Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image

Koran Jakarta | May 7 2016

Scroll to top

Top

follow us

Nasional

DPR Didesak Tuntaskan RUU Kekerasan Seksual

Sabtu 7/5/2016 | 02:02
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA.- Rancangan Undang- undang (RUU) tentang Penghapusan Kekerasan Seksual mendesak segera diproses menjadi UU.

Kasus tewasnya pelajar SMP, Y (14 tahun) di Bengkulu menjadi momentum agar pelaku kekerasan seksual bisa juga dikenai ancaman hukuman seperti kasus narkoba.

“Saya berharap DPR sebagai pengusul RUU Penghapusan Kekerasan Seksual ini bisa bekerja cepat. Karena RUU ini masih belum termasuk dalam prioritas pembahasan tahun 2016, hanya masuk dalam longlist 2015-2019,” kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, di Jakarta, kemarin.

Selain itu, kata Yohana, harus ada pasal yang mengatur tentang ancaman hukuman seumur hidup atau bahkan hukuman mati bagi pelaku kekerasan seksual yang menyebabkan korbannya meninggal dunia.

Banyaknya kasus kekerasan seksual dengan ancaman hukuman yang ada sampai saat ini belum mampu menghilangkan bahkan menurunkan kasus kekerasan seksual.

Jika dari kasus kekerasan seksual sebelumnya muncul wacana hukuman kebiri, draft Perpu perubahan UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sudah final dan akan ditindaklanjuti Kemenko PMK.

“Kita dapat berkaca dari kasus narkoba, di mana pelaku dapat dikenai hukuman seumur hidup atau hukuman mati,” jelasnya.

Yohana mengatakan, korban kekerasan seksual juga mengalami dampak yang sangat berat dalam hidupnya, yaitu menderita trauma seumur hidup atau bahkan kehilangan nyawa seperti kasus Y ini.

Kasus Y hanya satu dari sekian kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia. Kekerasan seksual hingga saat ini belum termasuk ke dalam kejahatan berat dan Indonesia belum mempunyai hukum yang spesifik dapat mencegah dan menindak kekerasan seksual.

Sebagian besar pelaku kekerasan seksual terhadap Y berusia di bawah 20 tahun, 7 orang di bawah 17 tahun dan 7 orang lainnya usia dewasa.

Berkaca dari UU, anak berhadapan dengan hukum dilindungi dengan adanya UU Nomer 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ada pula UU 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).

Menurut Yohana, kasus kekerasan anak makin banyak karena ada beberapa faktor, di antaranya peraturan perundangan yang melindungi perempuan dan anak masih ada kelemahan. “Ini disebabkan sanksi hukum yang belum tegas sehingga perlu direvisi,” tegasnya.

Kian maraknya kekerasan seksual salah satunya yang menimpa remaja putri di Bengkulu belum lama ini, membuat Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasan prihatin.

Menurutnya, hal itu tidak lagi mencerminkan masyarakat Pancasila yang selama ini menjadi nilai-nilai dasar bangsa Indonesia.

Untuk itu Zulkifli berharap pembahasan RUU tentang Kekerasan Seksual perlu dipercepat. Menurutnya kasus tersebut sudah dalam taraf membahayakan.

“Diharapkan DPR untuk mempercepat pembahasan Undang- undang tentang kekerasan seksul, di mana sekarang sudah membahayakan,” kata Zulkifli di Cirebon, Jumat, (6/5) saat Safari Kebangsaan Merajut Kebhinnekaan.

Menurutnya hukuman berat untuk para pelaku kekerasan seksual sangat wajar dan untuk itu diharapkan segera DPR untuk memutuskan RUU tersebut.

Menanggapi banyaknya masyarakat yang meminta untuk diberlakukannya hukuman kebiri untuk para pelaku, ia meminta hal tersebut dipertimbangkan lagi. cit/dan/E-3

Gubernur Banten Gandeng KPK dan ICW

Sabtu 7/5/2016 | 02:02
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta. – Gubernur Banten, Rano Karno semakin serius dalam memberantas korupsi di Provinsi Banten.

Untuk merealisasikan pernyataannya, Rano Karno telah menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Indonesian Corruption Watch (ICW), dan Organisasi Kemasyarakatan guna merumuskan berbagai program pemerintah agar terhindar dari … Selengkapnya

Satgas Mafia Peradilan Perlu Dibentuk

Sabtu 7/5/2016 | 02:02
A   A   A   Pengaturan Font

Untuk mengatasi maraknya korupsi yang melibatkan aparat penegak hukum, KPK mengusulkan perlunya dibentuk Satgas mafia peradilan.

JAKARTA. – Semakin lemahnya sistem pengadilan di Indonesia membuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan agar di bentuknya Satgas Mafia Peradilan.

Praktik mafia peradilan dalam … Selengkapnya

Tiga Negara Sepakat Patroli Bersama

Sabtu 7/5/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

Yogyakarta – Pemerintah Indonesia, Filipina dan Malaysia sepakat untuk melaksanakan patroli bersama di wilayah perairan masing-masing untuk mencegah terjadinya aksi pembajakan. Selain itu, ketiga negara juga sepakat untuk meningkatkan koordinasi pemberian bantuan cepat bagi warga dan kapal yang berada dalam … Selengkapnya

mondial

Mochammad Luthfie Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Nicolas

Sabtu 7/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 VENEZUELA – Mochammad Luthfie Witto´eng telah menyerahkan Surat-surat Kepercayaan (Letter of Credence) sebagai Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia (RI) untuk Venezuela dan Letter of Recall pendahulunya kepada Presiden Republik Bolivarian Venezuela, H.E. Nicolas Maduro, di Istana Presiden Venezuela, Rabu (4/5).

Pada kesempatan itu, Luthfie menyampaikan: salam hangat dari Presiden RI Joko Widodo dan rakyat Indonesia kepada Nicolas Maduro dan rakyat Venezuela. Suatu kehormatan bagi saya dapat menyerahkan surat Kepercayaan dalam waktu 10 hari setelah ketibaan saya di Venezuela, kekaguman terhadap mendiang Hugo Chavez, harapan kerjacsama erat kedua negara serta komitmen meningkatkan hubungan bilateral di berbagai bidang, menjadi fokus tugas saya, tegas Luthfie Witto´eng.

Pada hari yang sama, terdapat empat Duta Besar Negara lainnya yang menyerahkan Surat Kepercayaan, yaitu Jerman, Guyana Inggris, Mesir dan Meksiko. Pada pukul 20.15 waktu setempat Dubes RI menuju Istana Presiden Miraflores dengan pengawalan. Setibanya di Istana Presiden Venezuela di Miraflores disambut oleh Menteri Kantor Presiden, Brigjen Jesus Rafael Salazar dan Kepala Protokol Kemlu H.E. Felix Plasencia. Dubes RI dan rombongan mendengarkan lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dimainkan oleh pasukan kehormatan. 

Dubes RI menyampaikan Surat-surat Kepercayaan kepada Presiden Nicolas Maduro itu disaksikan oleh istri Ibu Diana Kusuma Dewi Luthfie, PF Politik M. Siradj Parwito dan PF Protokol-Konsuler Fauziah Rahmah Muin KBRI Caracas. Turut menyaksikan, Brigjen Jesus Rafael Salazar, Wamenlu Venezuela Xoan Noya Alarcon, dan Wamenlu Kerjasama Internasional. 

Dalam pidato penyambutannya, Nicolas Maduro menjelaskan soal keinginan negaranya untuk menjalin kerja sama yang reta kedua negara.

Kami mengharapkan kerjasama erat kedua negara dapat ditingkatkan dan saling memberikan dukungan untuk meningkatkan eksistensi (visibility) kedua Negara, tegas Nicolas Maduro.

Nicolas Maduro juga menjelaskan pada September mendatang, Venezuela kan menjadi tuan rumah untuk Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non Blok ( KTT GNB). Karena itu, Venezuela berharap Indonesia dapat berpartisipasi dalam rangka memperkuat hubungan bilateral pada event tersebut.

Venezuela juga sangat terbuka untuk meningkatkan kerja sama pembangunan, terutama di bidang teknologi. Demikian juga kerja sama yang erat di bidang politik dan kerjasama lainnya di berbagai bidang, tegas Nicolas Maduro.

Nicolas Maduro menjelaskan Venezuela saat ini sedang dalam proses mengbah sejarah guna mewujudkan cita-cita Bolivar. Proses tersebut bukan hal mudah. namun pemerintah yakin dapat mengatasi berbagai hambatan, tegas Nicolas Maduro. RO/ril/P-4

Timor Leste Belum Sempurna

Sabtu 7/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Tidak mudah bagi sebuah negara baru yang merdeka di era modern saat ini, apalagi dukungan sumber daya manusia dan alam yang masih minim. Namun, Timor Leste tetap optimistis mencapai kemajuan.

 Jakarta– Tantangan yang dihadapi Timor Leste saat ini tidak jauh … Selengkapnya

Hilversum, Kota Media di Tengah Kepungan Pohon-Pohon Raksasa

Sabtu 7/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Menjelang senja pada akhir pekan, kota Hilversum sudah lengang. Tidak banyak dijumpai orang di jalan-jalan kota itu yang besar. Gedung-gedung perkantoran sudah sepi, hanya udara musim semi yang semakin dingin menggigit. Itulah pemandangan Hilversum pada Jumat (22/5) pukul 19.00.

Dalam … Selengkapnya

Tiga WNI Tewas dalam Kecelakaan di AS

Sabtu 7/5/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

MISSISSIPPI – Lima Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi korban kecelakaan tabarakan beruntun di Hancock County, Mississippi, Amerika Serikat. Tiga orang tewas dan dua orang lainnya luka parah serta harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Tiga korban yang tewas itu … Selengkapnya

ekonomi

Menguat Dipenuhi Aksi Jual

Sabtu 7/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia selama sepekan cenderung menguat namun dipenuhi aksi jual oleh investor asing. 

Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, mengatakan belum adanya sentimen positif membuat laju IHSG pada awal perdagangan pekan ini (2/5) masih dalam zona pelemahannya. Apalagi laju bursa saham Asia seharian cenderung berada di zona merah setelah merespons laju indeks harga di bursa saham AS yang berakhir melemah di akhir pekan kemarin setelah saham-saham ritel terimbas negatif oleh data pengeluaran konsumen yang lemah sehingga menyeret saham-saham AS lebih rendah. Asing tercatat kembali melakukan aksi jual sebesar 503,8 miliar rupiah. 

“Tidak hanya itu, melemahnya data manufaktur Asia juga turut menambah sentimen negatif. Adanya rilis deflasi tidak banyak memberikan sentimen yang cukup positif pada laju IHSG,” ungkapnya. 

Pada perdagangan awal pekan, Senin (2/5), IHSG ditutup melemah turun 0,63 persen atau 30,26 poin ke level 4.808. Namun pada perdagangan hari kedua, Selasa (3/5), IHSG ditutup menguat naik 0,08 persen atau 3,94 poin ke level 4.812. Asing tercatat kembali melakukan aksi jual (dari net sell 503,8 miliar rupiah menjadi net sell 641,6 miliar rupiah). Menutup perdagangan terakhir sebelum libur panjang, Rabu (4/5), IHSG naik 10,331 poin (0,21 peren) ke level 4.822,595. yni/AR-2 

Garuda Siapkan Pesawat Berbadan Lebar

Sabtu 7/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Maskapai penerbangan nasional, Garuda Indonesia, menyiapkan sejumlah pesawat berbadan besar (wide body) untuk sejumlah rute dengan trafik penumpang yang tinggi. Langkah ini sebagai upaya mengantisipasi terjadinya peningkatkan trafik penumpang pada periode liburan panjang akhir pekan ini. 

VP Corporate … Selengkapnya

Selalu Positif Melihat Banyak Hal

Sabtu 7/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Jika sesuatu pekerjaan dibawa susah ya pasti susah. Tapi kalau pekerjaan itu dibawa optimis maka semua kesulitan yang ada itu bisa terjawab dengan baik. 

 Terjun ke dalam perusahaan di bawah bendera Grup Astra Internasional selama 33 tahun menjadikan dirinya selalu … Selengkapnya

Terpengaruh Data Pelambatan Ekonomi Triwulan I-2016

Sabtu 7/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (4/5) sore, melemah menjadi 13.246 rupiah dari posisi penutupan perdagangan sehari sebelumnya sebesar 13.162 rupiah per dollar AS. Depresiasi terjadi setelah Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan data pelambatan laju pertumbuhan ekonomi … Selengkapnya

rona

Tessa Kaunang Tampil Cantik dengan Sulam Alis

Sabtu 7/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Ingin menjaga penampilan agar tetap cantik di usianya kini, Tessa Kaunang rutin melakukan perawatan kecantikan. Sulam alis menjadi salah satu usahanya untuk membuatnya terlihat menarik di depan publik.

“Sulam alis ya karena mau bikin saya lebih cantik. Jadi saya ikutin sih. Buat tubuh sih paling rambut yang paling rajin, ke salon tiga hari sekali udah pasti. Kalau yang lainnya, kayak creambath, luluran, bisa sebulan sekali. Tapi nggak prioritas juga sih,” kata Tessa, belum lama ini, di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Meski begitu, aktris dan presenter ini mengaku harus dibarengi dengan olah raga dan juga menjaga pola makan yang sehat. “Sejauh ini masih biasa aja sih, nggak yang milih-milih banget. Kebetulan saya juga dari dulu nggak terlalu pilih makanan. Nasi masih makan tapi memang nggak banyak. Dialihin ke olahraga, Olah raganya harus rajin,” ujar Tessa.

Bagi Tessa, kecantikan dan kebugaran penting bagi setiap wanita. Apalagi semenjak ia berstatus janda. Kini memang Tessa belum terlihat memiliki calon pasangan hidup. Namun ia masih punya keinginan untuk kembali membangun rumah tangga lagi ke depannya. “Ada keinginan, tapi nggak dalam waktu dekat ini. Saya masih menikmati kesendirian saya. Saya pisah kan belum lama menurut saya, jadi nggak mau buru-buru,” tutur Tessa.

Mantan istri Shandy Tumiwa ini tak mau menutup diri untuk lelaki lain. “Ada yang dekat, tapi bukan calon. Arti dekat itu mengenal sosoknya juga kan. Anak juga masih kecil, nggak terlalu nanya gimana-gimana,” sebutnya.

Tessa mengatakan ia tak menutup kemungkinan punya pasangan hidup yang bukan dari kalangan artis. Tessa kini hanya ingin fokus dengan pekerjaan dan mengurus anaknya terlebih dulu.

Disinggung soal kriteria pendamping yang diinginkannya, putri penyanyi Arthur Kaunang ini ingin pasangan hidup yang seiman dan bertanggung jawab. “Seiman dan bertanggungjawab pastinya. Sayang keluarga, sama anak-anak saya, berpikiran dewasa, dan berpenghasilan tetap,” pungkas Tessa.  yzd/S-2

 

Penyadaran Publik akan Pentingnya Imunisasi

Sabtu 7/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Pekan Imunisasi Dunia 2016 yang berlangsung pada 24-30 April 2016 kembali mengingatkan akan pentingnya Imunisasi sebagai cara mencegah penyakit tertentu menjadi berat sehingga anak terhindar dari kecacatan dan kematian.

Ada beberapa Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) di antaranya … Selengkapnya

Sheza Idris Isi Waktu Luang dengan Jualan Batik

Sabtu 7/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Setiap orang punya banyak cara untuk mengisi waktu luang. Begitu pula dengan Sheza Idris. Aktris, model, dan penyanyi ini memilih untuk berbisnis di bidang fashion. Sheza mengaku tertarik dengan jualan batik lewat cara online di sela kesibukannya syuting.

“Kesibukan aku … Selengkapnya

Ketika Candaan Berbuah Hujatan

Sabtu 7/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tersentak ketika pedangdut Zaskia Gotik melakukan tindakan pelecehan terhadap lambang negara dalam acara reality show di sebuah stasiun televisi swasta. Kasus pun lantas bergulir, kendati berakhir dengan damai.

 Belakangan, tak sedikit tayangan televisi yang ditegur KPI, … Selengkapnya

megapolitan

Liburan Sambil Belajar Fauna dan Flora di Ragunan

Sabtu 7/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Tak sedikit masyarakat Kota Jakarta memutuskan liburan panjang di dalam kota. Destinasi wisata dalam kota yang sering kali menjadi pilihan warga Jakarta ialah Taman Margasatwa.

Salah satu Taman Margasatwa di Jakarta yang tak pernah sepi dari pengunjung adalah Kebun Binatang Ragunan (KBR). KBR yang terletak di daerah Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan ini sangat mudah dijangakau dari segala penjuru kota Jakarta dan sekitarnya. Dari segi transportasi, selain menggunakan kendaraan pribadi masyarakat juga bisa menggunakan angkutan umum seperti Transjakarta dan juga kereta api.

Selain akses transportasi yang sangat mudah, Kebun Binatang Ragunan ini dapat menjadi alternatif pilihan liburan hemat bersama keluarga karena dari segi tiket juga sangat terjangkau untuk semua kalangan. Untuk tiket masuk Kebun Binatang Ragunan kategori dewasa seharga 4.000 rupiah dan kategori anak-anak cukup membayar 3.000 rupiah.

Namun, saat ini pengelola Kebun Binatang Ragunan memberlakukan sistem tiket elektronik sejak beberapa hari yang lalu. Sehingga, pengunjung harus membeli kartu jakcard terlebih dahulu seharga 30.000 rupiah dengan isi saldo 20.000 rupiah atau jakcard dengan harga 40.000 rupiah dengan isi saldo 30.000 rupiah. Jakcard ini bisa digunakan untuk pemakaian wahana atau fauna di Ragunan.

“Tiket bisa dibeli lebih awal dan juga bisa untuk rombongan. Harga masuknya tetap sama, hanya saja sekarang menggunkan Jakcard. Dengan adanya Jakcard kami berharap bisa memudahkan para pengunjung,” kata Humas Kebun Binatang Ragunan, Wahyudi Bambang di Jakarta, Jumat (6/5).

Pantauan Koran Jakarta, sejak pagi terlihat banyak pengunjung yang berbondong-bondong datang ke Ragunan. Pengunjung yang pada umumnya terdiri dari rombongan keluarga itu sangat antusias untuk melihat aneka satwa koleksi ragunan sehingga sering kali terjadi dorong mendorong di pintu masuk.

Ketika memasuki area Kebun Binatang, beberapa pengunjung nampak langsung mengitari area Ragunan sambil melihat-lihat binatang. Seperti misalnya Anak Gajah Sumatera, Komodo, Kandang Beruk, Jerapa, Rusa Totol, Burung, Ular dan masih banyak lagi. Sementara beberapa pengunjung lainnya, sedang asik mencari tempat terlebih dahulu untuk menggelar tiker dan menikmati bekal makanan yang mereka bawa dari rumah.

Beberapa pengunjung mengungkapkan, alasan memilih Kebun Binatang Ragunan sebagai tempat mengisi liburan mereka karena biaya yang dikeluarkan cenderung murah dibandingkan dengan tempat wisata lain di Jakarta.  Anisa Ibrahim/P-5

Semua Dokumen Penting Aman

Sabtu 7/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Khrisna Murti mengatakan, tidak ada dokumen penting yang terbakar dalam kebakaran yang terjadi di salah satu ruangan di Gedung Biro SDM Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (6/5)

“Itu ruang … Selengkapnya

Dishubtrans Siapkan Rp20 Miliar untuk Pembelian Parkir Elektronik

Sabtu 7/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtran) DKI Jakarta menyiapkan anggaran sebesar 20 miliar rupiah untuk pembelian mesin Terminal Parkir Elektronik (TPE).

Kepala Dishubtrans DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, dalam waktu dekat TPE akan tayang di e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan … Selengkapnya

Posyandu di Halim Dirusak Sekelompok Massa

Sabtu 7/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA -Posyandu Mawar di Gang Nasir, Kampung Baru I, RT 05/05, Halim Perdanakusuma, Makasar, Jakarta Timur dirusak sekelompok orang tak dikenal. Tidak hanya Posyandu, tiga rumah warga di sekitarnya juga menjadi sasaran amukan mereka.

Yadi, 48 tahun, seorang warga yang … Selengkapnya

olahraga

Dani Pedrosa Targetkan Menang di Le Mans

Sabtu 7/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Dani Pedrosa dispekulasikan bakal hengkang ke Movistar Yamaha untuk menggantikan Jorge Lorenzo. Namun, Pedrosa memilih fokus memenangi GP Prancis, kendati Honda sudah mempersiapkan Cal Crutchlow jika dia hengkang.

LE MANS – Dani Pedrosa siap membuktikan masih bisa bersaing dengan para rivalnya di ajang Moto GP 2016. Pebalap Repsol Honda asal Spanyol itu tampil sangat percaya diri sehingga mampu menjadi yang tercepat pada latihan bebas pertama Sirkuit Le Mans, Prancis, Jumat (6/5).

Di liar dugaan, Pedrosa sukses menjadi yang terdepan dengan catatan waktu satu menit 34,042 detik di sesi latihan pertama. Praktis, hal tersebut sangat mengejutkan mengingat pebalap asal Spanyol itu tak diunggulkan di balapan Le Mans kali ini.

Di sesi pertama menjajal sirkuit Le Mans, Pedrosa berhasil mengangkangi pebalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo lewat selisih 0,044 detik. Lorenzo adalah pebalap yang diprediksi menjadi juara di Le Mans musim ini.

Tak hanya itu, Pedrosa juga berhasil mengalahkan catatan pebalap Yamaha lainnya, Valentino Rossi yang di seri sebelumnya, di Jerez mampu keluar sebagai juara. Pedrosa juga mampu mengunggulirekan setimnya Marc Marquez yang berada di posisi tiga.

Meski begitu, Pedrosa tak ingin cepat puas dengan hasil tersebut. Pebalap yang namanya kian santer dikait-kaitkan dengan Yamaha untuk menggantikan Lorenzo itu, berharap bisa terus melakukan balapan dengan baik hingga lomba berakhir.

Pengganti Lorenzo

Sementara itu, terkait pengganti Lorenzo di Yamaha yang nyaring terdengar jelang balapan Le Mans, Marqurez tak mau berspekulasi. Namun menurutnya, timnya, Repsol Honda tidak akan melepaskan Pedrosa pindah ke Movistar Yamaha.

Sebelumnya, ada dua nama yang santer disebut-sebut calon pengganti Lorenzo. Mereka adalah pebalap yang saat ini memperkuat Repsol Honda, Pedrosa dan Maverick Vinales dari Suzuki yang punya peluang lebih kecil untuk menggantikan posisi Lorenzo di Yamaha.

“Kurasa Honda akan mencoba mempertahankan Pedrosa karena dia adalah seorang pebalap yang bagus, punya pengalaman, dan dia juga cepat,” ujar Marquez dikutip Crash.net.

Menurut pebalap berjuluk “Baby Alien” itu, posisi Pedrosa sangat penting di tim Repsol Honda. Apalagi kerja sama bertahun-tahun yang selama ini dibina dengannya mampu mengangkat Honda menjadi salah satu tim terkuat yang diisi oleh pebalap terkuat dunia.

Kendati Marquez yakin Honda bakal mempertahankan Pedrosa, namun tim pabrikan asal Jepang itu justru sudah mempersiapkan segalanya. Cal Crutchlow disebut-sebut bakal mendampingi Marquez jika Pedrosa hengkang.

Sementara itu, meski dirinya diisukan hengkang dari Honda, Pedrosa justru enggan menanggapinya dengan serius. Sebab, pebalap 30 tahun itu masih memiliki kontrak dengan timnya di 14 balapan lagi, termasuk di Le Mans nanti. Dirinya hanya ingin fokus dan mencoba merebut kemenangan pertamanya di MotoGP pada musim ini.

“Mengenai spekulasi itu, saya tidak tahu. Tapi situasi ini masih sama seperti saat di Jerez,” kata Pedrosa. “Jadi, masa depan saya saat ini adalah berjuang di akhir pekan ini. Dan saya hanya fokus untuk balapan dan mencoba kembali ke target saya, yaitu mencoba untuk menjadi yang terdepan. Karena dalam empat balapan pertama saya tidak dalam kecepatan yang baik,” imbuhnya.

Sejak bergabung dengan Honda pada 2006, Pedrosa tak kunjung menunjukkan penampilan terbaiknya. Justru, dia membantu beberapa rekannya menjadi juara dunia seperti Nicky Hayden pada 2006, Casey Stoner (2011), serta Marquez (2013 dan 2014). Catatan terbaiknya hanya menjadi runner up pada musim 2007, 2011, dan 2012.

Sementara itu, Rossi mengaku tidak tahu harus memilih siapa di antara Pedrosa dan Vinales sebagai partnernya untuk musim 2017. “Dalam beberapa hari terakhir, banyak rumor tentang Pedrosa. Sebagai pebalap kedua, Movistar ingin pebalap Spanyol, dan menurut saya Vinales atau Pedrosa merupakan pilihan yang paling mungkin,” kata Rossi.  baz/S-2

Higuain Menangkan Napoli

Rabu 4/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

ROMA – Striker Napoli Gonzalo Higuain dan pemain veteran AS Roma striker Francesco Totti bersinar pada Selasa (3/5) dini hari WIB saat kedua tim meraih kemenangan. Hasil itu membuat kedua tim bersaing ketat untuk tempat otomatis Liga Champions.

Higuain menambah … Selengkapnya

Berharap Ronaldo

Rabu 4/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Madrid butuh ketajaman Ronaldo kontra Manchester City pada leg kedua semifinal Liga Champions.

MADRID – Real Madrid berharap kepulihan Cristiano Ronaldo dapat membawa mereka ke final Liga Champions meskipun pasangannya di lini serang Karim Benzema tetap diragukan untuk pertandingan leg … Selengkapnya

Kemenangan Leicester City Alasan Mencintai Sepak Bola

Rabu 4/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Lionel Messi berbicara tentang hal yang membuat sepak bola menarik ketika ia mengomentari pencapaian luar biasa Leicester City memenangkan Liga Inggris. Melalui media sosial twiter Messi mengatakan: “Itu alasan mengapa kita semua cinta sepak bola. Selamat.”

Presiden FIFA Gianni Infantino … Selengkapnya

kupas

Amrus Natalsya

Sabtu 7/5/2016 | 02:02
A   A   A   Pengaturan Font

Tidak banyak seniman yang hidup dalam tiga era, yakni Orde Lama, Orde Baru, dan Era Reformasi, yang kini masih jernih pemikirannya. Dari yang tidak banyak itu, salah satunya adalah Amrus Natalsya. Pematung yang beberapa karyanya dikoleksi Bung Karno ini, sejumlah patungnya telah memberi warna pada perjalanan seni rupa di Tanah Air.

Sejak kapan Anda mulai berkarya?

Saya masuk Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) di Yogyakarta tahun1954. Pada 1955, pameran lima tahunan siswa ASRI, salah satu patung saya dibeli Bung Karno, saya baru satu tahun belajar di ASRI.

Dari sana kemudian saya aktif mematung, bukan melukis, tapi lama-lama melukis karena pada waktu itu susah untuk menjual patung. Waktu itu umur saya 22 tahun.

Bagaimana ceritanya Anda bisa masuk ASRI Yogyakarta?

Waktu saya di ASRI satu kosan Michael Wowor, belajar di bagian guru. Dia suka matung, tapi pakai tangan, kemudian saya coba-coba.

Berjalan beberapa bulan saya sudah bisa matung. Waktu saya pulang dari kampus, Wowor ini sudah tidak ada di kosan, dia dapat scholorship ke Italia. Tapi ketika saya mahat, saya bingung, karena selama ini ada guru yang mengajar. 

Kemudian saya memilih pakai pahat kasar, maka patung saya pada waktu itu kasar, tapi ekspresif. Termasuk patung yang dibeli Bung Karno, karya yang ekspresif.

Bagaimana ceritanya Anda selain mematung juga melukis?

Waktu itu saya masuk Pasar Seni Ancol, di bawah tahun 1970-an. Di sana sedang dibangun pasar seni ke-2. Banyak potongan papan bekas bangunan, saya kumpulin potongan papan itu untuk tempat duduk menggambar.

Kemudian saya berpikir, pasar seni ini ibarat pasar sudah banyak orang jual telur rebus, daging, rendang. Saya kalau mau menarik harus buat makanan sendiri.

Kemudian saya lihat papan itu, saya bacok-bacok saja kemudian menjadi sebuah bentuk baru atau bangunan. Kemudian saya warnai, menjadi semacam lukisan kayu.

Keesokan harinya temanteman melihat dan menilai karya saya ini bagus. Mereka menyarankan saya untuk terus berkarya semacam ini.

Itu yang menjadi alasan sekaligus semangat bagi saya untuk membuat lukisan kayu. Pada 1971 saya pameran di Balai Budaya jenis karya seperti ini dengan warna cokelat dan putih, kemudian masuk koran ditulis oleh Agus Dermawan dan Hardi.

Pada 1975, saya ke luar pasar seni kemudian kerja sama dengan beberapa galeri untuk membuat lukisan kayu dan berkemang, kemudian terjadi peristiwa 1998, buat karya Pecinan. Nah disitu hidup saya ‘meledak’ dan berkembang sampai sekarang.

Apa judul patung yang dibeli Bung Karno pada waktu itu?
Judulnya, Orang Buta Yang Dilupakan. Patungnya bercerita tentang perasaan orang buta yang dilupakan. Penderitaannya ada dua, yaitu tidak bisa melihat dan kehidupannya dilupakan. Akhirnya, orang buta itu pekerjaannya minta sedekah.

Pada 1953, belum ada panti asuhan atau panti-panti lainnya. Jadi, saya melihat ada seorang laki-laki lagi duduk, lehernya agak panjang, kepalanya agak besar, matanya buta, patungnya ekspresif, tidak naturalis. Sejak itulah saya dicatat sebagai pematung.

Kenapa Anda memilih jalur seni rupa sebagai lintasan perjalanan hidup dan kekaryaan Anda?

Awalnya dari kesenangan. Senang nyoret-nyoret, senang melukis. Di sekolah, saya senang menggambar peta ilmu bumi, melukis gunung, jembatan, danau, jalan, sungai, sawah, dan lain-lain.
Kemudian berlanjut menggambar kapal, dan terus menggambar yang lainnya. Dari mana bakat seni Anda mengalir?
Kalau orang tua tidak terlalu mengharapkan saya menjadi seniman. Orang tua pegawai di perusahaan perkapalan asing.

Kakek saya, seorang jaksa, pandai main biola, meskipun tinggal di kampung. Ketika kakek saya main biola, banyak orang yang menonton.

Pada zaman dulu belum ada hiburan seperti TV, radio, dan hiburan lain. Pada masa itu sekitar tahun 1910- an. Jadi kalau bisa main biola, sudah hebat sekali. Bakat seni saya, mengalir dari kakek.

Anda juga punya karya yang fenomenal, yaitu “Kawan-kawanku” dan “Percinan”.

Karya Kawan-kawanku itu ada di dalam bukunya Bung Karno, bercerita tentang pekerja-pekerja yang sedang duduk di pinggir sawah sambil istirahat.

Karya Pecinan itu berupa patung atau lukisan kayu. Ceritanya bertolak dari masa 1998, yaitu serangan terhadap orang-orang Tionghoa.

Saya sebagai seniman ambil sikap atau semacam reaksi, bahwa saya tidak setuju akan tindakan itu. Bagaimana pun itu merupakan kebudayaan mereka, sebagaimana kita mengadopsi kebudayaan Arab dan lain sebagainya.

Menurut saya itu merupakan sentiman politik yang akhirnya berujung pada gelap mata terhadap orangorang Tionghoa kemudian membakar, menjarah, dan lain sebagainya. Pecinan merupakan ungkapan kebudayaan, kenapa harus dihancurkan.

Di tempat lain, Pecinan justru dipelihara. Intinya, saya protes terhadap tindakan yang tidak beradab itu. Orang Indonesia berasal dari percampuran dari mana-mana. Kalau sudah jadi orang Indonesia, harus dilindungi dan dihormati. Jangan dibeda-bedakan.

Bagaimana ceritanya tentang “Pertapaan” Anda di hutan Lampung?

Saya mendapat pesanan membuat patung dan relief tentang Revolusi Indonesia dari salah satu hotel di Harmoni, Jakarta.

Kayu harus kuat dan dekat Jawa, maka saya ke Lampung. Waktu itu, di hutan ada sekitar 10 transmigran yang tinggal di sana.

Saya tinggal di pinggiran. Di sanalah saya berkarya, membuat lukisan dan patung kayu selama dua tahun untuk membuat satu karya yang terdiri dari panel-panel yang kemudian dijadikan satu rangkaian kisah dalam satu relief dibawa ke Jakarta.

Karya itu bercerita tentang seorang pejuang yang sedang terluka dan diobati oleh petani. Waktu itu, karya sudah jadi tinggal finishing kemudian dibawa ke Jakarta.

Waktu pemasangan karya sedang berjalan, terjadi peristiwa G30 S 1965. Karya itu diambil, dibacokin, dan dijadikan kayu bakar. Sebelumnya ada patung saya yang berjudul Keluarga Tandus di Senja dibeli sama orang, kemudian dibakar.

Pada 1961, Anda dan beberapa teman dari ASRI, mendirikan sanggar. Apa latar pendiriannya?

Waktu itu di Indonesia sedang gencar dengan semangat revolusi dan pemimpin besarnya Bung Karno. Pokoknya siapa yang tidak senang dicap reaksioner atau lawan politik.

Pendirian Sanggar Bumi Tarung dengan sistem yang dalam istilah kami disebut 1.5.1. Seni untuk rakyat, politik sebagai panglima, dan yang terakhir turun ke bawah. Jadi suara rakyat harus didengar.

Pada waktu itu kami masuk ke desa-desa dan menginap di sana. Tidur bersama mereka untuk mendengar suara rakyat, walaupun pada waktu itu tidak berlangsung lama. Salah satu hal yang langsung kami rasakan adalah persoalan tanah.

Tanah di Jawa cukup susah. Jadi, pada waktu itu, ada sungai yang kering, kemudian tanahnya ditanami oleh petani.

Petani harus bayar ke lurah setempat karena sungai yang kering itu merupakan tanah desa. Maka terjadilah keributan. Nah, kami sebagai seniman harus turun ke bawah. Membela petani dalam lukisan, petani melawan yang kami gambarkan.

Kenapa memilih nama tersebut?

Sebetulnya, hidup kita ini bertarung, pertarungan kecil, sedang, dan dahsyat. Bertarung antara keinginan yang baik dan tidak baik, antara keinginan benar dan tidak benar. Cuma kalau dulu bertarung itu berkaitan dengan politik, yaitu membela buruh dan petani.

Dulu ada organisasi, ada teori, juga ada kekuatan besar, itu mempengaruhi seniman. Sekarang masih ada tidak yang mempengaruhi.

Itu semua dari ideologi, dari situasi, mau membela rakyat atau tidak. Kalau mau seni berpihak untuk rakyat, maka seni untuk rakyat.

Semangat perlawanan itu masih hadirkah dalam lukisan Anda kekinian?

Masih. Sebab kejadian semacam itu terus berlangsung, hanya caranya yang berbeda. Contohnya, dalam beberapa lukisan saya, ada cerita tentang tanah yang bertahun-tahun dibiarkan oleh orang, kemudian oleh sekelompok orang tertentu dilarang, tidak boleh menanam. Intinya, masalah itu masih berlangsung sampai sekarang.

Soalnya petani itu tidak punya tanah, yang punya tanah itu orang kaya. Menurut saya, ini bukan soal transmigran, tapi hak mereka untuk mengelola tanah itu ada tidak? Boleh tidak? Dilindung tidak? Tanah perkebunan, ada batas waktu, di luar itu tidak boleh lagi. Inilah yang membuat keributan.

Bagaimana menyikapi berdirinya organisasi lain, termasuk mengenai hal yang pro dan kontra terhadap sanggar Anda?

Di Yogyakarta banyak pelukis. Ada Sanggar Seniman Indonesia Muda, itu S Sudjojono, ada Sanggar Pelukis Rakyat oleh Hendra, Trubus dan Affandi.

Ada Pelukis Indonesia Muda, itu Kusnadi dan Sanggar Hidayat dan masih banyak lagi. Itu semua bebas, mau ikut aliran politik kiri, kanan, tengah semuanya bebas.

Seperti di Pelukis Rakyat, Hendra Gunawan. Abbas Alibasyah Nasionalis, Fajar Sidik Nasional, bedanya dengan Bumi Tarung, hanya satu yaitu melaksanakan 1.5.1.

Ini merupakan teori dalam kebudayaan untuk diskusi, saling kritik, dan lain-lain. Waktu itu ada 30 anggotanya, yang aktif 12 orang.

Saya lihat Anda sedang membuat lukisan besar (6-8 meter). Lukisan ini judulnya apa?

Judulnya Ibu dan Anak Lebih Wangi dari Bunga. Pada lukisan itu ada banyak bunga yang dihinggapi banyak kupukupu.

Tapi begitu anak dan ibu ini lewat, kemudian kupu-kupunya meninggalkan bunganya, dan malah mengejar ibu dan anak yang lewat ini.

Ada dua lukisan yang semacam ini. Yang satu sudah dibeli orang, yang satu lagi sedang saya kerjakan. Yang sudah dibeli orang itu ada dua anaknya, tidak banyak gedung kalau sekarang sudah banyak gedungnya.

Sebetulnya, ketika sudah punya anak, maka Anda akan merasakan wangi anak. Wanginya mengalahkan semua jenis minyak wangi (parfum) atau bahkan wangi bunga-bunga.

Sebab, wanginya anak ada dalam hati. Hati yang bicara. Contohnya, kalau meninggalkan anak, maka anak itu tetap wangi dalam pikiran, wangi dalam hati. Lukisan itu menggambarkan semuanya, tapi belum jadi sempurna masih dalam proses.

Tidak hanya patung Anda yang ekspresif, lukisan Anda juga ekspresif. Teknisnya bagaimana?

Waktu melukis, idenya sudah ada dalam kepala, kemudian dituangkan dalam kanvas. Teknisnya, catnya disemprot-semprotkan begitu saja, barulah kemudian dibentuk seperti bunga, daun, batang, kupu-kupu, dan lain sebagainya.

Jadi semuanya mengalir begitu saja, membentuk bentuknya sendiri, tentunya berkarya dengan hati.

Kepuasan apa yang Anda dapatkan ketika mematung dan kepuasan apa yang Anda dapatkan ketika melukis?

Dalam melukis tidak cenderung pilih gaya. Kalau melukis gayanya seperti makan. Kepingin makan ayam, ya makan ayam, kepingin makan sate kambing, ya makan sate kambing.

Jadi tidak mikirmikir. Menurut saya, kalau sudah punya merek, maka keluar dari capnya, orang tidak mau lihat lagi.

Semuanya ditentukan oleh kebiasaannya. Saya melukis seperti mau makan. Mematung tidak secepat melukis. Kalau melukis cepat mengeluarkan ekspresi.

Kalau mematung, ide itu sudah ada dalam kayu, tinggal saya mengeluarkan idenya. Kalau melukis, ide itu ada dalam pikiran, tinggal menuangkan.

Itu bedanya. Melukis, di dalam kepala dikeluarkan, kalau mematung di dalam kayu yang dikeluarkan. Sebab bayangannya sudah ada dalam kayu itu sendiri. N-3

UU Perlindungan Anak Harus Direvisi

Sabtu 7/5/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

Yuyun, 14 tahun, siswi SMP 5 di Desa Kasie Kasubun, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Bengkulu, menjadi korban pemerkosaan sekaligus pembunuhan oleh 14 orang laki-laki. Sedihnya, tujuh pelaku di antaranya masih berstatus pelajar.

Tragedi yang serupa dengan Yuyun terus berulang di … Selengkapnya

Jangan Bebani Calon Ketua Umum dengan Uang

Rabu 4/5/2016 | 02:02
A   A   A   Pengaturan Font

Jika tak ada aral melintang, Partai Golongan Karya (Golkar), akan menggelar hajatan pentingnya, melaksanakan Musyawarah Nasional Luar Biasa atau Munaslub. Salah satu agenda pentingnya adalah memilih orang nomor satu di beringin.

Munaslub kali ini, memiliki arti penting. Karena ini jadi … Selengkapnya

Mutu dan Akses Guru Kunci Pendidikan Berkualitas

Selasa 3/5/2016 | 02:02
A   A   A   Pengaturan Font

Tema yang dipilih dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional 2016 adalah “Nyalakan Pelita, Terangkan Cita-cita”. Kata pelita dipilih untuk merepresentasi pendidikan, yang diyakini akan menjadi kunci bagi anak bangsa untuk meraih cita-cita.

Namun bagaimana kondisi pendidikan nasional kita saat ini? Apa … Selengkapnya

berita lain

Merawat Lantai Kayu agar Lebih Artistik

Senin 2/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Lantai yang terbuat dari kayu memang sangat unik dan menarik karena mampu menampilkan sisi klasik pada rumah. Lantai kayu harus dirawat dengan hati-hati agar tampilannya tetap terlihat indah.

Tidak hanya tampilan indahnya saja yang harus diperhatikan tetapi keawetan lantai kayu … Selengkapnya

NFV Bikin Komunikasi Kian Lancar

Selasa 3/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Teknologi baru NFV membantu operator dalam mengatasi ledakan jaringan saat hari besar agama. Dengan teknologi ini mampu menyerderhanakan jaringan dan operasi. Bagaimana caranya?

Saat lebaran ketika para pemudik dari kota besar berpindah ke kota-kota kecil dan pedesaan hal ini menjadi … Selengkapnya

ABS Jadi Fitur Wajib Roda Dua

Rabu 4/5/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Fitur keselamatan bagi sepeda motor seharusnya sudah ditigkatkan. Fitur pengereman antilock braking systems (ABS), seharusnya sudah menjadi kelengkapan standar untuk sepeda motor saat ini.

Pemerintah India pada Merte 2016 lalu mengumumkan akan menerapkan fitur ABS sebagai fitur standar pada 2018 … Selengkapnya