Koran Jakarta | October 18 2019
1 Comment

Pembiayaan Syariah Perkuat KPR

Pembiayaan Syariah Perkuat KPR

Foto : istimewa
Direktur Treasury PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon L P Napitupulu (kedua kiri), Direktur Bank BTN, Elizabeth Novie R (tengah), Direktur Bank BTN, Mahelan Prabantarikso (kedua kanan), Chief Economist Bank BTN, Winang Budoyo (kanan) dan Direktur Eksekutif Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI), Haryajid Ramelan berbincang usai menjadi narasumber dalam acara Media Gathering Bank BTN di Yogyakarta, Jumat (4/10).
A   A   A   Pengaturan Font

Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) berencana untuk melepas unit usaha syariah menjadi badan usaha sendiri (spin off) pada 2020. Pemisahan ini agar bank BTN lebih memperkuat dalam pembiayaan rumah.

“Kalau sesuai rencana kami kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seharusnya spin off unit usaha syariah dilaksanakan tahun 2020,” kata Direktur Keuangan dan Treasury BTN, Nixon Napitupulu, Sabtu (5/10), saat acara gathering dengan wartawan.

Menurut Nixon, unit usaha syariah atau nanti yang akan menjadi badan syariah tersendiri di BTN tetap akan memperkuat pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) syariah. “Pasar KPR syariah di Indonesia masih sangat potenaial,” kata Nixon.

Manajemen BTN, papar Nixon, tengah menyiapkan dua opsi untuk melakukan pemisahan (spin off) unit usaha syariah menjadi badan usaha tersendiri.

“Opsi-opsi diperlukan mengingat kita butuh dana 4,5 sampai 5 triliun triliun sebagai modal BTN Syariah yang tidak mungkin disuntik sepenuhnya oleh BTN selaku induk,” katanya.

Nixon mengaku, tahun depan rencana spin off UUS akan disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), setelah itu perseroan memiliki waktu hingga 2023 untuk segera merealisasikan aksi korporasi tersebut. Nixon menjelaskan dua opsi sedang dikaji untuk melakukan spin off antara lain mengakuisisi bank syariah lain atau merger dengan bank BUMN syariah dan mendirikan anak usaha baru. “Yang terpenting ada cangkangnya (wadah atau perusahaan) dulu sebagai tempat BTN syariah,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Direktur Consumer Banking Budi Satria menuturkan, rencana spin off (pemisahan) unit usaha syariah (BTN Syariah) menjadi Badan Usaha Syariah (BUS) diyakini bakal mendongkrak kinerja bank yang fokus pada pembiayaan perumahan tersebut.

Budi mengungkapkan, selama ini kinerja unit usaha syariah (UUS) BTN sudah sangat baik, namun karena masih berupa unit usaha sehingga ruang untuk ekspansi sangat terbatas.

“Untuk itu perlu didorong untuk menjadi entitas bisnis yang berdiri sendiri ruang gerak BTN Syariah dalam mengembangkan bisnisnya ke depan akan semakin besar,” ujar dia.

Menurut dia, ketika BTN Syariah sudah menjadi perseroan terbatas (PT) dalam hal kebutuhan pembiayaan maka banyak pilihan yang bisa diambil, salah satunya dengan melakukan go public atau penawaran umum saham perdana.

Selain itu, BTN Syariah juga bisa menerbitkan berbagai instrumen produk pasar modal seperti obligasi ataupun kontrak investasi kolektif efek beragun aset ( KIKEBA).

“BTN Syariah akan menjadi satu-satunya bank syariah dengan bisnis inti sama dengan induknya, sehingga infrastrukturnya lengkap,” tegas Budi.

Hingga akhir Juni 2019, BTN Syariah mencatatkan pertumbuhan aset di level 19,67 persen (yoy) menjadi 29,17 triliun rupiah. Kenaikan aset tersebut disokong peningkatan pembiayaan sebesar 16,54 persen (yoy) menjadi 23,16 triliun rupiah per Juni 2019.

Sedangkan, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 18,15 peesen (yoy) menjadi 23,03 triliun rupiah pada akhir Juni 2019. Dengan capaian kinerja tersebut, per Juni 2019, BTN Syariah meraup laba senilai 105,23 miliar rupiah. yun/E-6

View Comments

M. SOFYAN
Rabu 16/10/2019 | 11:54
Assalamualaikum. Wr.wb, salam sejahterah buat saudaraku, mudah-mudahan kisah hidup saya ini bisa mengispirasi Anda.
Nama saya M.Sofyan, dahulu saya pernah mencanpai sampai titik kesuksesan. Ya, property milyaran rupiah bahkan mobil2 mewah pun sempat saya miliki. Pada titik itu, timbul ego dan kesombongan pada diri.. Lalai akan sholat , lalai akan zakat. Ya Allah ampuni diri ini yang lupa akan kuasamu. Ada 3 cabang usaha yang saya geluti, property (kontraktor), spbu dan pertambangan batu bara.
Saya lahir dalam keluarga yang sangat sederhana bahkan bisa dikatakan miskin, ibu saya hanya berjualan sayur di pasar, ayah sy hanya buruh serabutan. Pahitnya hidup masa lalu itu membuat sy sangat ambisi ingin sukses dan bisa menunjukkan kepada orang2 kalau saya bisa kaya. Dengan kesungguhan hati, alhamdulillah saya bisa menyelesaikan sarjana di salah satu perguruan tinggi di jakarta, setelah tamat perlahan saya merintis bidang usaha property kebutulan mertua saya sudah punya cv dan memang pekerjaan nya adalah mandor bangunan. Perlahan tapi pasti akhirnya usaha property saya berkembang pesat, dan dari situ sy mulai membangun usaha lain.
Istidraj adalah kenikmatan yang diberikan allah swt tanpa melalui keimanan dan syariat yang di kerjakan. Ketika seseorang diberi nikmat berupa rizki yang melimpah, kesenangan hidup, kesehatan yang terus menerus, panjang umur dan sebagainya. Namun dengan nikmat tersebut dia semakin jauh dengan allah swt, maka bisa jadi itulah istidraj yang akan semakin mendekatkan mereka dengan azab-nya.. Allah kasih kenikmatan duniawi tanpa rasa syukur , membuat saya lalai akan ibadah, dan hal itu terjadi pada diri saya. Suatu ketika usaha saya mengalami KEHANCURAN, Hancur benar hancur, tidak ada yang tersisa, bahkan semua asset saya jual tidak mencukupi untuk membayar hutang di bank, perorangan, renternir dll. Ya allah, ampunilah segalah dosa2 hamba mu yang hina ya rabb. 17 milyar total hutang saya..
Ya allah, posisi lg dibawah, tidak ada satu teman, sahabat pun yang mau menolong. Bahkan saudara2 menghindar. Dahulu waktu sy sukses semua memuji semua mendekati, berbagai macam cara sudah saya tempuh mencari orang pintar, bahkan dalam keadaan kalut sampai saya mengikuti pesugihan, ya allah sudah jatuh tertimpa tangga, penuh dengan dosa. Saya coba membangun usaha kembali dengan modal kepercayaan family istri, begitu susah nya ujian ini ya rabb. Apapun yang saya mulai pasti ujung nya mendapatkan musibah dalam usaha, gagal total.
Dalam titik ini saya sadar, tiada pertolongan selain kepada mu ya Rabb. Ampuni hamba mu ini ya Rabb. Kembali ketitik nol! Saya mulai dengan sholat, tidak pernah saya tinggal, hajad, tahajud, dhuha saya laksanakan. Tidak ada tempat di dunia ini lagi selain sajadah tempat berkeluh kesah…tidak pernah saya tinggal kan sholat berjamaah di masjid lagi, walapun untuk makan sehari2 saja sy dan istri harus pinjam sana sini dan berharap belas kasih orang lain…
Suatu ketika, sewaktu saya selesai sholat subuh, ada seorang yang bersurban, beliau bertanya kepada saya, nak kenapa wajah mu selalu suram dan merenung seusai sholat. Saya ceritakan semuanya, berliau banyak memberikan nasihat, wejangan. Lalu saya coba memberani kan diri untuk bertanya, “yai apa amalan agar saya bisa kembali seperti dahulu ?” Lalu beliau berkata, (dalam bahasa jawa)” sembahyang shubuh jamaah! Gak usah takok wis nak, setengah tahun ae rasakno. Lek koe kakehan melarate ketimbang enake saiki”. “yai ilokno aku. Di ilokno yai siap aku “koe kudu ngelaksanakno shalat shubuh jamaah. Wes gak usah takok maneh, muleh!”("shalat shubuh jamaah! Gak usah tanya lagi nak, setengah tahun saja rasakan, kalau hidupmu banyakan melaratnya dari pada enaknya sekarang “. Yai marahin saya, saya siap, “kamu harus melaksanakan sholat subuh berjamaah. Sudah gak usah banyak tanya lagi, sana pulang!”) Beliau memberikan saya tasbih dan memberikan ijazah ilmu kepada saya serta amalan amalan wirid dan zikir.
Kelihatanya sederhana memang, tetapi kita juga harus paham bagaimana cara beribadah yang baik, cara memohon yang baik agar kita mencapai kekhusyukan dalam beribadah dan berdoa. Bagaimana cara bersedekah yang baik, bagaimana cara zakat yang benar semua diajarkan.
Alhamdulillah saya lakukan dengan istiqomah. Pesan2 dan amanah beliau saya kerjakan, nasihat beliau sy laksanakan. Dan alhamdulillah ya rabb, dengan begitu mudahnya Allah SWT naikkan kembali derajat saya, derajat keimanan dan derajat duniawi. Mari saudara2 ku istiqomah dalam ibadah, tiap2 cobaan pasti ada jawaban dari nya, tinggal kita yang memilih jalannya. Semoga allah selalu memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua amin. Berbuat baik lah. Salam sejahtera buat sudara2 ku. Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh, semoga bisa menginspirasi, say no to riba !.
Yang mau sharing (msofyan979797@gmail.com)

Submit a Comment