Koran Jakarta | June 18 2018
No Comments
CES 2018

Adu Canggih Teknologi Mobil

Adu Canggih Teknologi Mobil

Foto : istimewa
Hyundai Genesis
A   A   A   Pengaturan Font

Integrasi industri otomotif dengan teknologi informasi membuat ajang Consumer Electronics Show (CES) 2018 marak dengan adu canggih pabrikan global. 

Pabrikan mobil dunia menghadirkan kendaraan dengan fitur teknologi canggih di awal 2018. Beberapa pabrikan seperti Hyundai, Toyota, Kia, memamerkan kendaraan ramah lingkungan dengan teknologi fuel cell,  listrik, dan otonom.

Pada ajang CES yang berlangsung di Las Vegas, AS antara 9-12 Januari 2018, Hyundai memamerkan SUV bertenaga hidrogen. Mobil ini siap diproduksi secara global. Selain itu, Hyudai juga menampilkan teknologi kecerdasan buatan (AI), untuk mengenali perintah suara. Teknologi ini diberi nama Advanced Driver Assistance System (ADAS).

Mobil hidrogen Hyundai itu juga didukung dengan teknologi sel bahan bakar Hyundai generasi terbaru. yang menghasilkan daya 163 daya kuda dan memberikan jangkauan maksimum hingga 800 km. Sel bahan bakar hidrogennya mampu menghasilkan listrik lebih efisien daripada sebelumnya.

Hyundai telah memperbaiki masalah pada teknologi sel bahan bakar, untuk beradaptasi dengan suhu dingin pada penyimpanan hidrogen. Seperti umumnya mobil hidrogen, SUV konsep Hyundai sangat ramah lingkungan karena hanya menghasilkan limbah berupa air pada pipa knalpotnya.

Kabarnya, mobil konsep  hidrogen dari Hyundai siap diproduksi dalam waktu dekat, bersama dengan 30 model ramah lingkungan lain yang siap diluncurkan pada 2020. Kabar lainnya,  Hyundai akan meluncurkan mobil listrik Konayang bakal diluncurkan pada 2018 ini. Kona listrik memiliki kemampuan jelajah hingga kisaran 390 km.

Untuk Hyundai Genesis yang saat ini masih berbahan bakar fosil akan memiliki versi listrik pada tahun 2021. Mobil ini diharapkan memiliki daya jelajah hingga 500 km. diperkirakan mobil ini akan sampai ke pasar negera maju setelah 2021.

Sementara, Toyota memperkenalkan mobil canggih dengan teknologi swa kemudi.  Dengan platform 3.0 menggunakan landasan dari generasi sebelumnya yaitu Lexus LS 600hL, dengan konfigurasi sensor dan tingkat kinerja yang lebih baik.

 

Dengan teknologi sensor dari Liminer LIDAR, mobil konsep ini mampu menggabungkan kemampuan teknologi yang lebih besar dengan gaya harmonis baru dengan mengintegrasikan teknologi kendaraan otomatis ke dalam desain model LS.

"Tim kami sekali lagi dengan cepat mengembangkan kemampuan penelitian kendaraan otomatis kami," kata CEO Toyota research institute (TRI) dan anggota Toyota Motor Corporation (TMC) Gill Pratt, seperti ditulis oleh Newsroom.toyota.co.jp, Jumat (5/1).

Untuk meningkatkan platform uji coba ke tingkat yang baru, TRI memanfaatkan keahlian desain dan teknik Toyota untuk membuat platform uji coba baru yang berpotensi menjadi patokan dalam fungsi dan gaya, dengan tiga prinsip inti.

Tiga prinsip tersebut adalah meningkatkan kemampuan persepsi menjadi pelacak industri di antara kendaraan otomatis, mecampurkan peralatan penginderaan ke dalam desain kendaraan dengan tampilan yang berbeda yang ramping dan elegan, dan mengemas teknologi kendaraan otomatis dengan cara yang mudah direproduksi untuk membangun armada dalam skala besar.

Platform 0.3 dirakit dengan tata letak kontrol kokpit ganda yang diluncurkan TRI pada musim panas lalu. Pengaturan ini untuk menguji pendekatan Guardian TRI agar bisa secaraotomatis berjalan sendiri, untuk mencari sendirimetode yang efektif untuk mentransfer kontrol kendaraan antara pengemudi tes manusia dan sistem otomatis. hay/E-6 

Performa KIA : Kekuatan Desain dan Elektrik  

Sedangkan KIA menampilkan mobil listrik konsep model crossover pada CES 2018. Mobil dengan nama Kia Niro EV ini memiliki teknologi  “human-machine interface”  yang tidak pernah ada sebelumnya. disematkan juga  teknologi an advanced new ‘motion graphic’ lighting system.

Sebagai mobil masa depan Kia Niro menggabungkan teknologi baru untuk meningkatkan komunikasi dan interaksi antara penghuninya dan kendaraan. Mobil ini dilengkapi degan teknologi baru advance drive assistance dan perintis fungsi HMI, serta koneksi komunikasi 5G dalam mobil pertama di dunia.

Wakil Ketua dan Kepala Pusat R&D Hyundai-Kia Woong-cheol mengatakan, Di CES, KIA akan berbagi strategi dan visi perusahaan, yakni untuk mobilitas masa depan. KIA juga ingin menunjukkan berbagai teknologi canggih yang dapat diharapkan oleh para pelanggan KIA. 

Kekuatan KIA yakni menggabungkan kekuatan desain Kia dengan powertrain baterai-listrik yang sangat efisien, konsep baru ini mewakili langkah ke depan dalam perjalanan Kia yang terus berlanjut menuju elektrifikasi. 

Di samping konsep baru Kia, brand ini akan mengungkapkan berbagai fitur dan inovasi baru sebuah kendaraan di ajang CES 2018. Pameran interaktif Kia “Beyond Autonomous Driving’ menggabungkan teknologi yang sudah ada dan masa depan. Ini untuk menjelaskan rencana perusahaan mengenai kendaraan otonomus dan mobilitas, yang didukung oleh pengenalan kendaraan teknologi otonomus di masa yang akan datang. hay/E-6 

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment