Koran Jakarta | July 17 2018
No Comments
Penataan Pedestrian

31 Juli, Trotoar Sudirman Difungsikan

31 Juli, Trotoar Sudirman Difungsikan

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Penataan pedestrian dan jalan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman akan tuntas pada 22 Juli nanti. Namun, trotoar yang digadang-gadang sebagai sabuk Nusantara itu akan difungsikan pada 31 Juli 2018.

“Mengenai trotoar kita sudah sampaikan juga koridor utama Sudirman–MH Thamrin itu selesai 22 Juli dan trotoar itu sudah difungsionalkan 31 Juli. Jadi ini akan kita kejar sesuai dengan target,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta Pusat, Kamis (12/7).

Nantinya, trotoar ini akan disterilkan dari pedagang kaki lima (PKL). Para PKL itu, ungkap Sandi, akan ditempatkan di dalam gedung-gedung sekitar Jalan Sudirman. Sehingga, perhelatan Asian Games tidak terganggu oleh keberadaan PKL.

“Pedagang kecil mandiri, kita akan coba fungsikan, mereka bisa direlokasi ke dalam gedung gedung. Karena sebetulnya mereka ada di situ karena ada permintaan yang ada marketnya, ada pasarnya,” katanya.

Terlebih, tegasnya, gedung-gedung ini memiliki kewajiban 20 persen gedungnya untuk memfasilitasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dia enggan menggusur pedagang kecil mandiri ini, karena dengan adanya perhelatan Asian Games diharapkan bisa turut meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Jadi, kita ingin mereka juga memberikan khusus pada saat-saat Asian Games ini tempat berusaha bagi para UMKM yang ada di wilayah venue maupun di wilayah perkampungan atlet atau atlet village. Itu yang dapat kami sampaikan kita sangat optimis bahwa Jakarta siap untuk menyambut Asian Games,” jelasnya.

Sandi juga meyakinkan pada saat Asian Games, Ibu Kota Jakarta akan aman, tertib, dan kondusif. Pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI untuk memberikan pengamanan ekstra.

“Kita tidak ingin ada satu keraguan pun juga bagi tamu-tamu mancanegara yang akan hadir khusus VVIP maupun para suporter bahwa Jakarta aman tertib kondusif situasi stabil aman dan terkendali,” tegasnya.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar bisa mengendalikan massa saat Asian Games berlangsung. Dia menilai, akan banyak orang akan masuk ke sekitar venue Asian Games yang bakal mengundang datangnya PKL.

“Saya lihat nanti bakal banyak masyarakat yang masuk ke area Gelora Bung Karno. Di area GBK ini, pesertanya sebagai Asia, harus dibuat steril baik dari PKL, terutama di trotoar. Kalau PKL masih menumpuk, nanti jadi force major dimana-mana, nanti jadi nggak bagus juga,” katanya.
Sebagai tuan rumah Asian Games, ungkapnya, DKI Jakarta harus bisa menunjukkan kepada dunia bahwa di Jakarta dalam keadaan aman dan kondusif. Dia pun meminta agar Dinas Pendidikan dan Dinas Pemuda dan Olahraga untuk mengerahkan para pelajar agar menonton Asian Games ke venue-venue.

“Stadion Utama Senayan kan memiliki kapasitas 100 ribu kursi, maka libatkan pelajar-pelajar di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, kita mintalah kaos atau topi untuk menyemarakkan pesta besar ini,” imbuhnya.

 

pin/P-5

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment