Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image

Koran Jakarta | June 30 2016

Scroll to top

Top

follow us

Nasional

KPK Tangkap Politisi Partai Demokrat

Kamis 30/6/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Wajah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali tercoreng dengan ditangkapnya anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat, I Putu Sudiartana (IPS), oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah dinasnya, Komplek DPR, Ulujami, Kebayoran, Jakarta Selatan, Selasa (28/6) malam. Penangkapan terhadap wakil rakyat itu merupakan hasil pengembangan KPK dari operasi tangkap tangan terhadap beberapa terduga kasus suap proyek 12 jalan di Sumatera Barat bernilai 300 miliar rupiah.

Menurut Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, Sudiartana telah ditetapkan sebagai tersangka penerima suap proyek 12 jalan di Sumatera Barat. “Dalam kasus ini KPK menyita uang senilai 40 ribu dolar Singapura yang diduga uang suap,” kata Basaria di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (29/6).

Ia menambahkan, S udiartana menerima suap untuk memuluskan proyek pembangunan 12 jalan di Sumatera Barat. Namun dalam proyek tersebut yang bersangkutan tersebut bukan mengurusi jalan dan tata ruang tapi Kadis PU Sumatera Barat, Suprapto dan pengusaha bernama Yogan serta Suhermi, orang kepercayaan Sudiartana yang mengaku memiliki jaringan terhadap anggota DPR. “SHM (Suhemi) mengaku memiliki link dengan seorang anggota DPR dan memberikan janij bisa menyiapkan serta mengabulkan proyek itu. SHM ini merupakan orang kepercayaan dari IPS,” katanya.

KPK menetapkan Sudiartana, Suhemi dan Novianti sebagai penerima suap. Ketiganya dijerat Pasal 12 huruf a atau pasal 11 UU Tipikor dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Selain ketiganya, KPK juga menetapkan dua orang pemberi suap yakni Kadis PU Sumatera Barat, Suprapto dan Yogan, pengusaha. Keduanya dijerat pasal 5 ayat 1 huruf a atau pasal 13 UU Tipikor.

Basaria mengungkapkan, penyuapan yang dilakukan Yogan dan Suprapto sebanyak tiga kali melalui transfer dari Muchlis dengan tiga rekening berbeda. Pengirimannya pun dalam waktu berdekatan. Pertama sebesar 150 juta rupiah, 300 juta rupiah, dan 50 juta rupiah. Rekening itu merupakan milik teman-teman Putu Sudiartana yang bukan berprofesi sebagai anggota dewan.

Saat ini Muchlis dilepas dan akan dipanggil kembali bila sewaktu-waktu dibutuhkan keterangannya oleh KPK.

Sebelumnya, ditangkap Noviyanti, sekretariat S udiartana Ipin dan Muchlis, suami Noviyanti. Sementara itu Tim KPK yang berada di Padang juga menangkap 2 orang yakni Yogan yang merupakan pengusaha dan Suprapto yang merupakan Kadis PU Sumatera Barat. Selain menangkap enam orang tersebut, KPK juga mengamankan sejumlah dokumen dan menyegel ruang kerja Sudiartana di lantai 9 gedung Nusantara I DPR RI telah disegel KPK.

Pansus RUU Terorisme Masih Kaji Peran TNI

Rabu 29/6/2016 | 06:53
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA- Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendukung usulan revisi Undang-undang nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Salah satunya yang direvisi adalah soal penambahan peran TNI dalam pemberantasan terorisme.

“Ada fraksi yang mendukung peran TNI lebih mendominasi, … Selengkapnya

Kejagung Pastikan Kasus Menara BCA Dilanjutkan

Rabu 29/6/2016 | 06:45
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan pemeriksaan kasus dugaan pembangunan di luar kontrak Menara BCA dan Apartemen Kempinski, terus dilanjutkan. Masih mengumpulkan keterangan saksi dan menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Penyidikan kasus tersebut masih terus berjalan. Masih menunggu … Selengkapnya

Kawasan Transmigrasi Jadi Pusat Ekonomi Baru

Rabu 29/6/2016 | 06:41
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar mengatakan, kawasan transmigrasi berpeluang jadi pusat ekonomi baru. Pasalnya, sebelum ditetapkan menjadi kawasan transmigrasi, terlebih dulu dipastikan bahwa lokasi tersebut memiliki potensi ekonomi yang tinggi.

“Kawasan transmigrasi adalah cerminan … Selengkapnya

mondial

Hillary Clinton Masih Pimpin Raihan Dukungan

Kamis 30/6/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 NEW YORK – Hasil jajak pendapat yang dilakukan Reuters/Ipsos dan dipublikasikan pada Selasa (28/6) menyatakan bahwa calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari kubu Demokrat, Hillary Clinton masih memimpin raihan popularitas bagi merebut kursi di Gedung Putih.

“Jajak pendapat Reuters/Ipsos menyatakan Hillary memimpin dengan selisih 11 persen poin dari pesaingnya dari kubu Republik, Donald Trump. Hasil selisih ini menurun dari hasil pekan lalu yang memiliki selisih 14 persen poin,” demikian diwartakan Reuters pada Rabu (29/6). 

Namun hasil jajak pendapat ini tak mencerminkan dinamika tambahan dukungan (endorsement) politisi yang diterima Hillary pada pekan lalu. Mantan Menlu AS sejak pekan lalu menerima dukungan dari sejumlah politisi dari kubu pesaing seperti mantan Menteri Keuangan AS era pemerintahan Presiden George W Bush yakni Henry Paulson. 

Selain itu pesaingnya dari kubu Demokrat, Bernie Sanders, pekan lalu pun mengatakan akan memilih Hillary pada pilpres mendatang demi untuk menghentikan Donald Trump memenangkan kursi di Gedung Putih. Rtr/I-1

Peringkat “Human Trafficking” Thailand Membaik

Kamis 30/6/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 WASHINGTON – Pihak Amerika Serikat (AS) pada laporan tahunannya yang dirilis pada Rabu (29/6) memutuskan untuk menarik nama Thailand dari urutan negara terburuk dengan pelanggaran perdagangan manusia.

“Langkah ini akan membantu pemulihan hubungan yang lebih baik lagi antara pemerintahan di … Selengkapnya

Inggris Tak Mungkin Kembali

Kamis 30/6/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Keluarnya Inggris dari Uni Eropa tak semudah membalik telapak tangan. Selain harus mengikuti prosedur yang berbelit, keluarnya Inggris dari UE (Brexit) harus menunggu keputusan pemimpin Inggris berikutnya.

 LONDON – Inggris tidak akan kembali dan seharusnya tidak balik lagi menjadi anggota … Selengkapnya

Italia-Belanda Berbagi Masa Jabatan di DK PBB

Kamis 30/6/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 NEW YORK – Italia dan Belanda mengusulkan untuk membagi masa jabatan di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk periode 2017-2018. Usulan ini diajukan pada Selasa (28/6) setelah terjadi kebuntuan hasil voting setelah dilakukan lima kali pengambilan suara.

Menurut laporan … Selengkapnya

ekonomi

PGN Selesaikan Jaringan Pipa di Semarang

Kamis 30/6/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 SEMARANG – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menyelesaikan proyek pipa gas di Kawasan Industri Wijayakusuma Semarang sepanjang sembilan kilometer. Sebagian besar proyek di Wijayakusuma hampir rampung, sedangkan sisanya sedang tahap konstruksi.

“Saat ini pipa sepanjang 5,6 kilometer dengan ukuran pipa 4-6 inchi sudah selesai dibangun. Selesainya proyek ini maka PT PGN telah memperluas infrastruktur jaringan gas bumi di berbagai daerah,” kata Direktur PGN, Dilo Seno Widagdo di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/6).

Menurutnya, total infrastruktur pipa gas PGN saat ini mencapai lebih dari 7.100 kilometer, setara 76 persen infrastruktur pipa gas bumi hilir di seluruh Indonesia. Itu Bukti PGN terus berkomitmen memperluas jaringan gas bumi di tanah air.

Area Head PGN Semarang, Edy Sukamto menambahkan, dengan selesainya proyek di kawasan Wijayakusuma akan menambah pengguna gas bumi di Semarang terutama dari kalangan industri. “Saat ini sudah ada lima calon pelanggan industri di Semarang yang siap menikmati aliran gas bumi PGN,” tambahnya. SM/E-10

Moratorium Gambut Ganggu Kepastian Usaha

Kamis 30/6/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Penghentian kegiatan budididaya di lahan gambut berpotensi mengganggu iklim usaha sehingga dikhawatirkan dapat mempelemah minat investor asing di Indonesia. Keputusan penghentian itu perlu didasarkan pada pertimbangan komperehensif agar kebijakannya tidak membawa dampak buruk terhadap investasi. 

Pakar hukum Lingkungan … Selengkapnya

Produksi Jagung Ditargetkan Naik

Kamis 30/6/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) menjamin pertumbuhan industri pakan dan unggas dalam negeri seiring peningkatan produksi jagung yang merupakan salah satu bahan baku utamanya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi jagung di tahun 2015 mencapai 19,61 juta pipilan kering. … Selengkapnya

Polemik Cukai Plastik Mesti Diakhiri

Kamis 30/6/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Jika memang efektivitas kebijakan pengenaan cukai untuk produk kemasan plastik masih diperdebatkan, kementerian terkait mesti duduk bersama mencarikan solusi yang tepat.

 JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mestinya dapat duduk bersama menemukan solusi tepat terkait rencana pengenaan … Selengkapnya

rona

Kain Legendaris yang Nyaris Punah

Kamis 30/6/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Kain tapis Lampung, sejenis kain tenun yang sering dipergunakan untuk upacara adat, nyaris punah. Beruntung, seorang perempuan perkasa berhasil menyelamatkan kain legendaris tersebut.

Sejak tahun 70an, Ida Mustika Zaini aktif mengembangkan kain tapis hingga go internasional. Dedikasinya pada kain khas Lampung inipun membuahkan berbagai penghargaan. Bahkan, hingga saat ini Ida masih konsisten pada kain tapis.

Usia Ida kini memang tak muda lagi. 26 Juli ini, usianya 77 tahun. Namun, Ida masih aktif dan penuh semangat. Terlebih saat menyinggung kain tapis yang telah ia geluti selama lebih dari 50 tahun.

Kain tapis merupakan kain khas Lampung. Kain tradisional ini dibuat dengan teknik tenun. Setelah ditenun kain ini kemudian disulam dengan menggunakan benang emas. Karena itulah, kain ini disebut dengan kain tapis. Motifnya sangat beragam, bergantung pada daerah asal kain-kain tapis. Kain tradisional ini biasanya digunakan pengantin Lampung dan juga dalam upacara adat masyarakat Lampung.

2

“Dari kain tapis ini saya mendapatkan piala Upakarti dari Menteri Perindustrian atas pembinaan pengembangan kerajinan Tapis Lampung,” katanya. Ida patut berbangga, konsistensinya dalam mengembangkan kain tapis Lampung tidak hanya mendapat penghargaan dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri.

Bersama Pemerintah Pusat dan Daerah, Ida aktif diberbagai panggung pameran. Baik di dalam maupun di luar negeri. Ia membawa dan mengenalkan kain tapis di berbagai daerah dan di sejumlah negara, seperti Belanda, Spanyol, dan sejumlah negara lainnya.”Setiap kali pameran, kain tapis selalu menarik perhatian,” tambah Ida. nik/R-1

Bermula dari Rasa Malu

Ida tidak berdarah Lampung. Ia asli Pelembang. Perkenalannya dengan kain tapis hingga akhirnya mengembangkan kain tradisional ini dimulai saat ia menjabat sebagai anggota DPRD Lampung. “Itu tahun 1972,” kata Ida mengenang.

Saat itu, rombongan DPRD Riau melakukan kunjungan kerja ke DPRD Provinsi Lampung. Ida sendiri, merupakan anggota DPRD Provinsi Lampung mewakili Pertiwi atau Golkar. “Pada waktu itu rombongan DPRD Riau minta oleh-oleh khas Lampung. Apakah kerajinan tangan atau makanan,” Ida bercerita.

3

Kain tapis pun terlintas dalam pikirannya. Sayangnya, saat itu begitu sulit menemukan kain tapis. Ia bahkan harus keluar masuk desa untuk mendapatkan kain tapis. Sayangnya kain tapis pun sulit ditemukan. “Saya malu. Seperti ditampar rasanya,” tambah Ida.

Momen tersebut justru melecutkan semangat Ida untuk mengembangkan kain tapis. Tujuannya ingin mengangkat kembali pamor kain tapis yang sempat menghilang selama masa pendudukan Jepang, dan di awal kemerdekaan Indonesia. Ia juga ingin melestarikan kain tradisional yang sudah dikenal sejak ratusan tahun lalu ini.

Langkah pertama yang dilakukan Ida adalah menemui tokok-tokoh adat saat itu. Mulai dari Dewi Kartini Zainal Abidin Pagar Alam, istri Gubernur Lampung, ketika itu. Ida juga menemui Ali Suttan Junjungan Sako di Bumi Ratu Lampung Tengah, Bazar di Balambangan UMPU (Lampung Utara), Ibu Murni Gelar Pangeran Buay Nyurang di Negeri Sakti ( Lampung Selatan) dan Marwan Syah Warga Negara.

“Kelima tokoh adat inilah yang sangat mendukung gagasan saya. Mereka sangat senang dan bersyukur kalau saya mau memproduksi kembali, mengembangkan kembali kain tapis,” ungkapnya.

Tidak hanya sowan dengan tokoh-tokoh adat di Lampung, Ida juga berkonsultasi dengan Dirjen Pariwisata tentang niatnya tersebut.” Beliau hanya berpesan, kain lampung yang sudah diadatkan jangan diubah-ubah, baik motif maupun warna dan corak kainnya,” tambah Ida. nik/R-1

Membangun Sanggar

Mengantongi restu dari tokoh adat dan Pemerintah Pusat, Ida kemudian bergerilya dari desa ke desa untuk mencari pengrajin kain tapis. Beberapa desa seperti Desa Gedong Gumanti, Bumi Ratu dan lain sebagainya. Ida juga mulai melacak keberadaan kain tapis Lampung. Saat itu, ia mempelajari kain Tapis koleksi Dewi Kartini Zainal Pagar Alam yang menyimpan 50 lembar kain tapis kuno. Ida juga berusaha membuat alat tenun kerajinan tangan.

“Saya mengadakan pelatihan menenun dan menyulam tapis di desa Bumi Ratu dan Gunung Sugih Lampung Tengah,” jelasnya. Ia juga memberikan pelatihan di daerah-daerah lain di Lampung untuk membangkitkan kembali semangat Tapis di masyarakat. “Calon pengantin itu harus punya tapis yang ditenun dan ditapis sendiri,” tambah Ida.

5

Ida juga membagi rumahnya di daerah Pahoman sebagai sanggar untuk pelatihan kain tapis sekaligus rumah produksi kain tapis. Dari sanggar inilah, lahir beraneka ragam kain tapis. Beberapa tapis yang diproduksi kembali adalah tapis Jung Syarat, tapis dewasano, tapis bintang perak dan lain sebagainya.

Untuk lebih memasyarakatkan kain tapis dan memenuhi keinginan konsumen, Ida kemudian berkreasi dengan mengembangkan tapis-tapis yang dimodifikasi. Misalnya menjadi selendang, kopiah yang kemudian dikenal dengan kopiah khas Lampung, badcover sulam tapis dan beragam lainnya. Termasuk membuat pajangan ayat kursi sulam tapis.”Mba Tutut ( Siti Hardianti Rukmana, Red), Mba Titik Prabowo pernah memesan tapis ke saya,” cerita Ida.

Ida juga tidak hanya berhasil mengembangkan dan membumikan kembali tapis di daerah asal ataupun di Indonesia. Kain tapis kreasinya juga mampu menembus pasar ekspor hingga ke Amerika. Seperti San Fransisco, Houston hingga Helsinki merupakan pasar ekspor tapis yang dikembangkan Ida.

Saat ini, di usianya yang mulai lanjut dedikasi Ida terhadap tapis masih terus dilakukan. Ia masih aktif di berbagai seminar dan acara untuk membagi ilmu tapis yang ia miliki. Bahkan kecintaannya pada tapis juga mendorong Ida untuk menyumbangkan ilmu dan kain tapisnya pada museum daerah Lampung. ”Saya ingin ada yang melanjutkan apa yang sudah saya kerjakan selama ini,” pungkas Ida. nik/R-1

Giring ‘Nidji’ Terus Asah Kemampuan Akting

Rabu 29/6/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Giring yang biasa tampil atraktif di atas panggung bersama band Nidji mendadak berubah jadi cowok kalem dan soleh bernama Ilhan dalam film “Jilbab Traveler: Love Sparks in Korea”.

“Saya biasanya nyanyi, tiba-tiba harus cool,” kata Giring usai pemutaran perdana “Jilbab … Selengkapnya

Yuki Kato Terbiasa Mudik Tiap Tahun

Rabu 29/6/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Menjelang lebaran, biasanya orang mulai sibuk berbelanja mempersiapkan pakaian baru untuk dikenakan saat lebaran. Namun berbeda halnya dengan Yuki Kato. Aktris, model, dan presenter ini mengaku sudah tidak terlalu memikirkan beli baju baru untuk lebaran nanti.

“Kalau dulu sih iya … Selengkapnya

Ketika Vaksin Palsu Menghantui Publik

Rabu 29/6/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Peredaran vaksin palsu yang baru-baru ini diungkap kepolisian tentu mengkhawatirkan orangtua yang memiliki anak bayi dan balita. Lantas bagaimana jalan keluarnya?

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat tidak terlalu takut dengan keamanan vaksin. Saat ini pemerintah sedang melakukan pendataan fasilitas kesehatan … Selengkapnya

megapolitan

PPATK Diminta Telusuri Pembelian Lahan Cengkareng

Kamis 30/6/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri uang pembelian lahan 4,5 hektare di Cengkareng, Jakarta Barat. 

“Kita ingin tahu, duit yang ditransfer itu kemana. Ibu Toeti kan gugat ke pengadilan, dia bilang 200 miliar rupiah nggak terima. Duitnya ditahan. Berarti ada bagi-bagi duit kalau begitu. Makanya harus dibawa ke aparat penegak hujum saja, panggilin mereka semua biar ketahuan. PPATK bisa telusuri duitnya kemana,” ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (29/6).

Menurutnya, Pemprov DKI telah membayarkan pembelian tanah itu seni lai 668 miliar rupiah. Namun, jika ada 200 miliar yang belum diterima penjual, maka ada permainan dalam pembelian itu. Padahal, Ahok sudah memerintahkan agar setiap transaksi harus non tunai, termasuk pembelian lahan.

“Apa kamu gendeng, keluarkan duit 200 miliar rupiah kontan, disimpan di gudang. Saya kira, simpan duit 200 juta rupiah di rumah, takut kita. Nah itu ditelusuri saja ppatk. Akan ketahuan kok. Saya kan sudah mewajibkan, satu rupiah pun tidak noleh tarik tunai,” katanya.

Menurut Ahok, 01 dia mendapat laporan dari Dinas Perumahan bahwa pembelian tanah itu telah ditransfer kepada pemegang surat kuasa. Padahal, katanya, setiap pembelian lahan oleh Pemprov DKI harus ditransfer langsung ke pemilik lahan itu.

“Disini banyak pemain sandiwara. Waktu itu kan saya langsung ngomong mesti digugat, karena ini penipuan kan. Langsung yang ngaku punya tanah juga gugat. Ini kan sengketa. BPN resmi keluarin sertifikat. BPN menganggap tidak ada double sertifikat. Kita buktikan di pengadilan,” jelasnya.

Ahok menduga, pembelian tanah sendiri ini berkaitan erat dengan kasus gratifikasi pada Dinas Perumahan dengan nilai lebih dari 10 miliar rupiah. Saat itu, Kepala Dinas Perumahan dan Bangunan Gedung DKI, Ika Lestari Adji melaporkan gratifikasi oleh kepala bidangnya. Hal itu langsung dilaporkan KPK dan Bareskrim Polri untuk segera ditindaklanjuti.

“Kita curiga saja, kok BPN bisa keluarkan sertifikat. Terus saya curiga, begitu dia dapat gratifikasi, saya baru ingat. Kenapa beli lahan tanya sama saya melulu. Urusan lahan kan bukan urusan saya. Kalau ketemu di depan pendopo, paling saya tulis, tolong diperiksa aprraisal dan sesuai aturan. Masa mau deal, bayar suruh saya juga,” ungkapnya.

Ahok mengaku sengaja memberikan disposisi dengan harga appraisal agar tidak terjadi lagi disengketakan seperti kasus pembelian lahan RS Sumber Waras. Menurutnya, dengan sistem appraisal akan lebih teliti, berapa harga yang layak, bagaimana kondisi tanahnya, kelengkapan dan statusnya. Apalagi, dalam penentuan appraisal itu melibatkan banyak pihak, termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Diketahui, Dinas Perumahan dan Gedung DKI telah membeli sebidang tanah di Cengkareng, Jakarta Barat. Tanah itu dibeli dengan harga 14,1 juta rupiah per meter persegi atau jauh lebih mahal ketimbang nilai jual objek pajak (NJOP) yang hanya 6,2 juta rupiah. pin/P-5

Sembilan Bus di Terminal Pasar Minggu Tak Laik Jalan

Kamis 30/6/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Sejumlah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Pasar Minggu, dalam kondisi tidak laik saat dilakukan pemeriksaan kelaikan jalan untuk arus mudik. Karena itu, petugas Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Selatan, tidak memperbolehkan bus-bus tersebut beroperasi.

Selengkapnya

Gubernur Minta Perusahaan Daftarkan Karyawan ke BPJS

Kamis 30/6/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta semua perusahaan yang ada di Ibukota harus mendaftarkan karyawannya ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). 

Setidaknya ada dua jaminan yang harus diikutsertakan yakni BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan. “Semua perusahaan sesuai undang-undang … Selengkapnya

Mudik Murah, Fasilitas Premium

Kamis 30/6/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 KM Mutiara Sentosa III kini menjadi satu pilihan alternatif bagi masyarakat Jakarta yang ingin pulang kampung wilayah Sumatera bisa melalui Pelabuhan Bogasari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

Dengan kapal memiliki panjang 160 meter dengan lebar 25 meter ini, pemudik dimanjakan dengan … Selengkapnya

olahraga

Polandia Waspadai Ronaldo

Kamis 30/6/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

MARSEILLE – Polandia memiliki catatan pertahanan mengesankan di Piala Eropa 2016, tapi langkah mereka menuju semifinal akan mendapat ujian Cristiano Ronaldo ketika menghadapi Portugal dalam bentrokan babak delapan besar di Marseille, Jumat (1/7) dini hari WIB.

Menggambarkan Ronaldo yang kini berusia 29 tahun sebagai “atlet yang sempurna”, majalah kesehatan dan gaya hidup pria US mengatakan dia memiliki kecepatan lebih dari 32 kilometer per jam, melompat hampir satu meter di udara dengan tumpuan satu kaki dan berlari rata-rata 16 km per pertandingan. Selain itu Ronaldo masih lebih segar pada 20 menit terakhir dibanding pemain lain.

Dia adalah satu-satunya pemain yang mencetak gol di empat gelaran Piala Eropa sejak 2004. Sementara di awal turnamen kali ini Ronaldo sedikit berjuang, kini mulai terlihat tanda-tanda dia telah kembali ke performa terbaiknya.

Ronaldo mencetak dua gol dalam pertandingan terakhir babak penyisihan grup Portugal melawan Hungaria– melalui tendangan tumit dan dan sundulan. Dia telah memiliki peran dalam dua dari tiga gol lain bagi negaranya, yang paling penting adalah saat tembakannya membuat Ricardo Quaresma mencetak gol dengan mudah pada injury time untuk kemenangan atas Kroasia di babak 16 besar.

Pemain Real Madrid itu akan menjadi tantangan bagi lini pertahanan Polandia yang sejauh ini tampil mengesankan. Mereka hanya kebobolan tiga gol sepanjang tahun ini dan hanya satu di putaran final Piala Eropa lewat tendangan pemain Swiss Xherdan Shaqiri di laga babak 16 besar yang akhirnya dimenangkan Polandia lewat adu penalti. Hanya Jerman yang belum kebobolan di putaran final Piala Eropa 2016.

Menghadapi pertandingan mereka di Prancis, Polandia tak punya banyak persiapan untuk menghentikan kecepatan, kekuatan dan kemampuan sundulan super yang dimiliki Ronaldo. Bahkan kiper Polandia, Wojciech Szczesny berharap Ronaldo bisa bermain untuk timnya.

“Saya ingin pemain seperti Cristiano Ronaldo ada dalam tim Polandia. Meski ketika itu dia tak berada pada performa puncak,” ungkap Szczesny kepada ESPNFC.

Namun Polandia menunjukkan tak gentar saat melawan tim dengan peringkat lebih tinggi. Jerman yang menurunkan Mario Goetze menemukan jalan buntu di pertandingan babak penyisihan grup. Mereka kesulitan di dalam kotak penalti dan kemudian kembali membawa bola lini tengah. Pada pertandingan lain di babak penyisihan grup melawan Irlandia Utara dan Ukraina, Polandia juga tak kebobolan meski hanya menang dengan skor tipis 1-0.

Jika Polandia ingin memiliki kesempatan untuk maju, mereka harus memiliki pertahanan yang kembali rapi karena mereka hanya memiliki sedikit keuatan di lini depan. Striker Robert Lewandowski, pencetak gol terbanyak di kualifikasi Piala Eropa 2016 dengan 13 gol, hanya mampu melakukan dua upaya pada target sejauh ini, termasuk di pertandingan terakhir.

Tapi pelatih Polandia Bogdan Szajac menilai, pertandingan nanti tidak ditentukan oleh Ronaldo dan Lewandowski. “Kami tidak melihat pertandingan ini sebagai duel antara Cristiano dan R obert. Ini adalah pertandingan antara dua tim dan sejauh ini kami sudah bermain solid. Portugal harus bermain sebagai tim jika mereka memang ingin masuk ke semifinal,” kata Szajac.

Penampilan gemilang pemain sayap kiri Kamil Grosicki akan memberikan ancaman, tapi lini pertahanan Portugal akan sulit ditembus dengan dipimpin oleh Pepe yang kini berusia 33 tahun.

Siapapun yang menang pada laga itu akan menghadapi Wales atau Belgia di babak berikutnya. Itu bisa dilihat sebagai jalur yang lebih mudah ke final dengan tuan rumah Prancis, juara dunia Jerman, Italia dan tim Islandia berada di jalur lain.

Islandia Mengubah Peta Delapan Besar

Rabu 29/6/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

NICE – Kemenangan mengejutkan Islandia 2-1 atas Inggris di Allianz Arena, Selasa (28/6) telah merubah peta kekuatan di babak delapan besar Piala Eropa 2016. Setelah tertinggal pada menit keempat melalui penalti Wayne Rooney, Islandia segera menyamakan kedudukan melalui Ragnar Sigurdsson … Selengkapnya

Hodgson Mengundurkan Diri

Rabu 29/6/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

NICE – Empat tahun masa kepelatihan Roy Hodgson di tim nasional Inggris berakhir tiba-tiba setelah kekalahan mengejutkan 1-2 dari Islandia di babak 16 besar Piala Eropa 2016, Selasa (28/6) dini hari WIB. Hodgson yang kini berusia 68 tahun, mengumumkan pengunduran … Selengkapnya

Toby Alderweireld Waspadai Bale

Rabu 29/6/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Toby Alderweireld mengatakan timnya akan menghadapi ujian yang sulit saat menghadapi Wales di perempat final Piala Eropa 2016, Sabtu (2/7) melebihi laga melawan Hungaria di Toulouse. Alderweireld membuka keunggulan saat menghadapi Hungaria sebelum Belgia yang terinspirasi oleh kapten Eden Hazard, … Selengkapnya

kupas

Cukai Akan Menurunkan Daya Beli Masyarakat

Kamis 30/6/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Rencana Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang akan mengenaikan cukai plastik kemasan menuai protes dari beragam kalangan. Protes yang paling keras dilancarkan oleh pelaku industri yang menilai pemerintah tidak serius untuk mendorong pertumbuhan ekonomi jika kebijakan itu jadi dieskekusi.

Pengenaan cukai terhadap kemasan plastik dinilai hanya melemahkan daya saing industri. Industri makanan dan minuman yang selama ini pertumbuhannya di atas 7 persen akan tiarap jika keputusan itu jadi diberlakukan.

Penolakan juga bukan hanya dari industri, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sebagai pembina industri pun turut turun tangan. Kemenperin meminta agar nasib industri perlu dijaga, bukannya dikorbankan.

Namun, menyikapi beragam penolakan itu, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro membantah bahwa pengenaan cukai plastik merugikan industri. Menurutnya, nilainya terlalu kecil sehingga tidak membenani industri.

Untuk mendalami dampak dari kebijakan cukai plasitik tersebut, berikut kutipan wawancara Koran Jakarta dengan Peneliti Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, Eugenia Mardanugraha. Eugenia telah membuat simulasi riset terkait dampak dari perluasan Barang Kena Cukai (BKC) terhadap plastik kemasan terhadap industri dan penerimaan negara.

Anda telah melalukan simulasi riset terkait dampak cukai plastik jika diberlakukan, bisa dijelaskan?

Intinya, negara bakal kehilangan pendapat cukai seitar setengah triliun rupiah. Penghitungan ini dilakukan dengan menggunakan data bulanan periode Januari 2013- Januari 2016 yang memakai metode regresi linear untuk memperkirakan besarnya penurunan permintaan terhadap kenaikan harga.

Regresi linear atau ordinary least square merupakan metode untuk mengestimasi besarnya elastisitas permintaan terhadap harga minuman dalam kemasan. Minuman dalam kemasan plastik terdiri dari air, soda, the dan jus. Dalam penelitian ini dilakukan estimasi nilai elastisitas terhadap keempat macam minuman dan dua macam kemasan.

Lalu, apa hasilnya?

Kami mengasumsikan pengenaan cukai untuk setiap kemasan gelas dikenakan 50 rupiah dan untuk kemasan botol sebesar 200 rupiah, maka dalam setahun pemerintah diperkirakan memperoleh pendapatan sebesar 1,9 triliun rupiah. Namun, di sisi lain dengan memperhitungkan nilai elastisitas dari masing-masing produk, total penurunan penjualan yang dihadapi oleh industri minuman diperkirakan sebesar 10,2 triliun rupiah. Penurunan penjualan akan menurunkan penerimaan pemerintah dari Pajak Pertambahan Nilai (PPn) dan Pajak Pertambahan hasil (PPh) Badan yang disetorkan oleh perusahaan berdasarkan nilai penjualannya PPn dikenakan sebesar 10 persen dari nilai penjualan, sementara PPh badan dihitung dengan menggunakan setoran pajak.

Negara memang akan memperoleh penerimaan sebesar 1,91 triliun rupiah tetapi di sisi lain akan kehilangan penerimaan hingga 2,44 triliun rupiah, sebagai dampak dari turunnya penerimaan dari PPn dan PPh badan. Pemerintah bakal mengalami kerugian sebesar 528 miliar rupiah per tahun, belum termasuk dengan biaya pemungutan cukai yang harus dikeluarkan pemerintah.

Apa tujuan dari simulasi riset tersebut?

Simulasi ini untuk mengingatkan pemerintah bahwa pengenaan cukai plastik bukannya menguntungkan tetapi justru kontra produktif. Kebijakan itu diyakini tidak akan menyelesaikan isu sampah plastik serta menghambat pertumbuhan industri. Ekstensfisikasi cukai kemasan botol dan gelas plastik minuman memang meningkatkan pendapatan cukai pemerintah, namun di sisi lain menurunkan disposable income rumah tangga, menurunkan daya beli masyarakat serta menurunkan penjualan. Apa yang anda khawatirkan jika pemerintah tidak mendengar masukan dari industri maupun dari pihak lainnnya ? Yang pasti kebijakan ini akan berdampak pada kenaikan harga produk, menurunkan permintaan minuman serta menurunkan pendapatan pemerintah. Ini akan memperlemah daya saing industri. Selain itu juga berpeluang menimbulkan masalah baru yakni menjamurnya cukai palsu karena mekanisme cukai yang rumit dan mahal. Kebijakan ini juga akan memberikan dampak buruk terhadap usaha kecil (UMKM) pengguna kemasan botol dan gelas plastik yang berjumlah sekitar 650 perusahaan.

Lalu, apa saran Anda?

Objek cukai baru sebaiknya dikenakan kepada barang-barang yang dikonsumsi oleh masyarakat berpenghasilan tinggi, sehingga kenaikan harga yang ditanggungnya tidak menurunkan konsumsi. Tidak hanya itu, perlu ada studi komperehensif mengenai dampak Lingkungan Hidup (LH) dan kondisi sampah kemasan plastk. Itu untuk memperoleh kebijakan kemasan cukai plastik yang efektif.

“Saya Curiga Ada Unsur Penipuan”

Rabu 29/6/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta disibukkan lagi dengan kasus pembelian lahan untuk pembangunan rumah susun Cengkareng Barat, Jakarta, yang diduga terjadi salah perhitungan.

Disebut-sebut, Pemprov DKI Jakarta membeli lahan miliknya sendiri sehingga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menilai terjadi penggunaan anggaran … Selengkapnya

Masyarakat Bisa Layangkan Gugatan “Class Action” pada Pemerintah

Selasa 28/6/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Terungkapnya peredaran vaksin palsu belakangan ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Praktik pemalsuan vaksin ini dinilai merupakan buah dari kelalaian pemerintah dalam melakukan pengawasan, mengingat sudah terjadi sepanjang 13 tahun.

Untuk itu, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) bersedia memfasilitasi masyarakat … Selengkapnya

Bnn Tembak di Tempat Pengedar Narkoba Setelah Revisi Uu

Senin 27/6/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, kejahatan narkoba adalah kejahatan luar biasa. Karenanya, Presiden meminta kepada aparat penegak hukum baik itu Polri, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) bersinergi untuk mengejar, menangkap dan menghajar para bandar narkoba tersebut agar generasi muda Indonesia … Selengkapnya

berita lain

Tren Konsep Dekorasi Monokrom

Senin 27/6/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Warna monokromatik sekarang ini sedang banyak diminati oleh para pemilik rumah karena tampilannya yang terlihat simpel dan modern. Berikut ini informasi mengenai pro dan kontra warna monokromatik yang sedang menjadi tren dekorasi di kalangan pemilik rumah.

Kombinasi Warna Senada

Selengkapnya

Operator Gencar Kembangkan Aplikasi IoT

Selasa 28/6/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Era internet of things (IoT) akan menjadi layanan masa depan bagi operator telekomunikasi. Apa saja layanan dan fitur yang ditawarkan?

IoT menawarkan otomasi bagi segala jenis perangkat baik untuk sektor industri maupun rumah tangga, yang mampu menciptakan keamanan, kenyamanan, hemat … Selengkapnya

Jelang Lebaran ATM Tawarkan Diskon

Rabu 22/6/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Meski tidak banyak agen pemegang merek menggunakan masa menjelang Lebaran untuk menarik pembeli dan merebut simpati. Chevrolet misalnya melakukan program promo menarik bagi pembeli, sedangkan Tata menawarkan diskon suku cadang dan pemeriksaan dan penyetelan gratis.

Menyongsong hadirnya Hari Raya Idul … Selengkapnya