Fasilitas Infrastruktur PNS di Ibu Kota Baru Harus Memadai | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 25 2020
No Comments
Pemindahan ASN

Fasilitas Infrastruktur PNS di Ibu Kota Baru Harus Memadai

Fasilitas Infrastruktur PNS di Ibu Kota Baru Harus Memadai

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Pemerintah harus menyiapkan sejumlah infrastruktur yang memadai, mulai dari tempat tinggal, sekolah, rumah sakit, hingga keperluan infrastruktur lain­nya agar aparatur sipil negara (ASN) nyaman dan tidak berat hati untuk pindah dari DKI Ja­karta ke Ibu Kota Baru di Kali­mantan Timur (Kaltim).

“Masa iya, mereka ngontrak atau beli rumah baru. ASN kan juga punya keluarga, bagaima­na pekerjaan suami atau istri ASN tersebut. Kan tidak lucu, suaminya di Kaltim karena ASN. Sedangkan istrinya kerja di Jakarta,” kata pengamat politik, Ujang Komarudin, di Jakarta, Minggu (26/1).

Sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan tak ragu untuk memaksa pegawai negeri sipil (PNS) di instansi pusat untuk pindah ke ibu kota baru di Penajam Paser Utara-Kutai Kartanegara, Kaltim. Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan dalam dalam acara Peren­canaan Pelaksanaan Sensus Penduduk di Istana Negara, Jakarta, Jumat (24/1).

Ujang mengingatkan para ASN tersebut juga memiliki anak-anak yang sekolah. “Ka­laupun harus sekolah di sana, adakah sekolah yang kualitas­nya baik di sana, dan masih banyak hal lain lagi,” katanya.

Harus Patuh

Sementara itu,pengamat politik, Hendri Satrio, me­nyatakan upaya Presiden Joko Widodo yang meminta ASN harus mau pindah ke Penajam Paser Utara-Kutai Kartanegara, Kaltim, harus memikirkan fasilitas dan re­munerasi mereka. “Tidak ada yang salah dengan kebijakan Pak Jokowi ini. Tentu harus ada sosialisasi tentang fasili­tas dan remunerasi,” ucapnya.

Menurutnya, sebagai pengabdi negara, wajar jika para ASN menuruti maunya Presiden untuk pindah dan beker­ja di ibu kota baru. “Namanya ASN harus ikut maunya pemerintah,” tegasnya. ags/Ant/P-4

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment