“Memberikan Nyawa” | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 25 2020
No Comments
Tissa Biani

“Memberikan Nyawa”

“Memberikan Nyawa”

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Setelah sukses membintangi film horor Makmum, aktris Tissa Biani kembali terlibat dalam sebuah film horror kali ini berjudul KKN: di Desa Penari. Tissa mengaku tak kapok untuk terus berperan dalam film horor karena menurutnya sangat menantang.

“Ini film horor kedua setelah Makmum. Kalau kapok, ya kita lihat aja apa bakalan ada yang kedua. Saya tahu risikonya main di film horor. Mulai dari harus syuting malam dan siap pulang pagi. Lalu di film ini juga banyak syuting di hutan, yang menuntut kita untuk siap mental dan fisik juga,” ujar Tissa Biani, saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pekan lalu.

Aktris muda kelahiran Jakarta, 24 Juli 2002 ini memerankan tokoh Nur di film terbarunya. “Saya berperan sebagai Nur. Di sini memerankan karakter yang berhijab lagi. Dan merupakan sebuah tantangan yang baru buat aku karena film ini thread Twitter yang viral banget. Itu jadi tanggung jawab buat aku, karena aku di sini harus memberikan nyawa buat karakter Nur dan memvisualisasikan menjadi adegan yang sesuai ekspektasi pembaca,” papar Tissa.

Sebelumnya, aktris bernama lengkap Tissa Biani Azzahra itu tak menyangka mendapat tawaran peran di film tersebut. “Sebenarnya nggak menyangka banget dapat karakter Nur. Tapi aku memang aku termasuk yang mengikuti thread KKN dan baca bukunya juga. Aku benar-benar nggak membayangkan jadi tokoh Nur.

Setelah dipanggil untuk tes sebenarnya kayak sedikit merinding karena kan aku juga baca. Jadi ya senang dan bersyukur banget bisa dapat proyek film tersebut,” kenang Tissa.

Di film barunya, aktris yang aktif di dunia hiburan sejak tahun 2006 ini harus bisa menari. “Aku workshop terlebih dulu, kayak sekitar seminggu. Memang di sini dituntut total untuk memainkan karakter. Jadi pas workshop benar-benar latihan, biar pas take nggak berasa kayak akting, tapi real bisa menari sejago itu,” terang Tissa.  yzd/G-1

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment