Banyak Kursi Peserta yang Kosong | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 25 2020
No Comments
Pelaksanaan SBMPTN - Pelaksanaan Ujian Lancar

Banyak Kursi Peserta yang Kosong

Banyak Kursi Peserta yang Kosong

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Banyaknya kursi peserta yang kosong diduga karena calon peserta SBMPTN sudah diterima melalui jalur SNMPTN.

JAKARTA –Banyak ditemukan kursi peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang kosong di hari pelaksanaan, Selasa (16/5). Diduga hal ini terjadi karena peserta yang bersangkutan sudah diterima melalui jalur SNMPTN atau penggantian bidang studi yang diminati. “Saya cek langsung, banyak kursi yang kosong.

Ini sangat disayangkan, padahal panitia sudah mengakomodir dengan baik,” kata Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, saat memantau pelaksanaan tes SBMPTN di Palu, Sulawesi Utara, Selasa (16/5). Ujian tulis SBMPTN 2017 diadakan serentak se-Indonesia yang dikoordinasikan oleh 42 panitia lokal (panlok), mencakup 85 perguruan tinggi negeri (PTN). Menurut Nasir, peserta SBMPTN tahun 2017 ini mencapai angka 797.738 peserta (terdiri dari peserta PBT sebanyak 776.878, peserta CBT mencapai 20.860), sementara peserta SBMPTN 2017 yang berkebutuhan khusus sebanyak 263, yang tersebar di sembilan panlok kota.

Kuota Kursi SBMPTN sendiri yang ada sekarang pada jumlah sekitar 128.085. “Peserta ujian berkebutuhan khusus (penyandang disabilitas) dilayani sebaik-baiknya dan dilakukan pendampingan bila diperlukan,” paparnya. Ia menjelaskan, misalnya bagi satu orang peserta tunanetra akan didampingi dua pengawas khusus, satu pembaca soal, satu lagi membantu menuliskan jawaban dari peserta. “Ingat bahwa semua memiliki hak yang sama untuk ikut ujian ini,” urai Nasir.

Sementara itu, lanjut Nasir, untuk statistik panlok dengan jumlah pendaftar terbesar, Jakarta menempati urutan pertama dengan jumlah pendaftar 68.764, disusul oleh Medan dengan 60.144, kemudian Surabaya dengan 55.294, Bandung 51.961 pendaftar. Ketua Panitia Pusat SNMPTN dan SBMPTN 2017, Ravik Karsidi, mengatakan untuk para peserta yang memilih program studi bidang seni dan keolahragaan akan menjalani ujian keterampilan.

Ujian keterampilan bidang ilmu seni terdiri atas tes pengetahuan dan keterampilan bidang seni terkait. Ujian keterampilan bidang ilmu keolahragaan terdiri atas pemeriksaan kesehatan dan tes keterampilan motorik. “Ujian keterampilan akan dimulai pada 17 Mei 2017 dan/atau 18 Mei 2017 di masing-masing PTN penyelenggara ujian keterampilan,” jelas Ravik. Ravik menambahkan, untuk soal yang dikerjakan antara yang disabilitas dan tidak, soalnya tetap sama, hanya saja berbeda dalam hal aksesibilitas, ada treatment khusus yang diberikan kepada penyandang disabilitas.

Hasil ujian SBMPTN sendiri akan diumumkan pada hari Selasa, tanggal 13 Juni 2017 pukul 17.00 WIB dan dapat diakses pada laman http://pengumuman.sbmptn.ac.id. Sementara itu, Rektor IPB , Herry Suhardiyanto, menambahkan ujian seleksi juga didukung oleh kredibilitas panitia yang kuat. Semua bergandengan tangan menyukseskan soal ujian hingga pelaksanaan ujian. “Semoga peserta yang berjumlah 797 ribu di seluruh Indonesia ini, salah satunya dapat menjadi bagian dari mahasiswa IPB. Mereka akan memperebutkan 150 ribu kursi 85 PTN di Indonesia,” terangnya.

SBMPTN Aman

Dalam kesempatan itu, Ravik Karsidi juga menegaskan bahwa pelaksanaan ujian masuk perguruan tinggi negeri berbasis komputer tidak terdampak serangan siber Ransomware. “Untuk SBMPTN aman dari serangan virus karena kami sudah mencegahnya melalui pusat kontrol,” kata Ravik. Secara terpisah, Sekretaris SBMPTN, Joni Hermana, di Kampus UI Depok, mengatakan Panitia SBMPTN menjamin pelaksanaan ujian yang menggunakan Computer Base Test (CBT) tidak akan terganggu dengan ancaman virus Ransomware WannaCry.

“Kami sudah melakukan pengamanan dan menjamin tak akan menganggu pelaksanaan ujian,” katanya. Hal sama juga diungkapkan oleh Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, M Nasih. Menurutnya, pelaksanaan tes SBMPTN yang diikuti 6.400 lulusan pelajar sekolah menengah atas di Unair berjalan lancar. Direktur Penjaminan Mutu Kemristekdikti, Aris Junaedi, menambahkan, di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), SBMPTN 2017 diikuti 40.894 peserta dengan perincian 39.305 mengikuti Paper Based Testing (PBT) dan 1.590 yang mengikuti Computer Based Testing (CBT). Pelaksanannya pun berjalan lancar. cit/SB/YK/tgh/E-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment