Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image

Koran Jakarta | December 3 2016

Scroll to top

Top

follow us

Nasional

Presiden Setuju Rujuk Nasional

Sabtu 3/12/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Pasca aksi damai 2 Desember, kemungkinan besar akan digelar suatu forum dialog bertajuk rujuk nasional yang akan diikuti para tokoh agama, pemerintah dan berbagai elemen bangsa.

 

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik gagasan Rais Aam PBNU KH Maruf Amin mengenai dialog nasional untuk mencapai rujuk nasional. Maruf Amin, gagasan itu ia sampaikan saat melakukan pertemuan khusus dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Rabu (30/11).

“Presiden telah meminta penjelasan tentang konsep rujuk nasional. Dalam pertemuan itu, Presiden setuju untuk mewujudkan rasa toleransi semua pihak,” katanya dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (2/12)

Ide rujuk nasional mengemuka setelah Maruf Amin melihat perbedaan tajam antara Polri dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI yang awalnya ingin menggelar aksi demo dengan menggelar salat Jumat di sepanjang Jalan MH Thamrin dan Jalan Sudirman, Jakarta. Namun akhirnya disepakati aksi diadakan di Monumen Nasional dan diisi dengan doa, dzikir, dan tausyiah.

Rujuk nasional bisa dijadikan forum diskusi berbagai pihak, mulai dari pemerintah hingga tokoh dan organisasi masyarakat. Lewat diskusi itu,Ma’ruf berharap rujuk nasional bisa membuat Indonesia kembali menjadi bangsa yang saling menolong dan menghargai. Rujuk nasional juga diharapkan menciptakan Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera. Menurut Maruf, rujuk nasional dimaksudkan untuk menghilangkan rasa saling curiga serta membangun kehidupan yang harmonis antarseluruh warga negara, baik dalam konteks kehidupan sosial maupun politik. ”Semua ini akan terwujud jika seluruh warga negara menyadari perlunya toleransi atas keragaman masyarakat Indonesia, baik dari segi sosial maupun politik,” katanya.

Maruf Amin menambahkan masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang religius yang kini tengah membangun demokrasi yang beradab. Untuk itu, terwujudnya akhlak etika moral yang kuat di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi sangat perlu.

“Kesadaran beragama harus dibarengi dengan menguatnya etika- moral bangsa sehingga perlu adanyagerakan moral yang terintegrasi. Salah satunya rujuk nasional tadi,” kata Maruf yang juga ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Usulan rujuk nasional ini disambut baik oleh Pembina GNPF MUI Rizieq Shihab. Rizieq menyatakan rujuk nasional bisa dimanfaatkan seluruh tokoh dan pemerintah untuk berdialog mencari solusi bagi problematika yang sedang dihadapi.

“Kami GNPF MUI, menyambut usulan tersebut. Insya Allah ke depan kami lebih menggiatkan berdialog,” tutur Rizieq.

Respons Positif

Sementara itu Wakil Sekjen PBNU Hery Haryanto Azumi menilai kehadiran Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla dalam salat Jumat dan dzikir bersama dalam aksi Bela Islam 212 sebagai bukti bahwa pemerintah merespons positif gagasan rujuk nasional.

“Hadirnya Pak Jokowi dan Pak Jusuf Kalla itu sebagai sinyal atau pertanda pemerintah menyetujui gagasan rujuk nasional Kiai Maruf Amin,” kata dia.

Menurut dia, integrasi nasional yang kokoh menjadi syarat terwujudnya stabilitas nasional. Jika pada kenyataannya masih terjadi tindakan yang dianggap menganggu konsensus kebangsaan maka harus disikapi dengan cara-cara bijaksana.

sur/ Ant/AR-3

KRI Fatahillah-361 Dilengkapi Sistem Senjata Modern

Sabtu 3/12/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Surabaya – PT Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero) telah merampungkan modernisasi KRI Fatahillah- 361, yang adalah kapal perang jenis perusak kawal berpeluru kendali yang memiliki bobot 1.450 ton pesanan Kementerian Pertahanan.

“Alhamdulillah, kami bisa merampungkan pesanan secara tepat waktu dan … Selengkapnya

Proses Sidang Istimewa MPR Sangat Sulit Dilaksanakan

Sabtu 3/12/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Adanya keinginan sebagian tokoh nasional yang tergabung dalam Gerakan Selamatkan NKRI untuk mendesak adanya Sidang Istimewa (SI) MPR direspon miring dari parlemen.

Wakil Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid mengatakan, Sidang Istimewa yang digadang oleh sejumlah … Selengkapnya

Aksi Kokohkan Pancasila akan Digelar

Sabtu 3/12/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta – Sejumlah pimpinan partai politik dan tokoh nasional yang tergabung dalam Aliansi Kebangsaan Indonesia akan menggelar aksi “Kita Indonesia” untuk mengokohkan kembali semangat Bhinnekaan Tunggal Ika atau Pancasila sebagai satu bangsa yang majemuk dari suku, ras, dan agama, pada … Selengkapnya

mondial

Momentum Kebangkitan

Sabtu 3/12/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

Vietnam merupakan tim yang memiliki keseimbangan yang baik dalam menyerang dan bertahan.

JAKARTA – Laga leg pertama semifinal Piala AFF 2016 mempertemukan tuan rumah Indonesia kontra Vietnam digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Sabtu (3/12).

Setelah sekian lama tak melakoni pertandingan kompetitif di kandang, laga kali ini bisa menjadi momentum kebangkitan skuad Garuda.

Meski demikian Boaz Solossa dan kawan-kawan akan menghadap tugas berat. Tim asuhan Alfred Riedl itu tidak bisa turun dengan kekuatan penuh, terutama di lini belakang.

Fachruddin Aryanto dan Yanto Basna yang selama ini selalu menjadi andalan, bahkan sejak laga uji coba, dipastikan absen. Riedl harus memutuskan siapa yang akan menggantikan keduanya.

Duet Manahati Lestusen dan Gunawan Dwi Cahyo kemungkinan akan diandalkan menjaga pertahanan.

Kedua pemain ini punya pengalaman bagus di laga internasional di level umur. Manahati dan Gunawan pernah bermain di timnas U-23. Namun, keduanya belum pernah tampil di Piala AFF 2016.

Sementara lini belakang bermasalah, di lini tengah dan depan Indonesia sudah memiliki komposisi yang bagus. Boaz Salossa akan tetap menjadi andalan. Ia akan mendapatkan sokongan dari Andik Vermansah, Rizki Pora dan Stefano Lilipaly dari lini tengah.

Alfred Riedl sendiri mengatakan Vietnam memiliki gaya bermain yang baik. Salah satunya dengan mengandalkan serangan cepat ke pertahanan lawan.

Karena itulah serangan cepat mereka wajib diwaspadai. Mereka tim yang bagus. Serangan mereka sangat baik begitu pula pertahanannya,” ujar Riedl.

Tak hanya itu, tim asuhan Nguyen Huu Thang itu juga memiliki teknik permainan yang cukup seimbang. Transisi menyerang ke bertahan atau sebaliknya dapat dilaksanakan dengan baik oleh Lee Cong Vinh dan kawan-kawan.

Hal itu dilihat Riedl saat Indonesia menggelar dua laga uji coba melawan “Golden Stars” (julukan tim nasional Vietnam) di Indonesia dan Vietnam. Riedl juga mengatakan dirinya mencermati lawan di babak penyisihan Grup B Piala AFF, Vietnam sukses menjadi juara grup dengan mengalahkan Myanmar, Malaysia, dan Kamboja.

“Vietnam merupakan tim yang memiliki keseimbangan yang baik dalam menyerang dan bertahan,” sambungnya.

Meski demikian kubu Vietnam juga mengalami masalah yang sama dengan Indonesia. Mereka tidak bisa menurunkan bek senior andalannya, Truong Dinh Luat. Pemain berusia 33 tahun itu dilarang bermain karena akumulasi kartu kuning.

Di lini tengah kapten Le Cong Vinh masih akan menjadi andalan. Pemain yang pernah membela klub Consadole Sapporo ini akan bekerja sama dengan Nguyen van Quyet yang punya akselerasi yang bagus dari sisi sayap.
Setelah hampir satu setengah tahun tidak berkiprah di ajang internasional akibat sanksi FIFA yang berawal dari buntut konflik berkepanjangan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) era kepengurusan La Nyalla Mattalitti dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.

Indonesia belum sekalipun meraih gelar juara Piala AFF (Piala Tiger). Skuad Garuda hanya mampu menjadi runner up sebanyak empat kali (2000, 2002, 2004, dan 2010).

Timnas terakhir kali meraih prestasi internasional ketika merebut medali emas SEA Games 1991 di Filipina. Saat itu, Widodo Cahyono Putro dan kawan-kawan menaklukkan Thailand melalui adu penalti 4-3.

Kali ini Boaz Solossa dkk melaju ke semifinal Piala AFF dengan menempati posisi runner up Grup A, meraih empat poin dari tiga laga. Indonesia menyingkirkan Singapura dan Filipina.

Skuad Garuda mendampingi Thailand yang menjadi juara Grup A dengan torehan sembilan poin. Thailand akan menghadapi runner up Grup B, Myanmar di laga semifinal lainnya.  ben/S-1

Wilmar Internasional Akui Bersalah

Jumat 2/12/2016 | 06:15
A   A   A   Pengaturan Font

BERLIN.— Wilmar International Ltd mengakui terjadinya eksploitasi buruh anak skala besar di perkebunan sawit Wilmar International Ltd dan pemasoknya di Kalimantan dan Sumatera.

“Kami mengakui bahwa ada masalah ketenagakerjaan yang sedang berlangsung di industri kelapa sawit dan masalah ini dapat … Selengkapnya

Laga 40 Cabang Olahraga Dalam Asian Games 2018

Kamis 1/12/2016 | 08:10
A   A   A   Pengaturan Font

Asian Games edisi 18 pada 2018 akan menjadi sejarah tersendiri bagi bangsa Indonesia. Ajang olah raga paling bergengsi di kawasan Asia itu akan digelar di dua kota di tanah air yakni di Palembang dan Jakarta.

Laga tersebut rencananya akan mempertandingkan … Selengkapnya

Kampung Atlet Asian Games 2018 Bersiap Menyambut Para Penghuni

Kamis 1/12/2016 | 08:03
A   A   A   Pengaturan Font

Rio Centro, Barra da Tujca, Rio de Janeiro, Brasil,  jadi menjadi ins-pirasi Indonesia. Di kawasan itu perkampungan atlet Olimpiade 2016 terbentang.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Men-pora) Imam Nahrawi juga sempat me-nyatakan keinginannya untuk mem-ba-ngun kampung atlet Asian Games 2018 layaknya … Selengkapnya

ekonomi

Skandal Korupsi BLBI Picu Disparitas dan Perpecahan

Sabtu 3/12/2016 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font

Jangan sampai timbul kesan setiap pemerintahan melindungi pengemplang BLBI.
RI insolvent, kreditur internasional akan terapkan kebijakan yang memberatkan rakyat.

JAKARTA. – Pemerintah diminta lebih fokus menyelamatkan rakyat dan bangsa Indonesia dari keterpurukan akibat kesenjangan ekonomi dan perpecahan yang bisa muncul ketika negara insolvent, tidak mampu lagi membayar beban utang.

Untuk mengurangi beban utang yang saat ini hampir mencapai 3.500 triliun rupiah, pemerintah semestinya lebih serius melaksanakan hak tagih negara atas utang Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), sesuai dengan amanat UU No 1/2004 tentang Perbendaharaan Negara.

Pengamat ekonomi-politik dari Universitas Paramadina, Herdi SRS, mengemukakan skandal korupsi BLBI adalah akar masalah bangsa ini. Batangnya disparitas ekonomi yang kian melebar.

Lalu menghasilkan cabang-cabang berupa perpecahan sosial, etnis, agama, suku, politik, dan provinsi. Papua, Ambon, Bali, dan Kalimantan akan menuntut otonomi khusus atau merdeka.

“Jangan sampai timbul kesan gonta-ganti pemerintahan tapi semua melindungi pengemplang BLBI. Bukankah UU No 1/2004 menjadi landasan hukum menkeu menggunakan kuasa hak tagih atas utang BLBI,” papar Herdi ketika dihubungi, Jumat (2/12).

Dengan demikian, lanjut dia, pemerintahan saat ini harus menghentikan korupsi sistematis oligarki BLBI yang berupaya membungkan hukum. Jika penegakan hukum kasus BLBI dijalankan rakyat tidak mudah tersulut oleh isu kesenjangan ekonomi dan perpecahan.

Pelaksanaan hak tagih juga bisa meningkatkan kapasitas APBN untuk kesejahteraan rakyat. Terkait utang negara, Herdi mengungkapkan utang BLBI menyebabkan utang negara sudah bunga berbunga hingga pecah 3.500 triliun rupiah dan beban cicilan utang pada APBN sudah mencapai 230 triliun rupiah setiap tahun.

Pada APBN 2017, pemerintah sudah mengumumkan harus menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) hampir 600 triliun rupiah untuk menutup defisit anggaran.

“Jika ini terus berlangsung, tidak lama lagi RI akan insolvent dan tidak mampu lagi mampu menyicil utang walaupun pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto) rata-rata 5,6 persen per tahun sekalipun,” tegas Herdi.

Pada saat itu benar-benar terjadi, lanjut dia, kreditur internasional akan menetapkan aturan dan kebijakan yang akan semakin berat untuk rakyat kebanyakan melalui pemangkasan belanja modal dan sosial negara.

“Maka pasti perpecahan sosial akan semakin keras mengguncang NKRI. Kasihanilah dan selamatkanlah rakyat dan bangsa ini dengan melaksanakan hak tagih negara sesuai UU Perbendaharaan Negara,” kata Herdi.

Menurut dia, kasus yang menjerat Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama Ahok, hanyalah sebesar semut dibandingkan dengan skandal BLBI yang bagaikan Gunung Merapi, tidak diketahui pasti kapan meletusnya.

Dengan begitu, negara semestinya tidak membuang-buang banyak energi dan pikiran untuk urusan Ahok , tapi mengabaikan persoalan besar seperti megakorupsi BLBI.

Beban Fiskal

Herdi mengaku prihatin sampai sekarang skandal BLBI dibiarkan begitu saja, dianggap tidak ada. Padahal, APBN setiap tahun harus membayar bunga obligasi rekapitalisasi perbankan eks BLBI sampai 80 triliun rupiah.

Dengan kondisi fiskal yang terbebani skandal, utang justru dipilih sebagai jalan keluar pembiayaan yang akhirnya makin menambah kesulitan negara dalam mendorong ekonomi rakyat.

“Skandal BLBI menjadi kunci dari makin menguatnya akar masalah itu di era saat ini. Semestinya akar masalah itu yang dibereskan, minimal dibuka kembali status hukumnya,” kata Herdi.

Pakar masalah sosial dari Universitas Airlangga Surabaya, Bagong Suyanto, menambahkan keresahan masyarakat yang berpotensi menjadi perpecahan bangsa saat ini tidak lepas dari citra pemerintah yang dinilai kurang adil dalam setiap kebijakan, termasuk utang BLBI yang tidak kunjung ditagih.

“Kesenjangan sosial yang diakibatkan pembangunan yang tersendat karena beban utang negara yang begitu besar berpotensi menimbulkan masalah baru,” jelas dia.

Disparitas ekonomi yang mencolok, menurut Bagong, merupakan habitat yang subur untuk memicu masalah sosial yang lain seperti perpecahan dalam masyarakat.

“Ketika masyarakat sadar bahwa mereka miskin karena adanya ketidakadilan atau dimiskinkan, kecemburuan ini yang bisa memicu kerenggangan dalam masyarakat,” ungkap dia.  YK/SB/WP

 

Proyek Kereta Mesti Bebas Jaminan Utang Negara

Sabtu 3/12/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA. – Dalam kondisi ekonomi global yang maih diliputi ketidakpastian dan kondisi fiskal negara yang sudah sangat berat untuk membayar cicilan pokok dan bunga utang, haram hukumnya untuk menambah utang bagi pembangunan infrastruktur.

Untuk itu, proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya harus … Selengkapnya

Produsen Baja Mulai Garap Pasar Ekspor

Jumat 2/12/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Emiten produsen baja, PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA), berencana mengembangkan pasar ekspor melalui produk terbaru, yakni baja lapis dengan merek Sarana Color. Baja lapis ini mempunyai komposisi 55 persen Aluminium-Zinc yang diproses dengan lapisan luar polyester menggunakan mesin … Selengkapnya

Inflasi Memanas Jelang Akhir Tahun

Jumat 2/12/2016 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Komoditas pangan, terutama produk holtikultura cabai merah, menjadi penggerak inflasi bulan lalu dengan kontribusi sebesar 0,47 persen.

 

Jakarta – Laju inflasi pada November lalu meningkat dan berpotensi berlanjut pada bulan ini karena pertepatan dengan perayaan Natal dan Tahun Baru. … Selengkapnya

rona

Kikan Serukan Persatuan lewat Musik

Sabtu 3/12/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Sebagai seorang musisi, Kikan kerap menunjukkan rasa nasionalismenya lewat lagu. Kikan menunjukkan rasa cinta Tanah Air lewat tembang yang dilantunkannya. Mantan penyanyi grup musik Cokelat ini tentunya ingin masyarakat Indonesia ini hidup damai, rukun dan sejahtera.

“Kita ini berbeda-beda tapi kita harus bisa bersatu dalam kebhinekaan. Aku selalu menumbuhkan rasa nasionalisme lewat lagu. Aku pun ingin menularkan rasa nasionalisme itu lewat lagu kepada seluruh masyarakat. Aku selalu optimistis untuk itu,” kata Kikan, baru-baru ini, saat ditemui di konser Indonesia Care, di Hard Rock Cafe, Jakarta.

Kikan adalah salah satu dari puluhan artis yang tergabung dalam komunitas Indonesia Care, komunitas gabungan dari sejumlah lapisan masyarakat seperti musisi, seniman, pekerja kesehatan dan lainnya yang menyuarakan cinta Indonesia lewat keberagaman di dalam bangsa ini. Lewat konser Indonesia Care, baru-baru ini, Kikan menyampaikan kecintaannya terhadap Indonesia dan harapannya agar masyarakat Indonesia hidup damai dan rukun dalam kebhinekaan.

“Aku berharap masyarakat kita bisa hidup rukun dalam perbedaan yang ada. Kita harus bisa bersatu padu membangun bangsa ini lewat bidang kita masing-masing,” kata Kikan.

Menurut Kikan, yang paling dibutuhkan Indonesia saat ini adalah kebesaran hati. Penyanyi rock wanita bernama asli Namara Surtikanti ini pun menghimbau kepada semua pihak agar bisa berbesar hati membangun Indonesia tercinta ini. Kikan merasa senang jika melihat masyarakat Indonesia bisa bersatu dalam perbedaan.

“Kita bisa lihat bagaimana indahnya saat kita pergi berbondong-bondong mendukung tim nasional Indonesia bertanding di stadion. Di situ hanya ada persatuan yang disuarakan. Nggak peduli kamu agamanya apa, sukunya apa, tapi kita bersatu mendukung Indonesia. Jadi aku ingin kita ini semuanya bisa bersatu untuk Indonesia,” papar Kikan.

Penyanyi kelahiran Jakarta, 9 September 1976 ini pun yakin bahwa masyarakat Indonesia ini pintar dalam menyikapi perbedaan.

“Terus terang aku sebenarnya sedih banget jika kita tidak bisa bersatu. Aku nggak mau kita ini terpecah lantaran perbedaan pemahaman atau apapun. Teman-teman aku juga sama, mereka punya harapan yang sama untuk Indonesia ini. Mudah-mudahan kita ke depan bisa lebih bijak lagi menghadapi setiap masalah yang ada di bangsa tercinta ini,” pungkas Kikan. yzd/S-1

Kukuhkan Kotagede Sebagai Ibukota Keroncong Dunia

Sabtu 3/12/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Tahun ini Pasar Keroncong Kotagede kembali digelar setelah pada tahun lalu sukses menyedot pecinta Keroncong.  Terasa istimewa karena pada tahun ini akan menampilkan 16 grup dari seluruh Indonesia dan juga nama-nama beken seperti Oppie Andarista dan Yati Pesek yang akan … Selengkapnya

Mengubah Peluang menjadi Uang

Sabtu 3/12/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Tidak hanya dalam industri film saja yang membutuhkan penulis skenario, tapi juga industri televisi. Sinetron, program komedi dan program lainnya di televisi juga membutuhkan penulis skenario. Tak harus lewat pendidikan formal, sebab banyak penulis skenario belajar secara otodidak.

Menuangkan cerita … Selengkapnya

Ayu Ting Ting Kembangkan Bisnis Fashion

Sabtu 3/12/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Sukses karier di dunia hiburan, kini Ayu melebarkan sayapnya ke bisnis fashion yang mengusung nama A2T. Bukan kali pertama terjun ke dunia bisnis, sebelumnya Ayu juga telah mengembangkan bisnisnya di bidang food & beverage dan juga karaoke keluarga. Lewat clothing … Selengkapnya

megapolitan

Polri Minta Anak-anak Tidak Diikutkan dalam Doa Bersama

Jumat 2/12/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta – Kadivhumas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengimbau agar massa tidak membawa dan mengikutsertakan anak-anak kecil dalam (Doa Bersama yang akan digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (2/12).

Imbauan itu dikeluarkan karena durasi doa bersama cukup lama sehingga dikhawatirkan membuat anak-anak dehidrasi, katanya, di Jakarta, Kamis. “Besok itu acaranya pagi hingga siang, cuaca panas, sehingga dianjurkan jangan membawa anak-anak terutama balita. Karena dikhawatirkan mereka dehidrasi,” katanya.

Ia mengimbau agar massa membawa perlengkapan shalat masing-masing serta makanan ringan. “Diimbau untuk membawa sajadah masing-masing karena mungkin sajadah (untuk shalat Jumat) yang disediakan (panitia) tidak cukup,” katanya.

Ia pun meminta para peserta aksi untuk menjaga kondisi badan, mengingat pelaksanaan aksi damai yang cukup lama.”Kalau ada yang sakit, lebih baik jangan ikut,” ujarnya.
pik/ant/AR-3

KCJ Siapkan Kereta Tambahan

Jumat 2/12/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) telah mengantisipasi lonjakan penumpang di sejumlah stasiun terkait rencana kegiatan sejumlah kelompok masyarakat pada Jumat (2/12).

PT KCJ memastikan operasional KRL berlangsung normal dengan mengoperasikan 881 perjalanan kereta.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, karena … Selengkapnya

Transjakarta Sediakan 14 Truk Tangki Air Wudhu

Jumat 2/12/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta – PT Transjakarta akan menyediakan 14 truk tangki berisi air bersih untuk berwudhu Shalat Jumat setelah penyampaian aspirasi pada Doa Bersama 2 Desember 2016.

Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis mengatakan 14 truk … Selengkapnya

Perusahaan “Catering” Yakin Demo Berlangsung Damai

Jumat 2/12/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Perusahaan catering Nendia Primarasa akan menyajikan tema Nasional Modern pada Wedding Celebration Festival 2016 yang digelar pada 2-4 Desember 2016 di Jakarta Convention Center. Wedding services yang sudah berdiri selama 12 tahun ini berharap jumlah transaksi bisa meningkat … Selengkapnya

olahraga

Momentum Kebangkitan

Sabtu 3/12/2016 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

Vietnam merupakan tim yang memiliki keseimbangan yang baik dalam menyerang dan bertahan.

JAKARTA – Laga leg pertama semifinal Piala AFF 2016 mempertemukan tuan rumah Indonesia kontra Vietnam digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Sabtu (3/12).

Setelah sekian lama tak melakoni pertandingan kompetitif di kandang, laga kali ini bisa menjadi momentum kebangkitan skuad Garuda.

Meski demikian Boaz Solossa dan kawan-kawan akan menghadap tugas berat. Tim asuhan Alfred Riedl itu tidak bisa turun dengan kekuatan penuh, terutama di lini belakang.

Fachruddin Aryanto dan Yanto Basna yang selama ini selalu menjadi andalan, bahkan sejak laga uji coba, dipastikan absen. Riedl harus memutuskan siapa yang akan menggantikan keduanya.

Duet Manahati Lestusen dan Gunawan Dwi Cahyo kemungkinan akan diandalkan menjaga pertahanan.

Kedua pemain ini punya pengalaman bagus di laga internasional di level umur. Manahati dan Gunawan pernah bermain di timnas U-23. Namun, keduanya belum pernah tampil di Piala AFF 2016.

Sementara lini belakang bermasalah, di lini tengah dan depan Indonesia sudah memiliki komposisi yang bagus. Boaz Salossa akan tetap menjadi andalan. Ia akan mendapatkan sokongan dari Andik Vermansah, Rizki Pora dan Stefano Lilipaly dari lini tengah.

Alfred Riedl sendiri mengatakan Vietnam memiliki gaya bermain yang baik. Salah satunya dengan mengandalkan serangan cepat ke pertahanan lawan.

Karena itulah serangan cepat mereka wajib diwaspadai. Mereka tim yang bagus. Serangan mereka sangat baik begitu pula pertahanannya,” ujar Riedl.

Tak hanya itu, tim asuhan Nguyen Huu Thang itu juga memiliki teknik permainan yang cukup seimbang. Transisi menyerang ke bertahan atau sebaliknya dapat dilaksanakan dengan baik oleh Lee Cong Vinh dan kawan-kawan.

Hal itu dilihat Riedl saat Indonesia menggelar dua laga uji coba melawan “Golden Stars” (julukan tim nasional Vietnam) di Indonesia dan Vietnam. Riedl juga mengatakan dirinya mencermati lawan di babak penyisihan Grup B Piala AFF, Vietnam sukses menjadi juara grup dengan mengalahkan Myanmar, Malaysia, dan Kamboja.

“Vietnam merupakan tim yang memiliki keseimbangan yang baik dalam menyerang dan bertahan,” sambungnya.

Meski demikian kubu Vietnam juga mengalami masalah yang sama dengan Indonesia. Mereka tidak bisa menurunkan bek senior andalannya, Truong Dinh Luat. Pemain berusia 33 tahun itu dilarang bermain karena akumulasi kartu kuning.

Di lini tengah kapten Le Cong Vinh masih akan menjadi andalan. Pemain yang pernah membela klub Consadole Sapporo ini akan bekerja sama dengan Nguyen van Quyet yang punya akselerasi yang bagus dari sisi sayap.
Setelah hampir satu setengah tahun tidak berkiprah di ajang internasional akibat sanksi FIFA yang berawal dari buntut konflik berkepanjangan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) era kepengurusan La Nyalla Mattalitti dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.

Indonesia belum sekalipun meraih gelar juara Piala AFF (Piala Tiger). Skuad Garuda hanya mampu menjadi runner up sebanyak empat kali (2000, 2002, 2004, dan 2010).

Timnas terakhir kali meraih prestasi internasional ketika merebut medali emas SEA Games 1991 di Filipina. Saat itu, Widodo Cahyono Putro dan kawan-kawan menaklukkan Thailand melalui adu penalti 4-3.

Kali ini Boaz Solossa dkk melaju ke semifinal Piala AFF dengan menempati posisi runner up Grup A, meraih empat poin dari tiga laga. Indonesia menyingkirkan Singapura dan Filipina.

Skuad Garuda mendampingi Thailand yang menjadi juara Grup A dengan torehan sembilan poin. Thailand akan menghadapi runner up Grup B, Myanmar di laga semifinal lainnya.  ben/S-1

Sami Khedira Serukan Kebangkitan Juventus

Jumat 2/12/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Sami Khedira mengatakan hasil buruk Juventus dalam pertandingan melawan Genoa adalah peringatan bagi juara Serie A untuk meningkatkan permainan mereka.

Juve tampil buruk di Stadio Luigi Ferraris dan menemukan diri mereka tertinggal 3-0 dalam setengah jam, dengan gol Miralem Pjanic … Selengkapnya

Cavani Cetak Gol ke-100 untuk PSG

Jumat 2/12/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

PARIS – Edinson Cavani mencetak gol ke-100 di semua kompetisi untuk Paris St Ger­main dalam kemenangan 2-0 atas Angers, Kamis (1/12) dini hari WIB. Namun pemain asal Uruguay itu masih belum bisa lepas dari bayangan pendahu­lunya Zlatan Ibrahimovic.

Cavani menjadi … Selengkapnya

Barcelona Kembali Tertahan

Jumat 2/12/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

MADRID – Barcelona ditahan imbang 1-1 oleh Hercules laga leg pertama babak 32 besar Copa del Rey, Kamis (1/12) dini hari WIB. Pada pertanding­an lainnya Mari­ano mencetak hattrick saat Real Madrid merebut kemenangan 6-1 atas klub kasta ketiga Cultural Leonesa … Selengkapnya

kupas

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan, tentang Aksi Damai di Monas

Jumat 2/12/2016 | 05:49
A   A   A   Pengaturan Font

Meskipun kegiatan Doa Bersama di Monumen Nasional dipredikasi berjalan damai, tetapi Polda Metro Jaya tidak mau kecolongan apabila ada segelintir orang atau kelompok yang berusaha memanfaatkan situasi dan melakukan provokasi untuk memicu kerusuhan.

Untuk mengantisipasi munculnya kerusuan kegiatan di luar aksi damai itu, Polda Metro telah menyiapkan sejumlah persiapan pengamanan. Untuk mengetahui apa saja yang telah dilakukan Polda Metro, Koran Jakarta mewawancarai Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan. Berikut petikannya.

Persiapan pengamanan apa yang telah dilakukan untuk mengawal aksi damai ini?

Langkah pertama dengan melakukan evaluasi, menilik demo sebelumnya. Dari situ kami juga persiapkan langkah berikutnya terkait bagaimana kalau ada demo, termasuk pengamanan Aksi Damai 2 Desember 2016.

Selain itu, persiapan pengamanan lain juga sudah kami lakukan di antaranya dengan menggelar latihan pengamanan atau tactical floor game. Komandan-komandan pasukan memberikan arahan-arahan kepada pasukan.

Kami juga simulasikan taktik-taktik pengamanan berupa strategi pengamanan bagaimana dan seperti apa jika ada ada massa begini, bagaimana. Kalau ada massa lewat sini, bagaimana. Antisipasi apa yang harus dikerjakan. Termasuk protap-protap. Kami juga sudah memetakan dan menyiapkan pengamanan di 26 titik Ibu Kota Jakarta.

Kesiapan aparat di lapangan?

Saya selalu mengingatkan para anggota untuk kuasai diri dan tahan emosi untuk mampu memberikan pelayanan pengamanan yang humanis. Jangan terprovokasi atau malah sebaliknya memprovokasi massa karena hal tersebut akan memicu situasi menjadi tak terkendali.

Dengan memberikan senyuman dan menegur sapa kepada para peserta demo bisa menjadi kunci agar suasana kondusif. Kemudian yang terpenting anggota yang berjaga bisa menghilangkan sikap arogansi dan kesewenang-wenangan dan harus bisa berbaur dan berinteraksi dengan para peserta.

Khusus di area Monas bagaimana?

Pengamanan di area Monas sendiri nantinya akan dilakukan sejak pagi hari. Unsur TNI dan Polri telah menyiapkan sejumlah fasilitas seperti sajadah, karpet, wc umum, dan ambulans. Amunisi seperti peluru karet akan secara selektif digunakan untuk menghalau adanya potensi kerusuhan. Ada juga mobil water canon dan kendaraan taktis yang telah disiapkan sesuai dengan prosedur.

Berapa personel yang diturunkan?

Untuk jumlah personel gabungan yang akan dikerahkan aparat keamanan dalam pengamanan aksi sekitar 27.000 personel.

Dari kepolisian akan menyiagakan 499 pasukan Asmaul Husna, dimana pasukan itu akan melantunkan Asmaul Husna untuk dapat menyentuh hati ratusan ribu massa yang di prediksi akan memenuhi Monas dalam aksi 2 Desember tersebut. Tim yang berjumlah 499 terdiri dari Brimob Polda Jawa Barat, Polda Banten dan Polres Jakarta Timur.

Anda yakin aksi Jumat ini aman?

Selama komitmen dengan kesepakatan yang telah dibuat dan saling bahu-membahu dalam menjaga keamanan, saya yakin 1.000 persen aksi ini akan berjalan dengan damai.

Selain itu, dalam kesepakatan, ada anggota dari organisasi Islam yang ikut berjaga bersama sama untuk mengamankan adanya penyusup yang mencoba memanfaatkan momen ini.
Jika memang ketahuan ada yang ingin memprovokasi akan langsung ditindak tegas.  apik yudha/AR-3

Kita Harus Antisipasi Ormas Anti Pancasila

Kamis 1/12/2016 | 05:33
A   A   A   Pengaturan Font

Pemerintah berencana merevisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). UU ini sebelum disahkan sempat menimbulkan polemik panjang. Banyak pegiat di lembaga swadaya masyarakat HAM menolak UU tersebut.

Bahkan organisasi besar seperti Muhammadiyah juga terang-terangan menolaknya. Puncaknya, UU … Selengkapnya

“Dengan IT, Pendidikan di Surabaya Makin Maju”

Rabu 30/11/2016 | 06:47
A   A   A   Pengaturan Font

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berhasil memajukan dunia pendidikan dengan menggunaan sistem jaringan informasi dan teknologi (IT) di Jawa Timur, khususnya di Kota Surabaya.

Dia menerima penghargaan Anugerah Ki Hajar Dewantara kategori khusus dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. … Selengkapnya

“Kami Harus Lebih Canggih dari Mereka”

Selasa 29/11/2016 | 06:11
A   A   A   Pengaturan Font

Majunya dunia informasi dan teknologi (IT) tidak selamanya membawa nilai positif bagi masyarakat, malah banyak pihak yang menyalahgunakan hal tersebut untuk tindakan negatif.

Saat ini kelompok-kelompok teroris memanfaatkan IT untuk propaganda gerakan dan juga sumber informasi untuk pembuatan atau perakitan … Selengkapnya

berita lain

Proyek “Township” Perhatikan Area Komersial dan Ruang Terbuka

Jumat 2/12/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Pengembangan proyek properti skala kota (township) bisa dibangun dengan melibatkan lebih dari satu perusahaan. Pengembangan township bisa dilakukan dengan mitra terkemuka yang punya track record baik untuk mencapai pasar konsumen yang lebih luas dan meningkatkan penetrasi pasar atas produk-produk yang … Selengkapnya

Ponsel Menengah Andalkan Kamera 20 MP

Kamis 1/12/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Merek Vivo sepertinya tidak ingin dilihat sebelah mata oleh konsumen di Indonesia. Agar memiliki pamor kuat, Vivo melakukan gebrakan dengan menawarkan ponsel berkamera belakang 20 MP dan depan 13 MP untuk menyasar penggemar foto dari kalangan muda.

“Sebagai salah satu … Selengkapnya

Bosch Kembangkan Elektrifikasi Mobil

Rabu 30/11/2016 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Pada ajang “2nd Bosch China Automotive Innovation Day” yang berlangsung pada 14November 2016 di Suzhou, Tiongkok, Bosch mempersembahkan solusi mobilitas inovatif yang lengkap, mulai dari kendaraan terkoneksi, hibrida, dan mobil listrik, roda dua yang efisien, dan mobil komersial yang hemat.

Selengkapnya