Koran Jakarta | September 16 2019
No Comments

Berburu Sate Klatak di Yogyakarta

Berburu Sate Klatak di Yogyakarta

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menikmati momen liburan ke Yogya. Selain berkunjung ke berbagai destinasi wisata keren dan cantik, Yogya juga kota yang terkenal dengan deretan tempat makan yang enak dan murah.

Salah satu jenis makanan yang perlu Anda cicipi selagi berada di kota ini adalah sate klatak. Buat Anda yang kurang begitu familier dengan sate klatak, makanan ini merupakan jenis sate yang khas dari Yogya, te­patnya dari daerah Pleret, Bantul.

Sate klatak kerap dibuat dengan bahan daging kambing. Sementara itu, bumbu yang digunakan biasa­nya cukup minimalis. Selain itu, tusukan sate yang digunakan juga unik, berasal dari jeruji besi.

Selama di Yogya, Anda dapat menemukan banyak warung sate klatak. Namun, kalau ingin menci­cipi kuliner sate klatak terenak di Yogya, jangan sembarangan dalam memilih. Berikut ini 4 rekomendasi warung sate klatak yang bisa Anda singgahi:

Sate Klatak Pak Bari

Sate Klatak Pak Bari terkenal karena tempat ini menjadi salah satu lokasi yang digunakan untuk pengambilan gambar film Ada Apa dengan Cinta 2. Cara penyajian sate klatak di sini dilakukan dengan ce­pat. Anda pun bisa menyantapnya dengan segera dan tak perlu lapar terlalu lama. Suasana di warung ini juga nyaman, dengan interior semi terbuka. Ada pilihan tempat berupa meja ataupun lesehan.

Lokasi: Jl. Kedaton, Pleret. Jam Buka: Setiap hari, 18.30 sampai 01.00 WIB.

Sate Klatak Pak Pong

Hasil gambar untuk Sate Klatak Pak Pong

Rekomendasi berikutnya ada­lah Sate Klatak Pak Pong. Di sini, Anda dapat mencicipi sate dengan tekstur empuk dengan rasa gurih. Kalau mau, Anda bisa memesan sate dengan tanpa disertai bagian kulit serta lemak. Suasana tempat makannya juga nyaman. Selain itu, pelayanan yang diberikan kepada para tamu juga cepat dan ramah.

Lokasi: Jl. Imogiri Timur KM 10, Pleret. Jam buka: Setiap hari, 10.00 sampai 00.00 WIB.

Sate Klatak Pak Jono

Kalau Sate Klatak Pak Bari te­ngah tutup, Anda bisa pula memilih berkunjung ke Sate Klatak Pak Jono yang merupakan adik dari Pak Bari. Popularitas warung sate klatak ini juga tidak kalah dibandingkan de­ngan Sate Klatak Pak Bari. Suasana di dalamnya selalu ramai oleh pe­ngunjung, dengan cita rasa sate yang jauh dari bau prengus.

Lokasi: Area parkir Pasar Jejeran, Pleret, Bantul. Jam Buka: Setiap hari: 18.30 sampai 02.00 WIB.

Sate Klatak Bu Jazim

Sate Klatak Bu Jazim juga tidak kalah enak dibandingkan dengan sate klatak di tempat lain. Apalagi, warung sate ini sudah berdiri sejak 1982. Di sini, Anda bisa menemukan sate daging kambing muda yang bisa terasa begitu lembut. Selain sate, Anda juga dapat menjumpai menu lain berupa tongseng serta tengk­leng kambing.

Lokasi: Jl. Imogiri Timur KM 9,5, Bantul. Jam buka: Setiap hari, 08.00 sampai 00.00 WIB.

Itulah rekomendasi warung sate klatak terenak yang dapat Anda temukan di Yogya. Kalau Anda tak sabar untuk bisa segera mencicipi kuliner sate klatak khas Yogya ter­sebut, segera rencanakan liburan Anda.

Anda tak perlu khawatir dengan biaya liburan yang mahal. Dengan Airy, Anda bisa berburu tiket promo dari berbagai maskapai dengan sangat mudah. Anda dapat menemukan tiket pesawat Batik Air, Lion Air, Wings Air, ataupun Garuda Indonesia.

Setelah menemukan tiket, Anda dapat melakukan konfirmasi pembayaran, bisa lewat Indomaret, kartu kredit, atau transfer bank. Tak perlu khawatir menjadi korban penipuan kalau pesan tiket lewat Airy. Apalagi, mereka dikenal sebagai perusahaan besar telah berdiri cukup lama.

Selain itu, Airy juga memberi banyak kemudahan bagi para pengguna layanannya. Kemudahan tersebut di antaranya adalah kebijakan terkait reschedule dan refund tiket. gma/R-1

Mencicipi Menu Lain

Selain sate klatak, ada juga menu makanan lain yang bisa dicicipi ketika Anda berkun­jung ke Yogya. Berikut beberapa diantaranya.

Nasi Uduk si Pitung

Hasil gambar untuk Nasi Uduk si Pitung

Di ruas Jalan Kaliurang, tepatnya di sisi barat Grha Sabha Pramana memang selalu ramai warung tenda. Area ini memang cukup dikenal sebagai salah satu pusat kuliner, dan tak jarang beberapa warung tenda baru bermunculan di area ini. Salah satunya Nasi Uduk Si Pitung.

Warung tenda nasi uduk ini ter­bilang baru namun sepertinya ber­hasil menarik perhatian pengunjung yang biasa ke area ini. Meski yang dijajakan nasi uduk yang konon makanan khas Betawi namun di ba­gian prasmanan terdapat beberapa jenis lauk dari daerah lain, seperti telur balado dan ayam kalasan.

Seporsi nasi uduk lengkap ini terdiri dari nasi uduk, bihun, sam­bal, bumbu kacang, krupuk, kering tempe, dan abon. Cukup lengkap dan sebenarnya tidak memerlu­kan tambahan lauk. Rasa gurih ini sangat pas ketika disantap bersama kering tempe yang manis-pedas. Hal yang membuat menu ini terasa unik adalah kehadiran bumbu kacang­nya. Sambalnya yang cukup pedas pun menambah kekayaan rasa dari nasi uduk ini. Ayam kecapnya yang manis dan telur baladonya yang gu­rih dan pedas pun turut menambah kelezatan menu nasi uduk ini.

Semua menu ini hanya mengha­biskan sekitar Rp. 15.000 saja. Harga yang cukup murah untuk seporsi lengkap nasi uduk dengan dua lauk tambahan.

Lokasi:Jl. Kaliurang (sisi barat Grha Sabha Pramana), Yogya. Jam Buka:17.30 – 23.00 WIB.

Nasi Kulit Syuurga

Bertabur serundeng yang bikin rasanya makin nikmat, Via Instagram nasikulitsyuurga

Gudeg merupakan kuliner yang tepat untuk dicicipi saat menjelajah Yogya. Tak hanya gudeg yang enak, tapi masih banyak juga jenis kuliner lainnya yang bisa dicicipi. Salah satunya adalah Nasi Kulit Syuurga.

Untuk pilihan menu yang stan­dar, akan ada nasi, sambal, kulit, se­rundeng dan juga lalapan. Bisa juga untuk menghadirkan pilihan lauk. Tidak bisa dipungkiri memang kulit ayam yang digoreng garing benar-benar menggugah selera. Ditambah lagi dengan kriuknya kulit ayam ini begitu menggugah selera.

Harganya setiap porsi sekitar Rp20,000-an. Tentu saja harga segitu sangat ramah di kantong dan perut juga dimanjakan.

Lokasi: Jl. Kaliurang Km 4, di Nologaten No. 46, dan di Jl. Palagan 65 A. jam Buka: 17.00-23.00 WIB. gma/R-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment