Koran Jakarta | June 18 2019
No Comments

Flying Wheel Makassar Tundukan GMC Cirebon

Flying Wheel Makassar Tundukan GMC Cirebon

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Tim basket putri Flying Wheel Makassar menundukkan GMC Cirebon 72-57. Keme­nangan perdana ini diraih berkat kerja keras seluruh pemain pada pertandingan Srikandi Cup di GOR Grogol, Se­lasa (12/2).

Pelatih Flying Wheel Makassar, Eddy Winarso mengatakan bangga atas kemenangan yang diraih para pe­mainnya. Karena hasil merupakan kerja keras bagi seluruh tim. “Saya senang dengan hasil kerja keras kami. Seperti target di awal, kami mencoba setidaknya meraih satu kemenangan di seri ini. Semoga hasil melecut motivasi anak-anak untuk tampil lebih baik lagi dan jangan terlalu puas secara berlebi­han,” kata Eddy usai pertandingan.

Sementara pemain Flying Wheel Makassar, Jumriah Hl mengung­kapkan seluruh pemain diinstruk­sikan bermain cepat sejak awal pertandingan. Semua game plan yang direncanakan berjalan ses­uai dengan rencana. “Tadi pelatih menginstruksikan kita untuk ber­main cepat sejak awal. Karena kita lebih cepat dari mereka dan game plan tadi, kami jalankan dengan dengan baik,” ujar Jumriah.

Sedangkan Kapten Tim GMC Ci­rebon, Christie Apriyani Rumambi menjelaskan kekalahan dialami timnya karena komunikasi antar pemain tidak berjalan dengan baik. Ia menilai kekalahan ini merupak­an pelajaran berharga bagi timnya. “Komunikasi hari ini tidak berjalan dengan baik di lapangan, khusus­nya di kuarter terakhir. Ini menjadi pelajaran yang sangat berharga un­tuk kita semua,” ujar Christie.

Sejak tip off di mulai, keduanya terlibat dalam game yang ketat. Namun di awal, GMC Cirebon ber­hasil memulai dengan mencetak empat angka beruntun lewat Isa­belle Suryaman dan Christie Apri­yani Rumambi. Flying Wheel baru bisa membuka keran angkanya di dua menit waktu berjalan.

Pertandingan kembali berjalan ketat, bahkan kedudukan sempat imbang 10-10. Hampir saja GMC Cirebon mampu mencuri kuarter awal ini saat kedudukan 20-18, tapi lemparan tiga angka yang di lepas­kan Vivit Dian Arini dua meter dari luar jarak garis pelangi, menghasil­kan poin dan secara bersamaan juga waktu tanda berakhirnya kuarter pertama berbunyi, Flying Wheel pun unggul 21-20.

Kalah di kuarter pertama, GMC Cirebon membalasnya di kuarter kedua 38-35. Sebenarnya GMC masih dominan di kuarter ketiga dengan mencetak 15 angka tam­bahan lagi, sementara Flying Wheel Makassar hanya mengemas enam poin (53-49). Namun keadan ber­balik pada kuarter pamungkas. Fly­ing Wheel mengajak lawannya ber­main cepat secara Spartan, yang akhirnya membuat GMC Cirebon tidak berdaya dan secara sportif mengakui ketangguhan lawannya. Dalam pertandingan ini Flying Wheel unggul dalam catatan statis­tik yakni mencetak angka dari dari kesalahan lawan (27) dan poin dari kesempatan kedua (16).

Jumriah Hl dan Ummil Asmi bermain gemilang di pertandingan ini, Jumriah pemain Flying Wheel Makassar bernomor punggung 3 dapat mengemas 20 poin, ter­banyak untuk timnya. Sementara rekannya Ummil Asmi mencetak double-double (19 poin dan 14 re­bound). jon/S-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment