Koran Jakarta | October 18 2019
No Comments

Ajang Lari Pererat Hubungan Indonesia-Jepang

Ajang Lari Pererat Hubungan Indonesia-Jepang

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, membuka ajang lari estafet Jakarta Kizuna Ekiden 2019 ke-6 di Plaza timur, Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (15/9) pagi. Ajang lari estafet yang telah berlang­sung sejak tahun 2014 ini diharapkan mampu memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang.

Anies menyebut Jakarta Kizuna Ekiden 2019 sebagai olahraga lari estafet antar dua bangsa, bukan kompetisi an­tara Indonesia dan Jepang. Masing-masing tim pelari yang terdiri dari unsur Indonesia dan unsur Jepang ini memba­ngun suasana kebersamaan dan persahabatan antar bangsa.

Ekiden merupakan lari maraton estafet ala Jepang yang tidak memakai tongkat untuk dioper antar pelari, melain­kan sebuah kain yang dinamakan tasuki. Dalam Jakarta Kizuna Ekiden 2019, setiap tim terdiri dari 4 pelari, satu di antaranya adalah orang Indonesia, atau sebaliknya (3 orang Indonesia dan 1 orang Jepang). Tahun ini disebutkan ada 600 tim (total 2.400 peserta) yang berpartisipasi. Dengan jumlah itu diharapkan dapat mempererat hubungan Indo­nesia-Jepang.

Sejumlah sosok ternama memeriahkan Jakarta Kizuna Ekiden 2019 yang juga merupakan kegiatan untuk memper­ingati 61 tahun hubungan persahabatan Indonesia dan Je­pang. Beberapa di antaranya artis Haruka Nakagawa (artis), Jerome Polin (social media influencer), Shohei Matsunaga (pesepak bola Jepang), dan Yoshimi Ozaki (atlet maraton Jepang), serta dimeriahkan oleh Hiroaki Kato (penyanyi-penulis lagu) sebagai pembawa acara.  pin/P-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment