Koran Jakarta | September 19 2019
No Comments
Kepastian Hukum - Garuda Diperintahkan Pemegang Saham Ganti Akuntan Publik

Garuda Indonesia Patuhi Putusan OJK dan Kemenkeu

Garuda Indonesia Patuhi Putusan OJK dan Kemenkeu

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font
PT Garuda Indonesia Tbk sepenuhnya menghormati putusan OJK dan Kemenkeu serta akan menindaklanjutinya segera.

JAKARTA – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) memastikan akan patuh dan senantiasa mengedepankan prinsip kepatuhan dan tata kelola perusahaan yang baik (compliance and good corporate governance/GCG) serta akan menindaklanjuti hasil pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terhadap Laporan Keuangan Audited PT Garuda Indonesia Tahun 2018.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara, mengatakan pihaknya sepenuhnya menghormati adanya putusan tersebut serta akan menindaklanjuti putusan tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Garuda Indonesia juga akan terbuka, berkomunikasi lebih lanjut, dan meminta advise kepada regulator, dalam hal ini terkait dengan pemenuhan kewajiban perusahaan atas hasil putusan tersebut,” kata Ari, di Jakarta, Minggu (30/6).

Ia menambahkan, sejalan dengan komitmen Garuda Indonesia untuk terus meningkatkan kinerja dan keberlanjutan perusahaan melalui berbagai aspek pengembangan, Perseroan telah mengambil sikap positif terhadap hasil pemeriksaan laporan keuangan Garuda yang diumumkan Kementerian Keuangan dan OJK tersebut.

“Kami akan terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan serta terus menambah pendapatan perusahaan melalui peningkatan ancillary revenue (pendapatan lain-lain) sehingga Garuda Indonesia sebagai national carrier dapat tumbuh dan berlanjut serta terus memberikan nilai tambah kepada pemegang saham dan peningkatan kesejahteraan karyawan,” kata Ari.

Lebih lanjut, kata Ari, Garuda Indonesia sebagai badan usaha milik negara (BUMN) dan perusahaan terbuka tentunya terus berupaya memenuhi komitmen penegakan prinsip kepatuhan terhadap aspek tata kelola regulasi dan good corporate governance.

 

Pergantian Akuntan

 

Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan, Kementerian BUMN, Gatot Trihargo, juga mengemukakan Menteri BUMN, Rini Soemarno, sudah mengirim surat ke dewan komisaris Garuda untuk penggantian akuntan publik dan melakukan audit internal.

Sedangkan dewan komisaris Garuda menyatakan bakal mengawal agar maskapai tersebut menjalankan keputusan yang telah ditetapkan pihak regulator. “Concern beliau (Menteri BUMN) sangat kuat,” kata Gatot Trihargo.

Sebelumnya, Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK, Fahri Hilmi, mengatakan menyusul ditemukannya pelanggaran laporan keuangan tahun buku 2018, pihaknya mengenakan sanksi administratif berupa denda sebesar 100 juta rupiah kepada Garuda Indonesia atas pelanggaran Peraturan OJK Nomor 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.

“Kami juga menjatuhkan sanksi administratif berupa denda sebesar 100 juta rupiah secara tanggung renteng kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Garuda Indonesia yang menandatangani Laporan Tahunan periode tahun 2018 atas pelanggaran Peraturan OJK Nomor 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik,” katanya.

Sedangkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjatuhkan sanksi kepada Akuntan Publik (AP) Kasner Sirumapea dan Kantor Akuntan Publik (KAP) Tanubrata, Sutanto, Fahmi, Bambang & Rekan. “Pembekuan izin selama 12 bulan (KMK No.312/KM.1/2019 tanggal 27 Juni 2019) terhadap AP Kasner Sirumapea karena melakukan pelanggaran berat yang berpotensi berpengaruh signifikan terhadap opini Laporan Auditor Independen,” kata Sekretaris Jenderal Kemenkeu, Hadiyanto.

Sanksi diberikan setelah Kemenkeu memeriksa AP/KAP terkait permasalahan laporan keuangan Garuda Indonesia tahun buku 2018. Dalam pemeriksaan itu Kemenkeu menemukan adanya pelanggaran, khususnya pengakuan pendapatan atas perjanjian kerja sama dengan PT Mahata Aero Teknologi yang diindikasikan tidak sesuai dengan standar akuntansi. 

 

mza/yni/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment