Koran Jakarta | October 22 2017
No Comments

Giliran Fino Gunakan Ban Gendut

Giliran Fino Gunakan Ban Gendut

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Penggunaan ring 14 oleh  Honda Scoopy membuat Yamaha Fino tidak mau kalah. Pabrikan ini menyusul menggunakan ban bertapak lebar tipe tubeless dengan ukuran 80/80-14M/C 43P dan ban belakang 100/70-14M/C 51P).

Angka 80  pertama menunjukkan lebar tapak ban dan 80 kedua menunjukkan aspec ratio-nya. Aspec ratio adalah persentase seksi lebar dibandingkan dengan seksi tinggi  atau tinggi dari tapak ban ke bibir ban).

Dengan ban lebih gendut diharapkan membuat pengguna Fino semakin nyaman berkendara di segala kondisi jalan, karena motor menjadi lebih stabil saat dikendarai. Penggunaan ban ban tubeless, menjamin keamanan di jalan karena ban ini tidak cepat berkurang meski tertusuk benda tajam.

General Manager Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Hendra Wijaya mengatakan, penggunaan ban tipe tubelessmemberikan keamanan pada pengguna Fino yang kebanyakan perempuan. “Dengan ban tubelessperempuan bisa terhindar dari tindakan negatif, dibandingkan dengan penggunaan ban biasa saat terjadi kebocoran,”  kata Hendra di Jakarta, pekan lalu.

Kelebihan lain model retro ini adalah penggunaan lampu LED, sehingga makin gaya, irit dan praktis. Lampu LED dengan desain elegan,  menampilkan cahaya lebih terang, dengan pencahayaan stabil dan lebih fokus.

Fino debekali dengan Fitur canggih AKS (Advance Key System) yang memiliki fungsi ganda untuk menemukan lokasi sepeda motor saat parkir dan membuka penutup kunci utama. “Fitur ‘Smart Lock System’ membuat berkendara semakin praktis ketika harus mengunci rem saat di tanjakan atau jalan menurun,” ujar Hendra.

New Fino 125 Blue Core tipe Fino Grande  dijual dengan harga 18.500.000. Sementara Fino Sporty dan Fino Premium dijual dengan harga 17.300.000 (on the road) Jakarta. Fino Premium tampil dengan tiga pilihan warna baru yang menarik yaitu, coklat kareaml, merah berry dan putih Latte. hay/E-6 

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment