Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image

Koran Jakarta | August 29 2016

Scroll to top

Top

follow us

Nasional

7.000 Pekerja Rentan Dijamin BPJS Ketenagakerjaan

Senin 29/8/2016 | 06:51
A   A   A   Pengaturan Font

MAGELANG – Sebanyak 7.000 pekerja informal (bukan penerima upah/BPU) di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mendapat bantuan kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dari dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Bank Jateng.

“Penyaluran dana CSR ini memang tepat sasaran jika diberikan dalam bentuk perlindungan jaminan sosial kepada pekerja, apalagi mereka yang memiliki risiko pekerjaan yang tinggi,” kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto usai penyerahan bantuan di Magelang, Jawa Tengah, akhir pekan kemarin.

Agus menjelaskan, para pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) itu akan dibayarkan iurannya selama enam bulan oleh Bank Jateng.

Penerima bantuan pembiayaan iuran itu merupakan kategori pekerja rentan seperti petani, pengrajin, petugas kebersihan, pedagang asongan dan lain sebagainya yang mengalami kemunduran ekonomi jika mengalami risiko pekerjaan yang dijalani.

Oleh karena itu, bantuan dari pihak lain sangat dibutuhkan agar para pekerja rentan itu dapat merasakan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Agus mengatakan kerja sama itu merupakan salah satu upaya dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja rentan melalui optimalisasi dana CSR perusahaan, perbankan dan mitra lainnya sehingga perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja di Indonesia dapat tercapai.

Ia berharap langkah itu akan diikuti oleh perusahaan-perusahaan lain di Indonesia sehingga target kepesertaan 100 persen dapat cepat tercapai.

Hingga saat ini, ada sembilan provinsi yang telah memberikan bantuan bagi pekerja BPU tersebut yakni Aceh, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Pekanbaru dan Sumatea Selatan. “Kami berharap perusahaan dapat membantu 5.000-10.000 pekerja yang rentan secara ekonomis ini,” ujarnya.

BPJS Ketenagakerjaan menyiapkan sistem yang berbasis sistem elektronis/online untuk memfasilitasi proses donasi ini agar transparan, akuntabel dan tepat sasaran.

“Nantinya sistem ini akan menyediakan data kepesertaan pekerja rentan, agar para donatur dapat menentukan sendiri siapa yang ingin diberikan donasi. Selain itu, donatur juga bebas memberikan jangka waktu perlindungan, pilihan program yang diikuti dan jumlah penerima donasi,” jelas Agus.
Meski demikian, para pekerja itu diharapkan dapat mandiri dan tidak selalu tergantung kepada bantuan dan dapat membayar iurannya sendiri ke depannya.

Kemunduran Ekonomi

Sementara itu, Sosiolog Universitas Gadjah Mada (UGM), Arie Sujito mengatakan risiko kemunduran ekonomi bagi para pekerja rentan sangat mungkin terjadi akibat kecelakaan kerja, kematian ataupun hari tua.

“Risiko itu kerap terjadi kepada mereka, program CSR dari perusahaan bisa menjadi salah satu alternatif pembiayaan iuran perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Selain itu penggunaan dana CSR akan lebih tepat sasaran sesuai dengan peruntukannya,” ujar Arie. – SM/E-3

Jemaah Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Senin 29/8/2016 | 06:46
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Jemaah haji Indonesia diminta mengantisipasi potensi cuaca ektrem saat menjalani prosesi Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armina.

Kepala Bidang Perlindungan Jemaah, Jaetul Muchlis mengimbau agar jemaah mengurangi pergerakan, utamanya di siang hari untuk mengantisipasi cuaca ekstrem selama di … Selengkapnya

Tunjangan Profesi Guru Tetap Aman

Senin 29/8/2016 | 06:34
A   A   A   Pengaturan Font

Pengurangan anggaran 23,3 triliun rupiah seperti disampaikan Menteri Keuangan tidak akan mengurangi hak guru penerima TPG.

JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan bahwa sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) tunjangan profesi guru (TPG) tidak berpengaruh pada pencairan TPG. Silpa ini … Selengkapnya

DPR Tolak Sekolah Parlemen

Senin 29/8/2016 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font

Gagasan mendirikan Sekolah Parlemen mendapat penolakan banyak fraksi di DPR dan juga kritik dari lembaga swadaya masyarakat. Soal ini menjadi tanggungjawab Parpol.

 JAKARTA – Ide mendirikan sekolah parlemen yang digagas oleh Ketua DPR Ade Komarudin terus menuai kritikan. Tidak hanya … Selengkapnya

mondial

PwC Negosiasi Bayar Gugatan

Senin 29/8/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

NEW YORK – Perusahaan auditor PricewaterhouseCoopers (PwC) dikabarkan telah melakukan negosiasi dengan pihak yang menggugatnya 5,5 miliar dollar AS, yakni Taylor, Bean & Whitaker Mortgage Corp.

Namun, kabar perdamaian yang berlangsung di pengadilan negara bagian Miami-Dade County Circuit Court, Florida, itu masih bersifat rahasia. Hanya saja, seorang pengacara wali amanat Taylor, Bean & Whitaker Mortgage Corp, mengungkapkan perdamaian untuk kepentingan kedua pihak.

“Itu diselesaikan untuk kepuasan bersama kedua belah pihak,” kata Steven Thomas, pengacara wali amanat, akhir pekan lalu. Sedangkan PwC dalam keterangannya mengkonfirmasi kesepakatan itu sama seperti penjelasan Thomas, namun enggan memberikan keterangan lebih rinci.

Pricewaterhouse Coopers (PwC) dituntut 5,5 miliar dollar AS (sekitar 72 triliun rupiah) akibat kelalaiannya mendeteksi kecurangan yang mengakibatkan satu bank kolaps saat krisis keuangan Amerika Serikat (AS).

Seperti dilansir Financial Times (FT) edisi 15 Agustus 2016, nilai tuntutan itu merupakan rekor jumlah tuntutan ganti rugi, dan kasus tersebut dinilai dapat menjaring lebih banyak firma audit dalam masalah serius. Sejak krisis keuangan 2008, perbankan telah membayar penyelesaian masalah hingga ratusan miliar dollar AS.

Sedangkan perusahaan jasa keuangan lain juga harus membayar dalam jumlah yang besar. Akan tetapi, hanya sedikit kasus signifikan yang melibatkan firma audit, yang menyatakan bahwa mereka tidak bisa diminta pertanggungjawaban atas kegagalan memberikan sinyal kecurangan.

Kasus Pwc itu telah didaftarkan pada pengadilan negara bagian Miami oleh wali dari satu perusahaan penjamin kredit perumahan yang sudah ditutup, Taylor, Bean & Whitaker (TBW). Perusahaan itu menyalahkan PwC karena gagal mengungkap konspirasi antara pendiri perusahaan Lee Farkas, dan eksekutif Colonial Bank, kreditur asal Alabama yang memasok pinjaman pada TBW.

PwC telah memberikan opini audit yang bersih pada induk bank Colonial BancGroup setiap tahun sejak 2002 hingga 2008. Colonial yang kolaps pada 2009, menjadi bank gagal terbesar keenam AS dalam sejarah.

Separo Populasi Jerman Tolak Masa Jabatan ke-4 Angela Merkel

Senin 29/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

BERLIN – Popularitas Kanselir Jerman, Angela Merkel, diwartakan pada Minggu (28/8) sedang merosot. Sebuah jajak pendapat terbaru menyatakan bahwa separo populasi Jerman menolak perpanjangan masa jabatan untuk ke-4 kalinya bagi Angela Merkel setelah pemilu federal tahun depan.

“Setengah dari 501 … Selengkapnya

Donald Trump Janji Akan Usir Imigran “Overstay”

Senin 29/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

DES MOINES – Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Donald Trump, dalam pidato kampanyenya di Des Moines, Iowa, Sabtu (27/8), mengatakan bahwa dirinya akan mengusir pendatang asing dengan visa melebihi izin tinggal di negara itu (overstay), jika terpilih … Selengkapnya

Korban Jiwa Bertambah Jadi 291 Orang

Senin 29/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

ASCOLI PICENO – Jumlah korban tewas dalam musibah gempa bumi bagian tengah Italia hingga Sabtu (27/8) bertambah menjadi 291 orang dan hingga Jumat (26/6) lalu baru sebanyak 35 jenazah dikebumikan pada pemakaman massal gelombang pertama. Sebelum dimakamkan, ke-35 jasad tersebut … Selengkapnya

ekonomi

BI Prediksi Agustus 2016 Deflasi

Senin 29/8/2016 | 06:35
A   A   A   Pengaturan Font

Pada Agustus 2016, kondisi IHK wajar terkoreksi dikarenakan penurunan permintaan masyarakat setelah tren konsumsi tinggi pada Ramadan dan Lebaran pada Juni dan Juli 2016.

Jakarta – Bank Indonesia (BI) memperkirakan bulan ini terjadi deflasi akibat faktor musiman. Meski demikian, bank sentral memperingatkan potensi inflasi pangan tahun ini akibat dampak dari fenomena alam La Nina.

Hingga pekan ketiga Agustus 2016, BI menyurvei indeks harga konsumen di Indonesia terjadi deflasi 0,06 persen (month to month/ mtm). Menurut BI, kondisi tersebut dapat menggambarkan indeks harga konsumen (IHK) secara keseluruhan pada Agustus 2016.

“Secara keseluruhan satu bulan tidak akan jauh berbeda dari pekan ketiga. Apalagi jika tidak ada tekanan-tekanan di pekan terakhir,” kata Direktur Ekskutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juda Agung di Jakarta, pekan lalu.

Juda mengatakan memang lazimnya pada Agustus 2016 kondisi IHK terjadi koreksi dikarenakan penurunan permintaan masyarakat setelah tren konsumsi tinggi pada Ramadan dan Lebaran pada Juni dan Juli 2016.

Dengan kemungkinan besar deflasi pada Agustus 2016, maka inflasi secara tahunan pada bulan ke delapan akan lebih rendah dari inflasi tahunan di Juli 2016 sebesar 3,21 persen (year on year/yoy). Pada 2015, inflasi tahunan pada Agustus mencapai 7,18 persen.

Sejak Januari 2016, laju inflasi secara tahunan terus menurun. Di triwulan dua, inflasi hanya naik pada Juni 2016 menjadi 3,45 persen (yoy) namun turun kembali menjadi 3,21 persen (yoy) pada Juli 2016. BI memperkirakan inflasi tahunan hingga akhir tahun akan berada di 3,5 persen atau batas bawah proyeksi di kisaran 3-5 persen.

Meski demikian, Gubernur BI, Agus Martowardojo, sebelumnya, memperingatkan potensi lonjakan harga kebutuhan pokok pangan ke depan, sebagai dampak fenomena alam La Nina. Musim basah akibat curah hujan tinggi tersebut dikhawatirkan dapat memicu gagal panen.

“Inflasi 2016 diperkirakan pada sasaran (3-5 persen). Meski demikian, patut diwaspadai tekanan inflasi volatile food akibat imbas La Nina,” ujar Agus seusai Rapat Dewan Gubernur BI, beberapa waktu lalu.

Kekhawatiran tersebut cukup beralasan menyusul besarnya potensi gagal panen di sejumlah daerah sentra produksi padi. Di Provinsi Sulawesi Tengah, harga beras tingkat produsen di sejumlah daerah kembali bergerak naik.

“Harga beras sekarang ini naik karena banyak petani gagal panen,” kata Panus, seorang petani di Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Senin (22/8). Dia mengatakan harga beras sekarang ini berkisar 9.000 rupiah/kg, naik dibandingkan sebelumnya 8.500 rupiah/kg.

Dia mengaku banyak petani di wilayah itu yang mengalami gagal panen akibat hama. Di Provinsi Sumatera Utara, seluas 719 hektare pertanaman padi di Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat mengalami kekeringan diakibatkan musim kemarau berkepanjangan.

Sebelumnya, Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati menilai inflasi pangan saat ini masih tinggi karena barada di atas satu persen.

“Inflasi konkret yang bisa mempengaruhi masyarakat adalah pangan,” ujar Enny di Jakarta awal pekan ini. Menurut dia, akan sulit menaikkan konsumsi rumah tangga jika kondisi harga pangan masih tinggi seperti saat ini.

Dia memperkirakan tren inflasi pada Agustus 2016 tidak akan berubah jika kecukupan pangan dan tata niaganya belum terpenuhi dengan baik. mad/Ant/E-10

Sektor Perdagangan Kurang Menggembirakan

Senin 29/8/2016 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font

Hingga akhir tahun pun kemungkinan pertumbuhan saham sektor perdagangan idak terlalu jauh berbeda dengan posisi sekarang.

JAKARTA – Pertumbuhan indeks sektoral untuk sektor perdagangan, jasa, dan investasi (trade, service, and investment) secara year to date (ytd) masih kurang menggembirakan karena … Selengkapnya

Pelabuhan Modern NPCT Segera Dioperasikan

Senin 29/8/2016 | 06:20
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Pelabuhan Kalibaru atau New Priok Container Terminal One (NPCT1) yang berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta, bakal segera diresmikan pada September 2016 mendatang. Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II, Elvyn G Masassya, mengatakan Presiden Joko Widodo diagendakan untuk … Selengkapnya

Bank Harus Perluas Akses ke Ekonomi Kerakyatan

Senin 29/8/2016 | 06:20
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) mengharapkan sektor perbankan berkontribusi lebih maksimal dengan membuat aturan yang membuka akses lebih luas ke berbagai lapisan masyarakat guna menggerakkan perekonomian nasional khususnya ekonomi kerakyatan.

Sebab itu, otoritas perlu menyusun model … Selengkapnya

rona

Jajanan Manis dari Sumatera

Senin 29/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Bermacam-macam jajanan tradisional serba manis dan enak bisa dijumpai di berbagai pasar dan toko kue. Jajanan tradisional tersebut tetap hadir dengan bentuk dan rasa aslinya hingga turun temurun.

Uniknya jajanan manis tradisional tersebut ada yang memiliki nama sebuah daerah, tapi ternyata kue tersebut bukan berasal dari nama yang dipakai. Banyak orang yang salah duga tentang asal kue-kue tersebut. Berikut beberapa jajanan yang memiliki nama yang berbeda dengan aslinya.

Lapek Bugis Ketan Hitam

Dari namanya saja sudah bisa ditebak berasal dari daerah Bugis. Ternyata salah, kue ini berasal dari Padang, Sumatera Barat. Daerah yang terkenal sebagai gudangnya makanan lezat ini, memiliki ribuan makanan camilan yang sangat populer seperti Keripik Sanjay, Bubur Kampiun, Ipang Kacang dan Lapek Bugis Ketan Hitam.

Lapek Bugis adalah sejenis kue basah yang dibuat dari tepung ketan hitam, santan, tepung ketan putih dan gula. Nama Bugis sendiri setelah ditelusuri, bahkan bertanya pada orang Bugis yang suka membuat kue, mereka mengatakan kue tersebut bukan berasal dari daerahnya. Nama bugis mungkin muncul karena sebutan bagi kue yang kenyal. 

Kue ini memiliki isian yang disebut dengan enten yang terbuat dari kelapa muda parut, vanili, gula putih dan sedikit garam. Bagian luar kue ini memang kenyal dan memunculkan sensasi ‘melawan’ saat dikunyah. 

Di Jawa, kue ini dikenal dengan sebutan Kue Mendut yang dibungkus dengan daun pisang muda. Sedangkan di Padang, kue ini juga menggunakan daun pisang muda yang dibuat pincuk, kemudian dilipat menyerupai piramida, lalu diberi santan kental.

Buat masyarakat Minang, kue ini merupakan jajanan umum yang banyak dijumpai di pasar-pasar, toko kue atau warung. Secangkir kopi atau teh panas menjadi pelengkap yang pas saat menyantap kue ini.

 Bika Ambon

 Begitu mendengar namanya segera terlintas kalau kue ini berasal dari Ambon atau Maluku. Ternyata kue manis ini bukan berasal dari Ambon tapi dari Medan, Sumatera Utara.

Kue yang dibuat dari telur, gula dan santan ini memiliki perjalanan sejarah sendiri. Menurut M Muhar Omtatok, seorang sejarawan dan budayawan, Kue Bika Ambon diilhami dari kue khas Melayu yaitu kue Bika. Kemudian pembuatannya dikembangkan dengan menggunakan bahan pengembang berupa nira, hingga membuat bagian dalam kuenya berongga-rongga. 

Lalu mendapat sebutan Bika Ambon, karena pertama kali dijual dan populer hingga sekarang di simpang Jalan Ambon-Sei Kera Medan.

Screen Shot 2016-08-28 at 10.22.17 PM

Kue manis ini menjadi sangat terkenal untuk disantap sendiri atau dijadikan oleh-oleh. Bahkan oleh masyarakat Medan, kue ini menjadi pertanda akan dianggap tidak sah kalau ke Medan tidak membeli Bika Ambon.

Bila dulunya para pembuat jajanan tradisional menggunakan bahan-bahan makanan yang belum terjaga dan teruji dari segi higienisnya, maka seiring berkembangnya zaman, para pembuat jajanan tersebut juga menggunakan bahan-bahan yang modern dan terjamin kebersihan serta kualitasnya.

Saat ini para pembuat jajanan tersebut memilih GULAKU untuk bahan pemanis makanannya. Mereka memilih GULAKU karena terbuat dari tebu asli dan diproduksi dengan menggunakan mesin modern yang terhindar dari sentuhan langsung tangan manusia, sehingga terjaga dari segi kebersihan dan kualitasnya. ars

Nasi Goreng Ikan Asin

Senin 29/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Pada Jumat (26/8) Onyx Restaurant yang berlokasi di Hotel Best Western Plus Kemayoran Jakarta menampilkan menu andalan baru yaitu Nasi Goreng Ikan Asin.

Memang kesannya hanya sekadar nasi goreng. Namun dengan sentuhan Executive Chef yang meracik bumbu tradisional, seperti potongan … Selengkapnya

“One Stop Edutainment” bagi Perempuan Indonesia

Senin 29/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Citra Kartini Indonesia (CIRI) pada 15-18 September mendatang akan menggelar Indonesia Women Expo (I-WE) 2016, di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta. Event yang mengusung tema One Stop Edutainment ini menyuguhkan sejumlah kegiatan, di antaranya talkshow mengenai fashion, kuliner, juga peragaan … Selengkapnya

Sheila Majid Pukau Penggemar di Bandung

Senin 29/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Konser penyanyi asal Malaysia, Sheila Majid yang bertajuk “Precious Moment with Sheila Majid” di Grand Ballroom Intercontinental Dago Pakar Bandung, Sabtu (27/8) malam, berhasil memukau sekitar seribu penonton yang hadir.

Sekitar pukul 21.00 WIB, Sheila Majid yang mengenakan gaun berwarna … Selengkapnya

megapolitan

Jakarta Diguyur Hujan Lebat Hingga Maret 2017

Senin 29/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menegaskan, wilayah ibukota DKI Jakarta akan diguyur hujan lebat hingga Maret 2017. Hal ini terjadi karena ada fenomena badai La Nina yang memberi pengaruh terhadap meningkatnya curah hujan di Jakarta.

“Pada saat musim hujan nanti diperkirakan curah hujan meningkat lebih besar sehingga potensi banjir di Jakarta akan meningkat. Hujan lebat diprediksi berlangsung November 2016 hingga Maret 2017 nanti di wilayah Jakarta,” kata di Jakarta, Minggu (28/8)

Untuk itu, dia menghimbau masyarakat Jakarta agar selalu waspada dalam menghadapi banjir. Seperti yang terjadi pada Sabtu (27/8), hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta menyebabkan banjir di sejumlah tempat.

“Banjir terkonsentrasi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur karena hujan berintensitas tinggi turun di wilayah ini. Selain hujan yang deras, banjir juga disebabkan saluran drainase tidak mampu menampung dan mengalirkan aliran permukaan dari hujan,” katanya.

Hujan berintensitas tinggi itu, ungkapnya seringkali menimbulkan banjir dan genangan di wilayah Jakarta. Berdasarkan data sementara yang dihimpun BPBD DKI Jakarta terdapat 39 RW di 15 kelurahan 8 kecamatan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur terendam banjir.  

“Sebanyak 10.538 KK atau 31.622 jiwa terdampak langsung oleh banjir. Tidak ada pengungsian akibat banjir,” ucap Sutopo.

Banjir di Jakarta Selatan meliputi Kecamatan Kebayoran Baru, Cilandak, Cipete Selatan, Pasar Minggu, Mampang Prapatan, dan Pesanggrahan. Sedangkan di Jakarta Timur banjir di Kecamatan Pasar Rebo, Ciracas, dan Kramat Jati.

“Daerah yang paling parah terendam banjir adalah di Kelurahan Petogogan Kecamatan Kebayoran Baru yang terendam banjir setinggi 90-100 centimeter. Sekitar 39 RT di 3 RW di daerah Kelurahan Petogogan Kecamatan Kebayoran Banru yang terendam banjir. Banyak rumah dan kendaraan yang terjebak oleh banjir,” tegasnya.

Di Kecamatan Cilandak banjir setinggi 40 – 100 centimeter merendam  tiga  kelurahan meliputi 54 RT di Kelurahan Pondok Labu, Cipete Selatan, dan Gandaria Selatan. Tinggi banjir di Kelurahan Gandaria Selatan mencampai 70 – 100 centimeter.

“Kendaraan yang nekat melintas jalan akhirnya mogok di jalan. Begitu juga dengan banjir di Kecamatan Pasar Minggu yang meliputi Kelurahan Jatipadang dan Ragunan,” imbuhnya

Dia mengatakan, dampak banjir tersebut selain menimbulkan ribuan rumah dan banyak kendaraan terendam banjir,  juga menimbulkan kemacetan di berbagai ruas jalan.  Pin/p-5

DKI Ingin Digitalisasi Karya Sastra HB Jassin

Senin 29/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ingin melakukan digitalisasi untuk karya sastra HB Jassin. Namun tawaran tersebut belum disetujui oleh pihak Yayasan Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin.

Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DKI Jakarta, Tinia Budiati … Selengkapnya

“Nyabu” Lagi, Pedangdut Imam S Arifin Ditangkap

Senin 29/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Polres Jakarta Barat menduga penyanyi dangdut Imam S Arifin bukan hanya pemakai, tetapi seorang pengedar narkoba. Polisi terus mendalami dugaan ini dengan memeriksa sejumlah saksi.

 JAKARTA – Pedangdut Imam S Arifin harus kembali masuk ke ‘Hotel Prodeo’ dengan kasus narkoba. … Selengkapnya

Tata Ruang Amburadul

Senin 29/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Banjir di Jakarta seperti Kemang dan Mampang merupakan bukti kegagalan Pemprov DKI menangani banjir. Tidak ada lagi alasan seperti akibat alam, hujan yang lebat.

 JAKARTA – Banjir bandang di kawasan pemukiman mewah, Kemang Jakarta Selatan, disebabkan karena amburadulnya sistem tata … Selengkapnya

olahraga

Rosberg Hentikan Dominasi Hamilton

Senin 29/8/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

STAVELOT – Pebalap Mercedes, Nico Rosberg tampil sebagai pemenang di Grand Prix (GP) Belgia. Kemenangan ini menghentikan laju rekan satu timnya, Lewis Hamilton yang berambisi meraih kemenangan kelima beruntunnya.

Rosberg berhasil meraih podium pertama usai mencatatkan waktu satu jam 44 menit 51.005 detik di Sirkuit Spa-Francorchamps, Minggu (28/8). Posisi kedua dihuni pebalap Red Bull, Daniel Ricciardo dengan selisih waktu 14,1 detik serta Hamilton yang mengamankan podium ketiga dengan selisih 27,6 detik dari Rosberg, kendati memulai balapan dari posisi paling belakang.

Posisi keempat ditempati Nico Hulkenberg dari Force India dan Sergio Perez yang mengamankan lima besar pebalap tercepat di seri ke-13 balapan Formula 1 di mana Rosberg memimpin sejak awal balapan.

“Ini adalah akhir pekan yang hebat dan saya sangat senang dengan hasilnya. Saya paham, beberapa dari Anda kecewa karena Verstappen gagal. Tapi dia masih muda dan akan datang waktu (kemenangan) untuknya. Saya sangat senang karena ini adalah kemenangan di trek yang legendaris,” kata Rosberg usai lomba.

Selama balapan terjadi banyak insiden yang membuat balapan semakin panas dan cukup mengganggu. Insiden terparah dialami pebalap Renault, Kavin Magnussen yang membuat bendera merah tanda diberhentikannya balapan terpaksa harus dikibarkan.

Beruntung, Rosberg tak terganggu meski sedikit khawatir itu akan berpengaruh pada penampilannya.

Di awal, pebalap Toro Rosso Carlos Sainz Jr bannya meletus dan membuatnya menjadi pebalap pertama yang dipastikan gagal finis. Kemudian, berlanjut ke Magnussen yang menabrak diding pembatas dan membuat mobilya hancur. Beruntung, kondisinya tidak bermasalah meski tidak bisa melanjutkan balapan hingga lap ke-44.

Buat Rosberg, ini jadi kemenangan pertamanya sejak terakhir kali menang di Azerbaijan di seri kedelapan. Pebalap asal Jerman itu terusmenerus berada di belakang Hamilton yang menyalipnya untuk menempati peringkat satu klasemen. Secara keseluruhan, kemenangan di Belgia ini menjadi kemenangan keenam yang didapatnya. Sebelumnya, dia juga menang di Australia, Bahrain, Tiongkok, Rusia, dan Azerbaijan.

Kendati menang di Belgia, Rosberg masih belum bisa menyalip rekannya, Hamilton, di klasemen kejuaraan dunia pebalap musim ini. Hamilton masih memimpin dengan raihan 232 poin atau selisih sembilan poin dari Rosberg. Posisi ketiga ditempati Ricciardo dengan 151 poin.

Zetterwall Menangi Ciputra Golfpreneur 2016

Senin 29/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

TANGERANG – Pegolf asal Swedia, Oscar Zetterwall menikmati kemenangan usai menaklukkan pegolf asal Amerika Serikat (AS), Johannes Veerman melalui play off di Ciputra Golfpreneur Tournament presented by Panasonic, Sabtu (27/8). Buat Zetterwall, ini jadi kemenangan Asian Development Tour (ADT) nya … Selengkapnya

Inasgoc Sosialisasikan Asian Games 2018 di JFC

Senin 29/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JEMBER – Panitia pelaksana Asian Games “Indonesia Asian Games Committee” (Inasgoc) menyosialisasikan Asian Games 2018 pada kegiatan parade busana internasional “Jember Fashion Carnival” (JFC) yang digelar di alun-alun Kabupten Jember, Jawa Timur.

“Pentas internasional JFC bertema kebangkitan (Revival) sejalan dengan … Selengkapnya

Haornas Jadi Momen Kebangkitan Olah Raga RI

Senin 29/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Hari Olah Raga Nasional 9 September nanti diharapkan menjadi momentum bagi kebangkitan olah raga Indonesia.

JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olah raga (Kemenpora) mendoro Hari Olah raga Nasional (Haornas) yang jatuh pada 9 September mendatang menjadi momen kebangkitan olah raga … Selengkapnya

kupas

Penanganan Karhutla Bukan Karena Desakan Negara Lain

Senin 29/8/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Saat ini Indonesia tengah memasuki musim krusial kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Meski jumlah hotspot atau titik api secara nasional berkurang hingga 70-90 persen, namun kewaspadaan terus ditingkatkan seiring dengan mulai masuknya musim kering.

Dari laporan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). asap cukup pekat saat ini menghampiri warga Duri, Dumai dan beberapa daerah di Riau. Sementara di Pekanbaru, pagi tadi asap kembali terlihat meski Indeks Standar Pencemaran Udara atau ISPU terpantau masih dalam status baik.

Untuk mengupas masalah ini, Koran Jakarta mewawancarai Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar seputar kabut asap dan kebakaran hutan, berikut petikannya.

Bagaimana sikap Anda melihat kabut asap pekat di Dumai dan beberapa daerah di Riau?

Segenap hati dan perhatian saya tertuju pada rakyat di daerah yang saat ini merasakan dampak Karhutla. Saya dapat memahami, rakyat di daerah yang rawan Karhutla, sudah jenuh dengan asap dan asap lagi. Namun saya pastikan dan tegaskan, bahwa negara tidak tinggal diam dan pemerintah bekerja tiada henti, dengan segala kekuatan yang ada untuk menangani Karhutla. Kita tidak ingin bencana ekologis yang membuat daerah tertutup asap selama berbulan-bulan seperti tahun lalu, kembali terulang.

Bagaimana kondisi paling akhir?

Kondisi sekarang ini merupakan waktu kritis dan kita bersyukur masih bisa menekan sebaran titik api. Asap yang muncul juga bersifat fluktuatif dan bisa berubah sewaktu-waktu bergantung faktor alam seperti arah angin.

Seiring juga dengan berbagai usaha serta kerja keras tim terpadu. Termasuk penegakan hukum bagi pelaku yang sengaja membakar lahan. Karena dari pantauan satelit terlihat, ada lahan-lahan yang sengaja dibakar dan meluas hingga membawa dampak asap.

Singapura menyampaikan keluhan soal asap Riau yang menyelimuti Singapura, tanggapan Anda?

Kita tetap menghormati keluhan yang disampaikan negara tetangga, tapi kita tidak bekerja menangani Karhutla karena desakan negara lain. Indonesia menganut prinsip ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan perdamaian. Tidak atas desakandesakan. Semua pihak luar hendaknya menahan berkomentar yang tidak perlu dengan tetap melihat upaya-upaya yang telah dilakukan secara sistematis dan serius oleh pemerintah Indonesia. Terlihat dari menurunnya titik api dan luasan sebaran asap, bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun-tahun sebelumnya.

Bagaimana mengatasi kabut asap dan titik api?

Upaya pemadaman tim terpadu hanyalah satu ikhtiar dari banyak instrumen yang pemerintah punya. Saat ini KLHK telah melakukan moratorium sementara izin pengelolaan hutan, lahan sawit dan pengelolaan lahan gambut. Ini salah satu langkah untuk mengevaluasi sekaligus. Kepala BNPB dan Kepala BRG telah berada di Riau. Upaya pemadaman dimaksimalkan dengan rencana penambahan dua helikopter lagi serta pe nambahan peralatan dan dukungan dari personil TNI/Polri.

Apakah Anda yakin kabut asap dan Karhutla dapat diatasi?

Saya yakin sepenuh hati, dengan kebersamaan dan keseriusan semua pihak mengambil tanggungjawabnya, serta penuh kejujuran untuk melihat kondisi yang ada, maka masalah ekologis yang sudah menahun ini pasti bisa diatasi.

Dalam Karhutla, ada juga unsur kesengajaan, bagaimana menindak mereka?

Dalam upaya penegakan hukum Karhutla, KLHK melakukan pendekatan multidoors. Ada sanksi administratif dan gugatan perdata. Saat ini ada sekitar 30 perusahaan dikenakan sanksi administratif. Selain dalam bentuk teguran keras, izin-izin perusahaan yang terbukti bersalah, juga akan dicabut sementara sampai pada pencabutan izin secara permanen. Selain itu hampir 10 perusahaan sedang berlangsung proses tuntutan perdata, yang dilakukan secara bertahap untuk memenuhi rasa keadilan di masyarakat. Sedangkan tuntutan pidana menyesuaikan dengan penanganan oleh Polri.

Amendemen Bisa Direalisasi 2017

Kamis 25/8/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

Wacana amendemen Undang-Undang Dasar 1945 terus bergulir. Adalah Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang getol menyuarakan itu. Konstitusi perlu diamendemen. Terlebih setelah bergulirnya wacana tentang perlunya Garisgaris Besar Haluan Negara atau GBHN.

Seperti gayung bersambut, dukungan terhadap amendemen datang pula dari … Selengkapnya

Warga Negara Asing Terlibat Dalam Pembuatan Paspor Ilegal

Sabtu 27/8/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

Mabes Polri sudah bertekad untuk menjadikan kasus ditangkapnya 177 jemaah haji asal Indonesia oleh otoritas Filipina sebagai pintu masuk untuk menyelidiki kasus-kasus serupa yang menimpa jemaah haji asal Indonesia di negara lain.

Dalam kasus 177 calon jemaah haji di Filipina … Selengkapnya

Jangan Sampai Setiap 5 Tahun Undang-undang Diganti

Jumat 26/8/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

Pemerintah mengaku sudah menyelesaikan draf RUU Penyelenggaraan Pemilu. UndangUndang ini diproyeksikan jadi regulasi yang akan menggabungkan tiga UU terkait pemilu, yakni UU Pemilu ­Legislatif, UU Pemilihan Presiden dan UU Penyelenggara Pemilu.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai hal itu, wartawan Koran … Selengkapnya

berita lain

Lebih Dinamis, Agen Properti Kian Ekspansif

Senin 29/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Agen properti PROMEX Real Estate mendapat kepercayaan dari pengembangpengembang terkemuka seperti Agung Podomoro Land, Ciputra Group, Modernland, Sentul City, Mugie Bali Indah, Pikko Group, dan lain-lain untuk memasarkan proyek-proyek yang sedang dibangun dan dikembangkan.

Menurut Sulihin Widjaja, Chief Executive Officer … Selengkapnya

Speaker “Bluetooth” Beragam Fungsi

Kamis 25/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Salah satu aksesori yang dibutuhkan dalam mendengarkan musik dari ponsel adalah speaker. Speaker dengan koneksi bluetooth dengan bermacam fungsi dan model bakal hadir di pasaran sebentar lagi.

LG akan segera memamerkan empat produk speaker dengan koneksi bluetooth pada ajang IFA … Selengkapnya

Teknologi Mesin Kian Inovatif

Rabu 24/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Para produsen otomotif terus menyempurnakan mesin bakar (combustion engine). Pasar sudah dijejali teknologi hibrida, mesin listrik, dan fuel cell. Pabrikan terus berusaha membuat mesin bakar tampil lebih ekonomis, ramah lingkungan, dan tetap bertenaga.

Mazda dan BMW merupakan salah satu pabrikan … Selengkapnya