Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image

Koran Jakarta | May 30 2016

Scroll to top

Top

follow us

Nasional

Petani Garam Mesti Dibantu dengan Teknologi

Senin 30/5/2016 | 06:34
A   A   A   Pengaturan Font

Pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 125 Tahun 2015 tentang Ketentuan Impor Garam. Isinya, antara lain menghilangkan kewajiban importir untuk menyerap sedikitnya 50 persen garam rakyat dari total kapasitas produksi perusahaan.

Hal ini meresahkan petani garam, termasuk yang ada di Jawa Timur (Jatim) karena merugikan mereka. Wartawan Koran Jakarta, Selocahyo, mewawancarai Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf, terkait upaya Pemprov Jatim memperbaiki nasib petani garam. Berikut petikan selengkapnya.

Bagaimana dengan adanya peraturan baru tentang ketentuan impor garam?

Petani garam tersebar di 12 kabupaten dan kota di Jatim, sehingga komoditas ini jelas menjadi salah satu andalan kami.

Selama ini hasil panen petani garam sudah tidak terserap sepenuhnya karena alasan kualitas. Dengan aturan baru yang isinya menghapus harga patokan garam, pembatasan waktu impor, dan kewajiban importir garam menyerap garam, tentu dampaknya bisa mematikan usaha garam rakyat.

Ada solusi agar usaha garam tidak mati?

Pemerintah harus bisa menyerap garam rakyat meskipun kualitasnya hingga kini masih kalah dengan garam impor. Pemprov Jatim mengusulkan Permendag tersebut diubah agar lebih prorakyat.

Bisa dibayangkan sebelum adanya Permendag bila ada impor garam 100 ton, garam petani lokal yang terserap sebanyak 50 ton. Dengan adanya Permendag yang baru tidak terserap sama sekali setiap adanya impor dengan alasan kualitas Kw3.

Bisa dijelaskan kualitas dan kendala petani?

Selama ini kualitas garam hasil produksi petani garam masih kurang bagus yakni kw3. Sedangkan permintaan perusahaan pengolah garam adalah kualitas yang terbaik.

Sebenarnya, petani garam kita bisa memproduksi garam berkualitas bagus. Akan tetapi belum adanya kepastian pembeli yakni perusahaan-perusahaan besar maka petani garam enggan memproduksi garam dengan kualitas bagus. Sehingga petani garam memproduksi garam Kw3 yang sudah pasti pembelinya.

Pabrik leluasa menentukan harga melalui penilaian kualitas secara sepihak. Kendala lain, pabrik dan petani lebih mengandalkan tengkulak sehingga memperpanjang rantai distribusi, dan mau tidak mau harus rela dibeli dengan harga murah. Petani butuh kepastian ada yang membeli dan pabrik dimudahkan karena tidak perlu berurusan dengan petani yang jumlahnya banyak dan tersebar.

Upaya Pemprov?

Supaya garam lokal bisa dilirik perusahaan, kualitas dan kuantitasnya harus ditingkatkan. Selain meminta pusat memperbaiki aturan, yang kita lakukan salah satunya dengan memberikan pelatihan khusus bagi petani, penerapan teknologi yang lebih bagus dan juga didukung infrastruktur yang memadai. – N-3

Langkah Rizal Ramli Genjot Pariwisata Sangat Tepat

Senin 30/5/2016 | 06:26
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA- Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli sangat menyadari bahwa industri pariwisata menjadi sektor andalan di tengah pelemahan ekonomi domestik. Karena itu langkah untuk menggenjot sektor parowisata ini sangat tepat.

“Kita mengapresiasi langkah MenkoRizal Ramli. Sebab dia paham … Selengkapnya

DPR Setuju Perppu Kebiri Jadi UU

Senin 30/5/2016 | 06:20
A   A   A   Pengaturan Font

Keseriusan Pemerintah untuk memberikan hukuman berat bagi pelaku kekerasan seksual dibuktikan dengan penerbitan Perppu. Upaya ini pun didukung DPR mewujudkannya dalam bentuk undang-undang.

PALANGKARAYA – Anggota Komisi III DPR RI, Abdul Kadir Karding memastikan DPR tidak akan menolak bila pemerintah … Selengkapnya

Jokowi Janji Berantas Korupsi

Senin 30/5/2016 | 06:15
A   A   A   Pengaturan Font

Meski korupsi sudah mengguritas dan modusnya semakin canggih, namun Pemerintah tetap berkomitmen untuk mengurangi dna kemudian membrantas praktik busuk tersebut.

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pemerintahan yang dipimpinnya bersama Wapres Jusuf Kalla, berkomitmen untuk melanjutkan agenda reformasi. Salah … Selengkapnya

mondial

Misi Penjaga Perdamaian Perlu Peningkatan

Senin 30/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 NEW YORK – Ketua misi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Herve Ladsous, dalam pidatonya saat memperingati hari jadi Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di markas PBB di New York, Amerika Serikat, pada Minggu (29/5), mengatakan bahwa misi penjaga perdamaian PBB memerlukan perbaikan karena saat ini amat banyak sekali tantangan.

“Misi penjaga perdamaian PBB menghadapi banyak sekali tantangan dan perlu segera perbaikan agar mereka secara lebih baik bisa memenuhi mandat yang diemban mereka,” kata Ladsous.

Salah satu tantangan utama, menurut Ladsous, yaitu adanya laporan semakin banyaknya tindak ketidakdisiplinan yang dipertunjukkan sejumlah oknum penjaga perdamaian PBB terkait kasus pelecehan dan eksploitasi seksual sepanjang tahun 2015 lalu.

Tantangan lainnya, menurut Ladsous misi penjaga perdamaian PBB saat ini banyak yang beroperasi di negara-negara dengan tingkat ancaman yang sangat tinggi. Pernyataan Ladsous mengacu pada serangan teroris di utara Mali dimana 6 anggota pasukan penjaga perdamaian PBB terbunuh. Ladsous menyebut kelompok teroris di Mali memang sengaja mengincar anggota perdamaian PBB sebagai sasaran mereka.

Selain itu, kata ketua misi penjaga perdamaian PBB, sejumlah negara yang menyumbangkan personel penjaga perdamaian PBB tidak membekali mereka dengan kecakapan, peralatan, dan pelatihan yang memadai dan hal itu membebani PBB karena harus melatih mereka.

Prestasi Indonesia 

Sementara itu acara internasional menyambut hari jadi Pasukan Penjaga Perdamaian PBB juga diperingati di Indonesia. Mengutip akun remi Kemlu di media sosial Twitter, peringatan hari jadi Pasukan Penjaga Perdamaian PBB yang ditetapkan PBB setiap tanggal 29 Mei untuk menghormati para personel penjaga perdamaian dan mengenang mereka yang gugur dalam tugas PBB.

Berdasarkan data PBB, pihak Indonesia telah mengirimkan lebih dari 30 ribu anggota pasukan penjaga perdamaian ke sejumlah misi perdamaian PBB, terhitung sejak tahun 1957. Disebutkan pula bahwa saat ini, terdapat 2.850 personel penjaga perdamaian PBB asal Indonesia di 10 misi penjaga perdamaian PBB di berbagai belahan dunia.

Dengan jumlah tersebut, maka Indonesia merupakan negara penyumbang personel terbesar ke-12 bagi misi penjaga perdamaian PBB. Xinhua/Kemlu/I-1 

NASA Sukses Kembangkan Modul Ruang Bertekanan di ISS

Senin 30/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

WASHINGTON – Pihak NASA pada Sabtu (28/5) telah sukses menambah dan mengembangkan modul ruang bertekanan di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Ruang bertekanan fleksibel yang dinamai Bigelow Expandable Activity Module (BEAM) itu, nantinya bisa jadi ruang habitat tambahan yang amat … Selengkapnya

Raja Yordania Tunjuk Hani Mulqi Jadi PM

Senin 30/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

AMMAN – Raja Yordania, Abdullah II, menunjuk politisi senior, Hani Mulqi, sebagai Perdana Menteri Yordania yang baru setelah ia menerima pengunduran diri PM Abdullah Ensour yang telah habis masa jabatannya. Selain itu, Raja Abdullah juga membubarkan parlemen yang telah berakhir … Selengkapnya

700 Migran Tewas di Lautan

Senin 30/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Lembaga PBB menyebut angka migran yang tewas dalam perjalanan menyeberang lautan dari Libia ke Italia amat tinggi pekan kemarin. Krisis pengungsi ini pun kembali menimbulkan keprihatinan dunia.

 ROMA – Institusi Urusan Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Doctors Without Borders (MSF) … Selengkapnya

ekonomi

Dana Repatriasi Sulit Masuk Bursa

Senin 30/5/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Pemerintah akan menunjuk manajer investasi untuk mengelola dana repatriasi dari wajib pajak yang ikut program pengampunan pajak.

JAKARTA – Para pelaku bursa efek tidak perlu berharap banyak terhadap sumber dana repatriasi dari wajib pajak yang mengajukan pengampunan pajak atau tax amnesty. Sebab, dalam draf skema yang disusun pemerintah, dana hasil repatriasi tersebut akan dikumpulkan dalam satu kelompok terlebih dulu baru kemudian disalurkan ke instrumen yang tepat untuk menampungnya.

Itu pun lebih diprioritaskan untuk perbankan, terutama deposito. Instrumen lain yang disiapkan adalah surat berharga negara (SBN), lalu ada saham dengan skema yang berbeda dari saham biasanya. Karena setiap dana yang masuk akan dikunci, tidak bisa digunakan dalam jangka waktu tertentu. Lalu ada juga venture capital fund, surat berharga yang diterbitkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), kemudian Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT), dan Real Estate Investment Trust atau biasa disebut REITs.

Pekan lalu, Menteri Keuangan, Bambang PS Brojonegoro, menjelaskan pemerintah akan menunjuk manajer investasi yang bisa membantu mengelola dana repatriasi dari wajib pajak yang ikut program pengampunan pajak. “Manajer investasi itu akan menjadi front gate dari repatriasi, daripada (wajib pajak) mencari-cari sendiri, langsung saja manajer investasi yang mengatur,” kata Bambang.

Bambang mengatakan pengelolaan dana repatriasi dari luar negeri itu sangat penting, karena melalui penempatan modal tersebut di instrumen investasi bisa bermanfaat untuk menggerakan perekonomian, minimal selama tiga tahun ke depan. “Yang penting uang itu stay di Indonesia selama tiga tahun. Selain manajer investasi, bank juga ada yang bisa menjadi front gate penerima dana repatriasi,” ujarnya.

Sentimen Positif

Menanggapi rencana pemerintah itu, Ketua Asosiasi Analis Efek Indonesia, Haryajid Ramlan, mengatakan apabila dana repatriasi dari wajib pajak masuk dalam instrumen saham akan memberikan sentimen positif bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). “Kita berharap tax amnesty memberikan efek positif bagi IHSG hingga menembus level 5.000 lebih. Itu harapan, karena dana tax amnesty memang lebih banyak dinikmati oleh produk perbankan, sedangkan pasar modal paling tidak bisa masuk ke reksa dana yang kemudain diharapkan lari juga ke saham,” ungkapnya.

Haryajid menuturkan, ketika dana repatriasi yang begitu besar masuk ke bursa maka tidak menutup kemungkinan juga akan masuk ke saham. Saat ini pasar saham sedang adem ayem dan tidak ada perubahan di posisi 4.600-4.900 mondar-mandir di situ saja. “Oleh karenanya, kalau aturan ini benar-benar disahkan maka peluang dana yang begitu besar dari luar maupun yang di dalam negeri bisa dimanfaatkan untuk industri pasar modal.”

Hal senada juga disampaikan Direktur Utama PT Lautandhana Securindo, Wientoro Prasetyo, bahwa pelaku pasar masih menunggu mengenai kebijakan tax amnesty. Diharapkan dana repatriasi yang dari luar masuk akan mendorong laju pasar modal. “Kita masih menunggu mengenai tax amnesty karena itu akan bagus ke pasar,” ujarnya.

Menurut Wientoro, dengan adanya tax amnesty ini, penempatan pertamanya harus masuk ke lokal investmen terlebih dahulu.

SAME Kembali Bangun Rumah Sakit di Balikpapan

Senin 30/5/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Emiten pengelola rumah sakit Omni, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME), akan membangun rumah sakit keempat di Balikpapan, Kalimantan Timur, dengan investasi sekitar 30 juta dolar AS.

Wakil Presiden Direktur PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk, Hassan Themas … Selengkapnya

Emiten Menara Berencana “Private Placement”

Senin 30/5/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Emiten menara telekomunikasi, PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR), berencana akan melakukan aksi korporasi private placement atau penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Perseroan Akan menambah sampai dengan 10 persen dari saham yang diterbitkan.

Selengkapnya

Seperti Yunani, Pemerintah Akan Kurangi PNS

Senin 30/5/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta – Pemerintah akan memangkas jumlah pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak satu juta orang hingga tiga tahun ke depan. Pengurangan jumlah pegawai publik tersebut juga pernah dilakukan Yunani sebagai bentuk pengetatan belanja negara lantaran defisit anggarannya terlampau besar.

Menteri … Selengkapnya

rona

Kemenpora Gencar Sosialisasikan AG 2018

Senin 30/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus gencar mennyosialisasikan pelaksanaan Asian Games (AG) 2018 Jakarta dan Palembang. Salah satunya dengan membuka stan di pameran Gebyar Wisata dan Budaya Nusantara 2016 Jakarta Convention Centre, Jakarta pada 26-29 Mei 2016.

Di stan ini Kemenpora memberikan sejarah perjalanan AG hingga persiapan yang dilakukan Indonesia dalam menghadapi kejuaraan empat tahunan itu.

“Kami ingin terus mengenalkan AG kepada masyarakat. Salah satunya melalui pameran-pameran seperti ini. Yang jelas, sosialisasi akan terus kami lakukan mengingat AG 2018 tidak lama lagi,” kata Staf Ahli Bidang Ekonomi Kreatif Kemenpora, Jonni Mardizal.

Menurut dia, proses sosialisasi dilakukan dengan berbagai cara. Selain melalui pameran sosialisasi juga dilakukan dengan terjun langsung ke masyarakat. Sosialisasi juga tidak hanya dilakukan di Tanah Air, namun juga dilakukan di luar negeri. Untuk Sosialisasi AG 2018 secara internasional akan dimulai dari Bangkok.

“Sosialisasi di Bangkok mencakup Vietnam, Kamboja, Myanmar, dan Laos. Wilayah itu saling berdekatan. Yang jelas, sosialisasi ini menggunakan sistem zona,” kata Jonni.

Setelah Bangkok, pihaknya sudah menjadwalkan sosialisasi dengan kejuaraan olahraga empat tahunan terbesar di Asia tersebut di Qatar. Sosialisasi di wilayah ini mencakup kawasan teluk atau Timur Tengah.

Secara berurutan meski belum ditetapkan, sosialisasi AG 2018 akan dilaksanakan di Tiongkok atau kawasan Asia Tengah, Jepang atau Korea hingga wilayah Asia Selatan yang rencananya akan dilakukan di India.

Sosialisasi ini tidak hanya dilakukan di luar negeri, namun juga dilakukan di Tanah Air. Bahkan, rencananya pengenalan AG 2018 juga akan dilakukan bersamaan dengan touch relay. Ada 10 kota di Indonesia yang akan menjadi lokasi sasaran, diantaranya Bali.

Jonni mengatakan, tujuan promosi ke daerah, selain membangkitkan gairah AG, juga menghidupkan industri olahraga secara ekonomi.

Ia menjelaskan secara industri, olahraga bisa menjadi ekonomi kreatif yang menjanjikan bagi masyarakat.

“Tahun ini ada Tafisa 2016 dan PON 2016 di Jawa Barat. Berikutnya ada PON Remaja 2017 di Jawa Tengah. Semuanya butuh dukungan. Dan gongnya adalah Indonesia sebagai tuan rumah AG 2018,” pungkasnya. pur/S-1

Bruno Mars Rilis Album Baru Tahun Ini

Senin 30/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Para penggemar penyany Bruno Mars mendapat berita gembira setelah penyanyi Uptown Funk itu dikabarkan akan merilis album baru pada November 2016 ini. Bruno Mars vakum tidak merilis album hampir selama empat tahun, sejak dia meluncurkan album berjudul Unorthodox Jukebox, pada … Selengkapnya

Aneka Mie Khas Daerah

Senin 30/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Mie merupakan makanan yang sudah mendunia. Seluruh negara mengenal mie dan menjadikannya berbagai masakan dengan segala variasinya. Di Indonesia tercinta ini tenyata ada banyak masakan berbahan mie yang menjadi makanan khas suatu daerah. Tiap mie khas daerah ini memiliki cita … Selengkapnya

Wregas Bhanuteja: Setelah Menang di Cannes, Siap Buat Film Panjang

Senin 30/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Sutradara muda Wregas Bhanuteja berencana membuat film panjang setelah film pendek kelimanya, Prenjak (In the Year of Monkey), baru-baru ini menjadi film terbaik dalam kategori kritik mingguan (Semaine de la Critique) dalam Festival Film Cannes 2016 di Prancis.

“Saya dan … Selengkapnya

megapolitan

DKI akan Bangun Toilet “Premium” di Monas

Senin 30/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membangun delapan toilet seperti di mal untuk kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Hal tersebut lantaran minimnya toilet, terutama di dekat Lenggang Jakarta.

“Kami akan membangun delapan toilet sekelas mal. Kenapa? Karena banyak ibu-ibu nahan tidak mau makan dan minum, karena repot ke toilet,” kata  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Jakarta, Sabtu (28/5).

Ia menambahkan, tingkat kebahagiaan seseorang itu ditentukan berapa lama dia menikmati sebuah taman. Bukan berapa sering datang ke taman dan tidak mungkin pengunjung betah untuk berlama-lama, karena tidak makan dan minum.

“Toilet juga harus ramah untuk kaum disabilitas. Sebab banyak toilet pintunya kecil, sehingga tidak bisa digunakan oleh pengunjung berkebutuhan khusus,” ujarnya. Pin/P-5

Dua Pekan, 100 Ribu Pengendara Ditilang

Senin 30/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto menilai, tingkat kedisiplinan masyarakat mematuhi aturan lalu lintas masih rendah.

Hal itu terlihat dari tingginya angka pelanggaran lalu lintas yang dilakukan para penggendara kendaraan bermotor … Selengkapnya

Khawatir Depresi Berat, Jessica Diawasi Ketat

Senin 30/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur memperketat pengawasan sel Mapenaling. Di sel Mapenaling Jessica Kumala Wongso menjalani proses karantina.

Rutan Pondok Bambu Ika Yusanti menjelaskan, langkah tersebut dilakukan untuk mencegah tindakan potensi melukai diri sendiri hingga aksi … Selengkapnya

Gulaku ‘Gebrak’ Warga Depok

Senin 30/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

DEPOK – Rangkaian acara Gebrak Pasar ‘Jajanan Manis Bersama Gulaku’ keempat kalinya di Pasar Musi, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Sabtu (28/5) mampu menyedot antusias pengunjung.

Hal itu terlihat dari antrean panjang stand penjualan Gulaku yang digelar pada pukul … Selengkapnya

olahraga

Misi Melaju Dari Grup Sulit

Senin 30/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Kroasia memiliki generasi emas di ajang Piala Eropa 2016 dengan nama-nama seperti Luca Modric, Ivan Rakitic serta Mario Mandzukic.

Kemampuan gelandang Luka Modric dan Ivan Rakitic untuk segera pulih dari musim yang melelahkan bersama klub akan menjadi penting jika Kroasia bertekad membuat dampak di Piala Eropa 2016.

Modric telah memiliki musim lain yang baik-baik saja di Real Madrid sementara Rakitic bersinar di klub rival, Barcelona, membuktikan pengganti yang tepat untuk playmaker klub, Xavi.

Performa keduanya akan sangat penting untuk strategi petualangan Kroasia yang bertumpu pada lini tengah untuk memberikan serangan ampuh kepada trisula lini serang yang dipimpin oleh striker jangkung Mario Mandzukic.

Selain tiga pemain bintang tersebut, Kroasia juga masih memiliki gelandang Ivan Perisic (Inter Milan) dan di lini belakang, ada nama pemain bertahan Liverpool Djan Lovern dan penjaga gawang AS Monaco, Danijel Subasic.

Dengan kekuatan tersebut, bisa dibilang Kroasia memiliki generasi emas di ajang Piala Eropa 2016, karena di ajang sebelumnya, Kroasia hanya memiliki Darijo Srna. Piala Eropa 2016 adalah kedelapan kalinya bagi Kroasia lolos ke turnamen besar dalam 10 upaya sebagai bangsa merdeka. Ini akan menjadi

Piala Eropa keempat dan mereka akan berupaya untuk setidaknya meniru penampilan mencapai perempat final pada tahun 1996 dan 2008 ketika mereka hanya beberapa detik nyaris maju ke babak empat besar.

Kroasia memimpin 1-0 melawan Turki dengan satu menit tersisa di perpanjangan waktu tetapi kebobolan gol penyama kedudukan di akhir pertandingan dan kemudian kalah dalam adu penalti dalam bentrokan epik di Wina.

Turki akan kembali menjadi sandungan mereka di Piala Eropa 2016, dengan juara bertahan Spanyol dan Republik Ceko tergabung dalam grup neraka dalam kompetisi yang diikuti 24 negara itu.

Namun, ekspansi turnamen dari 16 tim telah memberikan Kroasia kesempatan yang adil maju dari Grup D, dengan dua tim teratas dari setiap grup dan yang terbaik dari empat tim urutan ketiga akan melaju ke babak sistem gugur.

Kroasia terlihat tidak konsisten karena dirusak oleh suasana di ruang ganti dan rasisme. Dalam kualifikasi untuk melaju ke Prancis mereka tampak mengendalikan grup setelah memenangi empat dan dan imbang pada dua laga. Tapi hasil 0-0 kontra Azerbaijan dan kekalahan dari Norwegia 0-2 memicu hengkangnya pelatih Niko Kovac, yang dilaporkan berselisih dengan pemain kunci.

Dia digantikan pelatih berusia 62 tahun Ante Cacic, yang memantapkan laju mereka finish sebagai runner-up di belakang Italia.

Di bawah asuhan Cacic, Kroasia mengemas dua kemenangan dari dua laga teranyar mereka. Kroasia menggulung Rusia dengan skor 3-1 pada laga ujicoba (17 November 2015) dan mengalahkan Malta dengan skor 1-0 di ajang kualifikasi Piala Eropa, Oktober 2015 lalu.

Debut Cacic ditandai dengan kemenangan besar Kroasia atas Bulgaria, 3-0. Kemenangan yang didapat Cacic di Zagreb, disebut sebagai awal mulus karier sang pelatih.

Rasisme juga menjadi gangguan dan Kroasia harus memainkan dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia tanpa penonton. Kroasia, akan menghadapi Turki dan Islandia di kandang tanpa pendukung setelah insiden di pertandingan persahabatan melawan Israel dan Hungaria pada bulan Maret.

Mereka juga didenda 150.000 franc Swiss karena nyanyian diskriminatif fans selama pertandingan. Kroasia berada dalam kesulitan sebelumnya. Mereka dikurangi satu poin pada kualifikasi Piala Eropa karena insiden rasis dalam laga imbang 1-1 dengan Italia pada bulan Juni tahun lalu.  ben/Rtr/S-1

Ivan Rakitic Siap Rebut Momentum

Senin 30/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Sebagai pemain sayap dan sekarang playmaker serbaguna dengan target mencetak gol, Ivan Rakitic akan menjadi andalan Kroasia di Piala Eropa 2016. Dengan performanya Rakitic akhirnya melangkah keluar dari bayang-bayang Luka Modric.

Pemain berusia 28 tahun kelahiran Swiss itu telah berkembang … Selengkapnya

Hull Kembali ke Kasta Tertinggi

Senin 30/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

LONDON – Pemain Hull City Mohamed Diame mencetak gol dari tendangan jarak jauh yang tak terbendung untuk mengalahkan Sheffield Wednesday 1-0 di laga playoff Championship di Wembley, Minggu (29/5) dini hari WIB. Hasil itu mengembalikan mereka ke Liga Inggris setelah … Selengkapnya

Messi Segera Pulih

Senin 30/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

BUENOS AIRES – Lionel Messi, pulih dari cedera akibat benturan 10 hari sebelum Argentina menjalani laga pembuka Copa America Centenario. Dia hanya mengalami sedikit rasa sakit. Demikian dikatakan dokter tim Daniel Martinez, Sabtu (28/5) waku setempat.

“Messi berada dalam kondisi … Selengkapnya

kupas

Indonesia Jadi Sasaran Perang Asimetris

Senin 30/5/2016 | 06:03
A   A   A   Pengaturan Font

Nasionalisme makin luntur. Nilai-nilai budaya asing makin merangsek. Selain itu, ancaman narkoba juga kian mengkhawatirkan. Nila-nilai kebangsaan mesti terus disuarakan dan disosialisasikan, agar generasi muda tak lupa akan jati dirinya.

Karenaitu, empat pilar bangsa, Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI, mesti terus disosialisasikan. Sehingga, bisa tertanam di sanubari.

Dan, jadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, bangsa Indonesia tak kehilangan jati dirinya. Dan, bisa membendung nilai-nilai yang merapuhkan fondasi bangsa.

Sebab Indonesia saat ini tengah jadi sasaran perang asimetris, dengan tujuan untuk dikuasai sumber dayanya.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang perlunya sosialisasi empat pilar, Koran Jakarta sempat mewawancarai Wakil Ketua MPR, Oesman Sapta Odang, Jumat(27/5). Berikut petikan wawancaranya.

Indonesia, adalah negara besar. Saat ini, jadi pusat sorotan negara-negara lain. Seberapa strategis posisi Indonesia dalam lanskap politik dan ekonomi dunia?

Dalam perkembangan lingkungan dunia saat ini, Indonesia dengan segala kekayaan alamnya adalah sumber kehidupan masa depan dunia. Menjadi wajar jika banyak negara yang ingin menguasai Indonesia.

Seperti apa bentuk penguasaan itu?

Jika jaman dulu untuk menguasai sebuah negara dilakukan dengan cara yang konvensional, yakni dengan perang bersenjata, maka saat ini bentuknya tidak lagi seperti itu.

Perang yang terjadi saat ini disebut dengan perang asimetris, yakni perang yang tidak menggunakan senjata namun meliputi aspek yang lebih luas, baik yang menyangkut ideologi, politik, sosial, budaya, geografis,demografis, maupun sumber daya alam-nya.

Perang yang berbahaya dong?

Tentu perang model ini adalah perang yang sangat berbahaya, karena tanpa merasa, sebagai sebuah negara tiba-tiba kita tidak dapat hidup merdeka. Dan tanpa banyak yang menyadari, perang itu sebenarnya sudah dilancarkan dan terjadi di republik ini.

Perang itu sudah terjadi?

Dari kunjungan saya di berbagai daerah, secara kasat mata saya melihat bahwa negeri ini telah menjadi sasaran perang asimetris ini.

Buktinya apa Indonesia sudah jadi sasaran perang asimetris?

Sebagai bukti yang dapat saya sampaikan disini diantaranya adalah, pertama adanya sekelompok masyarakat yang ingin mengganti Ideologi Pancasila dengan ideologi lainnya.

Kedua, adanya penyebaran pemahaman bahwa menghormati bendera dan menghormati pemimpin bangsa yang berbeda keyakinan agama adalah dosa.

Ketiga, munculnya konflik-konflik di masyarakat dengan isu SARA sebagai pemicunya. Keempat, ditetapkannya perda-perda yang bersifat diskriminatif dan tidak bersumber dari Pancasila.

Kelima, adanya peraturan perundang-undangan yang memberi keleluasaan kepentingan asing menguasai sumber daya alam kita.

Keenam, adanya kebanggaan masyarakat kita terhadap produk asing dibandingkan produk dalam negeri.

Dan masih banyak lagi contoh-contoh lain yang mungkin juga saudara-saudara lihat sendiri di lingkungannya masing-masing. Sekali lagi, itu semua sangat berbahaya.

Dalam konteks itukah sosialisasi empat pilar sangat penting?

Ya. Menyadari situasi yang seperti ini, MPR sebagai lembaga pengawal Ideologi dan penjaga Konstitusi merasa perlu membangkitkan kembali rasa nasionalisme seluruh anak bangsa.

Di dunia ini tidak ada satupun negara yang dapat hidup besar dan maju jika tidak didasari atas keyakinannya pada Ideologi dan kepatuhannya pada Konstitusi. Dan hal itu juga berlaku bagi Indonesia.

Untuk itu, saya mengajak kepada saudara-saudara sebangsa se-tanah air, untuk lebih meningkatkan peradaban kita dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Marilah kita kembangkan sikap toleransi dalam kehidupan beragama kita.

Sebagai sesama anak bangsa, marilah kita tingkatkan terus rasa kemanusiaan dan persatuan kita. Jika ada misalnya si A, si B, adalah seorang pemimpin, marilah kita susun kebijakan yang dapat meningkatkan kualitas demokrasi kita demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. agus supriyatna/AR-3

Tidak Ada Intervensi Dalam Pemberkasan Perkara Jessica

Sabtu 28/5/2016 | 02:00
A   A   A   Pengaturan Font

Penyidikan kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin, usai minum kopi (bercampur sianida) di Restoran Olivier di Grand Indonesia Shopping Towns, Jakarta, pada 6 Januari 2016, telah sampai di titik kulminasi. Kamis (26/5), jaksa peneliti Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menyatakan berkas … Selengkapnya

Ini Akibat Salah Kelola di Mahkamah Agung

Jumat 27/5/2016 | 02:02
A   A   A   Pengaturan Font

Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT), pada Senin (23/5) berhasil menangkap Ketua Pengadilan Negeri Kepahiang, Bengkulu bernama Janer Purba, 55 tahun. Selain itu, juga ditangkap hakim ad hoc Pengadilan Tipikor Bengkulu Toton, dan Panitera Pengganti … Selengkapnya

Tunggakan Pengembang Diserahkan Kepada Jaksa

Kamis 26/5/2016 | 02:02
A   A   A   Pengaturan Font

Persoalan tunggakan kewajiban pengembang atas fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos dan fasum) telah berlangsung bertahuntahun. Pemerintah Provinsi DKI pun dibuat tidak berkutik untuk menagih kewajiban para pengembang hitam ini.

Padahal, nilai tunggakan 28 pengembang pemilik Surat Izin Penunjukan Penggunaan … Selengkapnya

berita lain

Variasi Ide Penataan Jendela

Senin 30/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Memiliki jendela yang indah merupakan salah satu nilai plus untuk menambah karakter interior rumah. Seperti apa penataan jendela agar tampak indah dan serasi dengan tata ruang rumah?

Kehadiran jendela mampu menyediakan pencahayaan natural dari sinar matahari yang cukup untuk menyinari … Selengkapnya

Kian Inovatif, Sistem Pembayaran Toko “Online”

Kamis 26/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Rendahnya kepemilikan kartu kredit dan debit menjadi tantangan tersendiri bagi industri e-commerce dan transaksi online. Pasalnya dari 250 juta takyat negeri ini jumlah kartu kredit hanya sebesar 6,81 juta sedangkan jumlah kartu debit 60 juta saja.

Untuk memberikan kemudahan bagi … Selengkapnya

Desain CR-Z Lebih Agresif dan Sporty

Rabu 25/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Segmen mobil sport kian mengerucut. Pabrikan Jepang, Honda, kian unjuk gigi dengan “hybrid sport” CR-Z. Mobil ini kian merebut hati konsumen sejak pertama kali diluncurkan di Indonesia pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012 di Jakarta.

Generasi mutakhir, Honda … Selengkapnya