Koran Jakarta | October 16 2018
No Comments

Bawaslu Diminta Tindak Penyelenggara yang Berpihak

Bawaslu Diminta Tindak Penyelenggara yang Berpihak

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta – Pilkada serentak 2018 yang telah berlangsung 27 Juni lalu menyisakan sejumlah. Salah satunya di Provinsi Maluku Utara yang banyak pelanggaran dan dilakukan penyelenggara pemilu yang diduga tidak netral memihak ke salah satu Paslon. Ketua Forum Rakyat Maluku Utara Muhammad Yahya mengungkapkan, pada saat hari H pencoblosan, dirinya menemukan sejumlah kecurangan pelanggaran yang dilakukan oleh institusi penyelenggara pemilu, baik itu oleh oknum KPUD, KPPS, dan PPK.

Hal itu terjadi di beberapa kabupaten saat pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur provinsi Maluku Utara. “Maka atas nama Forum Rakyat Maluku Utara melakukan aksi protes di Jakarta atas ketidakpuasan pelaksanaan pilgub di Maluku Utara dan meminta penyelenggara pemilu khususnya Bawaslu menyelesaikan problem tersebut,” ujar Muhammad Yahya di Halaman Kantor Bawaslu, Jalan Thamrin 14, Jakarta Pusat, Rabu (11/7).

Oleh karena itu, ia mendesak Bawaslu RI agar menindak lanjuti pelanggaran yang terjadi pada Pilgub Maluku Utara. Serta mendorong Bawaslu agar memerintahkan KPU RI melakukan pemungutan suara ulang di enam desa di kabupaten Halmahera Barat, dengan mengeluarkan surat perintah. rag/AR-3

Tags
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment