Akuntabilitas Pemda DIY Terbaik di Indonesia | Koran Jakarta
Koran Jakarta | April 9 2020
No Comments
Kinerja Pemda

Akuntabilitas Pemda DIY Terbaik di Indonesia

Akuntabilitas Pemda DIY Terbaik di Indonesia

Foto : ISTIMEWA
Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gubernur DIY
A   A   A   Pengaturan Font

YOGYAKARTA - Untuk kedua kalinya DIY kembali menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang mendapatkan predikat AA pada Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota Wilayah Regional III tahun 2019. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Hotel Tentrem, Yogyakarta, Senin (24/2)

Sri Sultan mengungkapkan, capaian DIY pada Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) ini didapat melalui proses yang panjang. DIY terus mengupayakan inovasi produktif yang mengedepankan aspek pelayanan dan berorientasi hasil. Hal itu karena membangun tata kelola pemerintahan memang membutuhkan proses yang harus konsisten dijalani.

“DIY selalu mengupayakan efektifitas birokrasi melalui budaya pemerintahan yang peka terhadap perubahan, beradaptasi dengan teknologi informasi, dan melayani dengan sepenuh hati. Juga berintegritas kuat sehingga mampu menjauhkan dari perilaku koruptif,” tutur Sri Sultan.

SAKIP yang handal, efektif dan efisien, menurut Sri Sultan, mampu mewujudkan good government and clean governance. Diperlukan dukungan SDM yang profesional, beretos kerja tinggi serta memiliki moral yang baik. Untuk itu, DIY berkomitmen untuk terus berproses melakukan perubahan fundamental, struktural, dan kultural.

Sri Sultan menjelaskan, SAKIP merupakan wujud dari penghargaan kepada masyarakat. Setiap rupiah yang dikeluarkan masyarakat melalui pajak dan retribusi sudah seharusnya kembali kepada masyarakat. Pemerintah harus mampu m e m pertanggungjawabkan pemanfaatan rupiah tersebut sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat. “Penyelenggaran pemerintahan tanpa sistem akuntabilitas publik yang baik adalah kegagalan dalam menjalankan mandatori masyarakat,” tegas Sri Sultan.

Teguhkan Komitmen

Sri Sultan Sri Sultan berharap, hasil evaluasi SAKIP ini mampu meneguhkan komitmen reformasi birokrasi untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik di masa yang akan datang. “Pemda harus berbenah untuk saling bekerjasama, bukan lagi samasama bekerja,” tutup Sri Sultan.

MenpanRB Tjahjo Kumolo mengungkapkan rasa bangganya atas preatasi yang dicapai DIY. DIY mampu memangkas 3000 program di tingkat provinsi menjadi 800 program. Pemangkasan tersebut mampu menghasilkan kualitas dan hasil yang diinginkan dengan lebih efektif dan efisien. Menurutnya, apabila seluruh daerah menerapkan seperti yang diterapkan DIY, maka efisiensi akan merata terwujud di Indonesia.

“Prestasi DIY harus ditiru oleh daerah-daerah lain. ASN harus profesional melaksanakan tugas tata kelola pemerintahan dengan baik. Seperti yang dilakukan DIY, perencanaan, anggaran serta evaluasi harus dilaksankan dengan optimal,” ujar Tjahjo.

Lebih lanjut Tjahjo mengungkapkan, melalui SAKIP, instansi pemerintah harus fokus pada pencapaian prioritas pembangunan nasional. YK/AR-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment