Koran Jakarta | June 18 2018
No Comments
Pendidikan Vokasi

6 Politeknik Dapat Hibah Peralatan Pendidikan

6 Politeknik Dapat Hibah Peralatan Pendidikan

Foto : ISTIMEWA
Dirjen Pembelajaran dan Ke­mahasiswaan Kemristekdikti, Intan Ahmad.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendi­dikan Tinggi (Kemristekdikti) menyerahkan hibah peralat­an penunjang pendidikan ke­pada enam politeknik swasta di Tanah Air. Penyerahan hibah aset ini diharapkan dapat men­jadi stimulus dalam mengem­bangkan pendidikan vokasi yang lebih berkualitas di kam­pus masing-masing agar dapat menghasilkan lebih banyak lagi tenaga kerja terampil dan kom­petitif serta pengusaha muda.

Dirjen Pembelajaran dan Ke­mahasiswaan Kemristekdikti, Intan Ahmad, di Jakarta, Senin (12/3), menjelaskan politeknik swasta yang mendapat hibah adalah Politeknik Caltex Riau, Politeknik Atmi Surakarta, Po­liteknik LPP Yogyakarta, Po­liteknik Mekatronika Sanata Dharma, dan Politeknik Perda­maian Halmahera.

Sumber dana aset tersebut berasal dari Asian Develop­ment Bank (ADB) melalui pro­yek pengembangan pendidikan politeknik atau Polytechnic Ed­ucation Development Project.

“Lulusan politeknik yang terampil dan kompetitif yang dibutuhkan bagi pembangunan ekonomi Indonesia sekaligus dalam rangka menekan angka pengangguran dan ketidaksta­bilan ekonomi,” katanya.

Hibah peralatan berupa aset peralatan dan perlengkap­an laboratorium atau bengkel, peralatan IT multimedia, reno­vasi laboratorium, penunjang pembelajaran, dan lainnya. “Kami berharap semua per­alatan ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung optimali­sasi kegiatan pendidikan di kampus,” ujarnya.

Intan menjelaskan poli­teknik harus disiapkan memi­liki sistem pembelajaran yang kuat dalam pembentukan ka­rakter dan profesionalisme, di­lengkapi dengan peralatan pen­dukung yang memadai, juga tenaga pengajar yang mampu membimbing mahasiswa men­jadi terampil melalui proses pembelajaran dengan media yang efektif sehingga akan me­ningkatkan kualitas pendidik­an vokasi di Tanah Air.

Penyerahan hibah aset ter­sebut diselenggarakan di Po­liteknik Pos Bandung. Acara penyerahan tersebut dihadiri Manajer Proyek PEDP, perwa­kilan dari Asian Development Bank serta pimpinan enam po­liteknik swasta penerima hibah.

Sebelumnya, Menristekdik­ti, Mohamad Nasir, menga­takan bahwa Kemristekdikti akan membuka politeknik dan program studi khusus untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri. cit/E-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment