Koran Jakarta | April 19 2019
No Comments

Cut Mini Tak Suka Baca Buku Versi Digital

Cut Mini Tak Suka Baca Buku Versi Digital

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Semakin berkembangnya teknologi, kini kian banyak kemudahan yang didapat dari teknologi, misalnya bisa membuat orang membaca buku lewat versi digital alisa ebook. Tentunya tak perlu repot lagi mem­bawa buku dalam bentuk fisik. Meski ringan dan praktis, namun artis Cut Mini ternyata lebih memilih membaca buku dalam bentuk fisik di­banding membacanya dalam versi digital.

Tak hanya soal bacaan saja, ternyata ini juga berlaku untuk skenario film yang ke­rap diterimanya. “Saya nggak terlalu suka baca dalam versi digital, karena saya suka coret-coret kertas," kata Cut Min, di sela konferensi pers "Gerakan Ibu Bangsa Membaca", di Perpusta­kaan Nasional, Jakarta, baru-baru ini.

Ketika mendapat kiriman skenario versi softcopy melalui surel, Cut Mini akan memin­ta skenario yang dice­tak di atas lembaran kertas. Skenario da­lam bentuk kertas memudahkan aktris yang juga rajin mendongeng itu membubuh­kan catatan di sana-sini bila diperlukan.

Cut Mini merupakan salah satu dari 26 tokoh perempuan berbagai profesi yang berpartisipasi di dalam momen deklarasi "Gerakan Ibu Bangsa Membaca", yang digelar Perpustakaan Nasional untuk merayakan Hari Ibu. Mereka membacakan kutipan paragraf pilihan dari buku-buku elektronik karya penulis perempuan Indonesia yang termasuk dalam koleksi Perpustakaan Nasional.

Cut Mini sudah tidak asing lagi dengan dunia literasi. Beberapa tahun terakhir dia aktif seba­gai seorang pendon­geng yang disebut­nya bisa menyelami kehidupan anak. “Saya ingin mengembalikan anak Indonesia kepada buku," ujar Cut Mini.

Dia mengajak para ibu untuk meluangkan waktu mendongeng, se­tidaknya lima belas menit per hari. Selain untuk mende­katkan diri dengan anak, mendon­geng juga bisa menularkan kecintaan anak terhadap buku. yzd/S-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment