Koran Jakarta | October 22 2017
No Comments

AS Ingin Keluar dari UNESCO

AS Ingin Keluar dari UNESCO

Foto : REUTERS/Philippe Wojazer
Foto markas besar United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) di Paris, Prancis, pada 4 Oktober 2017. UNESCO pada Jumat (13/10) akan memilih ketua baru yang calonnya kuatnya antara lain Hamad bin Abdulaziz al-Kawari (Qatar), Audrey Azoulay (Prancis), dan Moushira Khattab (Mesir).
A   A   A   Pengaturan Font

PARIS – Amerika Serikat (AS) berencana keluar dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Keinginan untuk keluar dari salah satu badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu disampaikan tiga diplomat AS yang enggan disebut namanya pada Kamis (12/10).

“(Rencana) ini belum formal namun benar adanya,” kata salah satu diplomat. “Keputusannya akan diumumkan beberapa hari mendatang,” imbuh dia. Sebelumnya Presiden AS, Donald Trump, sering mengkritik PBB dan mengeluhkan peran dan keuntungan bergabung dengan lembaga internasional ini maupun sejumlah badan-badan afiliasinya.

Majalah Foreign Policy edisi Kamis, menulis bahwa Washington DC akan secara formal mundur dari keanggotaan UNESCO setelah 58 anggota Dewan Eksekutif UNESCO memilih direktur jenderal yang baru pada Jumat (13/10) ini.

Menurut Foreign Policy, keputusan untuk mundur ditujukan untuk menghemat uang dan protes terhadap sikap UNESCO yang anti-Israel. Sebelumnya AS pernah menunda untuk membayar kontribusi pada UNESCO pada 2011 sebagai protes atas pemberian keanggotaan penuh Palestina. Rtr/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment