Koran Jakarta | October 22 2017
No Comments
Teknologi Digital

Gaet Investor dengan Aplikasi Saham

Gaet Investor dengan Aplikasi Saham

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Teknologi digital membantu dalam transaksi saham. Dengan fitur informasi dan optimalisasi hasil transaksi, investor dimudahkan dan dapat menekan tingkat risiko transaksi saham.

Ada banyak cara berinvestasi, seperti dalam bentuk deposito, emas, obligasi, reksadana, saham dan lainnya. Namun sayangnya, untuk jenis saham, jumlah investornya dinilai masih kurang, karena dinilai penuh resiko.

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat tingkat pemahaman (literasi) masyarakat Indonesia terhadap pasar modal dan tingkat utilitas produk pasar modal masih sangat rendah. Akibatnya saat ini hanya sekitar 35.000 investor bertransaksi di pasar modal setiap harinya.

Padahal Bursa Efek Indonesia (BEI) mengharapkan jumlah investor yang aktif bertransaksi di pasar modal pada tahun 2017 bisa mencapai 100.000 investor per hari dengan harapan pasar modal bisa lebih bergairah.

Duta RHB TradeSmart Merry Riana, mengatakan umumnya, ketakutan masyarakat akan investasi dalam saham adalah mengenai risiko yang dianggap terlalu tinggi. “Padahal sebenarnya risiko muncul akibat kurangnya pengetahuan seseorang akan produk investasinya,” ujar dia di Jakarta Selasa (10/10).

Merry menambahkan, adanya aplikasi transaksi saham dengan fitur khusus yang dapat memberikan segala macam informasi bisa untuk melakukan investasi saham, bahkan bagi mereka yang disibukkan dengan pekerjaan dan juga investor pemula.

“Saya sendiri sudah merasakan manfaatnya dimana saya bisa memonitor investasi sekaligus membuat langkah investasi baru berdasarkan rekomendasi yang diberikan ARO kapanpun dan dimanapun saya berada,” jelasnya.

Aplikasi perdagangan saham RHB TradeSmart yang dipakai Merry menggunakan ARO baik ARO Signal, ARO Library serta Real Time Notification. Fitur-fitur ini berfungsi untuk mengoptimalkan hasil transaksi saham yang dilakukan investor.

“Dengan pengetahuan dan informasi yang akurat dan faktual seperti yang diberikan ARO, perdagangan saham bukanlah pertaruhan berisiko tinggi, namun menjadi langkah yang terarah dan penuh perhitungan,” ujar Presiden Direktur PT RHB Sekuritas Indonesia Chan Kong Ming.

RHB TradeSmart With ARO bahkan menjadi alat untuk membantu BEI meningkatkan literasi mengenai pasar modal, mendorong masyarakat untuk mulai berinvetasi saham secara berkala dan membantu pertumbuhan pasar modal Indonesia. “Kami menghadirkan RHB TradeSmart With ARO untuk memudahkan masyarakat yang ingin berinvestasi di saham,” kata Chan.

ARO merupakan fitur dalam aplikasi yang memberikan analisis teknis dan strategi investasi secara real-time. Bagi investor pemula, ARO dapat menjadi fitur pembelajaran dan analisis atas saham tertentu, sedangkan bagi investor berpengalaman, ARO akan menjadi panduan lanjutan atas investasi saham mereka.

Dengan ARO, setiap investor besar maupun kecil, akan menerima notifikasi yang sama, pada saat yang sama, memberikan kesempatan yang merata bagi setiap orang untuk meraih keuntungan atas momentum investasi yang menarik secara real time.”

Kehadiran ARO menjadi pembeda RHB Sekuritas dengan aplikasi serupa lainnya. RHB Sekuritas memang senantiasa ingin menghadirkan layanan berbasis teknologi yang mampu memberikan layanan terbaik bagi para investor.

Bagi RHB Sekuritas peluncuran aplikasi perdagangan saham baru ini diharapkan bisa meningkatkan jumlah nasabah ritel aktif sebesar 30.000, dari yang ada saat ini sebanyak 15.000. saat ini komposisi antara nasabah ritel dan institusi saat ini ialah sebesar 50 banding 50.

Dalam satu hari nilai transaksi sekuritas berkisar antara 200 miliar rupiah hingga 300 miliar rupiah. Dengan aplikasi RHB dengan fitur ARO dihrapkan dapat menambah jumlah nasabah dengan target transaksi menjadi 600 miliar per hari. “Tapi ini tegantuang dari kondisi pasar,” kata Chan. hay/E-6 

 

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment