Koran Jakarta | Informasi Berita Terkini Hari Ini
Koran Jakarta | September 23 2017
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

RI Jangan Hanya Jadi Negara Konsumen, Harus Produsen Dunia

Sabtu 23/9/2017 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font
Kebijakan HET mematikan petani, kemiskinan di perdesaan kian meningkat. Negara maju lindungi petani, menyadari arti penting petani bagi satu negara. Kebijakan HET mematikan petani, kemiskinan di perdesaan kian meningkat. Negara maju lindungi petani, menyadari arti penting petani bagi satu negara.   JAKARTA - Sejumlah...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

RI Jangan Hanya Jadi Negara Konsumen, Harus Produsen Dunia

Sabtu 23/9/2017 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font
Kebijakan HET mematikan petani, kemiskinan di perdesaan kian meningkat. Negara maju lindungi petani, menyadari arti penting petani bagi satu negara.

 

JAKARTA - Sejumlah kalangan menilai berbagai kebijakan pemerintah yang mematikan nasib petani, seperti penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) sejumlah komoditas pangan, akan membuat petani enggan bercocok tanam.


Akibatnya, produksi nasional akan menyusut, tidak cukup untuk kebutuhan dalam negeri sehingga Indonesia terus bergantung pada impor pangan yang pada akhirnya menguras devisa negara. Ini juga akan membuat Indonesia hanya dijadikan negara konsumen yang harus mengandalkan pangan dari negara lain.


Padahal, sebagai negara agraris, pemerintah semestinya melindungi dan mendukung petani dengan berbagai kebijakan yang bisa memacu produktivitas sehingga mampu mencukupi kebutuhan sendiri. Bahkan, berkembang menjadi produsen dunia.


Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Sigit Supadmo Arif, mengemukakan kebijakan HET itu mencerminkan pemerintah hari ini sangat jauh dari realitas kehidupan petani. Pemerintah memaksa harga jual petani murah, namun tidak mau tahu biaya produksi yang mesti dikeluarkan petani.


“Dengan HET saat ini, jelas petani rugi. Ini berarti sama saja petani sebagai produsen menyubsidi kita sebagai konsumen. Tidak heran kalau petani makin miskin,” ungkap dia, ketika dihubungi, Jumat (22/9).


Sigit mencontohkan struktur biaya petani binaan UGM di Desa Sriharjo, Imogiri, Bantul, DIY. Untuk satu hektare (ha) tanah garapan mesti sewa per tahun 15 juta rupiah atau per musim tanam lima juta rupiah tiap ha. Total biaya seluruh input pertanian untuk 1 ha per musim tanam 36 juta rupiah.


Apabila produktivitas padi enam ton per ha padi kering giling, kira-kira memperoleh tiga ton beras per ha. Dengan HET sekarang, harga di tingkat petani sekitar 8.000 rupiah per kilogram (kg), maka hanya diperoleh pendapatan 24 juta rupiah per ha.


“Per musim petani rugi 12 juta rupiah tiap hektarenya. Mereka terus bertahan karena tidak ada pekerjaan lain. Menutup kerugian itu dari pekerjaan sampingan pertanian seperti ternak sapi atau kambing, di sela waktu bertani mereka,” papar Sigit.


Menurut dia, dengan sempitnya lahan di Jawa, semestinya pemerintah bisa mendorong dan memfasilitasi petani untuk mengembangkan pertanian beras premium sehingga bisa dijual dengan harga tinggi.

Di desa dampingan UGM, petani menanam padi hitam dengan produktivitas empat ton per ha, akan diperoleh dua ton beras per ha. Dengan demikian, titik impasnya di harga sekitar 20 ribu rupiah per kg.


“Jika petani mengemasnya, maka harga jual menjadi 20 ribu rupiah. Beras organik bersertifikat harganya bahkan sampai 30 ribu rupiah per kg. Sayangnya, tidak ada dukungan sama sekali agar petani bisa mendapatkan sertifikat,” papar Sigit.


Melihat profil kehidupan petani seperti itu, dia menilai kebijakan HET memang benar-benar mematikan. Makanya, kemiskinan di perdesaan bakal semakin tinggi termasuk di wilayah lumbung-lumbung pangan. “Jika ekonomi perdesaan rusak, petani dimiskinkan maka ekonomi nasional pun juga akan rusak,” jelas dia.


Melanggengkan Impor


Pengamat pertanian dari UPN Veteran Surabaya, Zainal Abidin, mengingatkan jika petani merugi dan dimatikan oleh kebijakan HET, mereka akhirnya enggan bercocok tanam sehingga produksi nasional merosot. Akibatnya, terpaksa harus impor pangan lagi untuk memenuhi kebutuhan perut rakyat.


“Selain memboroskan devisa negara, melanggengkan impor juga mempertegas ironi bangsa kita sebagai negara agraris, tapi menjadi negara konsumen pangan gara-gara berbagai kebijakan pemerintah yang mematikan petani sendiri,” tukas dia.


Oleh karena itu, menurut dia, mematikan petani sama saja bunuh diri satu negara. “Menyadari pentingnya petani maka negara maju, negara adidaya pun, sangat melindungi petaninya.”


Peneliti Indef, Ahmad Herry Firdaus, menambahkan stabilisasi harga akan efektif jika didukung produktivitas nasional dari petani sendiri untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri, bukan mematok harga.


Untuk itu, menurut dia, pemerintah semestinya memperbanyak insentif di sektor pertanian agar lebih produktif. Memburuknya kesejahteraan petani, menurunnya jumlah petani, dan alih fungsi lahan pertanian yang masif harus segera dibenahi.


“Pemerintah perlu menekan kompleksitas masalah pertanian agar target menuju swasembada pangan tetap terjaga. Bahkan, jika produksi melimpah, Indonesia bisa menjadi negara produsen dunia,” tegas Herry. YK/SB/ahm/WP

Tampilkan Semua

Jaguar Milik Sanusi Tidak Laku Dilelang

Sabtu 23/9/2017 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
Semua kendaraan yang telah dimenangkan akan dikenakan biaya bea lelang sebesar 3 persen.   JAKARTA — Mobil merek Jaguar tipe XJL 3.0 VG AT, keluaran tahun 2013, milik terpidana kasus suap proyek reklamasi, mantan Ketua Komisi...
Selengkapnya

GM Jasa Marga Pemberi Moge ke Auditor BPK

Sabtu 23/9/2017 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan General Manager (GM) PT Jasa Marga Cabang Tol Purbaleunyi, Setia Budi (SBD) dan Auditor Madya Sub Auditorat VII Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sigit Yugoharto (SGY) sebagai...
Selengkapnya

RI-Malaysia Kembangkan Produk Kesehatan

Jumat 22/9/2017 | 09:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Sejumlah pengusaha dari Indonesia dan Malaysia sepakat untuk mengembangkan produk kesehatan bersama sebagai salah satu langkah konkret peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia- Malaysia. Kesepakatan ini ditandai dengan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan

Jumat 22/9/2017 | 08:35
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta – Komite I DPD RI meminta implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) harus dioptimalkan ke seluruh wilayah di Indonesia termasuk desa yang belum terkoneksi dengan jaringan internet. Siskeudes ini harus mempunyai sistem yang mudah dipahami oleh aparatur desa. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat Komite I tentang pengawasan Undang-undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, di Ruang GBHN Komplek Parlemen Senayan, Rabu( 20/9).

Ketua Komite I DPD RI, Akhmad Muqowam melihat banyaknya kasus penyalahgunaaan dana desa dan ditangkapnya sejumlah kepala desa sebagai kurangnya sistem pengawasan terhadap suatu kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah. “Oleh karena itu Komite I DPD RI meminta kepada pemerintah untuk mengalokasikan anggaran khusus yang digunakan untuk pembinaan dan pengawasan pelaksanaan UU Desa yang melekat pada aparat internal pemerintah yaitu inspektorat di pemerintah pusat, Provinsi, Kabupaten/ Kota dan Kecamatan beserta anggarannya yang bersumber dari APBN dan APBD,” jelas Senator Jawa Tengah itu.

Selain itu, Komite I mendesak pemerintah untuk memformulasikan kembali Dana Desa yang bersumber dari APBN sesuai dengan amanat pada penjelasan pasal 72 ayat 2 UU nomor 6 tahun 2014 tentang Desa yang menyatakan bahwa anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dihitung berdasarkan jumlah desa dan dialokasikan dengan memperhatikan jumlah penduduk, angka kemiskinan, luas wilayah, dan tingkat kesulitan geografis. sur/AR-3

Tampilkan Semua

Kikuknya Satu Mobil dengan Menteri Tjahjo Kumolo

Jumat 22/9/2017 | 08:30
A   A   A   Pengaturan Font
Selasa malam (19/9), menjelang dini hari, Koran Jakarta tiba-tiba dihubungi Kabag Humas Kementerian Dalam Negeri. Ia minta, untuk stay di Yogyakarta dan lanjut ke Solo. Padahal, Rabu pagi, sudah harus kembali terbang ke Jakarta....
Selengkapnya

Khofifah Umumkan Pencalonan Pilgub pada Saat yang Tepat

Jumat 22/9/2017 | 08:20
A   A   A   Pengaturan Font
SURABAYA – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan akan mengumumkan keikutsertaannya dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018 pada saat yang tepat. Hal itu disampaikan kepada wartawan usai melepas Kapal Kemanusiaan untuk...
Selengkapnya

Badan Pengawas Pemilu Antisipasi Kecurangan

Jumat 22/9/2017 | 08:10
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Program Bawaslu Mengawasi diluncurkan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk mengawasi tahapan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Peluncuran Program Bawaslu Mengawasi juga dimaksudkan sebagai tanda mulainya tugas...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Mondial

Korea Utara Kembali Akan Uji Coba Bom Hidrogen

Sabtu 23/9/2017 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

SEOUL – Pemerintah Korea Utara (Korut) berencana kembali melakukan uji coba sebuah bom hidrogen di Samudera Pasifik. Korut bahkan tidak peduli dengan ancaman Amerika Serikat (AS) serta sanksi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).


Menteri Luar Negeri Korut, Ri Yong Ho, mengatakan pemerintah Korut sedang mempertimbangkan sebuah uji coba bom hidrogen dalam skala yang tidak bisa diprediksi di wilayah Samudera Pasifik. Ri bahkan mengaku tidak tahu pasti pemikiran pemimpin Korut, Kim Jong-un.


Namun, kantor berita KCNA menyebut Kim akan mempertimbangkan sebuah langkah besar dalam sejarah untuk melawan Amerika Serikat (AS).

Pernyataan-pernyataan Presiden AS, Donald Trump, terhadap Pyongyang selama ini telah meyakinkan Kim Jong-un untuk mengambil keputusan untuk terus menjalankan program nuklir sebagai jalan yang benar. “Saya sudah pasti akan menjinakkan secara mental kegilaan AS yang sudah pikun dengan serangan,” kata Kim.


Korut sudah enam kali melakukan uji coba nuklir dan uji coba terbesar dilakukan pada 3 September lalu. Sepanjang tahun ini, Pyongyang sudah puluhan kali meluncurkan misil sebagai bagian dari ambisi membuat peluru kendali yang mampu mendarat di AS.


Rencana Korut meluncurkan bom hidrogen ditentang pemerintah Jepang. Tokyo menegasakan peluncuran bom hidrogen sungguh tidak bisa diterima.


Sebelumnya, Presiden Trump saat pidato di sidang umum PBB bersumpah akan menghancurleburkan Korut. Trump juga menyebut pemimpin Korut, Kim Jong-un, sedang menjalankan sebuah misi bunuh diri.


Sedangkan Sekjen PBB, Antonio Guterres, menyerukan kepada sekitar 100 kepala negara yang hadir dalam Sidang Umum PBB agar menghindari tindakan yang tanpa disadari mengarah pada peperangan.


Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lu Kang, mengatakan Korut sudah sangat jelas memahami keinginan Tiongkok, yang menentang uji coba nuklir. “Seluruh pihak harus menahan diri dan meredakan ketegangan, bukannya saling menyakiti,” kata Lu.


Pada bagian lain, kapal induk AS, Ronald Reagen, Jumat (22/9), melakukan latihan militer gabungan dengan kapal perang Jepang di wilayah selatan Semenanjung Korea. Kapal induk Reagen, yang disimpan di Jepang, berbobot 100.000 ton. Rtr/uci/AR-2

Tampilkan Semua

Industri Jasa Akan Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja Terbesar

Sabtu 23/9/2017 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
NEW YORK — Pemilik Alibaba Group Holding Ltd, Jack Ma, yang membujuk Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada awal tahun ini dengan janji siap membantu menciptakan satu juta lapangan pekerjaan baru di AS pada 2021,...
Selengkapnya

RI Dorong Penguatan Nuklir untuk Tujuan Damai

Jumat 22/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Wina - Indonesia mendorong program kerja sama teknis berkelanjutan yang dikembangkan oleh International Atomic Energy Agency (IAEA) khususnya di bidang pemanfaatan teknologi nuklir untuk tujuan damai, dan mendukung pencapaian Sustainable...
Selengkapnya

237 Tewas Akibat Gempa Bumi di Meksiko

Jumat 22/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
MEXICO CITY – Jumlah korban jiwa dalam gempa bumi di wilayah tenggara Meksiko terus bertambah. Hingga Kamis (21/9), 237 orang tewas dan 1.900 mengalami luka-luka. Gempa berkekuatan 7,1 skala Richter pada Selasa (19/9) siang,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

Menanti Hasil Rapat FOMC

Jumat 22/9/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, hari ini (22/9), akan dipengaruhi hasil rapat dewan kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat (The Fed) atau Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang menggelar pertemuan selama tiga hari hingga, Kamis (21/9) waktu setempat. Selain kelanjutan normalisasi moneter, pelaku pasar tengah menunggu kepastian The Fed memangkas neraca keuangannya.

Research Analyst FXTM, Lukman Otunuga menilai The Fed diperkirakan menaikkan suku bunganya pada Desember tahun ini. Namun, apabila Ketua The Fed Janet Yellen membuka peluang kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun, maka dollar AS berpotensi terangkat kembali. “Selain menanti kebijakan suku bunga The Fed, lanjut dia, perhatian pelaku pasar juga tertuju pada rencana The Fed mengenai rencana perampingan balance sheet-nya,” ujarnya di Jakarta belum lama ini.

Sementara itu, analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong menambahkan Indonesia yang merupakan salah satu negara berkembang, kebijakan pengurangan neraca The Fed tentu akan berpengaruh terhadap pasar keuangan Indonesia. Seperti diketahui, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (20/9) sore, menguat tujuh poin dari sehari sebelumnya menjadi 13.272 rupiah per dollar AS.

Dollar AS dinilai kesulitan mempertahankan posisinya terhadap sejumlah mata uang dunia, termasuk rupiah karena pasar memproyeksikan rapat FOMC belum menaikkan suku bunga acuannya. 

 

Ant/E-10

Tampilkan Semua

Indonesia Masih Kekurangan Talenta TI

Jumat 22/9/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta – Indonesia dinilai masih kekurangan banyak talenta di bidang informasi dan teknologi atau Information and Technology (IT). Padahal, perkembangan ekonomi digital sedang berkembang pesat di Tanah Air dan telah mengubah pola...
Selengkapnya

Presiden: Regulasi Jangan Matikan Inovasi

Jumat 22/9/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah akan terus berupaya untuk memanfaatkan berbagai peluang yang muncul akibat perubahan global, terutama terkait berbagai inovasi baru yang tengah bermunculan di tengah...
Selengkapnya

Bank BJB Raih Penghargaan di Ajang ARA 2016

Jumat 22/9/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
BANDUNG – Bank BJB meraih predikat juara pertama pada kategori BUMD Listed Company di ajang Annual Report Award (ARA ) Tahun Buku 2016. Direktur Utama Bank BJB, Ahmad Irfan menerima langsung penghargaan tersebut di Jakarta, Selasa...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Pemkab Trenggalek Terus Berdayakan UMKM

Senin 18/9/2017 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu unit usaha yang memiliki peran penting sebagai pendongkrak peningkatan perekonomian negara. Saat krisis ekonomi menyebabkan usaha-usaha besar terpuruk dan tragedi PHK massal terjadi, UMKM terbukti mampu bertahan, serta menjadi tiang penyangga ekonomi negara.

Trenggalek, satu kabupa­ten di Jawa Timur (Jatim) yang sebelumnya dikenal miskin, kering, dan minim jalur akses, tengah berjuang untuk bangkit meraih kemakmuran. Komo­ditas olahan unggulan, seperti batik, bambu, keripik, cokelat, dan kopi, hanya menyumbang 14 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah yang terletak di pesisir selatan itu.

Untuk mengetahui apa saja yang telah dan akan dilaku­kan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek mening­katkan ekonomi masyarakat, wartawan Koran Jakarta, Selocahyo, berkesempatan mewawancarai Bupati Treng­galek, Emil Elestianto Dardak, di Trenggalek, baru-baru ini. Berikut petikan selengkapnya.

Bisa dijelaskan potensi Trenggalek?

Trenggalek hanya punya 130 ribu hektare lahan yang jika dibagi dengan jumlah pendu­duknya maka hanya ada 0,16 hektare per jiwa. Tidak semua lahan subur. Kekeringan ka­rena medan Trenggalek terdiri dua pertiga pegunungan karst, airnya masuk sungai bawah tanah. Dengan topografi se­perti itu kalau mengandalkan pertanian primer, akan sulit bersaing dengan daerah lain.

Bagaimana dengan sektor UMKM?

Realitanya secara global se­mua produk retail dikuasai be­berapa brand besar. Namun, di Jatim menjadi anomali karena didominasi oleh UMKM. Maka kami berpikir dengan yang ada ini harus dibawa ke sektor hilir. Pisang harus menjadi keripik. Ikan, kakao, dan kopi semua­nya harus diolah. Untuk bisa bersaing di rak toko, investasi brand-nya tidak murah.

Langkah yang dilaku­kan?

Bagaimana usaha kecil dengan kapital terbatas bisa branding dan survive. Maka PR kami adalah pemasaran, kedua modal, lalu harus dipikirkan daya saingnya. Apakah bisa bersaing se­cara harga, sementara akses pasar banyak yang diblokir oleh pemain besar.

Kami membuat communal brand­ing (merek bersama) karena pelaku UMKM tidak akan mampu membuat citra brand sendiri karena terlalu mahal. Contoh batik khas Trenggalek, bercorak turonggo yakso de­ngan teknik pewarnaannya yang khas. Kami datang ke Sarinah Department Store, di Jakarta, dan membuat corner untuk batik Trenggalek, “Te­rang Galih”, dari nama Treng­galek yang artinya terang di hati.

Brand Terang Galih ini me­nampung semua produk para perajin binaan Dekranasda Kabupaten Trenggalek. Kami mewadahi produk mereka da­lam brand utama, yang nanti ada sub-brand sesuai ciri khas masing-masing perajin.

Hasilnya luar biasa, kami mendapat prestasi, Batik Trenggalek membuat Jatim juara di tingkat dekranas nasioal. Bah­kan, Duta Besar Kolombia me­milih Terang Galih untuk diperagakan Miss Colom­bia dalam forum negara-negara sahabatnya.

Bagaimana soal kualitas?

Semua upaya kami lakukan untuk mendukung Terang Ga­lih. Tidak semua perajin boleh menggunakan brand ini di Sar­inah karena khawatir standar kualitasnya tidak sama. Dari Pemkab ada kurator yang akan menilai. Selama produknya memenuhi syarat maka berhak menggunakan brand ini. Inilah bentuk kehadiran negara un­tuk membantu UMKM.

Bagaimana strategi untuk komoditas lain?

Memang kami bagi untuk kerajinan dan agro. Kerajinan sementara ini kami fokus pada batik dan kerajinan bambu. Sementara agro pada susu, kopi, dan cokelat. Ada kopi dan kakao yang kami coba menggunakan market­ing gimmick dengan brand bersama. Kebun kakao rakyat Trenggalek cukup luas, 4.300 hektare, tetapi orang tahunya di Trenggalek hanya ga­plek. Sayangnya gaplek tidak menjual karena diasumsikan makanan orang miskin.

Sudah ada yang diekspor produk cokelat?

Sekarang bagaimana kami mendorong Trenggalek punya nilai jual yang tinggi. Kami melihat kakao dan kopi cukup punya potensi. Sekarang ada Rumah Cokelat (kakao), kami produksi cokelat yang kandungannya lebih mur­ni, fermentasi kakaonya ber­beda. Memang tidak senikmat cokelat biasanya, tapi punya peluang pasar bagi penggemar cokelat. Sekarang sudah me­nembus ekspor ke Jepang.

Begitu juga dengan kopi. Kebun kopi di Trenggalek ada sejak zaman Belanda dengan mesin penggilingan kopi se­besar rumah, bertenaga air. Kami buatkan brand Kopi Van Dilem. Untuk memenuhi membeludaknya pesanan, kebun kopi diperluas dengan target 1000 hektare pada ta­hun depan agar Gunung Wilis bisa menjadi sabuk kopi, dan memberi multiple effects bagi daerah sekitarnya.

Kami berniat memperluas strategi communal brand. Tahun ini, kami test case dulu, apakah konsep ini bisa berjalan lancar. Tahun depan akan diperluas cakupannya tiga kali lipat, dengan bera­gam item yang akan didorong. Contohnya kerja sama me­ngembangkan produk camilan tempe keripik khas Trenggalek. Ternyata sekarang mulai tidak konsisten kualitasnya, mengu­rangi bumbunya, kedelainya atau penggunaan minyak gorengnya yang lebih berulang-ulang. Ini berbahaya bisa me­rusak citra produk Trenggalek.

Program communal brand ini sesungguhnya menginduk pada program besar Trenggalek Gemilang, yakni gerakan mutu industri cemerlang. n N-3

Tampilkan Semua

Kuningan Bertekad Menjadi Kabupaten Konservasi

Senin 11/9/2017 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan bertekad menjadikan wilayahnya sebagai kabupaten konservasi di Indonesia. Un­tuk itu, dalam setiap program pembangunan yang dilaksana­kan di Kuningan akan selalu memperhatikan daya dukung...
Selengkapnya

Gerakkan Ekonomi Warga Kota Malang lewat Pariwisata

Senin 4/9/2017 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bertekad men­jadikan Kota Malang se­bagai kota bermartabat. Peduli wong cilik menjadi semangat dari semua jajaran di Peme­rintah Kota Malang periode 2013–2018. Sebagai semangat,...
Selengkapnya

Jabar Berusaha Dapat Parasamya Purnakarya Nugraha

Senin 21/8/2017 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Jawa Barat (Jabar) jatuh pada 19 Agustus 2017. Apel besar seluruh aparatur sipil negara berlangsung Sabtu (19/8), di Lapangan Gasibu Kota Bandung. Setiap kabupaten dan kota di Jabar mengirimkan perwakilan 100...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Konsep Asimetrik Desain Interior

Jumat 22/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Beberapa desain interior berpendapat bahwa desain tidak selalu”patuh” pada aturan-aturan baku desain. Keberanian mencapurkan materian dan tata lay out asimetrik justru membuat desain tampilan desain lebih menarik dan memiliki kekuatan pembeda.

Elizabeth Vallino dari Elizabeth Valino Interior mengandaikan bahwa dirinya sedang membuat seni ketika melihat sebuah tata ruang interior. Sehingga, dia perlu menempatkan furnitur dalam posisi yang tepat. Maka, ia tidak segan-segan menempatkan benda dalam ruang dalam posisi asimetrik. “Saya berpikir simetrik dapat melelahkan dan kaku,” ujar dia seperti dikutip dari situs deringhall.com. Seperti ketika ia meletakkan lukisan besar di ruang keluarga, lukisan besar diletakkan di pojok kiri di belakang sofa. Lukisan tersebut menjadi fokus dari keseluruhan ruang tersebut.

Edyta Czajkowska mengatakan lebih menyukai adanya kesatuan dalam satu ruang. Ia mencintai ruangan yang bersih dengan rasa yang disesuaikan. Untuk itu, ia memadukan unsur furnitur yang moderen dan tradisional. Walaupun berbeda unsur, kedua memiliki nafas yang sama dengan palet warna dan kombinasinya. “Ruang menjadi sangat menarik dan personal,” ujar dia tentang desain sebuah ruang kantor.

Lain lagi dengan Krista Everage dari Everage Design, Inc yang memilih bermain dengan skala dan proporsi imaginas dalam sebuah furnitur. Ia meletakkan lampu yang menempel pada dinding dengan memberikan pendaran cahaya ke arah bawah. Pendaran cahaya lampu akan memberikan skala terhadap objek yang berada di bawahnya. Everage mencampurkan objek yang terdiri dari cermin antik, bangku bernuansa Afrika, meja altar khas China maupun tempat lilin dari abad 19. Everage mengatakan bahwa itulah gayanya. “Jangan mengubah warna, hanya mengubah tekstur,” ujar dia memberikan tipsnya.

Wendy Berry dari W Design menyepakati bahwa desain dapat mematahkan aturan baku. “Tim kami sangat mencintai tabrak aturan,” ujar dia. Sebagai contoh dalam sebuah desain living room bergaya Inggris, ia dan tim mengkombinasikan warna hitam dan cerah dalam satu ruang. Kita menambahkan meja bertumbuk denga dua tone warna untuk mendapatkan kesan visual yang dalam. Mereka juga tidak ragu-ragu mencampurkan furniture antik, berbahan metal, besi maupun tembaga dalam satu ruang.  din/E-6

Tampilkan Semua

Kawasan Industri Jantung Ekonomi di Banten

Jumat 22/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sebagai daerah dengan segudang potensi, Kabupaten Serang tak lepas dari dukungan beberapa kawasan sekitarnya. Termasuk, keberadaan kawasan industri yang cukup berperan besar bagi pertumbuhan Kabupaten Serang khususnya dan Provinsi Banten...
Selengkapnya

Atap Antara Aksesori dan Fungsi

Jumat 22/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Atap bangunan didesain untuk mengakomodasi fungsi maupun estetika bangunan. Alhasil, bentuknya akan menyelaskan kondisi lingkungan sekitar maupun keseluruhan bentuk bangunan. Atap menjadi bagian bangunan yang dapat dinikmati setiap...
Selengkapnya

Perusahaan Hong Kong Garap Apartemen di Alam Sutera

Senin 18/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Alam Sutera yang terletak di Tangerang Selatan dilirik pengembang properti asal HongKong, PT Datzo Investama Group. Perusahaan ini akan melakukan pembangunan apartemen mereka bernama The Noble yang berada di Boulevard Alam Sutera,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

BTN Siap Luncurkan Sistem Pembayaran QR Pay

Selasa 19/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Perbankan yang fokus pada pembiayaan perumahan, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) siap meluncurkan sistem pembayaran baru Quick Respon (QR) Pay pada kuartal IV 2017. Sistem ini diklaim bisa menggantikan mesin EDC yang saat ini digunakan sebagai sarana alat pembayaran.

“Kami sedang mengajukan lisensinya ke Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kami harapkan bisa segara diperkenalkan pada kuartal IV tahun ini,” ujar Direktur Utama BTN Maryono, dalam siaran persnya usai mendampingi Menteri BUMN Rini Soemarno mengunjungi Balai Ekonomi Desa (Balkondes) BTN di Desa Karanganyar, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (16/9).

Maryono mengatakan, QR Pay merupakan sistem pembayaran yang dilakukan melalui ponsel pintar dengan terlebih dahulu mengunduh aplikasi mobile banking BTN. Pengembangan sistem QR Pay ini akan membuat akses BTN terhadap dana retail semakin meningkat. Pasalnya, untuk bisa menggunakan QR Pay pengguna harus menjadi nasabah BTN terlebih dahulu.

Menurut dia, aplikasi ini memudahkan merchant dan nasabah untuk melakukan pembayaran saat bertransaksi langsung. Adapun estimasi target transaksi QR Pay adalah 170.000 transaksi dengan nominal 85 miliar rupiah untuk satu tahun pertama. “Selain menjadi pendapatan non bunga, QR Pay bisa menurunkan biaya pengadaan alat gesek kartu atau electronic data capture,” kata Maryono.

Direktur Jaringan & Distribusi BTN Budi Satria mengaku saat ini pihaknya sedang menjajaki kerja sama dengan berbagai merchant untuk menyukseskan peluncuran QR Pay. Selain itu, BTN juga terus mengedukasi nasabahnya agar memanfaatkan layanan mobile banking perseroan.

Mengenai pemanfaatan Balkondes, Budi mengungkapkan, BTN ingin dengan kehadiran Balkondes bisa meningkatkan potensi ekonomi yang ada di wilayah Magelang. Untuk itu perseroan membantu para petani gerabah melakukan desain dan packaging yang sesuai dengan kebutuhaj pasar. “Bahkan kami juga membantu memasarkan melalui Belanja. com,” tegas Budi.  hay/E-6

Tampilkan Semua

iPhone X yang Paling Dinanti

Selasa 19/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Apple telah mengumumkan tiga produk terbarunya yatu iPhone 8, iPhone 8 Plus dan iPhone X pada 12 September 2017. iPhone 8 dan 8 Plus akan meluncur ke pasar global pada 22 September 2017, sementara khusus iPhone X akan lebih dari sebulan...
Selengkapnya

Melek Internet dengan “Smartphone” Terjangkau

Selasa 19/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pemakai smartphone masih belum merata. Karena itu, vendor menawarkan smartphone Murah berteknologi 4G agar masyarakat lebih melek internet. Komersialisasi jaringan berteknologi 4G telah dimulai pada 2015. Sayangnya, saat ini pengguna...
Selengkapnya

Adopsi Layar OLED Meningkat

Kamis 14/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Teknologi layar terus berkembang, mulai dari layar CRT, dilanjutkan dengan LCD, dan LED. Kini teknologi layar terus bergerak maju dengan hadirnya teknologi Organic Light-Emitting Diode (OLED) yang mempu menghasilkan warna indah dan lebih...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Honda Usung Urban Konsep dan Prototipe Diesel

Rabu 20/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Kiprah Honda pada ajarng Frankfurt Motor Show 2017 atau Internationale Automobil-Ausstellung adalah dengan menampilkan pertama kalinya di dunia Honda Urban EV Concept, sebuah mobil kota dengan tenaga baterai.

Mobil dengan garis desain yang modern serta bercitarasa sporty tersebut terpasang emblem pada mobil konsep ini pada layar lampu berwarna biru. Pada bagian depan emblem dan lampu depannya dibuat futuristik.

Pada bagian grill depan menampilkan nama model, pesan dan juga status pada saat pengecasan. Sementara untuk desain interiornya terkesan ramping dan juga futuristik dengan bentuk desain kokpit dan juga layar utama nya yang menampilkan layar lebar.

Mobil ini dapat menampung empat orang. Untuk door trim nya menggunakan bahan material kayu sementara joknya menggunakan bahan fabric berwarna abu-abu. “Pengemudi dapat mengatur perpindahan berbagai macam informasi kendaraan dengan cara men swipe,” demikian siaran pers Honda Rabu (13/9).

Selain itu, masa depan mesin diesel ternyata masih cerah. Buktinya pada ajang IAA, Honda memperkenalkan model lainnya yaitu All New Honda CR-V Diesel Prototype yang tampil dengan teknologi mesin 2.0 liter i-VTEC 4 silinder Atkinson Cycle dipadu dengan sistem dua motor i-MMD (Intelligent Multi-Mode Drive).

All New Honda CR-V Diesel Prototype menampilkan tiga mode pengendaraan yaitu Engine Drive, Hybrid Drive dan EV Drive. All New Honda CR-V Diesel Prototype ditawarkan dalam dua pilihan transmisi yaitu 6 percepatan manual serta CVT.

 Selain All New Honda CR-V Diesel Prototype, Honda juga memperkenalkan New Honda Jazz yang kini tampil lebih agresif dan sporty. New Honda Jazz versi Eropa kini tersedia dalam pilihan mesin baru Honda i-VTEC 1.5 liter yang dapat menghasilkan tenaga maksimum 130 PS (96 kW).

Mesin baru ini sudah memenuhi regulasi EURO 6. New Honda Jazz dilengkapi dengan fitur baru seperti 7-inch Honda Connect Infotainment System, Rear-View Parking Camera, dan fitur keselamatan terdepan seperti Forward Collision Warning, Lane Departure Warning serta Traffic Sign Recognition.

Untuk model Honda Civic Hatchback versi Eropa, Honda memperkenalkan varian mesin diesel Honda i-DTEC 1.6 liter yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 120 PS. Varian mesin diesel tersebut melengkapi varian mesin bensin untuk model Honda Civic Hatchback yang sudah mulai dijual di kawasan Eropa sejak awal tahun 2017 ini.  hay/E-6

 

Tampilkan Semua

Tenaga Garang di Mesin Mini

Rabu 20/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Internationale Automobil-Ausstellung (IAA) atau Frankfurt Motor Show 2017 menjadi ajang untuk mengetahui tren yang bakal terjadi pada industri otomotif dunia. Salah satu tren tren yang muncul adalah hadirnya mesin kecil namun dengan...
Selengkapnya

Adu Canggih Mobil Listrik

Rabu 13/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Negara-negara di seluruh dunia telah mencangkan program penghematan energi, terutama untuk bahan-bahan yang bersifat habis, salah satunya bahan bakar minyak. Untuk itu pabrikan otomotif mobil listrik baru. Pabrikan dunia telah...
Selengkapnya

Tangguh, Daya Jelajah Hybrid Clarity

Rabu 13/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mobil hybrid Honda Clarity Plug-In berhasil meraih nilai tertinggi untuk jarak jelajah mesin listrik (all-electric range) terjauh di kelas mid-size plug-in berdasarkan penilaian yang dilakukan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

Rossi Mencoba untuk Tampil di GP Aragon

Jumat 22/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

ARAGON – Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, bakal kembali ke lintasan balap setelah absen karena cedera. Rossi mencoba comeback di GP Aragon, akhir pekan ini.

Juara dunia sembilan kali itu cedera saat kecelakaan pada latihan motocross jelang MotoGP Misano. Patah tulang tibia dan fibula pada kaki kanan membuatnya absen balapan di Misano, kampung halamannya tersebut. Rossi harus berjuang keras dengan tim medis untuk bisa tampil di Aragon.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Dr. Lucidi beserta stafnya. Dia yang membantu saya menemukan solusi terbaik untuk mengurangi rasa di kaki saya,” ujar Rossi dilansir Eirsport, Kamis (21/9).

Kendati demikian, Rossi mengaku masih merasakan sedikit kesakitan. Namun, “The Doctor” terus melakukan check up atas perkembangan kondisinya. “Jelas di akhir tes saya sedikit kesakitan, untuk itu saya selalu check up dan hasilnya keluar. Pada akhirnya saya memutuskan untuk pergi ke Aragon dan akan mencoba mengendarai M1 saya akhir pekan ini,” ungkap Rossi.

“Jika dinyatakan layak untuk balapan, saya akan mendapatkan jawaban yang sebenarnya setelah FP1, karena mengendarai M1 akan menjadi tantangan yang jauh lebih besar, sampai jumpa di Aragon,” kata Rossi yang masih akan menjalani tes medis lanjutan usai latihan bebas pertama (free practice) pada Jumat (22/9).

Sementara itu, Michael van der Mark yang sebelumnya ditunjuk Yamaha untuk menggantikan Rossi tetap akan pergi ke Aragon. Van der Mark belum tahu apakah akan membalap atau sekadar menjadi penonton. Pembalap Belanda yang membela Yamaha di Superbike itu akan tetap standby bila nantinya Rossi dinyatakan memang tidak layak untuk balapan. “Meski belum pasti apakah saya akan menunggangi YZR-M1 akhir pekan ini, saya masih menantikannya. Tapi saya juga mendukung Valentino kembali,” ujar Van der Mark. Rtr/S-2

Tampilkan Semua

Praveen/Debby ke Perempat Final Jepang Terbuka

Jumat 22/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Indonesia hanya menyisakan dua wakilnya di perempat final Jepang Terbuka melalui ganda campuran, Praveen Jordan/Debby Susanto dan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. TOKYO - Pasangan ganda campuran Indonesia...
Selengkapnya

Indonesia Masih Kokoh di Puncak

Jumat 22/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
KUALA LUMPUR - Indonesia hingga hari keempat gelaran ASEAN Para Games ke-9, di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (21/9), masih memimpin perolehan medali. Cabang olah raga renang dan atletik kembali menjadi lumbung medali bagi Kontingen...
Selengkapnya

Satlak Prima Tetapkan Kriteria Atlet Asian Games

Jumat 22/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) menetapkan sejumlah kriteria sebagai syarat pemberian surat keputusan atlet-atlet pemusatan pelatihan nasional pada 1 Oktober, jelang Asian Games 2018. “Kami sudah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Menceritakan Kisah Gerilyawan Aceh secara Fiktif

Jumat 22/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Judul : Seumpama Matahari

Penulis : Arafat Nur

Penerbit : Diva Press

Cetakan : Pertama, Mei 2017

Tebal : 144 halaman

ISBN : 978-602-391-415-9

Seorang seniman yang mempelajari pergolakan rakyat Aceh, Muhammad Tewe, menyatakan hidup orang Aceh terasah dentingan hikayat perang. Dari generasi ke generasi, syair perang dikumandangkan, melantun tiada berhenti. Di sisi lain, Tewe pun berujar, Aceh lahir dari sebait puisi. Jika ingin menaklukkan Aceh, sentuhlah batin mereka dengan spiritual religius, bukan bedil dan kekerasan.

Kontradiksi tersebut coba dieksplorasi Arafat Nur dalam novel Seumpama Matahari. Diceritakan memoar seorang mantan gerilyawan GAM, Thayeb Loh Angen, yang menampilkan wajah konflik Aceh lain. Di balik kerasnya konflik dan perang, terselip cerita-cerita cinta manusiawi.

Dikisahkan bahwa Asrul, tokoh utama novel, merasakan kerinduan pada ibu dan adik perempuannya. Dia juga berhasrat untuk pulang setelah tiga tahun bergerilya di pedalaman gunung dan hutan Aceh melawan Tentara Nasional Indonesia. Motifnya untuk turut bergerilya karena ayahnya yang sebetulnya tidak terlibat konflik separatisme, mati ditembak tentara karena dituduh menyembunyikan pemberontak. Sama seperti banyak keluarga lain di Aceh kala itu, banyak rakyat sipil mati sia-sia sebagai imbas perang saudara.

Namun, belum lama setelah Asrul kembali pada keluarganya, sebuah kabar datang keadaan makin memburuk. Tentara berhasil mengobrak-abrik persembunyian kelompok Asrul dan sedang mengejar dirinya. Asrul pun segera melarikan diri ke Pekanbaru, Riau, untuk bersembunyi. Setelah beberapa hari menggelandang di Pekanbaru, dia terpaksa mengorek-orek sampah dan memunguti roti bekas untuk mengisi perut. Asrul lalu bertemu Putri, seorang perempuan yang secara tidak sengaja pernah ditemui di Krueng Geukuh, sebuah kota kecil tempat persinggahan saat pulang.

Kemurahan hati Putri yang mau membantu bertahan hidup di Pekanbaru telah menyentuh Asrul. Setelah mengalami kerasnya peperangan, dia menemukan sisi kehidupan yang sama sekali berlawanan: cinta dan belas kasih. Asrul menganalogikan cinta seumpama matahari, “Ia tidak pernah mengharapkan cahaya dari bumi. Tapi, ia selalu memberikan cahaya bagi bumi, biar pun bumi tidak merasakan cahayanya (hal 92).” Perasaannya kepada Putri justru mengantarkan pada sebuah dilema, antara hasrat ingin membangun kehidupan baru bersama Putri dan melanjutkan perjuangan membela tanah Aceh.

Novel ini seolah hendak mempertanyakan kembali narasi politik dan ideologi yang menyeret rakyat Aceh pada konflik. Kemudian juga membenturkannya dengan narasi-narasi tentang cinta, ketulusan, dan kesetiaan yang bersifat lebih humanis. Betapa peperangan, apa pun motifnya, hanya akan membawa manusia pada rentetan kehilangan. Terdapat nuansa humor gelap, di mana Asrul dan kawan-kawan gerilyawan tak lagi merasakan perang sebagai sesuatu yang serius, tapi permainan belaka. Bagi mereka, maut yang bisa datang sewaktu-waktu dan canda gurau hanya berbatasan tipis.

“Aku jadi teringat pelatihku. Suatu hari selesai latihan militer, kudatangi di tendanya. Sambil membersihkan pistol FN yang dibongkar, dia berucap, ‘Padukanlah pikiran dan perasaanmu, niscaya kau mampu mengendalikan dunia ini. Seperti bayi yang mengisap puting susu, dia juga dapat menepuk-nepuk nenen ibunya’ (hal 24–25),” kata Asrul.

Arafat Nur memang dikenal sebagai sastrawan yang menyuarakan Aceh lewat karya-karyanya. Novel ini dapat didudukkan sebagai fiksi memoar yang memotret secuplik sejarah kontemporer Aceh dan menyajikannya lewat cara pandang humanistis. Dengan harapan, masyarakat masa kini dapat memetik pelajaran dari sekelumit tragedi sejarah yang pernah terjadi. 

Diresensi Puri Bakthawar, Mahasiswa Program Pascasarjana Ilmu Sastra UGM Yogyakarta

Tampilkan Semua

Biaya “Top Up” Bebani Masyarakat

Jumat 22/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Bank Indonesia (BI) telah menerbitkan aturan terkait Gerbang Pembayaran Nasional atau National Payment Gateway (NPG). Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 19/10/PADG/2017 tanggal 20 September 2017 tentang...
Selengkapnya

“G30S PKI” dan Nalar Kritis Siswa

Jumat 22/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Oleh Apriliya Susanti Rencana TNI menggelar acara nonton bareng film Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI menjadi polemik. Ada yang menilai film itu tak pantas ditonton lagi. Namun, ada juga yang mendukung. Dalam pemberitaan media,...
Selengkapnya

Perjuangan Perempuan Mewujudkan Mimpi

Rabu 20/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Judul : Impian Perempuan Penulis : Deka Amalia, dkk Penerbit : Writerpreneur Club Cetakan : Pertama, April 2017 Tebal : 323 halaman ISBN : 978-602-6719-05-8 Sebagai manusia, perempuan juga memiliki impian baik bagi diri sendiri,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Sensasi Citarasa Gudeg di Nasi Goreng

Jumat 22/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Siapa tidak kenal dengan menu kuliner nasi goreng atau gudeg. Lalu bagaimana kalau dua menu populer ini dikombinasikan dalam satu piring dan menjadi hidangan yang menggugahselera.

Aston Solo Hotel meluncurkan sensasi cita rasa gudeng di nasi goreng yaitu Nasi Goreng Gudeg, nasi goreng ini memiliki cita rasa yang lezat dan menggugah selera.

Bagaimana tidak, selain di dalamnya kaya akan rempah pilihan, juga disajikan dengan sate daging ayam dengan bumbu kacang, begitu dihidangkan aroma khasnya langsung muncul. Saat pertama kali mencicipi, rasa manis dan gurih yang bercampur seimbang menjadikan makanan ini lebih nikmat.

Chef Executive Aston Solo Hotel, Chef Felix Ridwan juga menyajikan Nasi Goreng Serundeng dengan ayam goreng tanpa tulang dan untuk tampilannya, Chef Felix tidak menghilangkan ciri nasi goreng khas Indonesia, semua menu disuguhkan dengan telur dadar, olahan daging ayam dan kerupuk serta acar.

Kelezatan nasi goreng ala Aston Solo Hotel ini bisa dinikmati all day dining, mulai dari sarapan hingga makan malam. Dengan harga terjangkau Rp 35.000,-net, hidangan ini dapat menjadi santapan hangat dan sangat cocok untuk berkumpul bersama keluarga di Cashmere Restaurant, semi-outdoor restaurant yang berlokasi tepat di tepi kolam renang Hotel.

Nikmati juga Tea Time, sebagai referensi minuman teh yang menyegarkan, terbuat dari es teh, sirup vanilla dan peppermint serta daun mint hanya dengan Rp.17.500net.

Hidangan terakhir sebagai dessert yaitu “Jelly Rainbow” yang disajikan dengan saus orange dengan coklat dan marshmallow. (ars)

 

Tampilkan Semua

The Harmony Jazz Night Bersama Margie Segers

Jumat 22/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pada Selasa (19/9) merupakan hari spesial, dimana Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta menghibur para pecinta musik Jazz dengan menyajikan hidangan all you can eat dinner buffet di The Harmony Restaurant. Acara bertemakan The Harmony...
Selengkapnya

Hiburan Rakyat Parahyangan yang Tak Lekang Zaman

Jumat 22/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Provinsi DKI Jakarta punya Ondel-ondel, Jawa Barat (Jabar) punya Badawang. Seni budaya yang mirip, karena sama-sama menampilkan boneka besar dengan orang didalamnya sebagai penggeraknya, dan ditampilkan di setiap acara budaya atau...
Selengkapnya

Lee Dong-wook Depresi Usai Bintangi “Goblin”

Jumat 22/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Berkat kesuksesan "Goblin", Lee Dong-wook menerima banyak perhatian dari para penggemar. Di sisi lain ada juga efek negatifnya.Dalam sebuah wawancara dengan majalah High Cut, dia mengaku kepercayaan dirinya jadi terkikis setelah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Napi Kendalikan Sabu dari Penjara

Jumat 22/9/2017 | 08:40
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Dalam beberapa kasus penyelundupan narkoba partai besar, ditemukan keterlibatan narapidana kasus narkoba, sebagai otak penyelundupan. Mereka mengendalikan penjualan dan pembelian narkoba, serta lalu lintas kurirnya, dari balik sel tahanan. Apa yang membuat para narapidana tersebut tetap nekad beroperasi meski telah dihukum berat? Menurut Kasubdit Narcotic Investigation Center, AKBP Gembong Yudha, para narapidana kasus narkoba, tetap nekad mengatur penjualan barang haram tersebut, karena sudah hopeless.

“Mereka itu rata-rata divonis hukuman mati, jadi sudah hopeless,” tukas Gembong saat ditemui di Gedung Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri, di Jakarta, Rabu (20/9). Selain hopeless, mereka juga tidak mau melepas cengkeraman mereka, dalam rangkaian sindikat besar penjualan narkoba.

“Mereka terus memanfaatkan jaringan yang sudah mereka bangun dari awal, sehingga mereka tidak mau melepas begitu saja, meski berada dibalik sel tahanan,” tukas Gembong. Apa mereka tidak takut merugi, karena tidak dapat mengawasi jual-beli narkoba tersebut? Gembong mengatakan, tidak. Karena dalam proses jual-beli tersebut, para narapidana tersebut, tetap dapat untung besar. eko/AR-3

Tampilkan Semua

APBD-P 2017 DKI Naik 2,43 Persen

Jumat 22/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyerahkan draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran (TA) 2017 kepada DPRD DKI Jakarta, sebesar 71,89 triliun...
Selengkapnya

Empat Pelaku “Gladiator” Masih Dibawah Umur

Jumat 22/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
BOGOR - Satuan Reskrim Polresta Bogor Kota, Polda Jawa Barat, menangkap empat orang pelaku kasus tawuran gladiator yang menyebabkan Hilarius Christian Even Raharjo, siswa SMA Budi Mulya Kota Bogor, Jawa Barat telah...
Selengkapnya

40 Perusahaan Akan Ramaikan Bursa Kerja di Bekasi

Jumat 22/9/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
BEKASI - Dinas Tenaga kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akan menggelar bursa kerja yang diikuti oleh 40 perusahaan berskala nasional hingga internasional yang berada di kawasan industri daerah setempat. “Hal ini...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

“Segera Lakukan Perekaman E-KTP ”

Jumat 22/9/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Masalah e-KTP, masih ramai diberitakan. Selalu saja muncul keluhan warga tentang pelayanan dalam pembuatan e-KTP. Masalah tersebut mulai dari masih adanya pungutan, sampai lamanya menerima fisik e-KTP pasca-perekaman.

 

Untuk mengupas itu, Koran Jakarta, berkesempatan mewawancarai Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil, Zudan Arif Fakrulloh, di Jakarta. Berikut petikan wawancaranya.


Masalah e-KTP masih ramai diberitakan. Tanggapan Anda?


Pertama, isu yang paling seksi selalu e-KTP. Perlu saya sampaikan, e-KTP hanya satu dari beberapa dokumen yang diterbitkan Dinas Dukcapil.

Dukcapil itu terbitkan 22 dokumen yang mana di seluruh Indonesia sama. Sekarang 150 daerah sudah tambah satu dokumen lagi bernama KIA (Kartu Identitas Anak). Target kami, sampai 2019 semua daerah sudah menerapkan KIA, kalau e-KTP dari 2011 sudah berjalan.


Progres perekaman dan pencetakan e-KTP sendiri sudah sejauh mana?


Untuk e-KTP, cakupan kita sudah 94 persen, kurang 5,02 persen penduduk belum merekam. Cakupannya yang sudah melakukan perekaman sebanyak 175,9 juta, yang belum 9,3 juta.

Di titik ini, saya harap warga yang belum merekam untuk segera melakukan perekaman karena kalau tidak melakukan perekaman, saya khawatir masyarakat sulit mendapat pelayanan di sektor BPJS, imigrasi,

perbankan, asuransi, penegakan hukum membuat SKCK, karena lembaga-lembaga ini sudah kerja sama dengan Dukcapil untuk mendapatkan data tunggal penduduk. Kalau sudah merekam dapat dipastikan data tunggal dan tidak ganda lagi.


Tapi, masih banyak keluhan dari warga, tanggapan Anda?


Kalau ada keluhan penduduk sudah merekam lama dan belum jadi, di data center ditemukan ada 1,9 juta penduduk merekam lebih dari sekali.

Artinya, biometric-nya ada lebih dari satu. Penduduk ini KTP enggak akan jadi sebelum yang bersangkutan melaporkan ke Dukcapil untuk memilih tinggal di alamat mana. Kami tak bisa menghapus tanpa permohonan penduduk tersebut.


Mengenai blanko e-KTP bagaimana?


Kalau ditanya, kenapa di Dinas Dukcapil enggak dikasih printer agar bisa cetak di kecamatan? Kalau diberi semua jumlahnya enam ribu, investasi sangat besar. Kita optimalkan pencetakan di kabupaten atau kota, tapi kalau daerah mau membeli printernya sendiri dibolehkan.


Lelang pertama di bulan Maret itu cetak sekitar tujuh juta, sekarang tersedia lagi 7,4 juta. Sehingga hingga 2018 diperkirakan cukup dengan catatan blanko tidak untuk mencetak e-KTP yang daerah wilayah administrasinya berubah.

Contoh, Kabupaten Pangandaran kita tak akan cetak untuk perubahan dari Ciamis ke Pangandaran, dari Kaltim ke Kaltara, begitu juga kalau ada kabupaten atau kota yang memekarkan wilayahnya.


Kenapa selalu muncul pertanyaan kok e-KTP lama?


Pertama, e-KTP ada yang lama dan cepat. Yang cepat kalau merekamnya di dinas, yang sering lama bila merekamnya di kecamatan, mencetaknya di dinas. Tapi, juga ada beberapa penyebab lain, misal di kecamatan itu alatnya rusak karena kita tahu alat ini pengadaan dari anggaran 2010/2011.


Keseluruhan 6,546 yang rusak 1,248 alat perekaman atau sekitar 19 persen. Sekarang lagi diperbaiki dengan dana APBN.


E-KTP untuk pendaftaran CPNS?


Mengenai pemanfaatan data, terkait seleksi CPNS, kita sudah dua kali di 2017 seleksi CPNS menggunakan basis nomor induk kependudukan. Pertama, saat CPNS Kemenkumham dan MA. Yang sekarang untuk 60 kementerian dan lembaga dan satu provinsi semua pintu masuk seleksi dengan menggunakan NIK. agus supriyatna/AR-3

Tampilkan Semua

“Ada Kandungan Kimia Plus dalam PCC”

Rabu 20/9/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam siaran persnya akhir pekan lalu menyebutkan bahwa hasil uji laboratorium terhadap tablet PCC (Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol) menunjukkan positif mengandung Carisoprodol.   Kandungan...
Selengkapnya

“OTT Ini Jadi Momok bagi Mereka yang Ingin Coba Korupsi”

Selasa 19/9/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Sudah puluhan pimpinan daerah, mulai dari wali kota, bupati, hingga gubernur yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tetapi hal tersebut seperti tidak membuat jera. Padahal untuk mengatasi hal ini,...
Selengkapnya

“Saya Sudah Ingatkan Kepala Daerah”

Senin 18/9/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Banyaknya kepala daerah atau pejabat publik di daerah yang kena jerat atau bahkan terjaring operasi tangkap tangan, jadi sorotan publik.   Untuk mengetahui sikap Kementerian Dalam Negeri, Koran Jakarta mewawancarai Menteri Dalam...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Seorang Mahasiswa Berlumur Kebencian

Sabtu 16/9/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font

Ini contoh lain lagi halhal yang susah dicerna dengan logika biasa, akal sehat yang biasanya. Seorang mahasiswa,21 tahun, beralamat di Palembang, kuliah di Bandung. Diberitakan dengan inisial DI atau disebutkan bernama panggilan Dodik.

Senin kemaren {11/9/17} ditangkap pihak keamanan karena diduga penyebar ujaran kebencian. DI ditangkap karena sebenarnya tak terlalu sulit melacak si pengirim. Ini bukan zaman pengirim surat kaleng lagi.

Yang tidak biasa adalah sikap dan tindakan mahasiswa ini—saya sebutkan status mahasiswanya karena seharusnya mahasiswa bisa kritis terutama dalam menyatakan pendapat, cara menyatakan pendapat dan tahu risikonya.

Mungkin sudah seperti itu, namun yang terbaca dari apa yang dilakukan sungguh menjijikkan. Yang ditampilkan dalam akun instagram dan twitter di luar nalar yang wajar. Ibu Negara ditampilkan dengan tulisan yang menghinakan.

Bahkan dengan sebutan yang tak bisa disebutkan di sini—atau dalam pemberitaan lainnya. Juga Presiden Jokowi. Kemudian sekali dari hasil pemeriksaan, DI mengatakan tidak suka dari pemerintahan Jokowi. Tak ada yang aneh, karena siapa pun boleh menyukai atau tidak.

Namun mengeskpresikan ketidak-sukaannya dengan gambar dan tampilan kasar jelas merugikan diri sendiri. Taruhah keberanian itu karena memakai nama akun lain—bukan identitas sebenarnya, harusnya tetap menjaga diri. Yang kedua kenapa sasarannya Ibu Negara— dan bukan Bapak Jusuf Kalla,selain Pak Jokowi misalnya, yang lebih mewakili pemerintah.

Yang ketiga tak jelas apa yang diprotes, sehingga menampilkan kebencian, kekasaran, kebrutalan semata. Masalah ini tidak akan selesai hanya dengan meminta maaf, atau malah sudah diberikan sebelum beritanya menjadi viral.

Karena untuk kasus semacam ini akan diurus hal-hal yang terkait. Apakah mahasiswa ini terkait dengan Saracen— produser kebencian yang bisa dipesan, misalnya saja.

Ataukah apa hubungannya dengan bendera ormas, atau gantungan kunci, yang saat ini dilarang kegiatannya. Masalah ini tidak hanya soal ancaman hukuman 6 tahun, melainkan sekaligus juga “apa konspirasi di balik ini semua.” Baik dalam kaitan secara langsung yang bersifat individual atau saling terkait dan terencanakan.

Secara langsung dan bersifat personal, karena sebelumnya juga terjadi pada seorang pembuat tusuk sate. Ini juga bisa penyelidikan tersendiri: apakah kebencian itu dirasakan banyak orang dan harus diekspresikan dengan cara sadis? Sementara kalau direncana, melalui skenario besar, juga bisa dipahami karena kasusnya banyak terjadi.

Yang terakhir seorang ibu-ibu yang diduga mengirim dana ke Saracen mengalami nasib yang sama. Dalam arti keberadaan di antara tokoh-tokoh politik menjadi bahan pertanyaan. Seberapa jauh hubungannya. Bahkan kaitan dengan saudara atau saudarinya bisa menjadi masalah yang membebani karier.

Juga yang selama ini sebelum bersahabat, dan hadir bersama dalam perbagai kegiatan. Bisa muncul “peniadaan”, mengaku tidak kenal, mengaku bukan kelompoknya.

Kasus Dodik menurut saya lebih menakutkan kalau saja ketidak-sadaran akan segala konsekuensi yang tak bisa ditanggung sendirian lebih dominan. Artiya juga hal itu tak perlu terjadi dan atau terjadi dalam ekspresi yang berbeda.

Sebaliknya kalau ini dilakukan secara sadar sebagai bentuk lawanan, tetap memrihatinkan. Karena sebagai mahasiswa, yang juga bersama mahasiswa lain, bisa mempuyai peluang yang lain. Tapi apa daya. Nasi telah menjadi bubur.

Bubur tak bisa kembali menjadi nasi. Dan bubur kebencian ini tidak enak bagi yang dicaci atau pencacinya sendiri ketika ketahuan, ketika tercyduk—istilah baru yang tertangkap dalam dunia cyber.

Dan bubur ini harus dijelaskan dengan pemeriksaan atau pengadilan, agar tidak menularkan cara-cara yang merugikan. Kecuali, ya kecuali, memang itu tujuannya.

Tampilkan Semua

Mohammad Bisri

Sabtu 16/9/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Menghadapi tantangan ke depan, Universitas Brawijaya (UB) mengusung visi world class entrepreneurial university. Untuk mewujudkannya, terus dilakukan banyak pelatihan enterpreneurship agar para mahasiswa setelah lulus bisa menciptakan...
Selengkapnya

Ilmuwan Meriset Pakan Alternatif dari Serangga

Sabtu 16/9/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jangkrik menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan untuk daging, akan tetapi, harus ada alternatif pakan pengganti selain pakan ternak yang selama ini digunakan untuk jangkrik-jangkrik budidaya. Para ilmuwan dariSwedish University,...
Selengkapnya

Spektroskopi: Solusi untuk hingga Tanah

Sabtu 16/9/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Cara tradisional untuk menganalisis tekstur tanah cenderung memakan waktu lama. Para periset kini telah menunjukkan sebuah metode baru berteknologi tinggi yang cepat, hemat biaya, dan portabel. Teknik ini bisa membantu memahami tekstur...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta