Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image

Koran Jakarta | August 26 2016

Scroll to top

Top

follow us

Nasional

Sandera Filipina Dipenggal Abu Sayyaf

Jumat 26/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

MANILA – Kelompok militan Abu Sayyaf memenggal seorang sandera asal Filipina, Patrick James Aldovar, setelah tenggat waktu uang tebusan yang ditetapkan Abu Sayyaf terlewati. Pemenggalan itu merupakan yang pertama sejak Presiden Rodrigo Duterte menjabat Juni lalu, dan kasus ini membuat Duterte akan meningkatkan serangan terhadap kelompok militan ini.

Juru bicara militer wilayah Filipina selatan, Mayor Filemon Tan, Kamis (25/8), mengatakan, militan telah memenggal kepala Patrick, seorang warga desa di sana pada Rabu (24/8). Kepala korban ditemukan tak jauh dari Kota Indanan, Provinsi Sulu, Rabu siang.

Tan mengatakan, Patrick diculik oleh kelompok Abu Sayyaf pada 16 Juli lalu di Kota Jolo. Keluarga korban dimintai tebusan tetapi karena tidak mampu, mereka tak bisa memenuhinya.

Tak lama setelah mendapat laporan tentang kasus pemenggalan itu, Duterte memerintahkan militernya untuk segera bertindak. Duterte mengatakan, “Hancurkan pengedar narkoba, hancurkan Abu Sayyaf”.

Berada di Manila
Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir mengatakan, dua WNI yang berhasil lolos dari penyanderaan Abu Sayyaf telah berada di Manila. Pihak kedutaan Besar RI di Filipina saat ini tengah melakukan briefing terhadap keduanya. Melalui briefing ini, diharapkan ada informasi untuk membebaskan sandera lainnya.

“Sofyan dan Ismail, dua sandera sudah berada di Manila,” ujar Arrmanatha, saat memberikan keterangan di Ruang Palapa, Gedung Kemlu RI, Jakarta Pusat, Kamis (25/8).

Terkait sembilan WNI yang masih disandera, Arrmanatha menjelaskan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi masih terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Menlu Filipina. Menlu Retno juga telah mendesak Filipina agar mengambil langkah konkret dalam membebaskan WNI tersebut. Rtr/Ant/P-4

Kuasa Hukum Jessica Minta Dr Slamet Dihadirkan Lagi

Jumat 26/8/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

Ahli toksikologi forensik, Profesor Doktor I Made Agus Gelgel Wirasuta, memastikan Mirna tewas akibat sianida yang masuk ke dalam tubuhnya.

JAKARTA – Kuasa hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan, meminta majelis hakim menghadirkan kembali ahli forensik Dr Slamet Purnomo … Selengkapnya

Pemerintah Indonesia Siapkan Wilayah “Tax Haven”

Jumat 26/8/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

SINGAPURA – Pemerintah dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan untuk merepatriasi dana WNI yang diparkir di luar negeri melalui pembentukan wilayah tax haven atau suaka pajak di Indonesia. Dalam wilayah suaka pajak tersebut pemerintah akan mengenakan pajak yang rendah kepada pengusaha Indonesia … Selengkapnya

7 Pembawa 63 Kg Sabu Ditangkap

Kamis 25/8/2016 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font

Dalam operasi pemberantasan narkoba, Bareskrim menangkap tujuh tersangka dengan barang bukti 63 kilogram sab-sabu, termasuk salah satunya jaringan internasional Taiwan.

JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengekspos keberhasilan jajaran Bareskrim yang menangkap tujuh tersangka kasus narkoba dengan barang bukti … Selengkapnya

mondial

Desmond Tutu Dirawat Karena Infeksi

Jumat 26/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JOHANNESBURG- Mantan Uskup Afrika Selatan, Desmond Tutu, diwartakan pada Rabu (24/8), harus dirawat di rumah sakit di Cape Town karena menderita infeksi.

“Peraih Nobel Perdamaian berusia 84 tahun itu dirawat untuk mengobati infeksi yang sering kambuh. Ia diperkirakan dirawat sepekan atau dua pekan,” kata anak perempuan Tutu, Thandeka Tutu-Gxashe.

Anak perempuannya yang lain, Pendeta Canon Mpho Tutu-van Furth, Selasa (23/8), menyampaikan pidato atas nama ayahnya pada konferensi hak asasi manusia di Johannesburg, menyebutkan bahwa Desmond Tutu sedang tidak enak badan. Sebelumnya Tutu dirawat tiga kali pada 2015 karena infeksi terus-menerus yang menurut yayasannya, Desmond & Leah Tutu Legacy Foundation, karena pengobatan kanker prostat yang ia jalani selama hampir 20 tahun. Ant/I-1/AR-3

500 Ribu anak Alami Gizi Buruk Karena Boko Haram

Jumat 26/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Abuja – Hampir 500 ribu anak-anak yang tinggal di sekitar Lake Chad, mengalami gizi buruk akut karena musim kemarau panjang dan 7 tahun pemberontakan yang dilakukan oleh kelompok militant Boko Haram di timur laut Nigeria. Demikian bunyi laporan UNICEF yang … Selengkapnya

Supir Truk Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas Karena Pokemon Go

Jumat 26/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Tokyo – Asyik bermain Pokemon Go, seorang supir truk di Jepang menabrak dua pejalan kaki. Satu korban tewas dan satu orang lainnya mengalami luka-luka. Insiden ini merupakan yang kematian pertama yang terjadi di Jepang setelah game online yang sekarang sedang … Selengkapnya

Bom di Universitas Amerika, Kabul, 12 Tewas

Jumat 26/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

KABUL – Pihak kepolisian Afghanistan melaporkan pada Kamis (25/8) bahwa korban serangan bom yang menargetkan Universitas Amerika di Kabul, Rabu (24/8), menewaskan dua belas orang.

“Tujuh mahasiswa terbunuh, tiga polisi dan dua petugas keamanan tewas. Dua pelaku aksi serangan juga … Selengkapnya

ekonomi

Waspadai Apresiasi Berlebihan

Jumat 26/8/2016 | 06:23
A   A   A   Pengaturan Font

Salah satu instrumen investasi pasar uang yang paling favorit di mata pemodal asing adalah obligasi negara, yang total penempatan portofolio sebesar 118 triliun rupiah.

JAKARTA. – Bank Indonesia (BI) terus mewaspadai potensi penguatan rupiah yang berlebihan seiring dengan derasnya aliran modal asing ke dalam negeri (capital inflow) yang menyebabkan pasokan valuta asing (valas) khususnya dollar AS yang melimpah.

Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara di Jakarta, Kamis (25/8), mengatakan dari 33 miliar dollar AS modal asing yang masuk ke negara-negara emerging market pada semester I-2016, 28 persen diantaranya masuk ke pasar uang dalam negeri.

Salah satu instrumen investasi pasar uang yang paling favorit di mata pemodal asing adalah obligasi negara, yang total penempatan portofolio sebesar 118 triliun rupiah. “Memang inflow yang masuk pada 2016 ini belum sebagus inflow pada tahun 2014,” kata Mirza.

Sentimen eksternal lainnya yang bank sentral cermati yakni kondisi pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang belum stabil dan rencana kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserved menaikkan suku bunga acuan.

Dia memperkirakan The Fed hanya akan menaikkan suku bunga acuan sekali pada tahun ini. “Kalau The Fed, melihat perekonomian AS tidak sebaik perkiraan awal tahun, tampaknya kalau naik Fed Rate paling hanya sekali atau tidak sama sekali,” katanya.

Sementara jika melihat situasi dalam negeri, lanjutnya, perkembangan beberapa indikator ekonomi makro masih positif bagi perekonomian domestik.

Salah satunya tecermin dari defisit transaksi berjalan yang menipis serta laju inflasi yang terkendali. Semua itu, membuat bank sentral lebih percaya diri dalam mengelola kebijakan moneter.

Sebelumnya, Gubernur BI, Agus Martowardojo mengingatkan pemerintah agar mengarahkan dana repatriasi program pengampunan pajak (tax amnesty) ke kredit produktif di sektor riil, bukan hanya ke produk investasi perbankan.

Pasalnya jika mengendap di perbankan, dana itu malah bisa menjadi beban bagi perekonomian. “Kalau dana repatriasi hanya mengendap di perbankan itu tidak optimal dan malah itu akan membuat BI harus menjaga agar dana yang tersedia di masyarakat tidak berlebihan,” kata Agus.

Ketergantungan Dollar

Kepala Divisi Advisory BI Perwakilan Sumatera Utara (Sumut), Budi Trisnanto di Medan mengakui penggunaan dollar AS masih tetap mendominasi sehingga dinilai perlu dorongan untuk peningkatan mata uang asing lainnya.

Menurut dia, dominannya dollar AS di pasar valas domestik tersebut menyebabkan transaksi perdagangan semakin tergantung pada dollar AS.

“Pasar valas (valuta asing) yang masih dangkal yang tercermin dari dominasi dollar AS pada transaksi serta terbatasnya instrumen derivatif di pasar keuangan itu harus diatasi,” ujar Kepala Divisi Advisory BI Perwakilan Sumut Budi Trisnanto di Medan, Kamis.

Sayangnya, dominasi dollar AS di pasar Indonesia justru berbanding terbalik dengan kondisi hubungan dagang antara Indonesia dengan AS. bud/Ant/E-10

 

Pengembang Kawasan Rekreasi Emisi Obligasi Rp300 Miliar

Jumat 26/8/2016 | 05:51
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Pengembang kawasan rekreasi, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) ,akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Jaya Ancol Tahap I Tahun 2016 sebanyak-banyaknya 300 miliar rupiah. Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk pengembangan bisnis di bidang rekreasi.

Direktur Utama … Selengkapnya

BEI Dinilai Kemahalan

Jumat 26/8/2016 | 05:58
A   A   A   Pengaturan Font

Melonjaknya rasio harga saham Indeks Harga Saham Gabungan akan membuat pelaku pasar menjadi ragu.

JAKARTA. – Performa Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah bersinar setelah membukukan keuntungan 18 persen sepanjang tahun ini, dan menjadi bursa berkinerja terbaik kedua di Asia dalam … Selengkapnya

Emiten Baja “Rights Issue” 4,99 Miliar Lembar Saham

Jumat 26/8/2016 | 05:45
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA. – PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) akan melakukan penawaran umum terbatas (PUT) dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue sebanyak-banyaknya 4,99 miliar lembar saham.

Direktur Utama KRAS, Sukandar, mengatakan rights issue 4,99 miliar lembar saham terdiri … Selengkapnya

rona

Courteney Cox Menyesal Berupaya Melawan Kodrat Menua

Jumat 26/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Bekas bintang serial “Friends” Courteney Cox mengaku dia memang sudah menua dan menyesali telah menggunakan prosedur-prosedur untuk mengencangkan keriputnya.

Cox (52) berbicara hal tersebut saat ekspedisi dengan petualang Bear Grylls di dataran tinggi Irlandia. “Menjadi tua bukan hal yang tidak saya anggap mudah. Namun saya telah memetik pelajaran,” kata Cox dalam episode “Running Wild with Bear Grylls” yang ditayangkan di NBC, Senin waktu setempat.

Cox yang beberapa waktu lalu mengaku menggunakan Botox dan perawatan laser untuk kelihatan tetap kencang dan muda, kini mengaku lebih santai. “Kadang-kadang Anda mesti mencoba-coba dan kemudian melihat foto diri Anda sendiri, dan lalu, ‘Oh Tuhan, sepertinya Anda parah sekali. Saya telah melakukan hal yang saya sesali…saya tidak selalu kelihatan cantik. Kini saya punya motto baru, ‘Biarkan itu terjadi’,” kata dia seperti dikutip Reuters.

Cox yang memerankan Monica Geller dalam serial komedi “Friends” adalah bintang terakhir yang buka-bukaan mengenai tekanan perasaan perempuan Hollywood agar tetap kelihatan muda.

Teman mainnya dalam “Friends”, Jennifer Aniston (47), mengatakan lelah karena ingin selalu kelihatan muda. Rtr/S-2

Eddy Silitonga Tinggalkan Kenangan Indah untuk Keluarga

Jumat 26/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Dunia hiburan Tanah Air kembali dirundung duka. Penyanyi Eddy Silitonga mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (25/8) lalu, pukul 00.05 WIB, akibat penyakit jantung dan deabetes. Sehari sebelumnya, pihak keluarga sempat merasa senang lantaran kondisi penyanyi … Selengkapnya

Melanglang ke Kota Sumedang

Jumat 26/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Seperti masyarakat Sunda pada umumnya, Sumedang memiliki budaya pertanian/ agraris secara turun temurun. Sehingga budaya dan tradisi yang melatar belakanginya adalah kehidupan dan tradisi keseharian masyarakat petani.

Masyarakat Sumedang selama ini merupakan masyarakat agraris yang tidak terlepas dari budaya yang … Selengkapnya

Bens Leo Berencana Gelar Konser untuk Eddy Silitonga

Jumat 26/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Selepas kepergian Eddy Silitonga, musisi dan pengamat musik Bens Leo berencana untuk menggelar konser untuk penyanyi legendaris itu.

“Salah satu yang belum dilakukan, Bang Eddy belum pernah membuat konser tunggal, sementara generasi di bawahnya seperti Vina Panduwinata, Titi DJ, dan … Selengkapnya

megapolitan

Kita Jual Barang Paling Murah

Jumat 26/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui PD Pasar Jaya akan membuat pusat perkulakan di pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. Saat ini, PD Pasar Jaya terus mengebut segala persiapan agar pusat perkulakan itu bisa dinikmati pedagang pada akhir tahun ini.

Rencananya, PD Pasar Jaya akan melakukan grounbreaking pembangunan pusat perkulakan itu pada Oktober nanti. Untuk mengetahui lebih dekat pusat perkulakan ini, wartawan Koran Jakarta, Peri Irawan mewawancarai Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arif Nasrudin, Rabu (24/8) di kantornya. Berikut petikannya:

Bagaimana progress pembangunan pusat perkulakan di Kramat Jati?

Saat ini, kita sudah melakukan beberapa persiapan. Visibility study sudah selesai, kemudian analisa tanah juga sudah selesai. Secepatnya groundbreaknya pada Oktober ini. Tapi memang organisasinya sudah  kita rapikan. Jadi kita on progress kita mau accelerate, pada Desember 2016 nanti, kita bisa buka perkulakan di pasar induk.

Berapa anggaran yang disiapkan PD Pasar Jaya?

Sekitar 15-20 miliar rupiah. Sebenarnya nggak besar cuma memang ini kita perlu mulai. Jadi 2017 saya sudah laporkan ke Gubernur akan ada lima titik. Untuk memotong cost of distributionnya. Jadi pedagang akan lebih mudah, di Jakarta Barat, dia nggak perlu ke Pasar induk, jadi kita akan memenuhi semua market. Jadi mereka jadi lebih securate disitu, akan memudahkan pedagang. Dana tersebut berasal dari pinjaman Bank DKI karena anggaran pembangunan yang direncanakan melalui PMP (Penyertaan Modal Pemerintah),
belum bisa direalisasi.

Berapa pedagang yang bisa menikmati pusat perkulakan itu?

Jadi perkulakan itu dimanage oleh PD Pasar Jaya, pedagang itu konsumennya. Jadi, kita enggak dibuka untuk pedagang umum, itu justru khusus buat pedagang yang memang punya identitas di Pasar Jaya. Mereka yang berhak belanja karena memang kita jual barang paling murah.

Darimana Anda mendapatkan bahan berkualitas dan murah itu?

Kita lakukan sinergisitas dengan BUMD lainnya. Jadi, ada Tjipinang Food Station, ada Dharmajaya.

Apakah Anda yakin bisa menjual lebih murah?

Jadi selama ini pedagang di pasar itu, mereka ambilnya ke distributor kecil, kalau ini karena kita belinya besar kita langsung ambil dari mereka pasti harganya lebih bagus diskonnya lebih bagus, kita akan kasih semuanya buat pedagang. Kita hanya ambil keciil keuntungan buat menjaga supaya expense kita terjaga. Jadi seperti itu, mudah-mudahan ini jadi solusi inflasi di Jakarta pastinya akan turun lagi tertekan. P-5

Akhir Tahun Bus Transjakarta Bertambah 2.475 Unit

Jumat 26/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Budi Kaliwono berencana menambah armada Bus Transjakarta. Pihaknya tengah memesan 2.475 bus Transjakarta. Seluruh bus akan tiba di Ibukota akhir tahun ini.

“Kalau sampai akhir tahun ini kita akan menambah bus sekitar 2.475. … Selengkapnya

Tarif Parkir “On Street” Naik Rp10.000

Jumat 26/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengaji akan menaikkan tarif parkir sisi jalan (on street) sebesar 10.000 rupiah. Besaran nominal itu diterapkan untuk motor dan mobil.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, setiap hari kendaraan yang masuk ke … Selengkapnya

Rumah Lembang Jadi Posko Pemenangan Ahok

Jumat 26/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Pertarungan memperebutkan kursi DKI satu makin hangat. Peta persaingan pun masih cair karena dukungan pada kandidat masih cair.

 JAKARTA – Tim sukses calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meresmikan posko pemenangan “Rumah Lembang” sebagai pusat tempat informasi dan … Selengkapnya

olahraga

Edu Belum Puas

Jumat 26/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

MAGELANG – Pelatih Timnas Indonesia U-19, Eduard Tjong mengaku belum puas meski anak asuhnya menang besar 4-0 atas Persikama Kabupaten Magelang dengan skor 4-0. Ujicoba tersebut dilakukan di Stadion Gemilang, Kabupaten Magelang, Rabu (24/8).

Keempat gol kemenangan Garuda Muda dicetak oleh Muhammad Dimas Drajad menit 43, Vevy Alexsander menit 56, dan Saddil Ramdani menit 59 dan penalti Muhammad Alwi Slamat di menit 78.

“Babak kedua permainan anak-anak lebih baik dibanding babak pertama yang saya lihat sedikit demam panggung. Yang wajib kami soroti sekali lagi yakni barisan depan dalam finishing alias penyelesaian akhir,” kata Edu seperti dilansir situs resmi PSSI.

“Selain itu, anak-anak masih gampang kehilangan bola serta passing masih sering luput. Lini tengah dan belakang kita belum teruji. Lawan PSIM pada Jumat nanti kita lihat lagi perkembangan tim, apalagi PSIM materinya diatas kita. Yang jelas untuk babak kedua tadi saya puas akan permainan tim, namun di babak pertama saya tidak puas,” beber Edu.

Selanjutnya Timnas U-19 akan melakoni uji coba lokal lagi dengan tim PSIM Yogyakarta, Jumat (24/8) sore pukul 14.30 di Stadion Sultan Agung, Bantul. Nantinya Timnas U-19 akan berlaga di AFF Cup U-19 tanggal 12 hingga 24 November mendatang di Hanoi, Vietnam.  S-1

Indonesia Pastikan Satu Tempat di Final

Jumat 26/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

MAKASSAR – Petenis tuan rumah memastikan satu tiket di babak final turnamen tenis internasional Permata Bank Men’s Future 2016 yang berlangsung di lapangan Karebosi, Makassar. Adalah ganda putra, Armando C. Soemarno/Sunu Wahyu Wahyu Trijati bakal bentrok dengan kompatriotnya Christopher Rungkat/David … Selengkapnya

Bastian Schweinsteiger Ingin Berakhir di MU

Jumat 26/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Gelandang Manchester United Bastian Schweinsteiger mengatakan ia tidak akan bermain untuk klub lain di Eropa meskipun tidak mendapatkan tempat di skuad dari pelatih baru Jose Mourinho.

Schweinsteiger, yang belum membuat penampilan untuk tim pertama bagi MU musim ini, telah berlatih … Selengkapnya

Munich Siap Lanjutkan Dominasi

Jumat 26/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

BERLIN – Bayern Munich akan berupaya mencapai hal yang belum pernah terjadi sebelumnya, meraih gelar Bundesliga kelima berturut-turut. Mereka akan mengawalinya itu dengan laga yang berlangsung Sabtu (27/8) dini hari WIB. Tim asuhan Carlo Ancelotti tampaknya hanya memiliki sedikit pesaing … Selengkapnya

kupas

Jangan Sampai Setiap 5 Tahun Undang-undang Diganti

Jumat 26/8/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

Pemerintah mengaku sudah menyelesaikan draf RUU Penyelenggaraan Pemilu. UndangUndang ini diproyeksikan jadi regulasi yang akan menggabungkan tiga UU terkait pemilu, yakni UU Pemilu ­Legislatif, UU Pemilihan Presiden dan UU Penyelenggara Pemilu.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai hal itu, wartawan Koran Jakarta, Agus Supriyatna berkesempatan mewawancarai Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo di Jakarta. Berikut petikan wawancaranya.

Terkait dengan RUU Penyelenggaraan Pemilu, ada wacana membatasi caleg non struktural partai termasuk artis? Ini kan menyangkut hak asasi setiap orang untuk melakukan aktivitas politik, untuk menentukan pilihan politik, untuk memiliki sikap politik.

Saya harus bergabung ke partai mana, apakah saya mencalonkan diri sebagai anggota DPR, atau kepala daerah, calon presiden melalui partai mana, itu hak asasi dan masing-masing partai mempunyai kebijakan.

Isu-isu krusial apa saja yang masuk dalam draf RUU Penyelenggaraan pemilu? Pemerintah sekarang, kami sudah menyiapkan beberapa isu-isu krusial yang mungkin akan melakukan pembahasan cukup panjang dengan DPR. Kami menyiapkan DIM-nya. DIM kami baru alternatif satu, alternatif dua.

Nanti akan kita sampaikan kepada bapak Presiden, akan dibahas dalam rapat kabinet terbatas, apa yang jadi DIM pemerintah. Misalnya apakah nanti calon itu tertutup atau terbuka, atau kombinasi antara terbuka dan tertutup.

Saya yakin semua fraksi-fraksi di DPR punya dim yang bervariasi terkait AD/ART partai. Saya yakin mudah-mudahan September ini jadwal kami. Kami bisa berikan DIM, sebelum DPR memasuki masa reses Oktober nanti.

Prosesnya sekarang sudah sampai mana? Kami sudah serahkan kepada Menkpolhukam. Mudah-mudahan dalam waktu cepat, begitu Menko putus kita ajukan apakah perlu dibahas dalam Ratas (rapat terbatas) atau tidak, karena ini menyangkut Ampres (amanat presiden) yang dikirimkan kepada DPR yang ditandatangi bapak Presiden. Sehingga sudah utuh bulat, sudah dibahas. Walau pemerintah sudah akomodir, undang seluruh pakar rancangannya.

Bisa dijelaskan opsi-opsi terkait sistem pemilu? Ada opsi yang kami sampaikan yakni terbuka, tertutup dan kombinasi.

Bedanya? Kalau bedanya misalnya satu partai menugaskan nama Nina menjadi calon nomor satu, karena pertimbanganya Nina kader cukup lama, potensial. Kalau sistem terbuka, dia bisa kalah dengan calon nomor 9. Nomor 9 yang mungkin karena dia punya ‘akses’ yang akhirnya bisa mengalahkan calon kader andalan partai. Ini sistem terbuka. Ada plus minusnya.

Kalau kombinasi? Kombinasi, oke partai usulkan nomor satu Nina harus jadi. Tapi dikalahkan nomor 9. Nomor 9 bisa dicek, ini suara murni atau ada permainan. Atau ada mungkin money politic. Sehingga partai bisa batalkan kadernya di nomor 9 untuk kembali ke nomor 1.

Sudah ada komunikasi dengan pimpinan dewan? Kami sudah konsutlasi dengan Ketua MPR yang Ketua Umum PAN. Beliau cukup bijak, kombinasi lebih bagus. Tapi ada partai yang ingin tertutup karena hak politik, hak kedaulatan orang jadi anggota DPR karena partai politik. Tidak ada anggota DPR yang independen kan tidak ada.

Kombinasi mirip sistem tertutup, arahnya memang kesana? Ya partai, walau yang memilih masyarakat. Jadi masyarakat misalnya pilih Tjahjo karena tjahjo diusulkan oleh partai ini. Enggak mungkin saya ujug-ujug, nyalon ke DPR tanpa masuk daftar partai.

Sepertinya cenderung ke sistem kombinasi? Belum tahu. Kami tunggu arahan dari hasil rapat kabinet. DIMnya apa. Saya tidak bisa putuskan sendiri. Ini harus dibahas bersama.

Kapan RUU ini selesai? Target pemerintah September ini sudah menyerahkan daftar inventarisasai masalah (DIM) versi pemerintah ke DPR. Sebelum kami bawa ke rapat kabinet, kita bahas di rapat Menko. Termasuk masukan dari Bawaslu, DKPP, dan semua pihak. Jadi ada 13 poin yang menjadi isu krusial. agus supriyatna/AR-3

Amendemen Bisa Direalisasi 2017

Kamis 25/8/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

Wacana amendemen Undang-Undang Dasar 1945 terus bergulir. Adalah Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang getol menyuarakan itu. Konstitusi perlu diamendemen. Terlebih setelah bergulirnya wacana tentang perlunya Garisgaris Besar Haluan Negara atau GBHN.

Seperti gayung bersambut, dukungan terhadap amendemen datang pula dari … Selengkapnya

Kelompok Abu Sayyaf Kini Dikepung 10 Ribu Pasukan Filipina

Rabu 24/8/2016 | 05:29
A   A   A   Pengaturan Font

Pemerintah Indonesia terus melakukan komunikasi dengan Pemerintah Filipina terkait pembebasan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang masih disandera oleh kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina.

Hal ini dilakukan meski dua sandera atas nama Sofyan (anak buah kapal TB Charles 001) … Selengkapnya

“Jalan Pintas Memotong Antrean Berhaji Berbuah Malapetaka”

Selasa 23/8/2016 | 06:24
A   A   A   Pengaturan Font

Sebanyak 177 warga negara Indonesia (WNI ) menggunakan paspor Filipina aspal (asli tapi palsu) untuk berhaji ke Tanah Suci. Paspor diketahui aspal, karena dokumennya asli, tapi cara mendapatkannya ilegal.

Saat inAkibatnya, i ke-177 WNI tersebut ditahan di pusat penahanan imigrasi … Selengkapnya

berita lain

Interior Bambu Terkendala Pengawetan

Jumat 19/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Keberadaan bambu sebagai bahan interior maupun pelengkap arsitektur masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Pasalnya, bambu memerlukan perawatan khusus. Sehingga, para desain interior maupun arsitek masih enggan menggunakan sebagai pelengkap interior maupun arsitektur.

Proses pengawetan selalu menjadi kendala setiap akan mengelah … Selengkapnya

Speaker “Bluetooth” Beragam Fungsi

Kamis 25/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Salah satu aksesori yang dibutuhkan dalam mendengarkan musik dari ponsel adalah speaker. Speaker dengan koneksi bluetooth dengan bermacam fungsi dan model bakal hadir di pasaran sebentar lagi.

LG akan segera memamerkan empat produk speaker dengan koneksi bluetooth pada ajang IFA … Selengkapnya

Teknologi Mesin Kian Inovatif

Rabu 24/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Para produsen otomotif terus menyempurnakan mesin bakar (combustion engine). Pasar sudah dijejali teknologi hibrida, mesin listrik, dan fuel cell. Pabrikan terus berusaha membuat mesin bakar tampil lebih ekonomis, ramah lingkungan, dan tetap bertenaga.

Mazda dan BMW merupakan salah satu pabrikan … Selengkapnya