Koran Jakarta | November 22 2018
No Comments
Mediasi Bawaslu

Hanura Bisa Memperbaiki Bakal Calegnya

Hanura Bisa Memperbaiki Bakal Calegnya

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta – Bawaslu kembali menggelar mediasi terkait sengketa pendaftaran bacaleg, yang sebelumnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU. Kedua belah pihak sepakat adanya perbaikan terhadap berkas yang sempat dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU.

Sebelumnya, berdasarkan permohonan penyelesaian sengketa Pemilu, Pemohon (Hanura) mengajukan permohonan penyelesaian sengketa proses Pemilu yang diajukan kepada Ketua Bawaslu terkait berita acara yang diterbitkan KPU nomor 145/PL.01.4-BA/06/ KPU/VII/2018 tentang Hasil Penelitian Dokumen Perbaikan Syarat Pengajuan Bakal Calon Anggota DPR Tahun 2019 yang menyatakan bahwa Termohon (KPU) telah melakukan verifikasi kelengkapan dan keabsahan terhadap dokumen perbaikan syarat pengajuan bakal calon pada 80 (delapan puluh) daerah pemilihan.

Terkait mediasi antara Hanura dan KPU itu, Bawaslu kemudian menggelar rapat pleno dan menghasilkan putusan. Dimana Bawaslu memerintahkan para pihak untuk melaksanakan keputusan, dimana tertuang dalam berita acara penyelesaian sengketa proses Pemilu. Lalu memerintahkan KPU melaksanakan putusan ini paling lama 3 (tiga) hari kerja sejak putusan dibacakan.

“Sudah selesai antara kedua pihak dalam mediasi kedua ini. Untuk selanjutnya kami (Bawaslu) serahkan kepada KPU melaksanakan putusan tersebut,” ujar Anggota Bawaslu M. Afifudin di Bawaslu, Jl. Thamrin 14, Jakarta, Kamis (9/8). Menanggapi putusan Bawaslu tersebut, anggota KPU Ilham Saputra mengatakan, berdasarkan kesepakatan dengan Hanura, pihaknya akan memberikan waktu kepada Hanura memperbaiki berkas bacalegnya.

Menurut Ilham, Hanura diberi tenggat waktu hingga pukul 20.00 WIB, Jumat (10/8). Semua yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) ungkap Ilham wajib diperbaiki bila ingin kadernya mulus melenggang sebagai legislator. “Jadi ada waktu sehari untuk Hanura memperbaiki dokumen bacalegnya yang TMS.

Dan Hanura juga menyatakan kesiapannya,” kata Ilham. Lebih jauh Ilham juga menegaskan, dari 559 bacaleg yang diusung Hanura, hanya bacaleg yang dinyatakan TMS saja yang diperbolehkan diganti. Kemudian terhadap bacaleg yang sudah memenuhi syarat (MS) datanya sudah masuk ke KPU dan tidak bisa diganti.

Ia juga menghimbau kepada Hanura, agar tidak hanya memperbaiki dokumen bacalegnya, tetapi juga memastikan bacalegnya bebas dari tindak pidana narkotika, kekerasan seksual terhadap anak dan korupsi. “Jadi yang boleh diganti itu hanya bacaleg yang TMS saja,” tegasnya. rag/AR-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment