Koran Jakarta | April 22 2018
No Comments

“Chipset” Mewah untuk Ponsel Menengah

“Chipset” Mewah untuk Ponsel Menengah

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Asus pada 23 April 2018 akan menghadirkan ponsel Asus ZenFone Max Plus M1 untuk segmen menengah. Keungulan ponsel ini telah didukung dengan prosesor dengan kinerja tinggi yaitu Qualcomm Snapdragon 636 Mobile Platform. Prosesoruntuk ponsel menengah ini diharapkan bakal menjadi standar baru di kelasnya. Pasalnya Qualcomm Snapdragon 636 memiliki keunggulan yakni berkapasitas baterai tinggi, dengan harga yang diklaim cukup kopetitif untuk segmen menengah atas (midhigh) yang menjadi pasarnya.

Snapdragon 636, dirancang untuk memberikan peningkatan pada kinerja perangkat, teknologi gaming, dan display yang lebih maju ketimbang 630 Mobile Platform, dengan penggunaan baterai lebih irit 40 persen.

Snapdragon 636 juga hadir untuk dukungan layar modern ultrawide FHD+ dan Assertive Display, yang mengoptimasikan visibilitas layar di segala kondisi pencahayaan. Adanya Fitur Qualcomm TruPaletteTM dan Qualcomm EcoPixTM yang terintegarsi dengan Adreno Visual Processing Subsystem membaut layar menjadi jauh lebih baik.

“Prosesor merupakan salah satu faktor utama yang menentukan saat calon pengguna memilih smartphone yang akan menjadi perangkat yang ia gunakan sehari-hari,” sebut Country Marketing Manager, Asus Indonesia. Galip Fu, Jumat (13/4). Keunggulan Snapdragon 636 selain hematbaterai dan menawarkan kinerja jauh lebih tinggi dibanding seri mainstream sebelumnya yaitu 625 Mobile Platform.

“Qualcomm Technologies bekerjasama erat dengan Asus berusaha memenuhi kebutuhan dari pengguna akan perangkat dengan performa prima dengan harga yang terjangkau,” ujar Country Director for Qualcomm Indonesia, Shannedy Ong.

Shannedy menjelaskan, Snapdragon 636merupakan chipset terbaru andalan Qualcomm yang diciptakan untuk melanjutkan popularitas Snapdragon 625 Mobile Platform. Prosesor ini mewarisi efisiensi energi yang ditawarkan oleh pendahulunya tersebut, dengan peningkatan performa 40 persen, dan 10 persen peningkatan performa untuk gaming dan browsing ketimbang Snapdragon 630. Bahkan jika dibandingkan dengan prosesor mainstream terdahulu, yakni Snapdragon 625, peningkatan performa yang ditawarkan oleh Snapdragon 636 sangat signifikan.

Performanya bisa mencapai 50 persen lebih tinggi dalam beberapa skenario dan skor AnTuTu benchmark- nya meningkat hingga hampir dua kali lipat.

“Dengan menggunakan prosesor terbaru Qualcomm tersebut, tak salah kalau kami menyebutkan bahwa ASUS akan membuat sebuah standar baru, untuk sebuah perangkat smartphone segmen mainstream,” tutup Galip. hay/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment