Koran Jakarta | December 19 2018
No Comments
Pendidikan Nasional

Evaluasi Sekolah Swasta Sesuai Standar Nasional

Evaluasi Sekolah Swasta Sesuai Standar Nasional

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

SURABAYA - Ketua Dewan Pendidikan Surabaya, Martadi, mengatakan bentuk evaluasi sekolah swasta yang akan dilakukan merujuk kepada Standar Nasional Pendidikan melalui Akreditasi Sekolah, baik dilihat dari aspek, standar input (siswa), guru, sarana, proses pembelajaran, kurikulum, pembiayaan, pengelolaan, dan evaluasi.

“Untuk sekolah swasta yang baru akan berdiri, akan dilakukan evaluasi berdasar pada standar pendirian dan izin operasional sekolah sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas dan Peraturan yang berlaku di masing-masing daerah sesuai dengan kebutuhan dan proyeksi jumlah anak dan angka partisipasi sekolah, letak lokasi ketersebarannya atau jarak dengan sekolah yang lain, dan jumlah sekolah penyangganya.

Misalnya untuk SMP ada berapa sekolah SD di sekitarnya, dan proyeksi perkembangan kota,” tuturnya di Surabaya, Senin (20/8). Martadi menjelaskan, evaluasi bisa dilakukan oleh tim akreditasi sekolah atau melalui pengawas sehingga kondisi sekolah bisa dilihat secara baik untuk memastikan sekolah tersebut memenuhi standar sehingga bisa menjamin layanan pendidikan yang bermutu pada anak didiknya.

“Untuk pelaksaan evaluasi oleh tim akdreditasi sudah dilakukan, sedangkan yang oleh pengawas sedang dilakukan secara lebih intensif sekaligus memetakan kondisi sekolah sehingga bisa dideteksi masalah yang dihadapi oleh sekolah swasta, termasuk kenapa jumlah siswa turun. Lalu, bisa dicarikan solusinya, baik untuk jangka pendek, khususnya terkait kekurangan jam mengajar guru, dan jangka panjang untuk merumuskan pola pembinaan peningkatan mutu sekolah yang efektif dan reformulasi pola PPDB yang lebih tepat untuk memastikan semua anak terlayani bisa mendapatkan pendidikan yang layak,” ujar dia.

Martadi menambahkan, saat ini Dinas Pendidikan Surabaya, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Surabaya, Dewan Pendidikan Surabaya juga terus melakukan komunikasi secara intensif untuk bersama mengecek data masing-masing untuk memastikan semua anak sudah bersekolah, memetakan sekolah mana saja yang kekurangan siswa, sekolah mana yang siswanya bertambah, sekolah yang siswanya tetap.

Dengan demikian, lanjut dia, bisa dirumuskan betul solusi apa yang bisa diambil untuk jangka pendek (2018) dan jangka panjangnya (tahun depan) dalam pembinaan dan penataan sekolah di Surabaya, baik SD atau SMP. “Ini penting agar lebih berkualitas dalam memberikan layanan pendidikan kepada anak-anak,” pungkas dia. SB/E-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment