Koran Jakarta | May 28 2018
No Comments
Prospek Usaha

Emiten Properti Alokasikan Capex Rp4 Triliun

Emiten Properti Alokasikan Capex Rp4 Triliun

Foto : Koran Jakarta/Wahyu AP
Direktur BSDE Hermawan Wijaya (kiri) bersama CEO Strategic Development and Services Sinarmas Land, Ishak Chandra (tengah), dan Managing Director Sinarmas Land Dhony Rahajoe (kanan) saat paparan outlook 2018 di Jakarta, Selasa (13/2).PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menargetkan marketing sales pada tahun 2018 sebesar 7,2 triliun rupiah.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Emiten properti PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) pada tahun ini mengalokasikan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar 4 triliun rupiah. “Sebanyak 1 triliun rupiah akan digunakan untuk akuisisi lahan sedangkan sisanya, 3 triliun rupiah untuk operasional,” kata Direktur BSDE, Hermawan Wijaya, di Jakarta, Selasa (12/2). Menurutnya, anggaran capex tersebut berasal dari kas perseroan sendiri. “Dibandingkan tahun lalu, nilai capex 2018 tidak jauh berbeda,” katanya.

Terkait pendapatan 2017, Hermawan mengungkapkan terjadi kenaikan sekitar 30 persen dari target yang ditentukan sebesar 7,5 triliun rupiah, sedangkan laba bersih (bottom line) naik 40 persen dari target sebesar 2 triliun rupiah. “Untuk laba 2018 diperkirakan tidak jauh beda dengan 2017,” ujarnya. Untuk meningkatkan pendapatan berulang tahun 2017, BSDE telah melakukan ekspansi anorganik dengan mengakuisisi 13 lantai di Bakrie Tower dengan total area yang disewakan atau net Ieasable area (NLA) seluas 17.000 m2 sebagai bagian dari investasi properti.

Selain itu, pada akhir tahun lalu, BSDE juga telah mengakuisisi Sinarmas MSIG Tower yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta. Adapun, NLA yang diakuisisi mencapai 68.525 m2 dengan rata-rata harga sewa mencapai 260.000 rupiah per m2 per bulan. Tingkat okupansi di Sinarmas MSlG Tower mencapai 40 persen pada tahun 2017 dan ditargetkan terisi sekitar 80-90 persen pada tahun 2019. “Kami yakin, dengan dukungan pendapatan berulang yang besar, kami dapat menjaga pertumbuhan kinerja di masa mendatang,” katanya.

“Marketing Sales” Hermawan menambahkan, BSDE pada 2018 menargetkan marketing sales sebesar 7,2 triliun rupiah, yang diperoleh dari produk komersial sebesar 3,55 triliun rupiah dan refensial sekitar 3,65 triliun rupiah. “Target ini sama dengan perolehan 2017 sebesar 7,23 triliun rupiah.” Hermawan menjelaskan untuk mencapai target tersebut BSDE meluncurkan sejumlah proyek di kawasan BSD City, Apartemen Southgate TB Simatupang, dan Klaska Residance di Surabaya. Menurutnya, permintaan properti akan kembali bergairah pads 2018. “BSDE akan terus berekspansi pada tahun ini bakk secara organik maupun anorganik untuk mendukung perrumbuhan kinerja yang berkesinambungan,” paparnya. Hermawan yakin permintaan terhadap properti akan kembali bergairah pada tahun ini yang sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang kuat. “Kondisi ini lebih baik dibandingkan dengan pertumbuhan pada tahun 2016,” katanya. yni/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment