Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image

Koran Jakarta | September 29 2016

Scroll to top

Top

follow us

Nasional

BNN Sita Aset 5 Tersangka Kejahatan Narkotika senilai Rp25.956 Miliar

Kamis 29/9/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA — Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso mengatakan lembaga yang dipimpinnya telah menyita aset Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) hasil kejahatan narkotika senilai 25,956 miliar rupiah. Aset itu disita dari lima orang tersangka yang diduga bagian dari tiga jaringan sindikat narkoba yang telah diamankan BNN beberapa waktu lalu.

Waseso mengatakan, dari jaringan Chandra Halim alias Akiong, BNN menangkap dan mengamankan tersangka Piter Chandra (PC) di kawasan Lodan Raya Ancol, Jakarta Utara, Rabu (3/8).

“PC ini diduga terkait dalam kasus penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 34,5 Kg yang disembunyikan dalam hydraulic pump dan berhasil diungkap BNN pada Selasa (14/6) lalu,” ujar Budi Waseso di Kantor BNN Pusat, Jakarta Timur, Rabu (28/9).

Piter Chandra, kata dia, diketahui membantu Akiong mengirim uang ke Tiongkok melalui transfer antarbank sebagai pembayaran transaksi narkotika yang dipesan. Total aset yang disita dari Piter Chandra, katanya, yakni senilai 7,410 miliar rupiah.

BNN, kata Budi Waseso, juga menangkap dua orang tersangka, Ruslan (R) dan Loei Kok Ming (LKM alias K), yang terkait dengan jaringan Pony Tjandra. Ia mengatakan, Ruslan diduga menerima uang hasil penjualan narkotika yang dikendalikan Loei Kok Ming. Ruslan diamankan di Batam, Kepulauan Riau, pada Jumat (19/8).

“Total nilai aset yang disita dari R adalah sebesar 6,150 miliar rupiah,” kata pria yang akrab disapa Buwas itu.

Buwas melanjutkan, tersangka Loei Kok Ming diamankan petugas BNN di Medan, Sumatera Utara, pada Jumat (16/9). Loei Kok Ming diduga menjadi penyedia narkotika jenis sabu yang dipesan oleh Pony Tjandra.

“Jumlah aset yang disita dari Loei Kok Ming adalah senilai 6,546 miliar rupiah,” kata Buwas.

Selain itu, Petugas BNN juga mengamankan dua tersangka lainnya, yaitu SUL alias R dan SUS alias W. Buwas mengatakan, SUL alias R diamankan di Aceh pada Kamis (4/8), dengan barang bukti narkotika berupa 30 Kg sabu.

Sedangkan SUS alias W, diamankan di Pontianak, Kalimantan Barat, pada Rabu (10/8), dengan barang bukti, 10 Kg sabu. Keduanya, kata Buwas, diduga dikendalikan dan juga menerima aliran dana dari hasil penjualan narkotika yang dilakukan oleh Mr X.

“(Mr X) yang saat ini masih dalam pengejaran. Total aset yang disita dari keduanya adalah senilai 5,850 miliar,” kata dia.

Buwas menambahkan, kelima tersangka terancam dikenakan Pasal 137 Undang- Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 3, 4, 5, dan 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak 10 miliar rupiah.

Stanchart Terseret Kasus Suap Pejabat Indonesia

Kamis 29/9/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

WASHINGTON – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) membidik perusahaan jasa keuangan global yang bermarkas di London, Inggris, Standard Chartered Plc (Stanchart), karena keterlibatannya dalam kasus suap tender proyek pembangkit listrik di Indonesia.

Kasus ini terungkap dari adanya laporan bahwa … Selengkapnya

“Saya Tak Pernah Masukkan Apapun ke Kopi Mirna”

Kamis 29/9/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

Jessica mengatakan saat kebingungan melihat kondisi Mirna. Ia mau menelepon ambulans untuk menjemput Mirna, tetapi tidak tahu nomor teleponnya.

JAKARTA — Terdakwa Jessica Kumala Wongso mengatakan dirinya tidak pernah memasukkan apapun ke kopi yang diminum Wayan Mirna Salihin. Jessica juga … Selengkapnya

Empat Fasilitator ISIS Jadi Tersangka

Kamis 29/9/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Polisi menetapkan empat tersangka dalam kasus upaya pemberangkatan warga Negara Indonesia ke Suriah untuk bergabung dengan organisasi radikal Islamic State in Iraq and Syria (ISIS).

“Para tersangka tersebut adalah ANF, A, W dan AR alias Abu Fauzan,” … Selengkapnya

mondial

Obama Bersedih, Selamat Jalan Shimon Peres

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Yerusalem- Mantan Perdana Menteri Israel, Shimon Peres, 93 tahun, tutup usia di ibukota Tel Aviv, Yerusalem, Rabu (28/9). Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, sangat berduka atas kepergian Peres.

“Sebuah sinar telah pergi, tetapi harapan yang diberikan sinar tersebut pada kita akan terus menyala selamanya,” kata Obama, Rabu .

Peres meninggal dunia setelah dua pekan dirawat di rumah sakit karena terserang stroke. Dia menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit Tel Hashomer, yang berlokasi tak jauh dari pusat kota Tel Aviv.

Kepergian Peres meninggalkan banyak kenangan. Dia dikenal sebagai sosok yang tidak pernah lelah mengkampanyekan perdamaian bagi Timur Tengah. Usahanya yang pantang mundur membuatnya berhasil mendapatkan penghargaan Nobel bidang perdamaian pada 1994. 

“Ada segelintir orang di dunia ini yang mengubah sejarah kemanusiaan, bukan hanya melalui peran mereka dalam peristiwa-peristiwa kemanusiaan, tetapi karena mereka memperluas imajinasi moral kita dan mendesak kita untuk melakukan lebih banyak bagi kemanusiaan. Teman saya, Shimon adalah salah satu orang yang sedikit itu,” kata Obama, dalam sebuah keterangan tertulis.

Pemberitaan sejumlah media di Israel menyebutkan, Obama berencana menghadiri acara pemakaman Peres, yang dijadualkan dilakukan pada Jumat (1/10). Detail prosesi acara pemakaman tidak akan dipublikasikan ke publik.

Selain Obama, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, juga berduka cita atas kepergian Peres ke haribaan Tuhan. Melalui keterangan tertulis, Netanyahu mengungkapkan kesedihannya secara pribadi atas meninggalnya tokoh yang paling dicintai masyrakat Israel. 

Pada Rabu (28/9) pukul 10.00 pagi, seluruh anggota kabinet pemerintah Israel menggelar pertemuan khusus dan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa-jasa Peres. Kabar resmi kematian Peres disampaikan oleh putera Peres, Chemi Peres dan menantunya, Rafi Walden di rumah sakit tempat Peres di rawat selama dua pekan terakhir dalam masa hidupnya. uci/rtr/AR-3

Bursa Calon Sekjen Menghangat

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Bursa calon Sekjen PBB mengerucut, Georgieva akan berhadapan dengan mantan Perdana Menteri Portugal, Antonio Guterres. Sekarang ini, posisi Guterres paling dijagokan.

 SOFIA– Menyusul masa jabatan Ban Ki-moon sebagai Sekjen PBB akan segera selesai pada akhir 2016, pemerintah Bulgaria pada Rabu … Selengkapnya

Presiden Venezuela Ingin Perbaiki Hubungan dengan AS

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 CARACAS – Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, pada Selasa (27/9) berharap ingin memperbaiki hubungan bilateral dengan Amerika Serikat (AS). Hal itu diungkapkan Maduro sehari setelah bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, di Cartagena, yang menyaksikan penandatanganan kesepakatan damai antara … Selengkapnya

Jeffrey DeLaurentis, Calon Dubes AS untuk Kuba

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, pada Selasa (27/9) menominasikan seorang diplomat karir, Jeffrey DeLaurentis, sebagai Duta Besar AS untuk Kuba yang pertama setelah lebih dari 5 dekade hubungan bilateral kedua negara terputus.

Menurut Reuters, penunjukkan DeLaurentis sebagai … Selengkapnya

ekonomi

Harga Solar Naik Mulai Oktober 2016

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Pemerintah akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bulan depan. Kenaikan tersebut dikhawatirkan mendorong inflasi di penghujung tahun mengingat solar banyak digunakan untuk transportasi, termasuk pengiriman logistik.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), harga solar akan naik sekitar 500-600 rupiah per liter, sementara harga premium turun 300 rupiah liter. Harga baru tersebut akan berlaku sejak 1 Oktober-31 Desember 2016.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, I Gusti Wiratmaja Puja menyampaikan, harga tersebut ditetapkan setelah Kementerian ESDM mengkalkulasinya serta mempertimbangkan beberapa komponen yang menentukan perubahan harga BBM. “Setelah dilakukan pengkajian, ditetapkan adanya perubahan harga tersebut,” ungkapnya melalui keterangannya, Rabu (28/9).

Wirat melaporkan jika perubahan harga tersebut telah disampaikan ke Pelaksana Tugas (Plt.) Menteri ESDM, Luhut B. Panjaitan. Adapun alasan ditetapkannya harga baru untuk dua jenis BBM tersebut lantaran dalam rentang waktu enam bulan terakhir tidak ada perubahan harga terhadap kedua jenis BBM dimaksud, sementara itu bertentangan dengan kondisi pasar.

Perubahan harga tersebut dengan mengacu pada harga referensi minyak periode tiga bulan terakhir yakni Juli-September. Selain itu juga dengan memproyeksi referensi harga minyak tiga bulan ke depan yang kemungkinan naik, serta rata- rata nilai tukar rupiah terhadap dolar AS periode tiga bulan.

Harga BBM terakhir kali berubah pada 1 April lalu. Saat itu, pemerintah menurunkan harga untuk kedua jenis BBM tersebut. Untuk solar menjadi 5.150 rupiah per liter, sementara premium menjadi 6.450 rupiah per liter.

Dengan adanya perubahan harga yang akan berlaku pada Oktober nanti maka harga premium turun menjadi 6.150 rupiah per liter dan solar mengalami kenaikan menjadi sekitar 5.750 rupiah per liter.

Pacu Inflasi

Pengamat Energi Mamit Setiawan mengatakan bahwa, kenaikan harga solar tentunya akan memberatkan sektor transportasi, kemudian juga berdampak pada kenaikan harga barang dan ujung-ujung meningkatkan inflasi. Untuk premium, jelas Mamit, itu pantas diturunkan karena harga minyak dunia cenderung stabil jika dibandingkan dengan saat pemerintah menurunkan harga BBM beberapa bulan lalu. ers/E-10

Kemenperin Rilis “E-smart” IKM

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan menggulirkan program e-smart industri kecil dan menengah (IKM) dengan memanfaatkan platform digital melalui kerja sama dengan perusahaan startup di Indonesia. Program tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan pengembangan kapasitas sektor yang mendominasi populasi industri di Indonesia … Selengkapnya

KAI Peroleh Pembiayaan dari Bank Mandiri

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

BANDUNG – PT Kereta Api Indonesia (KA I) mendapatkan kredit modal kerja senilai satu triliun rupiah dari Bank Mandiri. Penandatanganan kerja sama penyaluran kredit dilakukan usai upacara peringatan HUT PT KA I ke-71 di Pusdiklat Ir. H. Juanda, Jalan Laswi … Selengkapnya

Importasi Lisan Sapi Bakalan Rawan Penyimpangan

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Adanya impor tanpa aturan tertulis menjadi celah menjamurnya praktik penyimpangan, termasuk manipulasi.

JAKARTA – Kebijakan Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Pertanian (Kementan) yang memberikan izin terhadap tiga importir untuk mendatangkan ratusan ribu sapi bakalan dari luar negeri dinilai rawan penyimpangan. … Selengkapnya

rona

Biosensor Mikroba untuk Mendeteksi Toksisitas Air

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Sebuah biosensor berbasis kertas yang ditutup dengan bakteri telah dirancang oleh para ilmuan untuk mendeteksi toksisitas air.

Sebuah perangkat sensor telah dikembangkan untuk meneliti kandangan dan zat tertentu dalam air. Sensor ini bekerja dengan mendeteksi keberadaan toksin dalam air dengan menggunakan parameter perubahan warna.

The Bioassay yang dikembangkan oleh para ilmuan di Universitat Autonoma de Barcelona, Spanyol ini menjadi perangkat biosensor sederhana berbasis kertas yang dapat bekerja untuk mendeteksi adanya kontaminasi zat toksin, baik di perairan alami maupun pada limbah industri dan limbah perkotaan.

Sebuah biosensor berbasis kertas yang ditutup dengan bakteri telah dirancang oleh para ilmuan untuk mendeteksi toksisitas air. Temuan biosensor ini merupakan sebuah alat biologi yang inovatif dan murah yang dapat dengan mudah digunakan oleh masyarakat di daerah-daerah miskin atau di negara-negara berkembang dengan sanitasi lingkungan air yang buruk.

Dikutip dari Science Daily, para peneliti dari Environmental Microbiology Group dari departemen mikrologi dan genetika di UAB telah berhasil mengembangkan sebuah biosensor yang murah dan terjangkau untuk memantau kualitas air di masyarakat. Teknologi biosessor yang dikembangkan ini berbasis kertas yang ditutupi atau dilapisi dengan bakteri dan bekerja untuk mendeteksi toksisitas air.

bigstock-water-purity-test-liquid-in-l-49206746-compressed

Deteksi ada tidaknya kontaminan zat beracun dalam air merupakan elemen penting dari sebuah analisis dan pengendalian kualitas air. Kondisi ini, merupakan sesuatu yang sangat diperlukan dalam perkembangan dunia saat ini dimana urban dan industri semakin berkembang.

Teknik analisis kimia merupakan utilitas yang besar dalam menentukan zat-zat tertentu, tetapi terbatas bila digunakan untuk menganalisis sampel kompleks yang dapat berisi beberapa kontaminan. Dalam hal ini, penggunaan biosensor yang tepat, di mana mereka mengukur sampel efek terhadap elemen biologis, seperti enzim atau protein, atau pada parameter penting dari suatu organisme indikator.

“Inovasi yang disediakan oleh sensor kami didasarkan pada penggunaan matriks kertas penyerap dengan bakteri yang terperangkap di dalamnya dengan tujuan melakukan langkah-langkah kolorimetri toksisitas,” jelas Ferran Pujol, peneliti pada UAB yang melakukan penelitian. Penelitiannya ini sendiri merupakan bagian dari tesis PhD-nya. Dalam riset karya ini, Pujol menggunakan sel bakteri Escherichia coli (E. coli) yang ia gunakan sebagai bakteri Model dalam sensor yang ia kembangkan.

Laporan risetnya ini sendiri diterbitkan baru-baru ini dalamAnalytica Chimica Acta. Pujol dan timnya mengklaim bahwa teknik deteksi yang mereka usulkan ini merupakan salah satu metode deteksi kualitas air yang cepat dan sangat sederhana serta mudah untuk diaplikasikan oleh masyarakat.

Secara prinsip, menurut Pujol biosensor berbasis kertas yang ia kembangkan ini memiliki mekanisme yang hampir mirip dengan “kertas strip” yang selama ini digunakan untuk mengukur pH dalam air. Menurutnya, sampel yang dianalisis ditambahkan ke matriks bersama-sama dengan ferrocyanide pewarna, yang berkisar dari kuning ke transparan ketika menghirup mikroorganisme.

Masih menurut Pujol, kertas biosensor ini akan berubah warna sesuai dengan intensitas metabolisme sel bakteri yang ada dalam sampel. Kondisinya akan berbanding terbalik dengan toksisitas sampel.

Jika perubahan warna semakin kuat maka kontaminasi toksin yang terdeteksi semakin sedikit. Perubahan ini sendiri dapat diukur dengan teknik optik, dengan menganalisis gambar atau dengan mata telanjang sekalipun.

The bioassay, yang sudah dipatenkan oleh para peneliti ini, mendeteksi kontaminan yang dapat menjadi racun bagi mikroorganisme setelah 15 sampai 30 menit dari saat kontak dengan sel-sel terjadi (waktu yang dibutuhkan untuk melakukan tes), seperti logam berat atau hidrokarbon seperti minyak bumi atau benzena. Teknik ini dapat diterapkan baik perairan alami dan air limbah perkotaan dan industri.

Menggunakan bahan seperti kertas dan tanpa perlu alat yang kompleks membuat biosensor ini menjadi salah satu teknik sederhana dan murah yang dapat digunakan untuk mendeteksi toksisitas dalam konteks enonomi yang terbatas atau di negara-negara berkembang.  nik/berbagai sumber/E-6

Tes Sederhana untuk Air Bersih

Kontaminasi toksin pada air membuat air menjadi tercemar dan mengundang banyak penyakit. Antara lain diare. Penyakit diare merupakan penyebab utama kedua kematian pada anak di bawah lima tahun dan membunuh sebanyak 1,5 juta anak di seluruh dunia setiap tahun. Berbagai teknologi untuk mendeteksi kualitas airpun bayak dikembangkan. Baik yang sifatnya sederhana maupun teknologi tingkat tinggi.

Pada prinsipnya, air layak diminum adalah air yang “bersih” dan “sehat”. Jika dikonsumsi, air ini tidak akan menimbulkan penyakit, baik langsung maupun dikemudian hari. Air ini memenuhi standar kualitas baik fisik, kimiawi, termasuk bebas dari unsur toksititas; bakteriologi maupun radio aktifitas. Untuk menguji kualitas air, seperti kekeruhan, berwarna dan berbau dapat langsung dideteksi dengan panca indera. Namun air yang terlihat jernih dan tidak berbau belum tentu aman untuk digunakan sebagai air minum.

Analisis kualitas air sebenarnya dapat dilakukan di laboratorium untuk mendapatkan data yang lengkap. Namun pemeriksaan yang sederhana juga bisa dilakukan. Salah satunya dengan menggunakan teh yang dicampur dengan air yang akan diuji.

influent_raw_wastewater_note_grey_colour_in_glass_jar_3232393634

Jika terjadi perubahan warna, muncul lendir dan lapisan seperti minyak pada permukaan setelah diendapkan, maka kualitas air tersebut tidak bagus. Semakin cepat perubahan yang terjadi pada air teh menunjukkan semakin tinggi kandungan kimiawi dalam air tersebut.

Bila perubahan yang terjadi lambat atau baru berubah setelah pengamatan satu malam, kandungan kimiawi dalam air cenderung lebih sedikit. Namun, air tersebut tetap tidak baik untuk dikonsumsi.

Biasanya air yang mengandung tingkat kesadahan dan kandungan logam tinggi dapat terlihat bila air teh berubah menjadi hitam, ungu atau biru. Bila air tetap berwarna seperti air teh, maka secara kimia kualitas air itu baik.   nik/berbagai sumber/E-6

 

Anggun Raih ‘Keys of the City Award’ di Italia

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Anggun menerima penghargaan bergengsi Keys of the City Award di kota Florence, Italia, baru-baru ini. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Walikota Florence, Dario Nardella. Penghargaan Keys of the City Award ini dianugerahkan kepada sosok pribadi menarik, dan tamu kehormatan yang … Selengkapnya

Mewaspadai Ragam Penyakit yang Intai si Kurus

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Selama ini, anggapan bahwa tubuh gemuk lebih rentan terhadap penyakit, ternyata tidak selamanya benar. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa orang-orang yang bertubuh kurus juga rentan terhadap beberapa penyakit.

Penelitian terbaru dari Prancis mengungkap seseorang bertubuh kurus juga berisiko kanker usus besar … Selengkapnya

Marion Cotillard Didukung Suami Soal Isu Penyebab Jolie-Pitt Cerai

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Aktris Prancis Marion Cotillard dituding menjadi orang yang berkaitan dengan perceraian pasangan Angelina Jolie dan Brad Pitt Cotillard dan Pitt bermain dalam film tentang Perang Dunia II Allied, yang beberapa waktu lalu baru saja diluncurkan trailernya.

Cotillard telah membantah tuduhan … Selengkapnya

megapolitan

Cari Bibit Unggul Pesepakbola dari Rusun

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perumahan dan Gedung DKI kembali menyelenggarakan Jakarta Rusun Festival. Perhelatan ini merupakan ajang sepakbola anak-anak yang tinggal di rumah susun (rusun). Namun, tahun ini akan digelar bersama kompetisi seni.

“Kami punya komitmen yang kuat untuk memajukan warga rusun. Jika tahun lalu ada rusun cup atau hanya pertandingan sepak bola antar rusun saja, sekarang digabungkan dengan seni,” ujar Kepala Dinas Perumahan dan Gedung DKI, Arifin, di Jakarta Pusat, Rabu (28/9).

Menurutnya, melalui event Jakarta Rusun Festival, pihaknya berupaya memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak kecil yang tinggal di rusun. Terlebih, anak-anak itu dijanjikan hadiah pergi ke Spanyol untuk bertemu dengan pesepakbola ternama.

“Mereka antusias sekali ketika ada pertandingan sepak bola kemarin. Sekarang pun sama, ada 400 anak-anak yang sudah mendaftar pertandingan sepak bola dan ada 800 anak untuk ikut serta kegiatan seni,” katanya.

Melihat antusiasme anak-anak rusun, kata Arifin, Dinas Perumahan dan Gedung DKI menyiapkan beberapa fasilitas olah raga sebagai tempat berlatih anak-anak itu. Namun, fasilitas ini hanya baru tersedia di beberapa rusun saja.

“Beberapa tempat sudah kita siapkan lapangan sepak bola. bola voli, futsal, RPTRA, dan lainnya. Mudah-mudahan ke depan lebih banyak lagi fasilitas untuk anak-anak rusun dari sponsor,” tegasnya. 

Sementara itu, Ketua Umum Jakarta Rusun Festival, David Wiranata mengatakan, perhelatan Jakarta Rusun Festival itu merupakan langkah untuk membangun manusia Indonesia seutuhnya. Dia menginginkan, anak-anak rusun tidak dipandang sebelah mata. Melalui even tersebut, anak-anak rusun digenjot agar bisa berprestasi lebih baik untuk mengharumkan nama bangsa. 

Jakarta Rusun Festival akan digelar pada 1-23 Oktober 2016 di 22 rusun di Jakarta. Tahun lalu, even ini bernama Rusun cup dan berhasil membawa 12 anak rusun ke Barcelona dan Madrid di Spanyol. Anak-anak itu berkesempatan melihat langsung latihan para pesepakbola dunia, bahkan langsung bertanding dengaj club junior inter espana di Madrid.

Pesepakbola Persija, Ramdani Lestaluhu menyambut baik kegiatan Jakarta Rusun Festival tersebut. Menurutnya, ajang pencarian bakat di bidang sepakbola harus dimulai sejak dini. Dia mengatakan, tidak sedikit pesepakbola berprestasi datang dari anak-anak yang dianggap terpinggirkan.

“Adanya kegiatan ini membuat anak-anak rusun mempunyai harapan lebih. Kalau kita lihat, PSSI sebagai badan pembina sepakbola di tanah air, jarang memfokuskan pembinaan pada anak-anak usia muda. Padahal anak usia muda ini banyak yang memiliki potensi mumpuni di bidang olahraga,” katanya. pin/P-5

Warga Dihimbau Hindari Istana dan Gedung MPR/DPR

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Petugas Polda Metro Jaya mengimbau para pengendara agar menghindari jalur yang menjadi lokasi aksi demo buruh karena diprediksi akan terjadi kepadatan lalu lintas Kamis (29/9)

“Agar tidak terjadi kepadatan arus lalu lintas hindari ruas jalan yang menjadi lokasi … Selengkapnya

PLN Disjaya Tambah Unit Stasiun Penyedia Listrik Umum

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jakarta Raya kembali menyediakan Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) Beji Lintar yang tersebar di wilayah DKI Jakarta. Sejak peresmiannya pada bulan Agustus lalu, SPLU Beji Lintar kini sudah bertambah menjadi 209 unit.

Selengkapnya

Kawasan Bundaran HI akan Direvitalisasi

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta akan merevitalisasi total kolam Bundaran Hotel Indonesia (HI). Gedung-gedung di sekitar kawasan itu akan dilibatkan dalam revitalisasi melalui program corporate social responsibility (CSR).

Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Djafar Muchlisin … Selengkapnya

olahraga

Taklukkan DKI, Jateng Pertahankan Emas Bola Basket Putri

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

BANDUNG – Tim putri Jawa Tengah (Jateng) berhasil mempertahankan medali emas cabang olah raga bola basket Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat. Pada partai final di GOR C-Tra Arena, Jalan Cikutra, Kota Bandung, Rabu (28/9), Jateng sukses menaklukkan DKI Jakarta dengan skor 52-46.

Pelatih tim basket putri Jateng Xaverius Wiwid mengatakan, kemenangan di partai puncak merupakan buah dari bermain sabar anak-anak asuhnya. “Sejak kuarter pertama skor pertandingan ketat. Kami memang banyak leading poin, tapi sempat juga mau kesusul anak-anak DKI Jakarta. Saya menginstruksikan kepada kapten Yuni dan anak-anak untuk bermain sabar,” papar Wiwid seusai pertandingan.

Menurut dia, medali emas pada PON XIX/ 2016 Jabar ini sangat patut disyukuri. Terlebih, tim yang sekarang diasuhnya sudah dipersiapkan sejak tahun 2012, tepatnya setelah meraih medali emas di PON Riau 2012. Dalam membangun tim tersebut, Yuni menjadi salah seorang yang kembali dipilih dari dua pemain yang membela Jateng pada PON empat tahun yang lalu.

Hal senada juga disampaikan kapten tim Yuni. “Ini adalah kemenangan yang sangat berharga bagi saya dan tim. Saya bisa mengulang sukses dan kembali meraih medali emas. Kami mengikuti semua instruksi pelatih untuk bermain sabar,” ujarnya.

Di hadapan ribuan penonton yang memadati GOR C-Tra Arena, sejak kwarter pertama kedua tim menyerang silih berganti. Defense yang sama kuat membuat perolehan angka tidak banyak dibukukan kedua tim. Memasuki kuarter kedua, tempo permainan semakin meningkat. Jateng mengambil inisiatif melakukan permainan ofensif secara terbuka. Namun, DKI Jakarta pun tak kalah melakukan strategi yang efektif bahkan unggul pada kuarter kedua dengan skor 25-27. Pada kuarter ke-3, poin demi poin yang dibukukan kedua tim semakin ketat. Sedikitnya tiga kali skor sama kuat, yaitu 32-32, 34-34, dan 36-36.  DKI Jakarta kembali unggul di akhir kuarter ketiga, 37-38.

Pemain Jateng Mariam mengawali poin di kuarter keempat dengan lemparan 3 angkanya. Di sisa 2,45 menit kwarter krusial ini, Jateng hanya unggul 2 poin saja, 46-44. Pelatih Jateng meminta time out dan memberikan instruksi. Alhasil, Jateng kembali menguasai jalannya pertandingan hingga menyudahinya dengan skor akhir, 52-46.

“Saat kami meminta time out kedudukan selisih dua poin saja. Kembali saya tekankan kepada Yuni dan kawan-kawan untuk bermain sabar. Kami di final berhadapan dengan tim kuat, tapi kami bisa memenangkan pertandingan dan menyumbang medali emas untuk Jateng,” tandas Wiwid. tgh/S-2

Tim Voli Putri Jabar Pertahankan Emas

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

BANDUNG – Tim bola voli putri Jawa Barat berhasil mempertahankan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 setelah menang 3-0 (25-16, 25-17, 25-21) atas Jawa Timur pada final di GOR Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (28/9).

Pertemuan keduanya di … Selengkapnya

“El Real” Kembali Tertahan

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Real Madrid harus puas dengan hasil imbang untuk kali ketiga setelah bermain imbang melawan Borussia Dortmund.

DORTMUND – Pemain Borussia Dortmund Andre Schuerrle masuk dari bangku cadangan untuk mencetak gol di menit-menit akhir saat klub asal Jerman itu meraih hasil … Selengkapnya

Sam Allardyce Dipecat Tim Nasional Inggris

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

LONDON – Sam Allardyce dipecat sebagai pelatih tim nasional Inggris pada Selasa (27/9) waktu setempat setelah berperilaku “tidak pantas”. Allardyce terjebak oleh salah satu jurnalis yang menyamar sebagai pengusaha asal Asia. Mereka memancing pria berusia 61 tahun itu untuk memuluskan … Selengkapnya

kupas

“Saya Akan Ambil Sikap Tegas Terhadap Jaksa yang Nakal”

Kamis 29/9/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Korps kejaksaan kerap diterpa persoalan internal, khususnya perilaku para jaksa yang tak sesuai harapan alias para jaksa yang nakal. Para jaksa nakal berusaha memanfaatkan pengaruh dan jabatannya untuk kepentingan pribadi.

Para jaksa nakal yang terungkap, lalu ditangkap, masih juga belum membuat jera jaksa nakal lainnya. Para jaksa nakal itu menjadi pekerjaan rumah Jaksa Agung untuk membereskan dan membinannya, termasuk membahasnya dengan mitra kerja di Komisi III DPR. Apalagi, saat ini KPK tengah menangani jaksa Farizal yang menjadi tersangka dan ditahan terkait suap, jaksajaksa lainnya.

Untuk membahas masalah ini, Koran Jakarta mewawancarai Jaksa Agung HM Prasetyo, usai rapat kerja dengan Komisi III DPR, Senin (26/9) lalu, berikut petikannya.

Apa yang dibahas di dalam rapat pertemuan dengan Komisi III DPR?

Baru saja tadi kami membahas terkait program dan apa saja yang sudah dikerjakan oleh lembaga saya yakni Kejaksaan Agung.

Lalu bagaimana terkait jaksa yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan atau OTT oleh KPK belum lama ini?

Memang hal tersebut tadi ditanyakan dan memang saya akui hal tersebut sudah saya dengar karena kemarin Ketua KPK sempat berkomunikasi dengan Saya dan meminta maaf seusai melakukan OTT lalu menjatuhkan status tersangka kepada bawahan Saya.

Menyikapi hal tersebut, bilamana KPK memiliki bukti dan fakta yang cukup atas perbuatan menyimpang jaksa itu, tentu semua pihak harus bisa memahaminya.

Mengetahui kejadian tersebut apakah ada tindakan dari Kejaksaan Agung sendiri?

Menyikapi hal itu Saya telah meminta izin Ketua KPK Pak Agus Raharjo untuk melakukan pemeriksan internal Kejaksaan Agung terhadap Jaksa tersebut melalui Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) untuk memeriksanya. Jadi bukannya mau melakukan intervensi bagaimana pun kami harus melakukan sesuai dengan tugas kami.

Bagaimana pandangan Anda akan hal tersebut?

Saya mengaku miris akan terjadi hal tersebut, lagi dan lagi Jaksa tersandung kasus suap dan makelar kasus. Namun tentunya saya harus berani ambil sikap tegas terkait masalah seperti itu.

Kembali lagi ada Jaksa yang terlibat suap, apakah tidak ada upaya untuk melakukan pemberantasan dalam hal ini?

Begini, Saya akui bahwa Kejaksaan memang belum sepenuhnya bersih, selain itu melakukan pertemuan pembersihan seperti ini tentunya tidak mudah. Namun bagaimana pun kami tetap serta terus berusaha agar lembaga ini bersih dan bebas dari hal yang tercela.

Lalu apa kendala Kejaksaan Agung dalam penegakan hukum, selain sisi Internal?

Kejaksaan Agung dalam menegakkan hukum ada sedikit menemukan kendala , pertama dinamika peraturan perundangan di mana paling menonjol adalah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memperluas objek praperadilan, penetapan tersangka, penyitaan dan penggeledahan.

Akhirnya sejak saat itu kecendrungan setelah penetapan tersangka mereka serta-merta melakukan praperadilan. Kemudian putusan MK yang boleh melakukan berkali kali. Ini menjadi potensi timbulnya ketidakpastian hukum.

Lalu bagaimana pandangan Anda terkait dengan tidak bisanya alat penyadap dan video dijadikan alat bukti dalam suatu perkara oleh MK?

Terkait hal tersebut Saya mengaku kecewa dengan putusan MK yang menyebut rekaman elektronik tidak bisa dijadikan alat bukti kalau tidak diminta oleh para penegak hukum.

Dikabulkannya gugatan tentang keabsahan dari informasi elektronik atau dokumen dalam bentuk rekaman dan sebagainya dimana dinyatakan di sana bahwa bukti rekaman baru dinyatakan sah kalau diminta resmi oleh jaksa, polisi atau penegak hukum lainnya. Ini akan menimbulkan implikasi kesulitan bagi pemutus hukum.

Begitu pun dengan rekaman CCTV itu tidak bisa dipergunakan untuk jadi alat bukti sah karena atau kalau tidak diminta oleh penegakan hukum.

Padahal sudah jelas alat elektronik tersebut sangat membantu memberi petunjuk yang sangat bermanfaat untuk proses penegakkan hukum.

Terkait dengan hal tersebut , apakah hal ini yang membuat kasus Mirna sulit untuk diungkapkan?

Itu berbeda dalam kasus dugaan pembunuhan Mirna yang menggunakan racun sianida ini seharusnya lebih mudah dibuktikan kebenarannya ketimbang kasus Munir yang sampai saat ini belum diketahui siapa dalangnya. Sejauh ini kami masih berkutat dengan petunjuk. Jadi tunggu saja proses akhir perkara ini.

“Kami Menyayangkan Tindakan Anarkis, Harusnya Diupayakan Musyawarah”

Rabu 28/9/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Pelomik tentang klaim siapa yang sah mengaku sebagai hak waris kerajaan Gowa, berujung rusuh. Wakil dari keluarga kerajaan Gowa, memprotes keras kebijakan yang ditempuh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo, yang mengeluarkan Perda tentang Lembaga Adat Daerah. Apalagi dalam … Selengkapnya

Ketersediaan Blanko “e-KTP” Tergantung pada Anggaran

Selasa 27/9/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh, mengeluhkan ‘ditahannya’ anggaran sebesar 300 miliar rupiah lebih oleh Kementerian Keuangan. Anggaran sebesar itu tadinya akan dialokasikan untuk pengadaan blanko dan perawatan peralatan.

Soal blanko e-KTP sendiri, sempat … Selengkapnya

Banjir dan Longsor Akibat Ulah Manusia

Senin 26/9/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Indonesia berduka lagi. Banjir bandang disertai longsor menerjang Garut. Korban pun berjatuhan. Sebanyak 30 orang lebih meninggal. Ratusan luka-luka. Dan, ratusan rumah juga rusak.

Bencana banjir bandang, jelas bukan ‘takdir’ Tuhan. Tapi, terkait erat dengan perbuatan yang dilakukan manusia. Banjir … Selengkapnya

berita lain

Menuju Kota Pintar Berbasis Digital

Senin 26/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

BSD City akhir akhir ini kerap menjadi tuan rumah sejumlah event di bidang IT (Information Technology) bertaraf national dan internasional. Ini menunjukkan komitmen kuat Sinar Mas Land mengembangkan hunian berkonsep smart city.

Perubahan pola kehidupan penghuni BSD City kian mengarah … Selengkapnya

Adu Kuat Ponsel Menengah Anti “Lowbatt”

Kamis 29/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Lenovo Vibe 1 Turbo, Oppo R7 Plus, dan Huawei P8max yang memiliki kekuatan pada baterai sebentar lagi akan memiliki pesaing baru. LG telah mengumumkan bakal hadirnya LG X Power ke pasar Tanah Air bulan Oktober nanti.

Dengan terai sebesar 4,100 … Selengkapnya

Menjaga Eksistensi “City Car”

Rabu 28/9/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Segmen city car yang terus tergusur mencoba bertahan dengan sejumlah strategi. Beberapa pabrikan melakukan perubahan minor. Bahkan ada yang memperkuat eksistensinya sebagai mobil khusus untuk perempuan.

Sejak hadirnya varian yang LCGC (low cost green car), pasar city car seperti terjun … Selengkapnya