Koran Jakarta | May 28 2018
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Swasta Cenderung Tunda Ekspansi

Senin 28/5/2018 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
>>Depresiasi rupiah tingkatkan biaya produksi karena kenaikan harga bahan baku impor. >>Swasta lebih memilih restrukturisasi utang lama dengan perpanjang tenor...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

LPSK Nilai UU Antiterorisme Perkuat Hak Korban

Senin 28/5/2018 | 08:35
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyambut baik Undang- undang Antiterorisme yang baru disetujui DPR untuk disahkan pada Jumat (25/5), karena telah memperkuat hak korban. ”Sebelumnya hak korban terorisme hanya dua, kompensasi dan restitusi. Dalam UU terbaru, bentuk hak korban diperbanyak”, kata Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai dalam siaran pers LPSK, Minggu (27/5).

LPSK, yang juga menjadi pihak yang terlibat dalam perumusan UU tersebut, melihat pada praktik penanganan korban terorisme ada banyak kebutuhan korban selain kompensasi dan restitusi, yakni adanya rehabilitasi bagi korban sangat penting mengingat korban terorisme hampir pasti mengalami trauma baik medis maupun psikologis.

”Ini yang harus dipulihkan, dan alhamdulillah hak korban tersebut juga menjadi salah satu poin dalam UU yang baru. Ini merupakan kemajuan bagi upaya layanan kepada korban terorisme,” jelas Semendawai. Pada kasus-kasus terorisme sebelum UU Nomor 31 tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban bahkan posisi korban terorisme sangat lemah karena bukan termasuk tindak pidana yang mendapat prioritas perlindungan dan layanan oleh LPSK.

Prioritas Perlindungan Namun pada UU tersebut korban terorisme masuk menjadi korban yang mendapat prioritas perlindungan dari LPSK, sehingga saat terjadi serangan teror layanan kepada mereka agak sulit diberikan, namun persoalan tersebut terjawab pada pada UU Antiterorisme yang baru. “Hak korban dari masa tanggap darurat sudah diatur dengan jelas. Ini menunjukkan bahwa UU ini fokusnya tidak hanya pada pelaku, melainkan juga kepada korban”, jelas Semendawai.

Rehabilitasi psikososial menjadi penting karena korban yang selamat maupun keluarganya tetap harus bisa melanjutkan kehidupannya secara wajar, misalnya tetap melanjutkan pendidikan maupun tetap memiliki mata pencaharian pasca menjadi korban terorisme. LPSK menyebut pada beberapa kasus korban merupakan tulang punggung keluarga, sehingga keluarga menjadi kehilangan orang yang penting dalan kelanjutan hidupnya sehari-hari ataupun jika selamat, mereka sulit untuk bekerja atau beraktifitas seperti sebelum menjadi korban.

Apalagi UU ini juga mengukuhkan LPSK sebagai lembaga yang melakukan upaya pemenuhan hak-hak korban terorisme. ”UU ini sangat operasional dimana diatur dan ditunjuk pula siapa yang memenuhi hak korban. LPSK siap melakukan mandat ini,” ujar Semendawai. LPSK sendiri siap mendukung pelaksanaan UU tersebut sesuai kewenangan yang dimiliki LPSK. LPSK melihat bahwa kedua UU tersebut tidak tumpang tindih, melainkan saling menguatkan. sur/Ant/AR-3

Tampilkan Semua

Diskusi Soal APBN

Senin 28/5/2018 | 08:30
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

KPK Dukung Larang Eks Napi Jadi Caleg

Senin 28/5/2018 | 08:20
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendukung penuh rencana Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait membatasi majunya mantan narapidana korupsi maju sebagai calon legislatif (caleg)...
Selengkapnya

Potensi Perpecahan Parpol

Senin 28/5/2018 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Diskusi Soal APBN

Senin 28/5/2018 | 08:30
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

KPK Dukung Larang Eks Napi Jadi Caleg

Senin 28/5/2018 | 08:20
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendukung penuh rencana Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait membatasi majunya mantan narapidana korupsi maju sebagai calon legislatif (caleg)...
Selengkapnya

Potensi Perpecahan Parpol

Senin 28/5/2018 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Putuskan Cawapres Golkar di Rapimnas

Senin 28/5/2018 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sebagai intitusi yang sangat strategis, partai harus memelopori diri dengan proses demokratisasi dalam penentuan cawapres. Suara DPD I dan II perlu didengar. Jakarta – Potensi perpecahan dalam partai politik dalam proses...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Mondial

Pertemuan Tak Terduga

Senin 28/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Demo Anti-Macron

Senin 28/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

RI-Belarus Upayakan Peningkatan Kerja Sama

Senin 28/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
MINSK – Untuk memperingati 25 tahun hubungan diplomatik, Indonesia dan Belarus telah menyusun langkah-langkah konkrit peningkatan kerja sama bilateral di segala bidang. Hal tersebut merupakan hasil pertemuan delegasi kedua negara...
Selengkapnya

Negara-Negara UE Sepakati UU Berita Berbayar

Senin 28/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
BRUSSELS – Mesin pencari seperti Google dan Bing milik Microsoft, akan dikenakan kewajiban untuk membayar setiap situs itu menampilkan potongan artikel berita di mesin pencariannya. Aturan hak cipta itu yang sedang digodok itu...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

Kinerja Mandiri Sekuritas1.545,56

Senin 28/5/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Terima Penghargaan

Senin 28/5/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Stimulus Fiskal

Senin 28/5/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

IHSG Berpeluang Menguat

Senin 28/5/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berpeluang menguat dan pada perdagangan, Senin (28/5), dengan rentang 5.821-6.042. Vice President Research PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya, mengatakan pekan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Aceh Siapkan 100 “Event” untuk Tarik Wisatawan

Senin 28/5/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

 

 Pada akhir April lalu, digelar acara Sabang Marine Festival 2018 di Sabang. Pemerintah Kota Sabang dan Badan Pengem­bangan Kawasan Sabang (BPKS ) telah sukses mengge­lar perhelatan Sabang Marine Festival tahun 2018. Dari acara tersebut, masyarakat Sabang berkesempatan menampil­kan kotanya sebagai destinasi wisata bahari yang unggul.

Diharapkan Wali Kota Sabang, Gubernur Aceh, dan kepala BPKS bisa sinergis mempercepat pembangunan Sabang sebagai marine tour­ism. Sabang Marine Festival pada dasarnya tidak hanya untuk mempromosikan potensi wisata yang ada di Sabang, akan tetapi ada yang lebih penting yaitu memu­puk semangat perdamaian, memperkuat persaudaraan, serta menyalurkan hobi per­tualangan bagi siapa saja yang tertarik dengan wisata bahari.

Sabang Marine merupakan event tahunan sejak tahun 2016 yang diadakan oleh Ke­menterian Pariwisata bersama Pemerintah Provinsi Aceh, Pemerintah Kota Sabang, dan BPKS Sabang. Upaya sinergis dari berbagai pihak ini dalam rangka mewujudkan Sabang sebagai destinasi bahari dunia.

Berbagai upaya dilakukan pemerintah daerah untuk bisa mendatangkan wisatawan ke daerah, termasuk yang dilakukan Pemerintah Provinsi Aceh. Jajaran Pemerintah Pro­vinsi Aceh telah menyiapkan 100 kegiatan pariwisata agar dapat bisa menarik minat para pelancong mengunjungi kota Serambi Mekah tersebut.

Untuk mengetahui lebih jauh terkait langkah-langkah yang akan dilakukan jajaran Pemerintah Provinsi Aceh, wartawan Koran Jakarta, Muhammad Zaki Alatas, berkesempatan mewawan­carai Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, pada acara peluncuran Calendar of Event (CoE) Aceh 2018, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kantor Kemen­terian Pariwisata (Kemenpar), Jakarta, belum lama ini. Beri­kut petikan selengkapnya.

Bisa diceritakan potensi pariwisata di Aceh?

Alhamdulillah, daerah kami memiliki banyak destinasi pariwisata. Aneka objek wisata tersebut, di antaranya berbasis daya tarik budaya (culture), alam (nature), dan buatan ma­nusia (manmade). Semua ada di daerah kami dalam jumlah yang cukup banyak.

Bagaimana dengan jumlah kunjungan wisatawan ke Provinsi Aceh dalam satu tahun terakhir?

Pada tahun 2017, jumlah kun­jangan wisatawan ke Aceh men­capai 2,9 juta orang. Mereka terdiri dari se­banyak 2,8 juta wisatawan nusantara (wisnus) dan 78 ribu wisatawan mancanegara (wisman). Dari data itu terjadi kenaikan dibandingkan tahun 2016, yang berjumlah se­banyak 2,1 juta terdiri dari dua juta wisnus dan 76 ribu wisman.

Lalu, untuk tahun ini berapa ditargetkan?

Kami proyeksikan pada tahun 2018 kunjungan wis­man ke Aceh akan meningkat signifikan mencapai 100.000 orang. Mereka akan tiba di Provinsi Aceh di antaranya melalui pintu masuk Sabang (Pulau Weh) sebagai destinasi wisata bahari (marine tourism) kelas dunia yang setiap tahun disinggahi banyak ka­pal pesiar (cruise ship) dan kapal yacht dari man­canegara.

Upaya apa saja yang telah dilakukan jajaran Pemer­intah Provinsi Aceh un­tuk meningkatkan jumlah wisatawan?

Kami jelas melakukan berbagai hal. Apalagi kami telah mendapatkan dukungan yang penuh dari Kementerian Pariwisata, yang telah me­luncurkan Calendar of Event (CoE) Aceh 2018 dengan tema “Aceh Hebat melalui Ragam Pesona Wisata”.

Apa yang diandalkan dari CoE Aceh 2018 ini sehingga bisa mendongkrak kedatan­gan wisatawan ke Provinsi Aceh?

Di dalam kegiatan tersebut ada lebih dari 100 atraksi wisa­ta berbasis daya tarik budaya (culture), alam (nature), dan buatan manusia (manmade). Semua itu ditata dan disiapkan sesuai dengan karakter daerah. Ini semua kami gelar dalam upaya mempromosikan dan meningkatkan kunjungan wisman ke Aceh yang tahun ini ditargetkan 100 ribu Wisman.

Bisa disebutkan beberapa contoh event-nya yang ditargetkan dapat menyedot banyak wisatawan bertandang ke Aceh?

Beberapa event besar yang masuk kategori Atraksi Top Aceh 2018, antara lain Aceh International Marathon, PKA VII, Gayo Alas Mountain International Festival, Tour de Leuser, Aceh International Freediving, Aceh Surfing Championship, serta dua event 100 Top Event Nasional Aceh Culinary Festival, dan Aceh International Rapa’i Festival. Semua itu telah kami siapkan untuk memperkuat positioning Aceh sebagai destinasi wisata yang patut diunggulkan di Tanah Air.

Dari sejumlah kegiatan tersebut, bisa diceritakan secara singkat tentang Rapa’i Festival?

Aceh International Rapa’i Festival adalah atraksi seni musik perkusi yang be­rasal dari Timur Tengah yang dibawa oleh seorang penyair Islam bernama Syech Rapa’i. Melalui atraksi seni musik ini, wisatawan dapat merasakan langsung nuansa kehidupan masyarakat Aceh yang berbu­daya dan memiliki nilai seni tinggi.

Lalu, bagaimana de­ngan event olahraga yang diharapkan dapat menarik wisatawan datang ke Aceh?

Kami mempunyai event Aceh International Marathon. Ini adalah atraksi wisata yang pertama sekali digelar di Aceh dengan memperebutkan hadiah hingga empat miliar rupiah. Kegiatan olahraga bertaraf internasional ini akan berlangsung di Kota Sabang pada 29 Juli 2018, yang akan diikuti sektiar 5.000 peserta.

N-3

Tampilkan Semua

Gorontalo Promosikan Wisata Besar-besaran

Senin 21/5/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Untuk memacu pemba­ngunan di Gorontalo, pemerintah provinsi mencanangkan visi yaitu ter­wujudnya masyarakat Goron­talo yang maju, unggul, dan sejahtera. Untuk mewujudkan visi tersebut telah dielabo­rasi dalam lima misi...
Selengkapnya

Sumsel Siap Jadi Tuan Rumah Asian Games 2018

Senin 14/5/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sebentar lagi, tepatnya di Agustus 2018, akan digelar pesta olahraga Asian Games 2018, di Jakarta–Palembang, Sumatera Sela­tan (Sumsel). Persiapan telah dilakukan pemerintah dan atlit beserta official Indonesia mu­lai dari...
Selengkapnya

Semarang, Pemda dengan Kinerja Tertinggi

Senin 30/4/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Baru-baru ini, Kemen­terian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menetapkan Pemkot Semarang sebagai pemerintah daerah de­ngan kinerja tertinggi di Indone­sia pada tahun 2018 ini. Kepedulian Pemkot Sema­rang salah satunya...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Pembukaan Gerai Baru

Senin 28/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Corporate Secretary PT Catur Sentosa Adiprana Idrus Widjajakusuma (kiri) bersama Merchandise Director mitra10 Indra Gunawan (kanan) berbincang dengan costumer disela-sela pembukaan gerai Mitra 10 ke 27 di Pesanggrahan, Jakarta, Jumat (25/5). PT Catur Sentosa Adiprana memperkuat bisnis ritel modern bahan bangunan dengan membuka store mitra 10 ke 27, CSAP menargetkan pertumbuhan penjualan 14 persen menjadi 11 trilliun rupiah dan segmen ritel modern ditargetkan tumbuh 15 persen di 2018.

Tampilkan Semua

Pengembang Apartemen Peduli Pendidikan

Senin 28/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan, Daan Mogot City menggelar program charity bertajuk “Damoci Berbagi Kasih”. Dalam hal ini Damoci bekerja sama dengan GN-OTA (Gerakan Nasional Orang Tua Asuh) dengan...
Selengkapnya

Hunian Berskala Kota Masih Favorit

Senin 28/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Cleon Park Apartment yang merupakan proyek apartemen pertama yang dibangun PT Mitra Sindo Sukses (anak usaha PT Modernland Realty Tbk.) di kawasan perumahan berskala kota (township) Jakarta Garden City (370 hektar) di Jakarta Timur...
Selengkapnya

Tetap Optimistis Hingga Akhir Tahun

Senin 28/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mayoritas pengembang tetap merencanakan mengembangkan rumah sederhana, menengah ke atas, dan apartemen dengan prioritas kebutuhan infrastruktur. Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) DKI Jakarta optimistis kondisi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Paparan Publik PT STP

Kamis 24/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Direktur Utama PT Solusi Tunas Pratama (STP) Tbk, Nobel Tanihaha (kedua kiri), Komisaris Independen, Muhammad Senang Sembiring (kiri), Direktur, Juliawati Gunawan (ketiga kiri), Direktur Independen, Tommy Gustavi Utomo (ketiga kanan), Komisaris Utama, Jonathan Yuwono (kedua kanan) dan Komisaris, Thong Thong Sennelius, sebelum Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPSLB) dan Paparan Publik PT STP, di Jakarta, Rabu (23/5). Perusahaan penyedia menara telekomunikasi (base transceiver station/ BTS) dan perangkat pendukung lain kepada operator telekomunikasi tersebut, membukukan pendapatan 1Q 2018 sebesar 490,4 miliar rupiah.

Tampilkan Semua

“Chatbot” Praktis untuk Wisatawan Muslim

Kamis 24/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Wisatawan Indonesia yang pergi ke luar negeri pada 2017 telah mencapai 9,1 juta wisatawan, naik dari 8,3 persen dari tahun 2016 yang hanya 8,4 juta wisatawan. Dengan mayoritas muslim, tentu saja mereka butuh bantuan teknologi untuk...
Selengkapnya

Menangkal Konten Negatif “Live Broadcast”

Kamis 24/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Platform live broadcast sering dimanfaatkan pengguna untuk menyebar konten negatif demi uang. Dengan sistem penyaringan canggih, penyedia platform mampu menangkalnya. Jaringan 4G melahirkan banyak kemungkinan baru salah satunya adalah...
Selengkapnya

Ponsel Menengah Andalkan Teknologi Kamera

Kamis 24/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Merek Xiaomi ini menawarkan ponsel Redmi S2 yang dirancang untuk penggemar swafoto. Dengan layar penuh, kamera resolusi tinggi dengan fitur AI Beautify, dan harga terjangkau ponsel ponsel ini menawarkan nilai yang sesuai. Menurut survei...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Moge dengan Aura Misterius

Rabu 23/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Motor besar alias motor gede atau Moge memiliki bermacam karakter, sebagai pembeda dengan pesaing. Motor Triumph secara umum misalnya cenderung berkarakter rendah hati (low profile) dibandingkan dengan pesaing terdekatnya seperti Harley Davidson yang terkesan mewah dan meriah. “Kalau yang lain lebih blink-blik, Triumph lebih low profile,” ujar GM Sales and Marketing PT Garda Andalan Selaras (GAS), Sapta Hari Aji di Jakarta.

Triumph mengandalkan model modern classicsebagai tulang punggung. Namun demikian beberapa model paling mahal juga dihadirkan di Indonesia, yaitu Bonneville Bobber Black dan Speed Triple 765. Bobber Black dengan jok tunggal merupakan turunan dari keluarga Bonneville yang dikenal sebagai motor Triumph paling mudah dikendalikan.

“Bobber Black termasuk motor yang ringan. Motor ini bisa dipakai untuk penggunaan sehari-hari,” jelas Sapta. Motor yang mengusung tampilan serba hitam ini sengaja dirilis untuk memperingati 115 tahun berdirinya Triumph. Berbeda dengan sebelumnya, Triumph Bonneville Bobber Black dihadirkan dengan desain ban gambot khas bobber dan memiliki tampilan yang sangar dan misterius karena sekujur tubuhnya bernuansa hitam. Karakter Bonneville Bobber Black, merupakan kombinasi DNA Bonneville dan gaya hot rod dengan aura pemberontak.

Dengan spesifikasi lebih baik motor asal Inggris ini siap bersaing pada segmen paling atas. Bonneville Bobber Black membawa mesin berkapasitas 1.200 cc parallel twin yang diusung diklaim mampu menghasilkan 76 daya kuda pada putaran 6.100 rpm dan torsi 106 Nm pada 4.000 rpm. Ukuran peleknya 16 inci dan dilengkapi rem cakram ganda di bagian depan. Menariknya, selain body-nya yang serba hitam, bagian lain seperti mesin, crankcase, knalpot, foot rest anodized, hingga stang memakai juga berwarna hitam.

Di bagian kaki-kaki, Triumph Bonneville Bobber Black menggunakan suspensi depan baru milik Showa ukuran 47 mm, lebih besar dari generasi sebelumnya yang memakai KYB KYB 41 mm.

Triumph juga membenamkan 3 mode berkendara dan ride by wire untuk menunjang performa mesin. Untuk fitur keselamatan motor berkesan retro ini memiliki sektor elektronika yang cukup canggih, yakni sistem pengereman ABS, kontrol traksi yang bisa diatur oleh sang pengendara, Torque Assist Clutch. Sedangkan lampu utamanya sudah menggunakan teknologi LED dan daytime running light. Sistem penyemprotan bahan bakar Triumph Bonneville Bobber Black menggunakan multipoint sequential electronic fuel injection.

Bobber Black dijual oleh GAS dengan banderol 475 juta (off the road), atau lebih mahal 65 juta jika dibandingkan Bobber standar. Artinya, harga itu belum termasuk biaya surat-surat, pajak, dan bea balik nama.

“Strategi penjualan Triumph dilakukan dengan mendekati komunitas, melakukan pameran di tempat-tempat tertentu, dan website. Sebentar lagi kami juga akan membuka cabang di Surabaya, saat ini sedng mencari tempat yang cocok,” ujar Sapta. hay/E-6

Tampilkan Semua

Civic Type R Jagoan Ngebut

Rabu 23/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sedan Honda Civic Type R yang terjual sebanyak 10 unit pada April 2017 di pasar Indonesia, berhasil memecahkan rekor kecepatan baru di Sirkuit Magny-Cours GP, Perancis, dengan mencatatkan lap time 2 menit 1,51 detik. Pemecahan rekor...
Selengkapnya

Mudik, Beli Mobil Bekas atau Sewa?

Rabu 23/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mobil keluarga multifungsi atau MPV masih merajai penjualan mobil bekas. Mobil menjadi alat trasportasi penting baik untuk mudik lebaran, maupun bersilaurahmi ke tempat saudara. Karuan saja menjelang Lebaran penjual mobil bekas...
Selengkapnya

Iconic Bike

Rabu 16/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Suryanation Committee, Ferry Ariawan bersama pembuat motor iconic bike, Franky Mori (kiri) memperkenalkan iconic bike Suryanation Ride berbasis motor Ducati Monster bergaya Scramler pada ajang Suryanation Motorland 2018 seri ketiga di...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

BNI Fasilitasi 7.500 Pemudik

Senin 28/5/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali menggelar program mudik yang dinamakan BNI Digimudik 2018. Para peserta mudik tanpa biaya itu dijaring melalui pendaftaran secara online dan pemberangkatannya menggunakan beragam moda transportasi, mulai dari bis eksekutif AC, Kereta Api (KA) eksekutif, hingga pesawat.

Direktur Ritel Banking BNI, Tambok Setyawati dalam buka puasa bersama dengan media di Jakarta, Kamis (24/5) malam, mengatakan program tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap nasabah loyal sekaligus menjadi sarana memaksimalkan program akuisisi dalam upaya meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK). Sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Kementerian BUMN, perseroan jelasnya akan memberangkatkan 7.500 pemudik yang terdiri dari 6.250 tiket bis, 1.000 tiket untuk Kereta Api Executive, dan 250 tiket pesawat Garuda Indonesia.

“Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini nasabah melakukan pendaftaran secara online untuk mendapatkan quota seat langsung dari telepon genggamnya melalui situs www.bni.co.id atau https://digimudik.bni.co.id dan selanjutnya melakukan validasi voucher tiket keberangkatan dengan transaksi 1 rupiah menggunakan aplikasi YAP di seluruh Kantor Cabang BNI area Jabodetabek.

Untuk pemberangkatan dengan maskapai Garuda Indonesia, peserta akan menggunakan kereta bandara dari Stasiun BNI City,” ujar Tambok. Pendaftaran secara online dilakukan pada periode 14 Mei - 25 Mei 2018 dengan tujuh kota tujuan untuk bis di Pulau Jawa yaitu Cirebon, Purwokerto, Semarang, Surabaya, Malang, Yogyakarta, dan Solo, serta tiga kota di Sumatera yaitu Palembang, Padang dan Lampung.

Untuk moda Kereta diperuntukan ke jurusan Yogyakarta, Solo, dan Surabaya. Khusus untuk Pesawat, BNI menyiapkan tiket maskapai penerbangan Garuda Indonesia untuk tujuan Surabaya dan Solo. 

 

bud/E-10

Tampilkan Semua

Penggiat Seni Nilai Kurang Dilibatkan di Asian Games

Senin 28/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Merupakan sebuah kebanggaan Indonesia bisa menjadi tuan rumah Asian Games 2018 yang akan digelar di Jakarta dan Palembang pada Agustus mendatang. Meski begitu, para pegiat seni Ta­nah Air yang tergabung dalam Komunitas Seni...
Selengkapnya

Sean Bawa Pertamina Prema di Lima Besar F2

Senin 28/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Hasil cukup bagus Sean Gelael pada balapan feature di Sirkuit Monaco, Monaco, Jumat (25/5) membawa timnya yaitu Per­tamina Prema Theodore Racing berada di posisi lima klasemen se­mentara Formula 2. Dengan tambahan 18...
Selengkapnya

Thiem “Pede” Tatap Prancis Terbuka

Senin 28/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
PARIS - Dominic Thiem melakukan pe­manasan menjelang Prancis Terbuka dengan memenangi gelar Lyon Terbuka dengan ke­menangan 3-6, 7-6(1), 6-1 atas petenis veter­an Prancis Gilles Simon di final, Sabtu (26/5) waktu...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Reaktualisasi Buddha Dharma

Senin 28/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Oleh Bambang Patijaya

Indonesia sedang berduka, belakangan ini banyak terjadi aksi kekerasan dan puncaknya adalah aksi terorisme yang dilakukan oleh kelompok radikal beberapa waktu yang lalu di Surabaya. Hal ini sangatlah mengkhawatirkan. Kelompok radikal mengobarkan kebencian pada sesama warga negara Indonesia. Mereka menolak keberagaman dan kebinekaan. Padahal di mana pun, termasuk Indonesia, perbedaan itu suatu keniscayaan baik dari sisi agama, etnis, budaya, maupun lainnya.

Keberagaman dan kebinekaan yang merupakan kekayaan bangsa itu ditolak oleh kelompok radikal tersebut. Mereka bersifat eksklusif. Orang-orang yang berbeda keyakinannya dengan mereka harus disingkirkan. Demikian juga dalam pemahaman kenegaraannya. Mereka mengusung cita-cita yang berbeda dengan NKRI.

Umat Buddha Indonesia akan merayakan Hari Raya Waisak 2018 atau 2562 BE (Buddha Era/Tahun Buddha) pada tanggal 29 Mei 2018 besok. Dalam kondisi yang semakin banyak gerakan radikal muncul belakangan ini, sangat penting untuk merefleksikan dan menyosialisasikan ajaran-ajaran Buddha Dharma yang antikekerasan (non-violence) kepada masyarakat. Ajaran Buddha Dharma mengutamakan cinta kasih pada semua makhluk hidup dan menghindari segala bentuk kekerasan. Inilah yang harus direaktualisasi dalam kehidupan sehari-hari agar bangsa Indonesia dapat hidup dalam cinta kasih dan damai.

Pada hari Waisak umat Buddha mengenang tiga peristiwa penting yaitu: kelahiran Pangeran Siddharta, Pencapaian penerangan sempurna serta Parinibhana sang Buddha. Ketiga peristiwa ini terjadi pada saat purnama sidhi di bulan Waisak.

Umat Buddha saat ini memperingati Trisuci Waisak dengan cara yang juga memperhatikan kearifan lokal. Seperti yang dilaksanakan di Prov Kepulauan Bangka Belitung saat ini yang bertema Harmoni Serumpun Sebalai. Yang makna nya adalah umat Buddha Indonesia khususnya di Prov Babel menjunjung tinggi keharmonisan antarpemeluk agama lainnya dan budaya Melayu sebagai budaya asli dapat saling berangkulan dan berasimilasi dengan budaya lainnya yang diterjemahkan dalam kalimat: harmoni serumpun sebalai.

Semua perayaan Waisak di berbagai daerah dilakukan dengan bermacam kegiatan yang bermakna dan berguna bagi masyarakat, tanpa melihat latar belakang agama atau suku. Ajaran Buddha Dharma sangat menghargai keberagaman masyatakat.

Sehingga dalam merayakan Trisuci Waisak, umat tidak hanya pergi ke Vihara melakukan puja-bhakti untuk mengulang kembali ajaran Buddha Dharma, tetapi juga mempraktikkan secara nyata di tengah-tengah masyarakat dengan melaksanakan kegiatan Bakti sosial yang dapat berkontribusi langsung mengurangi permasalahan sosial di masyarakat tanpa memperhatikan latar belakang suku, agama, ras dan golongan. Seperti yang dilaksanakan di Prov Kep. Bangka Belitung, dalam rangkaian Perayaan Waisak 2018 umat Buddhanya melaksanakan Baksos Donor Darah, Perenungan dan Napak Tilas di Prasasti Kota Kapur, membersihkan Taman Makam Pahlawan, melaksanakan kegiatan ngedulang (makan bersama di dulang) dengan mengikutsertakan Forum Komunikasi Umat Beragama dan masyarakat secara bersama-sama.

Diharapkan umat Buddha juga turut berjuang menciptakan kedamaian dan mengembangkan toleransi di negara ini dengan cara-cara yang positif tersebut. Supaya dengan demikian Indonesia semakin damai, ramah, toleran, dan masyarakatnya makin sejahtera.


Penulis Ketua Umum Gemabudhi

Tampilkan Semua

Berharap pada UU Anti Terorisme

Senin 28/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Setelah sempat mandek hampir dua tahun, akhirnya mengesahkan revisi atas Undang-Undang (UU) Nomor 15 Tahun 2013 pada Jumat (25/5). Sebelumnya, baik DPR maupun pemerintah pun ramai-ramai saling bantah menjadi penyebab mandeknya RUU ini....
Selengkapnya

Kesaksian Kwik Kian Gie dari BLBI sampai Bank Century

Senin 28/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Judul : Menelusuri Zaman: Memoar dan Catatan Kritis Kwik Kian Gie Penulis : Kwik Kian Gie Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta Cetakan : I, Januari 2018 Tebal : viii + 260 halaman ISBN : 978-602-03-7971-5   Kwik Kian...
Selengkapnya

Hadapi si Iri Hati di Kantor

Senin 28/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pertanyaan : Bu Rossa, ada rekan kerja yang tampak iri dan beru­lang kali berusaha menjatuh­kan saya. Bagaimana cara yang tepat untuk mengh­adapinya? Jawaban : Dalam lingkungan kerja, anda tidak bisa menghindari...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Pedas dan Enak, Sajian Khas Indonesia

Senin 28/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Indonesia memiliki variasi sambal yang sangat beragam sesuai dengan ciri khas resep daerah masing-masing.

Kurang nikmat rasanya bila tak ada sambal yang menemani makanan kita. Beruntung kita tinggal di Indonesia yang memiliki beragam resep sambal dari setiap daerah. Membuat sambal yang pas di lidah memang gampang-gampang susah. Meski sambal hanya dijadikan pelengkap makanan utama, namun membuat sambal tidak bisa dianggap sepele.

Jangan salah. Sambal bukan perkara mengulek cabai dan bawang saja, namun juga harus menambahkan bumbu-bumbu lainnya agar terasa sedap.Sambal dapat dibuat dari bahan-bahan mentah. Ini bisa dilihat dari racikan berbahan mentah seperti dabu-dabu dari Manado. Sambal bisa juga diracik dari aneka bahan seperti cabai, bawang merah dan lain sebagainya yang sudah dimatangkan terlebih dulu.

Olahan cabai menjadi sambal, baik matang maupun mentah, yang pasti semuanya memiliki garis kesamaan rasa yang serupa. Yakni menghasilkan ras pedas yang menggugah selera.

Pada dasarnya selain rasa pedas, cita rasa sambal sebenarnya sangatlah beragam. Asam yang menyegarkan, ataupun gurih seperti sambal terasi. Bahkan ada juga sambal dengan cita rasa yang cukup manis. Tapi semua haruslah enak.

Pedas dan enak, Kedua hal inilah yang membuat sambal menjadi salah satu sajian yang kerap terhidang di meja makan keluarga-keluarga di Indonesia. Bahkan, bapak prokamator Indonesia, Soekarno, juga dikisahkan tak pernah luput dari sambal yang disajikan langsung di atas cobek saat bersantap.

Hampir seluruh daerah di Indonesia mengembangkan kreasi sambalnya masing-masing yang didasarkan dari bahan lokal yang melimpah di daerah tersebut.Tak jarang, sambal malah menjadi ikon kuliner dan menjadi identitas suatu daerah.

Sebagai contoh, misalnya, sambal matah. Sambal dari potongan bahan-bahan mentah seperti cabe, tomat, bawang merah, serai, tomat dengan kucuran air jeruk nipis, dan minyak ini menjadi salah satu rujukan kuliner sambal yang identik dengan Pulau Dewata, Bali. Atau dabu-dabu yang ikon sambal dari Manado, Sulawesi Utara.

Sambal pada dasarnya merupakan saus pedas dengan bahan utamanya adalah cabai yang dilumatkan hingga mengeluarkan kandungan sari cabai yang membuatnya menjadi pedas. Untuk cabainya sendiri sebenarnya memiliki banyak jenis yang nantinya bisa mempengaruhi rasa dan tingkat kepedasan dari cabai yang digunakan.

Misalnya cabai rawit. Cabai ukuran kecil dengan warna hijau atau merah ini cukup pedas sebagai bahan baku cabai. Berbeda dengan cabai lombok ( bentuknya panjang dengan warna hijau atau merah) yang tidak terlalu pedas seperti cabai rawit atau cabai cayenne yang dikenal super pedas.

Bahan utama ini kemudian ditambah dengan sejumlah bahan tambahan lain untuk menyempurnakan rasa sambal.

Bahan lain yang kerap ditambahkan dalam sambal adalah bawang merah dan bawang putih serta gula dan garam maupun terasi yang membuat sambal semakin sedap.

Meski demikian, beberapa daerah di Indonesia juga menambahkan bahan lain baik berupa buah-buahan, dedaunan hingga produk laut dalam komposisi sambal mereka. Misalnya durian matang yang ditambahkan dalam sambal tempoyak yang banyak disajikan di dapur masyarakat Sumatra, khususnya di Bengkulu.

Sambal tampoyak memiliki aroma yang khas yang di dapat dari penggunaan daging buah durian. Dapat disajikan sebagai sambal matah ataupun masak, sambal tampoyak ini terbuat dari fermentasi daging buah durian masak yang dicampur dengan cabai halus dan tambahan bumbu-bumbu lain. Masyarakat di Bengkulu kerap menyajikanya sebagai pelengkap makan.

Di Jawa Timur, masyarakatnya juga menambahkan irisan mangga muda dalam sambal pencit mereka. Rasanya pedas segar dan cocok untuk menemani sajikan sea food. Di Jawa Barat, leunca ditambahkan dalam sambal meraka bersama dengan daun kemangi. Ada juga sambal roa yang menggunakan ikan roa (Galafea) sebagai bahan utama lain selain cabai.

Melalui bukunya, Pakar kuliner Indonesia, Suryatini N Ganie setidaknya mencatat ada 100 varian sambal yang ada di berbagai daerah di Indonesia. Setiap varian sambal menuntut bahan dan bumbu yang sangat beragam. Mulai dari tempe, oncom, terung hingga santan kental atau areh.

Sambal juga dapat bervariasi mulai dari tingkatan rasa, mulai dari pedas, hingga sangat pedas. Asem dan gurih. Beberapa sambal juga memiliki karakter rasa manis yang cukup kuat.

Dalam penyajianya sambal biasanya memiliki “jodoh”nya masing-masing. Beberapa sambal dengan karakter rasa yang pedas dan asam, biasanya akan lebih cocok bisa disajikan bersama aneka makanan sea food seperti ikan, udang dan lain sebagainya. Sementara ikan asin dan sayur asam, akan lebih cocok bila disajikan bersama dengan sambal terasi.

Hal lain yang harus diperhatikan dalam penyajian sambal adalah bahwa sambal termasuk makanan yang tidak tahan lama. Jadi sebaiknya sambal dibuat untuk sekali santap. Tapi jika sambal matang, sambalnya bisa bertahan dalam beberapa hari. Selamat mencoba.

nik/berbagai sumber/E-6

Agar Sambal Pas untuk Dinikmati

Umumnya membuat sambal cukup simpel dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Meski demikian tidak semua orang bisa meracik sambal yang pedas dan enak. Pemilihan bahan-bahan yang baik serta komposisi bahan menjadi salah satu kunci sambal yang pedas dan enak.

Sebelum meracik sambal, hal yang harus diingat adalah ketahanan sambal. Beberapa jenis sambal yang diracik dari bahan mentah cenderung tidak tahan lama, sementara sambal matang jauh lebih awet. Terlebih dengan penyimpanan yang tepat.

Untuk penggunaan bahan, sebaiknya gunakan bahan-bahan yang segar. Apalagi jika anda ingin membuat sambal mentah. Aroma bawang merah yang segar akan membuat rasa sedap pada sambal mentah. Apalagi jika ditambah dengan perasan jeruk nipis ataupun jeruk limo. Aromanya benar-benar akan menggugah selera makan anda.

Sementara untuk cabai, juga harus diperhatikan. Baik itu tingkat kepedasaan cabai ataupun aroma dari cabai yang dihasilkan. Cabai merah keriting biasanya cenderung beraroma langu. Untuk mengurangi aroma langu pada cabai keriting, biasanya ditambahkan cabai rawit.

Terakhir, untuk menghasilkan tekstur sambal yang pas, sambal sebaiknya tidak perlu dihaluskan dengan blender. Sambal sebaiknya di ulek saja dalam cobek dengan tekstur yang tidak terlalu halus, namun juga tidak terlalu kasar. nik/berbagai sumber/E-6

Sambal dengan Bumbu Terasi

Salah satu varian sambal yang cukup akrab di lidah masyarakat Indonesia adalah sambal terasi. Cita rasa sambal terasi ini gurih dan cocok sebagai pendamping nasi panas ataupun ikan asin. Berikut resep sambal terasi yang diambil dari buku “Aneka Sambal Nusantara”.

Bahan :

- 10 buah cabai merah, iris kasar

- 5 buah cabai rawit, iris kasar

- 2 siung bawang putih, iris kasar

- 2 butir bawang merah, iris kasar

- 1/2 sendok teh terasi

- 1 butir kemiri

- Gula merah secukupnya

- Garam

- Jeruk limau 1 buah

Cara membuat :

1. Goreng semua bahan bersama terasi hingga halus. Tiriskan

2. Tumbuk atau ulek bahan bersama gula dan garam.

3. Sajikan dengan perasan jeruk limau. nik/berbagai sumber/E-6

Tampilkan Semua

Queen Marbella Gencar Promo dari Panggung ke Panggung

Senin 28/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Seusai rilisnya single "Berserah Diri", pe­nyanyi Queen Marbella seakan tancap gas menggelar promo panggung ke panggung. Bahkan momen Ramadan pun tak menjadi soal bagi keponakan Reza Artamevia ini untuk unjuk kemampuan di kancah...
Selengkapnya

Devita Rusdi Rutin Gelar Aksi Peduli Sesama

Senin 28/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Bulan Ramadan kerap dijadikan momen­tum yang tepat untuk saling berbagi dan peduli terhadap sesama. Begitulah yang dilakukan oleh artis Devita Rusdi, yang kini tengah sibuk berkecimpung di dunia politik. Baru-baru ini, ber­sama...
Selengkapnya

Pengangkatan Sel Kulit Mati untuk Regenerasi

Senin 28/5/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Eksfoliasi adalah sebuah perawatan yang dilakukan untuk mengangkat selsel kulit mati sehingga kulit terlihat lebih cerah. Idealnya, secara alami jutaan sel mengelupas setiap hari.     Persoalan kulit yang perlu perawatan,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
Megapolitan

Pegadaian Prediksi Tebus Barang Meningkat

Senin 28/5/2018 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - PT Pegadaian (Persero) memperkirakan tebus barang menjelang Lebaran tahun 2018 akan meningkat sebagai modal bagi nasabah untuk menyiapkan mudik ke berbagai kota tujuan di Indonesia.

Direktur Utama Pegadaian, Sunarso, di Jakarta, Minggu (27/5), menyatakan setiap menjelang Lebaran biasanya lebih banyak warga masyarakat yang menebus barang daripada menggadaikan barang.

“Tebus barang tahun ini kemungkinan meningkat didorong oleh cairnya THR dan gaji ke-13 para PNS dan pensiunan yang berlaku pada tahun ini, sehingga mereka akan mengambil kembali barang gadainya untuk digunakan pada hari Lebaran mendatang,” kata Sunarso.
Ia menjelaskan barang gadai yang terbanyak ditebus menjelang Lebaran biasanya masih didominasi oleh perhiasan emas dengan kisaran 90 persen dari seluruh barang tebusan.

Ada pun proporsi antara tebus dan gadai barang masing-masing sekitar 70 persen dan 30 persen.

Sunarso menambahkan warga masyarakat yang menggadaikan barang menjelang Lebaran biasanya untuk keperluan Lebaran di luar kota. “Banyak barang pribadi seperti kendaraan, emas dan barang elektronik digadaikan untuk pembiayaan Lebaran, sekaligus lebih aman dari pada dibiarkan di rumah kosong,” kata dia.

Selain itu, libur Lebaran tahun ini cukup panjang sehingga banyak juga nasabah Pegadaian yang menitipkan barang berharga mereka.

Program Mudik

Selain PT Pegadaian (Persero) juga menyiapkan 45 bus ke berbagai kota tujuan dan 250 tiket kapal Pelni tujuan Surabaya untuk membantu nasabah merayakan Lebaran di kampung halaman.

“Program mudik bareng Pegadaian ini merupakan implementasi program BUMN Hadir untuk Negeri yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” kata Direktur Operasi dan Pemasaran Pegadaian, Damar Latri Setiawan.

Damar memperkirakan jumlah pemudik yang mengikuti program “Mudik Bareng BUMN Bersama Pegadaian” ini sebanyak 1.776 orang.

Calon pemudik akan diberangkatkan dari Jakarta menggunakan 22 bus dengan tujuan berbagai kota di Pulau Jawa, serta 250 tiket kapal jurusan Jakarta-Surabaya.

Pegadaian juga akan memberangkatkan masing-masing delapan bus bagi masyarakat yang akan pulang kampung di Manado dan Makassar, serta tujuh bus di Medan.

Peserta dari Jakarta, Medan dan Makassar akan diberangkatkan pada hari Jumat, 8 Juni 2018 menuju kota tujuan. Sementara itu, peserta dari Medan akan diberangkatkan pada hari Minggu, 10 Juni 2018. 

yni/P-5

Tampilkan Semua

Penerima KJP Plus di Tangan Gubernur

Senin 28/5/2018 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font
Penerima bantuan pendidikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) mengaku khawatir akan ada perubahan penetapan penerima KJP Plus oleh Pemprov DKI Jakarta. Untuk mengetahui lebih lanjut akan hal ini, reporter Koran Jakarta, Peri Irawan...
Selengkapnya

KPU Kota Bekasi Prediksi Golput dari Pekerja Informal

Senin 28/5/2018 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font
BEKASI - Komisi Pemilihan Umum Kota Bekasi, Jawa Barat, memprediksi mayoritas angka golput pada Pemilihan Kepala Daerah 2018 berasal dari kalangan pekerja informal. “Kemungkinan partisipan pemilih yang golput adalah orang-orang...
Selengkapnya

BPRD Buka Layanan Pajak Kendaraan Bermotor di JFK

Senin 28/5/2018 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta membuka layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) selama berlangsungnya Jakarta Fair Kemayoran 2018 “Layanan untuk pembayaran PKB itu baru kami buka untuk...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

“Kami Berkomitmen Tuntaskan Sisa Perekaman untuk Pilkada dan Pemilu”

Senin 28/5/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Daftar Pemilih Tetap (DPT) menjadi salah satu yang krusial dalam setiap hajatan demokrasi, entah itu pemilihan kepala daerah maupun pemilu nasional. Dan tahun ini, ada dua agenda besar politik terkait pesta demokrasi yang digelar. Pertama pilkada serentak di 171 daerah, dan kedua dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden.

 

Seperti diketahui, pada bulan Agustus nanti, tahapan pendaftaran calon presiden dan wakil presiden akan dibuka. Hingga saat ini, masalah daftar pemilih masih menjadi sorotan.

Dua UU, yakni UU Pilkada dan UU Pemilu, mensyaratkan pemilih harus punya e-KTP atau pernah merekam agar bisa menunaikan hak pilihnya.

Permasalahan e-KTP sendiri ada di tangan Kementerian Dalam Negeri, dalam hal ini Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, sendiri berkomitmen kementerian akan membantu KPU dalam memutakhirkan data pemilih.

Bahkan, dukungan itu lebih dikonkretkan dengan diberikannya password kepada KPU, sehingga komisi pemilihan bisa mengecek ke database Kemendagri.

Untuk mengupas itu lebih lanjut, Koran Jakarta berkesempatan mewawancarai Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Berikut petikan wawancaranya.

Bagaimana progres perekaman e-KTP?

Penduduk wajib e-KT -KTP sampai dengan tanggal 30 Juni 2018 sejumlah 192.476.183 jiwa dari jumlah penduduk pada 31 Desember 2017 sebesar 262.380.678 jiwa.

Dari jumlah penduduk wajib e-KTP yang sudah merekam?

Penduduk wajib e-KT -KTP yang sudah melakukan perekaman sampai dengan tanggal 20 Mei 2018 di 514 kabupaten atau kota sebesar 181.220.447 jiwa.

Jadi kalau dipersentasekan, cakupan perekaman e-KT -KTP memang turun dari 97,4 persen pada akhir 2017 menjadi 94,2 persen pada 20 Mei 2018.

Kok turun, apa penyebabnya?

Sebagian besar ini disebabkan oleh penambahan wajib e-KT -KTP pemula yakni sebesar 6.913.010 juta penduduk.

KPU menyebut ada sekitar 800 ribu yang belum merekam atau punya surat keterangan (Suket). Sekarang progresnya bagaimana?

Ya, terkait dengan 836.635 data calon pemilih pada Pilkada 2018 yang belum dapat menunjukkan e-KTP atau Suket, telah dilakukan pemadanan dengan database kependudukan nasional.

Perlu kami sampaikan posisi 20 Mei 2018 masih tersisa 161.024 yang belum ditemukan dalam database.

Kemendagri terus memberikan dukungan terhadap KPU termasuk memberikan 546 User ID untuk dapat dimanfaatkan dalam proses pemutakhiran data pemilih di seluruh Indonesia baik untuk Pilkada 2018 maupun Pemilu 2019.

Jadi?

Ya, kami terus bekerja keras dan berupaya menuntaskan sisa perekaman untuk Pilkada 2018 maupun Pemilu 2019. Ini terus dilakukan dengan mengembangkan berbagai inovasi atara lain pelayanan rekam dan cetak di luar domisili,

pelayanan keliling, jemput bola, pelayanan di sekolah, pesantren, pasar, mal, tempat ibadah, lapas dan tempat-tempat keramaian lainnya, serta menjalin kerja sama dengan lembaga-lembaga pelayanan publik agar menjadikan e-KTP sebagai dasar pelayanan.

Bagaimana langkah Kemendagri untuk menjamin hak pilih warga lewat perekaman e-KTP?

Saya kira kuncinya masyarakat yang belum merekam tolong proaktif merekam. Ingat bahwa UU yang mengatur untuk pileg, pilpres tahun depan adalah orang yang punya e-KTP.

Begitu juga dengan pilkada. Jadi yang bisa menggunakan hak pilihnya yang sudah merekam dan punya e-KTP atau punya Suket. agus supriyatna/AR-3

Tampilkan Semua

Semua Jalur Mudik Jadi Perhatian Kita

Jumat 25/5/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melakukan berbagai persiapan pada mudik Lebaran tahun ini. Bahkan, Jawa Tengah dan Lampung, yang biasa menjadi perhatian dinilai telah siap untuk menerima pemudik selama angkutan...
Selengkapnya

“Mahathir Akan Penuhi Janjinya Berkuasa 2 Tahun”

Kamis 24/5/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Politik di Malaysia tiba-tiba menjadi perhatian banyak kalangan, termasuk di Indonesia. Pasalnya, partai berkuasa cukup lama, yakni Koalisi Barisan Nasional di bawah pimpinan PM Najib Razak, tumbang dalam pemilu pekan lalu.   Yang...
Selengkapnya

Penyusunan Dapil DPRD Abaikan Hak Keterwakilan Penduduk

Selasa 22/5/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan daerah pemilihan (dapil) DPRD Kabupaten atau Kota untuk Pemilu 2019. Khusus untuk pemilu kali ini, penetapan dapil juga diikuti peluncuran Sistem Informasi Daerah Pemilihan (SIDAPIL). ...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Jangan Sepelekan Gelas di Pinggir Meja, Apalagi Bom

Sabtu 26/5/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font

Rombongan wakil rakyat daerah, anggota DPRD Bayuwangi, Jawa Timur, bersiap ke Jakarta, Rabu kemarin (23/5/18), naik Garuda nomor penerbangan 625, siang hari.

Sesuai prosedur naik pesawat, di bandara calon penumpang diperiksa, juga barang bawaannya. Basuki Rachmad lolos dan dinyatakan clear di pemeriksaan barang.

Tapi di sini masalah itu bermula. Ketua DPC Partai Hanura ini memberi informasi bahwa koper Ibu Riefa berisi bahan peledak.

Penjelasan ini diulangi tiga kali atas pertanyaan petugas keamanan. Bahkan menyebutkan bahan peledak itu adalah bom.

Petugas mengingatkan untuk tidak becanda, tapi jawabannya suara keras, memarahi petugas. Urusan menjadi panjang karena wakil rakyat ini tak diperkenankan naik pesawat.

Tapi nekat menerobos bus dan masuk ke dalam peswat. Di dalam kabin, keributan terjadi dan membesar karena anggota DPRD yang lain, dari H Nauval Badri yang juga ketua DPC Partai Gerindra Banyuwangi, mengatakan tasnya berisi bom.

Dua orang ini dinyatakan tak laik terbang. Dipaksa turun dari pesawat dan masih diperiksa. Wakil rakyat ini di tengah pemeriksaan sempat ngeles, sempat mlipir, mengelak dengan mengatakan yang dimaksudkan bahan peledak itu korek gas, juga parfum.

Juga mengatakan tak tahu aturan ngomong soal bom. Apa pun juga cara ngelesnya, agaknya sebagai wakil rakyat, keduanya dinyatakan tidak layak terbang. Berbahaya, membahayakan penumpang lain.

Sungguh perbuatan yang tidak layak untuk tidak mengatakan terlalu sombong untuk melakukan kebodohan. Sebagai ketua DPC, sebagai wakil rakyat terpilih, melakukan hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain, meremehkan petugas, soal keselamatan.

Soal bom bukan soal main-main dengan apa yang terjadi akhir-akhir ini. Semua informasi tentang itu telah menggema terus, sehingga tak ada alasan seorang wakil rakyat tak mengetahui berita dan bahaya bom, misalnya.

Kesaalahan fatal dua wakil rakyat itu bukan karena bercanda, sesuatu yang luwes dalam pergaulan kita, melainkan karena meremehkan kejadian bom dan terorisme, merendahkan petugas keamanan yang mengurusi dan bertanggung jawab dengan segala konsekuensinya, menilai dirinya istimewa dan kebal aturan.

Sesuatu yang berbahaya, dan layak diperiksa lebih jauh.Sesuatu yang berbahaya menjadi lebih berbahaya kalau dianggap tidak berbahaya.

Demikian juga peristiwa pemboman, atau korupsi, atau narkoba, atau kejahatan seksual. Dengan menganggap peristiwa biasa, dibecandakan, dianggap sepele, akan mengurangi kewaspadaan.

Lama-lama menganggap peristiwa pemboman adalah hal biasa. Ini yang menjadikan lebih bahaya. Itu sebabnya sikap waspada, sikap hati-hati, selalu ditekankan, selalu diingatkan.

“Hati-hati di jalan, TTDJ” adalah ungkapan agar berhatihati, selalu, agar tetap waspada. Nasihat nenek moyang kita: kalau melihat gelas di pinggir meja, tengahkan.

Jangan dibiarkan, karena mudah jatuh. Dengan memindahkan ke tengah, gelas menjadi lebih aman kalau ada getaran yang meminggirkan.

Apalagi ini bukan gelas, melainkan bom. Dua orang wakil rakyat itu bukan hanya tak laik terbang, melainkan tak laik menjadi wakil rakyat daerah mana pun

Tampilkan Semua

RP Pratito Soeharyo

Sabtu 26/5/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pemerintah Indonesia akan terus memperkuat kerja sama dengan Republik Demokratik Laos. Penguatan kerja sama tersebut dilakukan pada tiga bidang sebagai prioritas yaitu perdagangan dan investasi, pertahanan keamanan, serta sosial budaya....
Selengkapnya

Pemurni Air Bertenaga Surya

Sabtu 26/5/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Perangkat murah ini berbentuk seperti sangkar burung. Perangkat ini juga dapat membantu menyediakan air minum bagi orang-orang yang terkena bencana alam Ide menggunakan energi matahari untuk menguapkan dan memurnikan air merupakan salah...
Selengkapnya

Vespa Berbahan Bakar Limbah Plastik

Sabtu 26/5/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Berawal dari keresahan soal limbah plastik, seorang pecinta vespa sukses menemukan metode mengubah limbah plastik menjadi bahan bakar vespa. Uji coba perjalanan vespa berbahan bakar limbah plastik pun sudah dilakukan. Adalah Dimas Bagus...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta