Koran Jakarta | January 17 2018
No Comments
Sekjen Kemenhub/Ketua Satgas Operasi Pemberantasan Pungli, Sugihardjo, tentang Pungli di Sektor Transportasi

“Laporkan Jika Menemukan Pungli, Jangan Takut!”

“Laporkan Jika Menemukan Pungli, Jangan Takut!”

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Ditangkapnya para petugas transportasi dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT ) terhadap tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di Belawan, Sumatera Utara maupun penangkapan direktur operasi PT Pelindo III, membuat Kementerian Perhubungan meminta agar masyarakat yang merasa diperas dan mengeluarkan biaya dari yang seharusnya untuk tidak segan melapor.

Untuk mengetahui lebih jauh upaya pemberantasan pungutan liar atau pungli ini, Koran Jakarta mewawancarai Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Sugihardjo yang juga sebagai Ketua Satgas Operasi Pemberantasan Pungli (OPP) Kemenhub, pada Kamis (4/11).

Setelah terjadi OTT di sejumlah tempat, apa langkah berikutnya yang dilakukan oleh OPP? Kemenhub terus konsisten untuk memberantas praktik pungli di sektor transportasi. Satgas OPP Kemenhub terus bekerjasama dengan POLRI melaporkan tindakantindakan yang mengarah pada praktik-praktik pungli.

Salah satunya yang telah kami amankan melalui OTT adalah di salah satu koperasi tenaga kerja bongkar muat (KTBM) Belawan, Senin (31/10). Kami berhasil menangkap tiga oknum yang diduga melakukan pungli.

Infonya OTT ini karena Kemenhub geram dengan pungli di angkutan barang yang merajalela?

Kemenhub berkomitmen penuh untuk memberantas praktek pungli yang ada di sektor transporasi yang dapat menghambat pelayanan jasa transportasi. Terlebih lagi di sektor transportasi laut, khususnya pelayanan angkutan barang di pelabuhan, karena sangat berpengaruh terhadap dwelling time.

Ini hasil kerja sama dengan pihak kepolisian?

Betul, Kemenhub mengapresiasi pihak kepolisian yang segera menindaklanjuti laporan satgas OPP Kemenhub. Ini merupakan kali kedua pihak kepolisian menindaklanjuti laporan Kemenhub dengan melakukan operasi tangkap tangan di Pelabuhan Belawan. OTT pertama dilakukan pada 7 Oktober lalu, yang berhasil menangkap tangan tiga oknum pungli.

Bagaimana dengan ditangkapnya Direktur Operasi Pelindo III?

Kami juga mendapatkan informasi telah terjadi penangkapan Direktur Operasi PT Pelindo III oleh Satgas Sapu Bersih Pungli. Kami sangat menyayangkan peristiwa tercela ini kembali terjadi. Peringatan yang sudah berulangulang kami sampaikan untuk setop praktik pungli ternyata masih belum diindahkan.

Apa imbauan Anda terhadap PNS transportasi?

Peringatan secara terus-menerus telah diberikan kepada seluruh jajaran di Kemenhub maupun stakeholder terkait untuk tidak melakukan praktik-praktik pungli dan melakukan kegiatan yang lebih good governance. Dan jika ternyata masih ada yang melakukan tolong masyarakat tidak sungkan melaporkan dan jangan takut.

Kemana masyarakat harus melapor?

Jika menemukan praktik pungli segera melapor melalui pusat kontak 151, Facebook Kemenhub 151, Twitter Kemenhub151, dan email info151@dephub.go.id, simadu.dephub.go.id. Selain itu, bisa juga melalui laman lapor.go.id, SMS ke 1708, Twitter@LAPOR1708. Atau, jika mengalami kesulitan maka bisa melalui pengaduan di YLKI melalui email pngylki@gmail. com atau melalui fax 0217981038. Dan diharapkan laporan tersebut disertakan dengan bukti-bukti yang kuat.

Lalu, jika terbukti melakukan pungli?

Kemenhub tidak segan-segan memberikan sanksi tegas jika ada jajarannya diketahui terlibat praktik pungli, dan akan menyerahkan kepada pihak yang berwenang untuk dilakukan proses hukum sebagai tindak pidana.

Akan diberikan sanksi oleh Kemenhub?

Tentu saja. Sanksi yang diberikan apabila melakukan pungli adalah berupa demosi, mulai dari turun pangkat hingga dinonaktifkan dari Kemenhub. mohammad zaki alatas/AR-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment