Slam Prancis Terbuka 2016. Dia harus melewati waktu tiga jam 34 menit untuk menyelesaikan lima set laga menghadapi wakil tuan rumah, Mathias … Selengkapnya

Pelita Jaya Selangkah Lagi Juara IBL

Jumat 27/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Pelita Jaya EMP berhasil memenuhi ambisi merebut game pertama Final IBL 2016 atas tim tangguh, CLS Knights Surabaya. Pelita butuh satu kemenangan lagi untuk menahbiskan sebagai juara baru IBL.

JAKARTA – Tim Pelita Jaya Energi Mega Persada (EMP) menangi laga … Selengkapnya

kupas

Ini Akibat Salah Kelola di Mahkamah Agung

Jumat 27/5/2016 | 02:02
A   A   A   Pengaturan Font

Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT), pada Senin (23/5) berhasil menangkap Ketua Pengadilan Negeri Kepahiang, Bengkulu bernama Janer Purba, 55 tahun. Selain itu, juga ditangkap hakim ad hoc Pengadilan Tipikor Bengkulu Toton, dan Panitera Pengganti PN Bengkulu Badarudin Bacshin.

KPK juga mencokok mantan Kabag Keuangan RS M Yunus, Safri Safei, dan mantan Wakil Direktur Umum dan Keuangan RS M Yunus, Edi Santoni.

Mereka terkait penanganan perkara korupsi penyalahgunaan honor dewan pembina RSUD M Yunus Bengkulu di Pengadilan Tipikor Bengkulu OTT ini menambah panjang daftar aparat penegak hukum yang ditangkap lembaga antikorupsi.

Sebelumnya, KPK meringkus jaksa pada Kejati Jabar, Deviyanti Rochaeni dan Fahri Nurmallo lantaran diduga menerima suap dari Bupati Subang Ojang Sohandi terkait pengamanan perkara korupsi dana Jamkesmas Kabupaten Subang di Pengadilan Tipikor Bandung.

Selain itu, KPK juga menangkap Panitera Sekretaris Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Edy Nasution karena diduga menerima suap dari pihak swasta terkait pengamanan perkara peninjauan kembali (PK) pada PN Jakpus.

Tak pelak lagi, peristiwa ini bukan saja makin memprihatinkan kita semua, tapi juga memperburuk citra peradilan kita. Para penjaga keadilan itu mendemonstrasikan kerusakan moral mereka.

Untuk mengupas masalah ini, Koran Jakarta mewawancarai Hakim Agung, Topane Gayus Lumbuun di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (26/5). Berikut petikannya.

KPK kembali melakukan OTT terhadap penegak hukum, tanggapan Anda?

Pertama tentunya saya sangat menyayangkan hal tersebut sampai terjadi. Tertangkapnya beberapa hakim oleh aparat penegak hukum kemarin mencerminkan betapa buruknya sistem peradilan di Indonesia.

Terhadap penegak hukum, tanggapan Anda?

Pertama tentunya saya sangat menyayangkan hal tersebut sampai terjadi. Tertangkapnya beberapa hakim oleh aparat penegak hukum kemarin mencerminkan betapa buruknya sistem peradilan di Indonesia.

Lantas, apa yang menyebabkan hal ini terjadi?

Sudah jelas ini akibat salah kelola di Mahkamah Agung (MA). Selain ketua terdapat kepala bidang pembinaan dan promosi, pada sektor itulah perombakan perlu dilakukan agar sistem peradilan di Indonesia dapat pulih kembali.

Apa yang perlu dilakukan agar hal tersebut tidak terulang?

Sudah jelas di sini kan akibat tata kelola Mahkamah Agung. Oleh karena itu perlu untuk melakukan perombakan agar tidak ada lagi pejabatnya yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Perombakan seperti apa yang harus dilakukan MA dalam hal ini?

Perombakan yang perlu dilakukan yakni MA perlu melakukan evaluasi terutama terkait masalah rekrutment, promosi dan mutasi, harus diubah dengan memperhatikan kemampuan individu, dan bukan faktor kedekatan dengan pimpinan.

Apa alasan evaluasi dan perombakan di dalam tubuh MA itu perlu?

Perlu diketahui Mahkamah Agung sedikit sekali orangorang yang memiliki integritas dalam membangun lembaga hukum negara yang memiliki kemarwahan.

Di sana terbagi dua kelompok yakni kelompok two tumbs yaitu kelompok yang lebih mencari aman, atau yang kedua kelompok oportunis yang memiliki tingkat ego, guna mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.

Harapan Anda agar sistem peradilan di Indonesia tidak terpuruk di mata masyarakat?

Saya berharap Presiden Joko Widodo bisa turun tangan untuk menerbitkan Peraturan Pengganti Undang-undang agar dunia peradilan kembali mendapat kepercayaan dari masyarakat.

Selain itu kiranya evaluasi di dalam tubuh MA benar-benar dilakukan berdasarkan kompetensi dan track record, namun tetap mengedepankan transparansi ke hadapan publik. franciscus/AR-3

Tunggakan Pengembang Diserahkan Kepada Jaksa

Kamis 26/5/2016 | 02:02
A   A   A   Pengaturan Font

Persoalan tunggakan kewajiban pengembang atas fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos dan fasum) telah berlangsung bertahuntahun. Pemerintah Provinsi DKI pun dibuat tidak berkutik untuk menagih kewajiban para pengembang hitam ini.

Padahal, nilai tunggakan 28 pengembang pemilik Surat Izin Penunjukan Penggunaan … Selengkapnya

“Kita Jangan Mewariskan Impor”

Rabu 25/5/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

Kementerian Pertanian (Kementan) merupakan instansi pemerintah yang secara tegas menolak impor komoditas pangan. Sebab, impor hanya memperkaya petani di negara lain tetapi memiskinkan atau mematikan petani di negeri sendiri.

Lagi pula, Kementan merupakan lembaga yang berfungsi untuk membantu petani dalam … Selengkapnya

Mendagri Tidak Pernah Mencabut Perda Anti Miras

Selasa 24/5/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

Informasi tentang Menteri Dalam Negeri,Tjahjo Kumolo akan mencabut Peraturan Daerah anti minuman keras atau perda miras, terus menuai pro- kontra. Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo sendiri dengan tegas membantah, akan atau telah mencabut perda anti miras.

Bahkan, ia mendukung penuh … Selengkapnya

berita lain

Desain Baru Bangunan di Kota Tua

Jumat 27/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Pengecatan membuat bangunan tampak rapi dan baru. Hal serupa yang akan dilakukan di sejumlah bangunan heritage di Kota Tua, Jakarta. Bangunan yang berusia ratusan tahun bersolek dengan memperbaharui warna yang telah kusam.

Gedung-gedung yang berada di kawasan Kota Tua, Jakarta … Selengkapnya

Kian Inovatif, Sistem Pembayaran Toko “Online”

Kamis 26/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Rendahnya kepemilikan kartu kredit dan debit menjadi tantangan tersendiri bagi industri e-commerce dan transaksi online. Pasalnya dari 250 juta takyat negeri ini jumlah kartu kredit hanya sebesar 6,81 juta sedangkan jumlah kartu debit 60 juta saja.

Untuk memberikan kemudahan bagi … Selengkapnya

Desain CR-Z Lebih Agresif dan Sporty

Rabu 25/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Segmen mobil sport kian mengerucut. Pabrikan Jepang, Honda, kian unjuk gigi dengan “hybrid sport” CR-Z. Mobil ini kian merebut hati konsumen sejak pertama kali diluncurkan di Indonesia pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012 di Jakarta.

Generasi mutakhir, Honda … Selengkapnya