Koran Jakarta | October 18 2019
No Comments
Penyaringan Capim KPK

192 Orang Lolos Seleksi Administrasi

192 Orang Lolos Seleksi Administrasi

Foto : ANTARA/INDRIANTO EKO SUWARSO
BERI KETERANGAN - Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK, Yenti Garnasih (ketiga kiri) memberikan keterangan hasil seleksi administrasi di Jakarta, Kamis (11/7).
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) menyatakan dari total 376 orang pendaftar capim KPK 2019–2023, sebanyak 192 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Mereka yang lolos akan mengikuti tahapan seleksi selanjutnya yakni uji kompetensi.

“Dari 180 pendaftar yang lolos adalah laki-laki. Sisanya, perempuan sebanyak 12 orang. Namanama pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi akan diumumkan mulai hari ini melalui website Kementerian Sekretariat Negara,” papar Ketua Pansel Capim KPK, Yenti Garnasih, di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (11/7).

Adapun berdasarkan kategori profesi pendaftar yang lolos, ada 40 orang akademisi/ dosen, 39 orang advokat/konsultan hukum, 17 orang korporasi, 18 orang jaksa/hakim, 13 anggota Polri, 9 auditor, 13 komisioner/pegawai KPK. Sisanya, 43 orang berprofesi sebagai PNS, pensiunan, wiraswasta, NGO, dan pejabat negara.

“Pansel mengharapkan masukan secara tertulis dari masyarakat terhadap nama pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi,” sambung Yenti. Menurut dia, ada 18 nama dari internal KPK yang mendaftar, dan yang lolos 13 orang di antaranya tiga komisioner KPK, yakni Alexander Marwata (Wakil Ketua), Basaria Panjaitan (Wakil Ketua), dan Laode Muhammad Syarif (Wakil Ketua).

Sementara itu, masukan dari masyarakat dapat disampaikan langsung kepada sekretariat pansel mulai 11 Juli sampai 30 Agustus, dengan alamat Kementerian Sekretariat Negara, Gedung 1 Lantai 2, Jalan Veteran No 18, Jakarta Pusat 10110, atau email ke alamat panselkpk2019@setneg.go.id.

Sambil menunggu masukan dari masyarakat, proses seleksi tahap berikutnya akan tetap dilakukan. Menurut Yenti, para pendaftar yang lolos seleksi akan mengikuti uji kompetensi yang meliputi objective test dan penulisan makalah.

Proses Seleksi tersebut akan dilangsungkan pada Kamis (18/7) di Pusdiklat Kementerian Sekretariat Negara, di Cilandak, Jakarta Selatan. Kemudian, capim yang lolos uji kompetensi akan mengikuti tes psikotes dan profile assessment.

Setelah itu, dilanjutkan dengan uji publik agar masyarakat bisa melihat seperti apa gagasan para calon. Usai uji publik, capim yang lolos akan memasuki tahap wawancara sekitar awal September. Kemudian, pada akhirnya pansel akan memberikan 10 nama capim KPK kepada Presiden Joko Widodo pada bulan yang sama.

 

Tak Ada Kuota

 

Anggota Pansel Capim KPK, Harkristuti Harkrisnowo, berharap para pendaftar yang lolos mengetahui secara detail mengenai apa saja yang menjadi tugas dan kewenangan KPK, serta semua hal-hal yang berkaitan dengan korupsi.

“Jadi, terkait tindak pidana, ruang lingkupnya, mulai penindakan, pencegahan, supervisi, dan koordinasi,” kata Harkristuti. Dia menegaskan bahwa pansel sama sekali tidak menetapkan kuota calon dalam uji kompetensi. Menurut dia, kelolosan calon bergantung pada kemampuan yang dimilikinya. 

 

fdl/WP

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment