Koran Jakarta | June 18 2019
No Comments
Seleksi Cawagub l Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu Lolos “Fit and Proper Test”

Anies Tak Sabar Tunggu Pengajuan Cawagub

Anies Tak Sabar Tunggu Pengajuan Cawagub

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto direkomendasikan tim panelis kepada partai pengusung untuk mendampingi Anies Baswedan.

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengaku masih menunggu surat pengajuan calon wakil gubernur (Cawagub) dari partai pengusung, PKS dan Gerindra.

“Saya menunggu, katanya tidak lama lagi mereka akan mengirimkan nama. Begitu namanya sampai saya langsung kirimkan (ke DPRD). Saya kan nggak mungkin komentar namanya yang beredar itu, tapi saya tunggu surat, karena suratnya belum datang,” ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (12/2).

Salah satu panelis FPT, Ubaidillah Badrun, membenarkan kedua nama cawagub, yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto direkomendasikan tim panelis kepada partai pengusung untuk mendampingi Anies Baswedan. Bahkan, ungkapnya, kedua nama cawagub ini ditandatangani oleh anggota panelis dari Partai Gerindra, Syarif, dan Siti Zuhro.

“Kita semua sudah tandatangan. Tim panelis itu menyerahkan kepada partai pengusung, Gerindra dan PKS sehingga mereka tinggal eksekusi dan itu harus dibawa ke Gubernur DKI lalu ke DPRD,” kata Ubaidillah.

Diakuinya, penyeleksian cawagub itu dilakukan secara independen dan profesional, tanpa intervensi kedua partai pengusung. Pihaknya menyeleksi cawagub dengan beberapa indikator yang disepakati kedua partai pengusung. Dia meyakini, kedua cawagub yang direkomendasikan tim FPT merupakan orang-orang terpelajar.

“Jadi, dengan indikator dan kriteria yang kami tetapkan itu. Tentu tidak ada yang sempurna atau mendapatkan nilai sangat sempurna. Tetapi, kami melihat di antara yang tiga itu, orang-orang terpelajar,” imbuhnya.

Dua Nama

Ketua Umum DPW PKS DKI Jakarta Sakhir Purnomo mengatakan, penentuan akhir dua nama calon wakil gubernur DKI Jakarta masih dibahas bersama pimpinan DPD Gerindra DKI Jakarta setelah sebelumnya kedua pimpinan partai tersebut menerima hasil fit and proper test dari Tim Panelis.

“Saat ini, keputusan dua dari tiga nama terbaik Kader PKS untuk menjadi Cawagub DKI masih dibahas bersama Partai Gerindra. Yang jelas, rekomendasi dan masukan dari panelis saat fit and proper test, FGD, dan pendalaman pada Jumat malam kemarin, menjadi pertimbangan penting kami untuk dibahas bersama Gerindra,” kata Sakhir.

Dua nama yang direkomendasikan oleh tim panelis yang masih dalam pembahasan PKS dan Gerindra DKI ini dinilai layak untuk diajukan oleh Gubernur DKI Anies Baswedan ke dalam rapat di DPRD DKI. Meskipun demikian, Sakhir menegaskan keputusan dua nama tersebut belum final karena masih dalam pembahasan bersama Partai Gerindra.

“Kita menghormati aspirasi, masukan, dan pertimbangan dari Gerindra terkait nama yang akan diputuskan. Karena Gerindra adalah mitra koalisi strategis, baik di level nasional maupun di Jakarta. Karenanya, pertimbangannya sangat perlu untuk didengar,” tegas Sakhir.

Pihaknya mengaku telah berkirim surat kepada pimpinan DPD Partai Gerindra DKI Jakarta untuk finalisasi 2 (dua) nama cawagub itu. Namun, Gerindra belum merespon pengajuan dua nama cawagub tersebut. Padahal, kedua partai pengusung ini sepakat untuk mengajukan nama cawagub pada 11 Februari kemarin kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

“Bahwa dua nama yang akan disampaikan ke gubernur nanti insyaAllah adalah Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Jadi tidak ada faktor like and dislike, tapi memang tiga orang yang baik ini, sudah dilakukan pengujian melalui fit and proper test, FGD, dan terakhir dilakukan pendalaman pada malam sabtu kemarin,” ungkap Sakhir. pin/P-5

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment