Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image

Koran Jakarta | August 31 2016

Scroll to top

Top

follow us

Nasional

6,2 Juta Hektare Hutan Disalahgunakan

Rabu 31/8/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA — Direktorat Penelitian dan Pengembangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima data bahwa sekitar 4,9 juta hektare hutan lindung dan 1,3 juta hektare hutan konservasi, digunakan untuk pertambangan. Alih fungsi lahan tersebut diduga akibat adanya permainan dalam pemberian izin pertambangan.

Koordinator Sumber Daya Alam Direktorat Penelitian dan Pengembangan KPK, Dian Patria mengatakan, pertukaran data antara Direktorat Jenderal Minerba Kementerian Energri dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Direktorat Jenderal Planologi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), dimulai pada Juni 2014. Saat itu, dijelaskan mengenai mana saja wilayah hutan yang digunakan untuk pertambangan.

“Setelah itu, baru diberitahu ke kami data 4,9 juta hektare hutan lindung digunakan untuk pertambangan, dan 1,3 juta hektare hutan konservasi digunakan untuk pertambangan,” ujar Dian di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (30/8).

Adanya kegiatan pertambangan di area terlarang bagi pemanfaatan kawasan hutan dinilai terjadi akibat adanya permasalahan dalam pemberian izin. Misalnya, terjadi pergeseran atau perluasan koordinat dan tumpang tindih antara sesama atau berbeda komoditas.

Salah satu contoh pemberian izin tambang di dalam kawasan hutan konservasi diduga terjadi di Sulawesi Tenggara. Gubernur Sultra Nur Alam diduga memberikan izin usaha pertambangan kepada PT Anugrah Harisma Barakah, hingga memasuki kawasan hutan konservasi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya telah menetapkan Nur Alam sebagai tersangka dalam kasus korupsi terkait pemberian izin pertambangan tersebut.

Pada tahun 2010, Gubernur Sultra pernah merevisi aturan tata ruang, dan menurunkan status kawasan hutan lindung menjadi hutan produksi. Gubernur Sultra kemudian memberikan izin usaha pertambangan kepada PT Anugrah Harisma Barakah seluas 3084 Hektare.

KPK menduga Nur Alam melakukan penyalahgunaan wewenang dalam menerbitkan SK Persetujuan Pencadangan Wilayah Pertambangan dan Persetujuan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi. Selain itu, penerbitan SK Persetujuan Peningkatan Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi menjadi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi kepada PT Anugrah Harisma Barakah (AHB), selaku perusahaan yang melakukan penambangan nikel di Kabupaten Buton dan Bombana, Sulawesi Tenggara.

“Diduga, penerbitan SK dan izin tidak sesuai aturan yang berlaku, dan ada kick back yang diterima Gubernur Sultra,” tegas Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif.

Jakarta Akan Terus Diguyur Hujan Hingga Pekan Depan

Rabu 31/8/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hingga satu pekan ke depan cuaca di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan berpotensi hujan dengan intensitas ringan sedang hingga lebat. Bahkan, hari ini, Rabu (31/8), hampir seluruh … Selengkapnya

Jokowi Minta Pemda Fokus Bangun Daerah Sesuai Potensi

Rabu 31/8/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

Presiden Jokowi mencontohkan Kota Tsukiji di Jepang yang fokus pada pengembangan ikan, Rotterdam di Belanda yang fokus pada pengembangan pelabuhan.

JAKARTA — Presiden Joko Widodo meminta pemerintah daerah (Pemda) fokus membangun bidang yang sesuai dengan potensi daerahnya. Dengan begitu, anggaran … Selengkapnya

Pilkada di Papua Paling Rawan

Selasa 30/8/2016 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font

Dalam pemilihan kepala daerah serentak pada 2017, terdapat tujuh provinsi yang menggelar pemilihan provinsi. Dari pemetaan Bawaslu, kerawanan paling tinggi ada di Papua Barat.

Jakarta – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melaunching Indek Kerawanan Pemilu (IKP). Dari hasil pemetaan serta kajian … Selengkapnya

mondial

Antonio Guterres Ungguli Seleksi Calon Sekjen PBB

Rabu 31/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

NEW YORK – Mantan Perdana Menteri Portugis, Antonio Guterres, diwartakan pada Senin (29/8) masih unggul dalam seleksi pemilihan calon Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB). “Setelah putaran ketiga pemunggutan suara rahasia di Dewan Keamanan PBB, Guterres masih yang terdepan,” kata seorang diplomat yang enggan disebut jati dirinya.

Pada putaran ketiga, 15 anggota DK PBB melakukan pemungutan suara terhadap 10 bakal calon Sekjen PBB dan menurut diplomat itu Guterres telah mendapatkan 11 suara dukungan, 3 menolak dukungan, dan satu suara abstain. Pada dua putaran sebelumnya, Guterres juga memenangkan pemunggutan suara rahasia di DK PBB.

Adapun urutan bakal calon berdasarkan banyaknya suara dukungan antara lain Menteri Luar Negeri Slovakia, Miroslav Lajcak, Dirjen UNESCO dari Bulgaria, Irina Bokova, mantan Menlu Serbia, Vuk Jeremic, Menlu Argentina, Susana Malcorra, mantan Menlu Makedonia, Srgjan Kerim, mantan PM Selandia baru, Helen Clark, mantan Presiden Slovenia, Danilo Turk, mentan Menlu Moldova, Natalia Gherman, dan mantan ketua lembaga iklim PBB dari Kosta Rika, Christiana Figueres. Dua bakal calon mundur pada putaran sebelumnya antara lain mantan Menlu Kroasia, Vesna Pusic, dan Menlu Montenegro, Igor Luksic.

Pada Oktober mendatang, 193 negara anggota Majelis Umum PBB agendanya akan melakukan pemunggutan suara untuk memilih beberapa calon Sekjen PBB yang akan menggantikan posisi Ban Ki-moon. Rtr/I-1

Menlu Filipina Sebut Beijing Pecundang

Rabu 31/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 MANILA – Beijing akan menjadi pecundang jika tidak mau mengakui putusan Mahkamah Arbitrasi Internasional, yang memenangkan gugatan Filipina atas klaimnya di Laut Tiongkok Selatan (LTS). Demikian disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Filipina, Perfecto Yasay, Selasa (30/8).

Sampai sekarang, Beijing masih … Selengkapnya

Dilma Rousseff Membela Diri

Rabu 31/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Presiden non-aktif Brasil, Dilma Rousseff, akhirnya dihadirkan dalam sidang pemakzulan terhadap dirinya. Dalam pembelaannya, Rousseff menyatakan bahwa pemakzulan ini sebagai sebuah penggulingan kekuasaan yang bisa jadi ancaman terhadap demokrasi.

 BRASILIA – Dalam persidangan hari ke-4, Senin (29/8) waktu setempat, akhirnya … Selengkapnya

Serangan Bom Sasar Kedubes Tiongkok di Kyrgyzstan

Rabu 31/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

BISHKEK – Sebuah mobil yang diperlengkapi bom telah menabrak gerbang kantor Kedutaan Besar Tiongkok di Bishkek, Kyrgyzstan, dan meledak pada Selasa (30/8) pagi. Akibat serangan bom bunuh diri itu, dilaporkan seorang pelaku bom bunuh diri tewas dan sejumlah pekerja kedubes … Selengkapnya

ekonomi

Bulog Perpendek Jalur Distribusi di Daerah

Rabu 31/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 YOGYAKARTA– Pemerintah terus memperbaiki jalur distribusi pangan dengan melakukan efisiensi rantai pasokan. Sebab, selama ini, rantai distribusi ditengarai menjadi permasalahan utama yang memicu gejolak harga pangan di Tanah Air. 

Terkait perbaikan rantai pasokan pangan, pemerintah melalui Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) merintis pendirian Rumah Pangan Kita (RPK) di seluruh daerah di Indonesia. Langkah tersebut dimaksudkan untuk memperpendek distribusi pangan yang sering menjadi penyebab dari fluktuasi harga pangan. 

“Ini adalah usaha Bulog agar masyarakat dekat dengan produsen pangan. Karena terjangkau harga itu juga didorong oleh keterjangkauan dengan fisik bahan pangannya,” kata Direktur Pengembangan Bisnis Bulog Imam Subowo, di Yogyakarta, awal pekan ini. 

Menurut Imam, jalur distribusi komoditas pangan yang selama ini terlalu panjang membuat keterjangkauan masyarakat terhadap harga pangan tidak optimal. Selama ini, lanjutnya, Bulog hanya menggelar operasi pasar (OP) secara insidental. Dia menggambarkan RPKseperti OP yang dilakukan setiap hari. 

Pada kesempatan terpisah, anggota Pokjasus Dewan Ketahanan Pangan Achmad Yakub mengatakan RPKakan sangat optimal kalau Bulog tidak mengambil untung. Bulog diharapkannya benar-benar menjalankan fungsinya sebagai stabilisator harga. 

Menurut dia, ketika harga bergejolak, Bulog tetap bisa menawarkan harga yang rasional baik baik kepada produsen maupun konsumen. Dengan demikian, produsen pangan untung dan konsumen pangan mendapat harga yang tidak kemahalan.

“Dari sisi jumlah dan stok RPKharus kuat. Kalau tidak ya sulit mengendalikan tengkulak besar yang selama ini mempermainkan stok pangan,” kata Achmad.

Sinergi Petani-Pasar

Masih terkait perbaikan distribusi pangan, Kemendag dan Kementan akan menggandeng kelompok tani serta pasar untuk memotong rantai pasok yang terlalu panjang dari petani hingga ke konsumen. Kerja sama dilakukan dengan menandatangani nota kesepahaman dengan kelompok tani, PD Pasar Jaya dan pelaku usaha sehingga rantai pasok bisa dipangkas dari delapan titik menjadi empat titik.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, melalui kerja sama ini, para petani sebagai produsen bisa langsung menjual produksinya ke pasar, seperti Pasar Komoditi Nasional, PD Pasar Jaya, bahkan ke Bulog.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengapresiasi kinerja Kemendag yang telah membangun mekanisme rantai pasok. Mentan memastikan produksi petani bisa sampai ke pasar tanpa melewati tengkulak dengan adanya 500.000 kelompok tani binaan di seluruh Indonesia

“Ini bisa menekan inflasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan tingkat daya beli konsumen,” jelas Amran. YK/Ant/E-10

60 Perusahaan Belum Lunasi Setoran ke Kas Negara

Rabu 31/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA– Berdasarkan pemantauan tindak lanjut hasil pemeriksaan BPKRI di lingkungan Kementerian Perhubungan sampai dengan semester I-2016, terdapat 60 perusahaan belum menyelesaikan kewajiban penyetoran ke kas negara dengan nilai mencapai 79,86 miliar rupiah.

lnspektur Jenderal Kementerian Perhubungan Cris Kuntadi mengatakan nilai … Selengkapnya

Harga Kambing Korban Naik 20%

Rabu 31/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 YOGYAKARTA– Harga jual kambing menjelang Hari Raya Idul Adha tahun ini melonjak 20 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Kenaikan harga tersebut sejalan dengan peningkatan kualitas kambing yang dijual untuk korban. 

Sekretaris Perkumpulan Peternak Kambing Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah, Sugiarto … Selengkapnya

Target Listrik 35.000 MW Sulit Dicapai

Rabu 31/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Pengulangan dan pengunduran tender pembangkit listrik mengindikasi ketidakmampuan PLN dalam memberikan kepastian kepada investor.

 Jakarta – Program elektrifikasi nasional melalui pembangunan pembangkit listrik berdaya 35.000 mega watt (MW) diperkirakan meleset dari target yang ditetapkan pada 2019-2020. Sebab, setahun berjalan, pencapaian … Selengkapnya

rona

Nostalgia ke Masa Lampau Surabaya

Rabu 31/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Surabaya sebagai kota pelabuhan penting pada masa penjajahan kolonial, memiliki banyak bangunan bekas kantor pemerintahan atau perusahaan Belanda yang beroperasi sejak abad 18-an. Arsitektur kolonial punya ciri khas dan keunggulan yang tak dimiliki bangunan modern, selain desain eksteriornya yang bernilai estetis tinggi, biasanya bangunan peninggalan Belanda lebih kokoh dan udara di dalam terasa sejuk meskipun cuaca di luar sedang panas menyengat.

Gedung-gedung berstatus Bangunan Cagar Budaya ini tersebar mulai dari sekitar pusat kota, hingga kawasan kota tua Surabaya di sektor utara yang mendekati daerah pelabuhan. Daya tarik dari nilai heritgae bangunan-bangunan ini ternyata sangat disukai oleh para wisatawan asing maupun pecinta sejarah, dibuktikan dengan angka kunjungan yang terus meningkat ke kawasan kota tua Surabaya. Sebut saja sejumlah destinasi di kota tua, kini telah menjadi favorit kunjungan para wiwisatan seperti Penjara Kalisosok, Jembatan Merah, Polwiltabes Surabaya, Gedung Cerutu, Gedung bekas Bank Indonesia, Gedung Soeara Asia, Kantor Pos Kebonrojo, Tugu Pahlawan, Kantor Gubernur, dan Hotel Majapahit, tengah digarap pengembagannya secara serius oleh Pemerintah Kota Surabaya.

Pesona historis pada bangunan cagar budaya ini rupanya ditangkap oleh seorang pelukis berbakat asal Desa Wonodadi, Kutorejo, Mojokerto, Jawa Timur, Fauzi Moker. Pria berusia 42 tahun ini memang sejak lama gemar menuangkan visual bangunan cagar budaya di atas kanvas, dalam nuansa warna hitam putih dan sephia. Bertempat di Hotel Majapahit, sejak awal Agustus Fauzi mengadakan pameran tunggal dengan tema Surabaya dari masa ke masa, namun gaya yang berbeda, tak lagi menampilkan warna-warna suram spehia, tapi nuasa cerah yang dinamis pada lukisan-lukisannya.

Sang kurator, Abidin Ezra, menyampaikan, perubahan nuansa warna dalam karya-karya pelukis beraliran realis inu dimaksudkan agar dapat membawa audience ke masa lampau seperti apa adannya. “Selama ini Fauzi melukis berdasarkan dokumentasi sejarah berupa literatur buku dan foto. Kebanyakan foto-foto yang ada memang berwarna hitam putih atau sephia, sehingga dia ingin lebih mengedepankan lagi keindahan asli kawasan heritage di Surabaya, dengan warna sebenarnya,” ujar dia baru-baru ini.

Menurut alumnus Jurusan Desain Universitas Udayana ini, seluruh penggambaran suasana masa lampau dalam lukisan tetap memperhatikan keontetikkan detil yang ada sesuai zamannya. “Seperti model baju yang dipakai, gedung, kendaraan sampai jalur trem. Kendaraan dalam lukisan tahun 80-an jelas berbeda dengan yang era kolonial, seperti bemo dan lainnya, begitu juga dengan trem, tidak akan ditampilkan di depan apotek Simpang, kalau memang disitu tidak ada jalurnya. Jadi yang tampak di lukisan memang sesuai aslinya,” tutur dia.

Sejumlah lukisan memang terlihat detil, seperti suasaba Pelabuhan Tanjung Perak dan Kali Mas yang dipenuhi barisan perahu milik saudagar asing dan luar pulau yang sedang bersandar. Begitu juga Trem yang melintas di Jalan Tunjungan tempo dulu, serta sebuah bangunan di depan pertokoan Siola yang sekarang sudah tidak ada karena merupakan persimpangan besar.

Dia melanjutkan, ke-32 lukisan yang dipamerkan hingga akhir Agustus ini tak hanya berkutat pada gedung-gedung tua, namun juga nilai kesenian dan budaya khas Jawa Timur-an seperti tari dan wayang. “Selain merekam Surabaya dari tahun ke tahun, kita juga ingin menampilkan wajah budaya dan seni Jawa Timur, seperti Reog, Tari Remo, Kebo-keboan, dan wayang kulit Kebetulan tamu hotel ini banyak yang orang asing, sehingga bisa dijadikan semacam “something to remember”. Ukuran lukisanpun sengaja didesain kecil dan sudah ada kemasannya, agar siap dibawa sebagai suvenir ke negara asalnya,” pungkas dia.  SB/S-2

kjkj

Iwan Fals Gelar Konser Ulang Tahun ke-55

Rabu 31/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Penyanyi Iwan Fals akan menggelar konser hari jadinya ke-55 bertajuk “Perayaan Karya Iwan Fals” di Pantai Karnaval, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta pada 3 September 2018.

“Konser 3 September ini memang saya yang mau dan ini adalah pertama kalinya, harapan … Selengkapnya

Kuliner Bubur Ayam Kota Batu

Rabu 31/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Sebagai kota terbesar kedua di Jawa Timur, Malang, ternyata juga memiliki sejumlah tujuan wisata kuliner yang tak kalah menarik dari kota-kota lain di Indonesia. Berikut beberapa destinasi jajan yang rasa-rasanya sayang kalau dilewatkan kalau kita sedang ada di ‘Ngalam’ (sebutan … Selengkapnya

Cerita Dibalik Wingko Babat

Rabu 31/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Di Jawa Tengah, khususnya Semarang ada satu jajanan manis yang menjadi ikon, bahkan merupakan kuliner khas di hotel-hotel berbintang. 

Bukan itu saja, kue ini juga diusung sampai mancanegara sebagai penganan khas Indonesia. Persatuan Pelajar Indonesia Glasgow, Skotlandia menggelar acara Indonesian … Selengkapnya

megapolitan

Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Rabu 31/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Penyidik masih mempunyai waktu 3 X 24 jam untuk menetapkan status Aa Gatot dan Istri serta keenam lainnya.

 JAKARTA Pemeriksaan urine Gatot Brajamusti dan istrinya, Dewi Aminah, hasilnya dinyatakan positif mengadung zat narkotika. 

“Yang jelas, GB (Gatot Brajamusti) dan istrinya DA (Dewi Aminah), dan banyak lagi inisial lainnya YY, RN, DN, dan RZ,” kata Kepala Kepolisian Resor Mataram AKBP Heri Prihanto kepada wartawan, Selasa (30/8).

Pernyataaan Kapolres Mataram itu semakin menjelaskan apa yang diungkapkan oleh Kapolres Lombok Timur bahwa urine milik enam dari delapan orang yang diamankan polisi pada Minggu (28/8) dinyatakan positif mengandung zat narkotika.

Terkait perkembangan proses penyelidikannya, Heri enggan mengabarkan, dan dia hanya berharap penanganan kasusnya dipercayakan kepada pihak kepolisian hingga batas waktu 3×24 jam. “Kan masih ada waktu sampai besok (Rabu (31/8)) malam, jadi tunggu saja,” ujarnya.

Terkait komentar dari kalangan rekan sejawat Gatot Brajamusti yang menyebutkan bahwa kasus ini hanya sebuah rekayasa penjebakan, Heri enggan berkomentar. “Pengakuannya yang mengatakan kalau dia dijebak itu akan kita dalami kebenarannya, tapi yang jelas ada dua paket barang bukti diduga narkoba kami temukan padanya,” ucap Heri.

Secara terpisah Karo Penmas Mabes Polri, Brigjend Pol Agus Rianto saat ditemui di Gedung Mabes Polri, Jakarta menjelaskan dari delapan orang yang ditangkap, enam orang terbukti menggunakan narkoba. “Meski ada enam yang terbukti menggunakan narkoba, namun penyidik masih mempunyai waktu 3 X 24 jam untuk menetapkan status keenam orang itu. Apakah sebagai tersangka atau tidak. Yang jelas sampai saat ini, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polresta Mataram,” kata Agus.

Ditambahkannya, meski mempunyai waktu tiga hari namun bila penyidik mempunyai pendapat bahwa mereka sudah layak ditetapkan jadi tersangka, maka akan langsung ditetapkan sebagai tersangka. Ditanya apakah ada satu artis penyanyi berinsial RA, yang turut diamankan petugas dalam penangkapan Minggu malam, Agus mengatakan, tidak tahu. 

“Wah saya tidak tahu profesinya, hanya diketahui ada delapan yang diamankan,” kata Agus. 

Kasus Lain

Sedangkan untuk kasus penemuan senjata api dan ratusan amunisi di kediaman Gatot, akan ditangani penyidik Ditkrimum Polda Metro Jaya. Untuk penemuan satwa langka, Harimau Sumatera yang diawetkan dan Elang Jawa yang masih hidup ditangani Ditkrimsus Polda Metro Jaya. “Kita menunggu pengembangan lebih lanjut apakah diambil Polda Metro Jaya. Kalau yang di Mataram kan yang nangani di sana. Sampai pagi ini saya belum dapat info lebih lanjut soal pelimpahan,” ujar Agus. 

Ditanya tentang informasi bahwa paket yang ditemukan di rumahnya bukanlah shabu melainkan tawas, Agus mengatakan, masih diperiksa hasilnya di laboratorium. “Sebagaimana disampaikan penyidik tentunya itu hasil pemeriksaan laboratorium. Hasil yang didapatkan ada beberapa alat diduga terkait masalah narkotika. Ditindaklanjuti dengan pemeriksaan laboratorium. Hasilnya seperti apa, teman penyidik yang tahu,” ujar Agus. 

Untuk saat ini, dalam kasus narkoba yang ditangani Polresta Mataram, sudah ada 10 orang yang diperiksa. “Kalau terkait masalah di Mataram, sudah ada lebih dari 10 karena ada delapan yang sudah ada, ditambah pihak hotel. Kemudian terkait penemuan hewan dan senjata api, sudah ada anaknya, sopirnya, ada pengurus rumah tangga, ada empat kalau nggak salah,” ujar Agus. eko/ags/ant/P-5

Retribusi ERP Untuk Subsidi Angkutan Umum

Rabu 31/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Setiap retribusi jalan berbayar (electronic road pricing/ERP) yang dikenakan kepada pengendara akan digunakan untuk subsidi angkutan umum di Jakarta. 

“Makanya yang paling efektif itu adalah ERP. Kenapa efektif? Karena ada duitnya kita subsidi balik ke transportasi publik. Kalau … Selengkapnya

Nelayan Tolak DKI Ajukan Banding

Rabu 31/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Puluhan nelayan Muara Angke, Jakarta Utara yang tergabung dalam Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta mendatangi Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta Pusat, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat,  Selasa (30/8). Para nelayan tersebut untuk mengantarkan serta mengawal kontra memori banding yang … Selengkapnya

Polda Tunda Limpahkan Tersangka TS, Karena Sakit

Rabu 31/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA – Penyidik Polda Metro Jaya menunda pelimpahan tahap dua tersangka dugaan tindak pidana korupsi anggaran pemeliharaan ruang terbuka hijau dari pihak swasta TS kepada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta lantaran sedang terserang penyakit jantung.

“Tersangka dari pihak swasta mendadak sakit … Selengkapnya

olahraga

Djokovic Dipaksa Kerja Keras

Rabu 31/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

NEW YORK – Petenis unggulan pertama Grand Slam AS Terbuka 2016, Novak Djokovic dibuat kocar-kacir oleh lawannya petenis Poandia, Jerzy Janowicz di babak pertama. Petenis asal Serbia itu dipaksa bermain empat set, 6-3, 5-7, 6-2, 6-1 di Arthur Ashe Stadium di Flushing Meadows, Selasa (20/8).

Djokovic harus bekerja keras karena ternyata dia bermain dengan menahan rasa sakit pada bagaian lutut dan punggung bagian bawah. Di set pertama, Djokovic meminta fisioteraphy ATP untuk memijat bagian sikunya. Praktis, ini jadi kali pertama sepanjang musim ini di mana Djokvoic bermasalah dengan kondisi tubuhnya yang selalu dianggap bugar dalam setiap turnamen yang diikutinya.

“Mudah-mudahan selama berlangsungnya turnamen ini, saya akan meraih peak performa saya. Ini hanya bagian dari pencegahan. Semua masih dalam kondisi yang baik,” sebut Djokovic ketika ditanya mengapa dia sampai memanggil fisoiteraphy seperti dikutip situs resmi ATP, kemarin.

Sedangkan Janowicz yang merupakan peringkat 247 di peringkat ATP Emirates itu akhirnya gagal melaju ke babak kedua di New York untuk kedua kalinya sejak pertama meraihnya pada 2014 silam. Djokovic mengakui tak mudah baginya menghadapi perlawanan Janowicz untuk pertama kalinya. Menurut petenis 29 tahun itu, Janowicz adalah pemain yang sangat kuat, baik dari segi service dan forehand. Di babak kedua,

Djokovic yang sudah mengoleksi 12 gelar Grand Slam itu akan bertemu dengan petenis kidal asal Republik Ceko, Jiri Vesely. Keduanya baru sekali bertemu, yakni di ATP World Tour Masters 1000 Monte Carlo 2016 di mana kala itu Vesely menang 6-4, 2-6, 6-4. Vesely melangkah ke babak kedua setelah menang atas petenis kualifikasi asal India, Saketh Myneni, 7-6(5), 4-6, 2-6, 6-2, 7-5.

Sedangkan unggulan keempat, Rafael Nadal menaklukkan Denis Istomin asal Uzbekistan dengan skor 6-1, 6-4, 6-2.

Pada babak pertama AS Terbuka diwarnai kejutan ketika unggulan ke-13 asal Prancis Richard Gasquet takluk 2-6, 2-6, 3-6 oleh petenis peringkat 84 dunia asal Britania Kyle Edmund. Gasquet, yang empat kali mencapai 16 besar di AS Terbuka tidak mampu mengatasi permainan lawan dan hanya bertahan selama satu jam 41 menit.

Edmund (21), yang membantu Britania memenangi Piala Davis pada tahun lalu, melepaskan sepuluh ace dan 40 pukulan kemenangan saat mengukir kemenangan terbesar pada kariernya.

Edmund akan bermain melawan Lukas Lacko asal Slovakia atau petenis wildcard AS Ernesto Escobedo di putaran kedua.

Di bagian putri, unggulan ketiga asal Spanyol Garbine Muguruza, pemenang Grand Slam Prancis Terbuka meraih kemenangan 2-6, 6-0, 6-3 atas petenis kualifikasi asal Belgia Elise Mertens. Namun, dia mengatakan bahwa dirinya akan memerlukan keajaiban untuk mencapai final.  baz/S-2

Robbie Keane Pensiun dari Timnas Irlandia

Rabu 31/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Striker Robbie Keane mengatakan ia merasa emosional dengan penampilan terakhirnya untuk Irlandia pada Rabu (31/8) waktu setempat. Keane mengatakan itu waktu yang tepat baginya untuk pensiun dari tim nasional.

“Ini adalah sepekan penuh emosional, ini akhirnya menjadi hal yang nyata. … Selengkapnya

Hart Bergabung ke Torino

Rabu 31/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

LONDON – Manchester City mendukung kiper Joe Hart hengkang untuk bergabung dengan klub Serie A Torino. Hart akan bersatus pemain pinjaman selama satu musim. Demikian dilaporkan media Inggris, Senin (29/8) waktu setempat.

Hart yang berupakan kiper pilihan pertama Inggris telah … Selengkapnya

Daud Yordan Bidik Gelar Kelas Ringan

Rabu 31/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

SEMARANG – Juara tinju kelas ringan (61,2 kilogram) WBO Asia Pasifik Daud Yordan tetap menjalani latihan yang bersifat umum sambil menunggu jadwal pertarungan perebutan gelar pada November 2016 di Indonesia.

Ada tiga petinju yang berpeluang akan ditantang oleh Daud Yordan … Selengkapnya

kupas

Pelaku Percobaan Bom Bunuh Diri Adalah Simpatisan Isis

Rabu 31/8/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Aksi percobaan bom bunuh diri terjadi di Medan. Seorang anak muda bernama Ivan Armadi Hasugian, 18 tahun, mencoba meledakkan diri di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (28/8). Untungnya tas berisi bom yang dibawa pelaku, gagal meledak.

Tas hanya mengeluarkan percikan api saja. Pelaku bernama Ivan, kemudian menyerang Pastor Albert Pandingan dengan senjata tajam yang membuat sang pastor terluka. Banyak kemudian yang mengaitkan aksi teror Ivan di Gereja Katolik di Medan dengan organisasi terorisme ISIS. Setelah digagalkan jemaah, Ivan akhirnya bisa ditangkap oleh kepolisian.

Dalam proses introgasi, Ivan mengaku dijanjikan uang sebanyak 10 juta rupiah oleh sesorang untuk melakukan aksi tersebut. Siapa geranagan pemberi janji uang itu, kini aparat masih terus menelusurinya.

Di sela-sela acara launching Indek Kerawanan Pemilu (IKP) yang disusun Bawaslu, Koran Jakarta sempat mewawancarai Kepala Badan Intelijen Negara, Sutiyoso. Dalam wawancara itu, Sutiyoso atau biasa disapa Bang Yos berbicara tentang peran BIN, kasus teror bom di Medan, serta potensi kerawanan pilkada. Berikut petikan wawancaranya.

Di Medan terjadi kasus teror yang dilakukan seorang anak muda bernama Irvan, Ivan Armadi Hasugian. Aksi teror Ivan, aksi yang terencana?

Dia lone wolf. Dia dari peta BIN tidak ada dalam jaringan apapun.

Ivan bukan bagian dari jaringan kelompok teroris?

Dia belajar dari internet. Terinspirasi dari kelompok garis keras dari internet, dia merangkai bom juga dari internet.

Apakah aksi Ivan terkait ISIS?

Dia simpatisan. Simpatisan itu ada di mana- mana.

Ada buktinya dia simpatisan?

Karena di ranselnya ada gambar ISIS. Ada I Love al Baghdadi .

Apakah dalam kasus Ivan, aparat kecolongan?

Begini ya BIN itu kan secara umum, kita tidak bisa menangkap orang, itu kan polisi. Ada aksi itu sudah kita jelaskan lama itu.

Jadi bukan karena intelijen kecolongan?

Jadi gini ya, BIN itu tugasnya memberikan keterangan secara umum. Misal serangan terhadap teroris ini, ISIS merubah strategi dan ada perintah dari pusat sana Suriah, semua tempat diminta melaksanakan aksi di tempat masing-masing. Itu terjadi di Solo, di Medan di Thamrin. Tapi kalau kita bilang, serangan itu kapan dilakukan, tempatnya dimana, itu paling sulit.

Jadi si Ivan ini bagaimana?

Serangan mereka kan tidak bisa sendiri, jadi ibu rumah tangga pun tahu kalau si Ivan ini memang alirannya begini. Dia sudah mencoba untuk merakit bom di atas rumah. Kakaknya juga tahu banget dia aliran kayak apa. Sering berkelahi tapi tidak melapor ke aparat.

Kali Krukut Harus Dilebarkan dengan Membeli Lahan Sekitar Aliran Kali

Selasa 30/8/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Hujan deras yang mengguyur Ibu Kota Jakarta Sabtu (27/8), membuat kawasan pemukiman mewah, Kemang, Jakarta Selatan bak lautan terbuka. Pasalnya, air di kali Krukut yang melintas kawasan itu meluap dan menyebabkan jebolnya lima rumah warga yang berdiri di pinggirnya.

Sedikitnya, … Selengkapnya

Penanganan Karhutla Bukan Karena Desakan Negara Lain

Senin 29/8/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Saat ini Indonesia tengah memasuki musim krusial kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Meski jumlah hotspot atau titik api secara nasional berkurang hingga 70-90 persen, namun kewaspadaan terus ditingkatkan seiring dengan mulai masuknya musim kering.

Dari laporan Kementerian Lingkungan Hidup dan … Selengkapnya

Warga Negara Asing Terlibat Dalam Pembuatan Paspor Ilegal

Sabtu 27/8/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

Mabes Polri sudah bertekad untuk menjadikan kasus ditangkapnya 177 jemaah haji asal Indonesia oleh otoritas Filipina sebagai pintu masuk untuk menyelidiki kasus-kasus serupa yang menimpa jemaah haji asal Indonesia di negara lain.

Dalam kasus 177 calon jemaah haji di Filipina … Selengkapnya

berita lain

Lebih Dinamis, Agen Properti Kian Ekspansif

Senin 29/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Agen properti PROMEX Real Estate mendapat kepercayaan dari pengembangpengembang terkemuka seperti Agung Podomoro Land, Ciputra Group, Modernland, Sentul City, Mugie Bali Indah, Pikko Group, dan lain-lain untuk memasarkan proyek-proyek yang sedang dibangun dan dikembangkan.

Menurut Sulihin Widjaja, Chief Executive Officer … Selengkapnya

Sinyal Cepat “e-Commerce” di ASEAN

Selasa 30/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Pasar perdagangan daring (e-Commerce) terus menujukkan tren positif. Riset Google dan Temasek mencatat, nilai pasar e-Commerce akan mencapai 46 miliar dolar AS atau sekitar 608 triliun rupiah pada 2025 dengan pertumbuhan tahunan sebesar 26 persen.

Sebuah riset berjudul ‘Economy SEA: … Selengkapnya

Super Car Hibrida Siap Meluncur

Rabu 31/8/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Honda Motor Co,. Ltd memulai pemesanan model Supercar Honda yaitu All New Honda NSX generasi kedua di Jepang. Honda NSX resmi dijual ke konsumen untuk pertama kalinya sejak terakhir kali dijual di Jepang pada tahun 2005 lalu. Pengiriman ke konsumen … Selengkapnya