Koran Jakarta | August 22 2018
No Comments
Pertahanan Amerika l Angkatan Luar Angkasa Jadi Matra Militer ke-6 AS

AS Bentuk Angkatan Luar Angkasa

AS Bentuk Angkatan Luar Angkasa

Foto : AFP/SAUL LOEB
Kunjungi Pentagon l Wakil Presiden Amerika Serikat, Mike Pence (kedua dari kiri) tiba di kantor Kementerian Pertahanan AS (Pentagon) di Washington DC, Kamis (9/8), didamping Menhan Jim Mattis (kiri). Kunjungan Wapres Pence ke Pentagon untuk membahas pembentukan Angkatan Luar Angkasa AS pada 2020.
A   A   A   Pengaturan Font

Wapres Mike Pence menyatakan bahwa sudah waktunya AS memiliki Angkatan Luar Angkasa agar bisa mengantisipasi perang modern serta untuk menangkal ancaman di masa depan. Rencananya Angkatan Luar Angkasa AS ini akan diwujudkan pada 2020.

 

WASHINGTON DC – Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), Mike Pence, pada Kamis (9/8) membeberkan rencana pembentukan Angkatan Luar Angkasa AS pada 2020 dan angkatan ini nantinya akan jadi matra militer ke-6 setelah Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Korps Marinir, dan Penjaga Pantai.

“Waktunya sudah tiba untuk bersiap pada medan perang berikutnya,” kata Wapres Pence.

Sebelumnya pada Juni lalu, Presiden AS, Donald Trump, telah mengeluarkan perintah pembentukan Angkatan Luar Angkasa dengan alasan bahwa Kementerian Pertahanan AS harus siap mengatasi kerentanan dan menegaskan dominasi AS di luar angkasa.

Sayangnya perintah Trump itu masih berupa wacana dan membutuhkan persetujuan Kongres. Hambatan lainnya yaitu konsep Angkatan Luar Angkasa dikeluhkan para anggota legislatif dan petinggi keamanan akan membengkakkan anggaran serta menambah birokrasi.

Namun Wapres Pence secara tegas menyatakan bahwa konsep itu harus diwujudkan, minimal pada 2020 saat masa akhir jabatan Trump sebagai Presiden AS.

“Sudah waktunya untuk menulis lembar bagian yang baru dalam sejarah dalam angkatan bersenjata kita agar bersiap dalam medan pertempuran berikutnya dimana warga AS terbaik dan paling berani akan dipanggil untuk mencegah dan menaklukkan generasi terbaru ancaman yang akan mendera rakyat dan negara kita,” kata Wapres AS saat berpidato di Pentagon.

“Sudah waktunya untuk membentuk Angkatan Luar Angkasa AS,” imbuh Wapres Pence sembari mengulang seruan Presiden Trump pada Kongres agar mau mengelontorkan anggaran tambahan senilai 8 miliar dollar AS dalam sistem keamanan luar angkasa AS untuk 5 tahun mendatang.

Mendengar pidato Pence, Trump segera meresponsnya lewat media sosial Twitter. “Angkatan Luar Angkasa segera terbentuk,”.

 

Tandingi Russia dan Tiongkok

Pembentukan Angkatan Luar Angkasa AS mencerminkan terjadinya perubahan yang amat drastis dari peranan luar angkasa bagi keamanan nasional. Ketika Presiden John F Kennedy pada 1962 menjabarkan mengapa AS harus mengirim misi manusia ke Bulan, ia mengeluarkan pernyataan yang amat populer yaitu “Saat ini belum ada perselisihan, belum ada prasangka, belum ada konflik nasional di luar angkasa,”.

Namun 56 tahun kemudian, luar angkasa memiliki peran vital dari semua aspek dari perang modern karena pencapaian teknologi militer saat ini amat bergantung pada jaringan di orbit dan satelit.

“Angkatan Luar Angkasa yang independen amat penting untuk menandingi Russia dan Tiongkok yang saat ini amat agresif membuat persenjataan antisatelit,” kata Wapres Pence. “Tiongkok dan Russia pun telah melakukan aktivitas di orbit Bumi yang amat canggih agar satelit mereka bisa bermanuver dengan satelit kita dalam jarak yang amat dekat dan hal itu bisa jadi ancaman bahaya baru bagi sistem luar angkasa kita,” imbuh Pence.

Saat ini Angkatan Udara AS yang menjaga dan bertanggung jawab atas keseluruhan kapabilitas di luar angkasa. Sejumlah pejabat AS mengkhawatirkan jika Angkatan Luar Angkasa jadi dibentuk akan terjadi duplikasi peran dan menimbulkan sengketa tugas dengan AU AS.

 

AFP/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment